- TANAH LAUT DILANDA BANJIR
- Kecamatan Bajuin Dilanda Bencana Banjir
- Mushola SMP 5 Diresmikan
- BUPATI BUKA GUNUNG MELATI CUP
TANAH LAUT DILANDA BANJIR
Hujan deras yang turun mulai tengah malam sampai
kamis pagi mengakibatkan beberapa daerah di Kab Tanah Laut dilanda banjir,
seperti pada hamparan pertanian dan perkebunan palawijaya di desa kunyit,
kecamatan Bajuin, kabupaten Tanah Laut, kamis (25 januari 2017), terendam.
Belum di peroleh informasi berapa luas hektare lahan pertanian yang
terendam serta jumlah ternak sapi yang
dievakuasi dari kandang oleh pemilik. Saat dikonfirmasi oleh Tuntung Pandang FM
salah satu warga kunyit bernama Masriah mengatakan “hujan turun mulai tadi
malam dan baru reda pagi ini dan kami siap apabila terjadi banjir kali ini
karena bisa di prediksi namun kami agak
sidik takut juga” . beberapa dinas juga melakukan pemantauan seperti bpbd yang membangun posko serta dari pu yang
melihat infrastruktur yang dibangunkan. Kepala Dinas pertanian holtikultura
kabupaten Tanah Laut, Ahmad Mustahdi mengaku sedang melakukan pengecekan
perternakan warga yang terendam di sejumlah titik. Pantauan tuntung pandang FM,
banjir tak hanya merendam pertanian di
Wilayah Kecamatan Bajuin. Tapi banjirnya juga merendam pertanian warga di
Kecamtan Pelaihari dan sekitarnya. Seperti didaerah Matah yang menuju ke kelurahan
Karang Taruna, dan akhirnya air ini akan menuju ke daerah sawahan yang terakhir
terkena banjir karena kontur tanah berada di rendahan. (AP)
Jum'at jan 2017
Kecamatan Bajuin Dilanda Bencana Banjir
Hujan deras yang turun sejak rabu (25/1) malam
kemarin, membawa akibat ban jir di sejumlah tempat khususnya di kecamatan
bajuin yang cukup parah hingga membawa kerusakan fasilitas public berupa jalan
yang putus, dan jembatan yang mrngalami kerusakan.
Kawasan kecamtan Bajuin yang memangterdapat banyak
pegunungan salah satunya banjir badang yang
menghantam perumahan warga Desa Sungai Bakar jalan Goa Marmer di Rt 5, dimana
salah satu rumah yakni rumah kusasi hanyut terbawa arus air banjir badang yang dating
dari pegunungan, hingga rumahnya hilang dari posisi semula, dan hanya
tertinggal pondasi rumah.
Puing-puing bangunan dan peralatan rumah tanggal
kusasi pun kesana kemari . dari pantauan langsung kelokasi , kamis (26/1) tidak semata hanya
rumah kusasi yang menjadi sasaran banjir bandang, sejumlah rumah warga lainnya
pun terkena dampak banjir badang , bahkan ada sebuah sepeda motor yang dipenuhi
dengan lumpur dan rerumputan.
Di perumahan warga sendiri hingga sampai kedalaman
rumah lumpur baan banjir badang terdapat di seluruh ruangan.
Pasca
banjir badang yang datang pada kamis
dini hari sekitar pukul 20.00 wita itu pun juga membuat sebuah jembatan box curvet di desa sungai bakar ikut rusak. Pada bagian pondasi jembatan pun
menganga lobang cukup lebar.
Warga yang melintas jembatan dengan roda dua pun
harus exstra hati-hati karena adanya lobang menganga akibat banjir badang . selain jembatan yang rusak, banjir badang
juga merubuhkan tiang listrik. Menurut jumirah salah seorang warga yang
rumahnya rusak hingga bagian dinding rumahnya roboh mengatakan, kami semua
memang sudah bangun sebelum air yang besar datang, karena memang sebelum air
datang hujan turun masih dengan derasnya.
“melihat gelaga hujan yang tak kunjung reda, kami
mengemas sejumlah barang-barang di rumah, dan tidak lama air datang secara
tiba-tiba datang yang kedua dalam
jumlah yang banyak, dan saya pilij naik
keranjang, sementara anggota keluarga
yang lain nya tengah sibuk mengemasi barang-barang, dan terdengar pula kaca
rumah yang pecah terkena hantaman air.
Akiban banjir badang ini, rumah warga pun terlihat
kotor akibat lumpur bawaan banjir badang. Sejumlah warga pun Nampak
membersihkan limpur-limpur yang masuk kerumah.
Di tempat yang sama , kepala desa sungai bakar
M.Raya menurutkan, kajadian banjir badang ini memang lebih parah dari tahun
sebelumnya, dimana sampai menghanyutkan sebuah rumah. “kalau tahun sebelumnya
air hanya masuk kerumah , namun kali ini air arusnya deras dan membawaa
pepohonan, sehingga hal itulah yang membuat rumah-rumah warga rusak” katanya.
Dilokasi lain yang masih dakam kecamatan bajuin
yakni jalan raya bajuin menuju kantor kecamatan bajuin, jalan utama
tersebut mengalami putus sepanjang
kurang lebih 3 meter akibat banjir.
Warga setempat pun menggunakan batang pohon kelapa
untuk di olah jembatan. Akibat hujan deras ini juga merendam puluhan hektar
sawah warga, padahal belum lama telah ditanami padi.
Dampak lainnya
akibat hujan deras juga membuat tanah longsor, yakni di sebuah
pegunungan yang di sebut warga gunung
batayak di desa pamalongan. Akan tetapi kondisi tanah longsor ini masih bisa dilewati kenderaan roda dua, kendati
bercampur lumpur.
Tidak lama alat berat berupa dozer milik dinas PU
tanah laut pun turun kelokasi tanah longsor untuk menyingkirkan tanah, bebatuan
dan batang pohon yang berada dijalan , dan warga dapat melintsi jalan seperti
biasa. Sejumlah intasi terkait seperti dinas PU pun Nampak turun kelapangan dan
mendata kerusakan, termasuk kapolres tala AKBP sentot Adi Dharmawan langsung
melihat kondisi kerusakan di sejumlah tempat.
Plores tala sendiri menyampaikan posko bencana,
karena di prediksi insensitas hujan masih akan turun dalam beberapa hari
kedepan.
Jum’at, 27 Jan 2017
Mushola SMP 5 Diresmikan
Setelah selesai di bangunnya mushola di SMP Negri 5 Jorong,
Desa Sabuhur, oleh wakil Bupati Tanah Laut H Sukmata, kamis (26/1) kemarin di
resmikan. Pada peresmian mushola tersebut juga turur berhadir camat Jorong,
perwakilan kepala dinas pendididkan tanah laut, kepala sekolah dan dewan guru serta para murid SMPN 5 Jorong. Mushola
tersebut diberi nama Ar Raudah.
Wakil Bupati Tala H. Sukamta mengungkapkan rasa
senangnya karena bisa bertatap muka
langsung dengan dewan guru dan para siswa SMPN 5 jororng. “ kepada dewan guru
agar tetap semangat dalam mengajar dan mengharapkan agar siswa fokus belajar,
jangan memfokuskan diri pada hal yang lain, karena masa depan anak-anak tergantung pada proses pembelajaran
mereka di sekolah, kuncinya adalah semangat untuk belajar mulai sekarang, “kata
sukamta. Usai meresmikan mushola, wabup Nampak berdialog dengan beberapa guru
dan siswa setempat, bahkan bagi guru maupun siswa tidak ingin melewatkan
momentum tersebut dengan berselfi bersama wabup.
Jum’at, 27 jan 2017
BUPATI BUKA GUNUNG MELATI CUP
Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah, Rabu (25/1)
kemarin membuka turnamen bola voli Gunung Melati cup se Kecamatan Batu Ampar ,
di balai Desa Gunung Melati.
Pada pembukaan itu turut pula hadir anggota DPRD
Tanah Laut, forum komunikasi pimpinan Kecamatan Batu ampar, ketua KONI Tanah
Laut, serta Kepala Desa se Kecamatam Batu Ampar.
Bupati pada kesempatan tersebut mengatakan, kita
berdoa semoga Desa Gunung Melati kedepannnya semakin maju, pemuda pemudanya
harus maju dan berpikiran maju sesuai
dengan keinginan leluhur kita terdahulu. Bupati juga berharap para peserta
disiplin dan menjaga sportivitas dalam berlomba sehingga kedepannya pembinaan
voli Tanah Laut akan semakin baik , dimulai dari pembinaan kompetisi-kompetisi
seperti ini. Turnamen bola voli ini dikuti 22 group voli sekecamatan Batu Ampar.
Pada kesempatan tersebut, Bupati pun turut menyumbangkan uang sebesar 5juta
rupiah untuk menambah hadiah pada turnamen tersebut.
Jum’at, 27 jan 2017
INFO TALA Jum'at, 27 January 2017
Reviewed by Unknown
on
4:02 AM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
4:02 AM
Rating:


