Angin puting beliung yang
bertiup dengan kencang di sertai hujan yang cukup deras pada Kamis (4/8)
kemarin sekitar pukul 15.00 wita, di jalan Manarap Gang Al Falah Rt 25/Rw 03
Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari telah memporak porandakan 4 buah rumah. 2
rumah yang rusak berada di komplek Anggodo dan 2 rumah di gang Al Falah.
Tak
tanggung-tanggung, kencangnya tiupan angin puting beliung ini menghancurkan
bagian atap rumah permanen hingga sampai berpuluh-puluh meter material rumah
terpental. Tidak saja hanya 3 buah rumah, sebuah kandang sapi pun tidak luput
dari amukan angin puting beliung hingga roboh total.
Satu
rumah warga atas nama Irvan dan Siti Maimunah rusak. Rumah milik Irvan lah yang
paling terparah. Pada bagian atap rumahnya terlepas dari rumah dan terbang
hingga berada di bagian halaman samping rumah. Padahal, ia belum lama tadi baru
selesai membangun rumah tersebut, di samping itu beberapa material rumah
lainnya bahkan ada yang sampai ke kebun orang.
Akibat
terlepasnya bagian atap rumah, pada bagian tembok ikut terkoyak, sehingga
batu-batu bata pun ikut berhamburan kedalam rumah dan menghancurkan beberapa
peralatan rumah tangga, salah satunya televisi yang mengalami rusak berat.
Dibagian
dapur rumahnya juga nampak porak-poranda dengan berhamburannya batu bata.
Sementara
itu di rumah Siti Maimunah pada bagian dinding dapur yang sedang dalam
pembangunan pun ikut runtuh total.
Menurut
Irvan, saat itu ia habis mandi dan masih dalam kondisi pakai handuk, tiba-tiba
angin kencang bertiup, mendengar suara gemuruh angin, tiba-tiba angin
mengangkat bagian atap rumah, dan dalam hitungan detik atap rumah pun terbang,
sementara batu bata berhamburan.
“saya
langsung melarikan anak keluar rumah, kendati di bagian punggung saya sempat
tertimpa batu bata yang jatuh dari bagian dinding atas, untungnya anak-anak
saya tidak apa-apa,”terangnya.
Hal
senada di utarakan Siti, dimana saat itu ia sedang di dalam rumah tengah
memberi makan anak, dan mendengar suara angin yang gemuruh hanya bisa berdiam
diri saja, ujarnya.
“saya
tidak berani keluar, dan setelah angin reda hanya kaget melihat dapur rumah
yang lagi di bangun runtuh semua dindingnya, dan ini baru yang pertama kalinya
saya mengalami,”ungkap wanita berkacamata yang sudah 7 tahun menetap dilokasi
tersebut.
Kencangnya
tiupan angin puting beliung juga merobohkan sejumlah pohon-pohon besar seperti
pohon nangka dan pohon akasia, serta beberapa tanaman warga seperti jagung,
pohon pisang ikut miring serta mematahkan sebuah antena orari milik warga.
Beberapa
warga setempat yang selamat dari amukan angin puting beliung berusaha membantu
korban yang rumahnya rusak dengan cara mengumpulkan material-material rumah
yang berserakan.
Puting Beliung Hantam 4 Rumah
Reviewed by Unknown
on
4:41 AM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
4:41 AM
Rating:


No comments: