Operator Web : Muhammad Nasir dan Joko Aprianto
- SUMBER MULYA KEMBANGKAN WISAT OUTBOND
- · PELAKU UASAHA MEMBERIKAN BANTUAN UNTUK GJBK
- · KEMARAU AMAN BAGI PETANI PADI
SUBER MULYA
KEMBANGKAN WISATA OUTBOND
INFO TALA – Desa Sumber Mulya kecamatan
pelaihari akan mengebangkan sektor wisata, hal ini sampaikan oleh Kepala Desa
Hendro Suwarsono kepada Radar Banajarmasin, belum lama tadi. Pihaknya
berkeinginan menyiapkan sektor wisata ini, lantaran desanya ini dilintasi jalan
negara antar Kabupaten Tala dengan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, sehingga
sangat perlu perlintasan jalan itu dimanfaatkan dengan baik oleh pihaknya.
“Desa
kami dilintasi jalan negara, tentu tempat wiasta sangat tepat kami lakuakan,”
jelasnya.
Adapun
sektor wisata yang dikembangkan pihaknya bukan pantai atau wisata dengan
investor dari luar, namun merupakan wisata yanag memanfaatkan alam di desa
tersebut. Untuk rencana pengembangan wisata, pihaknya akan menganggarkan wisata
outbond dan juga pemanfaatan bendungan
RT 4.
“Yang
pertama akan dikembangkan dulu wisata outbond,” jelasnya.
Wisata
ini menurutnya sangat tepat untuk dikembangkan, sebeb lokasi yang tidak jauh
dari Kantor Desa Sumber Mulya cukup representatif digunakan kegiatan outbond.
Setelah
pembangunan wisata outbond, pihaknya ke depan juga akan memanfaatkan bendungan
yang berada di RT 4, seiring bendungan itu sebelumnya dimanfaatkan sebagai
daerah resapan air.
Namun,
sebelum menyulap menjadi sektor wisata, bendungan tersebut d iareal pinggir di
tanam pohon terlebih dahulu. Sehingga ke depan bendungan ini akan di kembangkan
untuk sektor wisata.
Ada berbagai
konsep dalam pengembangan wisata di bendungan ini, namun pihaknya memiliki
konsep salah satunya dengan wisata kuliner ikan sungai di atas bendungan,
karena bendungan ini memiliki kedalam sekitar 8 meter dengan luas sekitar dua
hektar. Sehinga sangat tepat untuk wisata kuliner.
“Diatas
bendungan juga sangat tepat ada sepeda bebek air, dan memberikan nuansa
berbeda,” jelasnya.
Pihaknya
berharap, dengan miliki konsep wisata di Desa Sumber Mulya ini, akan berdampak
untuk perbaikan ekonomi masyarakt desa, dan juga nama Desa akan lebih dikenal
dengan lantaran memiliki wisat baru Tala. (ard/ij/bin)
PELAKU USAHA
MEMBERIKAN BANTUAN KEPADA GJBK
INFO TALA – Gerakan Jumat
Bersih Kota (GJBK) mendapat dukungan dari para pemilik toko banguanan di Kota
Pelaihari, dengan memberikan bantuan peralatan pendukung kebersihan tersebut
seperti arco atau gerobak besi ban satu .
Dalam
penjelasan asisten bidang Pemerintah dan Pembangunan Pemkab Tala Bambang
Kusudarisman mengatakan, adanya bantuan dari para pemilik toko bangunan ini
untuk membantu program GJBK, lantaran aksi kegiatan bersih – bersih dengan cara
gotong royong ini minim fasilitas, terlebih juga tidak ada anggaran yang di
dapat dari APBD Tala.
“Melihat
ini, pelaku usaha membantu dengan memberikan peralatan,” ucapnya, senin (6/8).
Bambang sapaan akrabnya ini menambahkan, aksi GJBK ini
dilaksanakan setiap hari jumat dan dilaksanakan di wilayah Kota Pelaihari, dengan
sasaran kawasan perkantoran dan kantor kelurahan. “GJBK ini berdiri sejak 2006,”
jelasnya.
Program
GJBK ini, lanjut Bambang bertujuan untuk menciptakan sinergis Pemerintah
Kecamatan, dunia usaha dan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkangan
masing – masing .
Menurut Bambang, tidak hanya perlu usah dan
instansi yang terlibat, namun juga pihak Polri dan TNI melalui jajaran Polsek
Pelaihari dan Koramil Pelaihari turut serta terlibat, guna menyuksEskan GJBK.
Bambang berharap, dengan adanya bantuan yang
diberikan untuk GJBK ini, akan memudahkan kegiatan ini setiap hari jumat, dan
juga peran seluruh lapisan masyarakat melalui lingkungan masing – masing dapat
terus ditingkatkan untuk melakukan aksi GJBK ini. (ard/ij/bin).
KEMENANGAN AMAN BAGI
PETANI PADI
INFO TALA – Memasuki
musim kemarau di Kbaupaten Tananh Laut ( Tala ) tidak memengaruhi para peteni,
hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Tnanman Pangan Hortikultura dan perkebunan
( Distanhorbun) Ahmad mustadi,senin (6/8). ‘’Kemarau ini,petani aman dan
tanaman sudah panen,’’jelasnya. Disamping itu,petani di wilayah Kecamatan Kurau
dan Bumi Makmur saat melakuan panen padi, menggunakan alat mesin Pertanian
(Alsintan) jenis Combine Harvester atau alat panen yang langsung biji padi
sudah masuk dalam karung. ‘’ Alat ini
sangat cepat melakukan proses permanen,’’ ucapnya.
Dimusim Kemarau
ini,peteni padi tidak ada yang dirugikan, petani sudah ada melakukan proses
panen. ‘’ petani kembali masa tanam
diperkirakan bulan Oktober mendatang.’’ Terangannya . Terkait musim kemarau,
yang terganggu untuk tanaman jenis holtikultura dan sayuran, karena penanaman memerlukan
cukup air agar membuat tanaman tersebut dapat bertumbuh kembang dengan baik.
Namun itu, pihaknya sudah melakukan perhatian terhadap petani holtikultura ini,
dengan memberikan bantuan mesin pompa kepada petani holtikultura, agar tanaman
tersebut tercukupi resapan air . Adapun lokasi tanaman Holtikultura ini
tersebar diberbagai Kecamatan, diantaranya Kecamatan Pelaihari, Kecamatan
bajuin, Kecamatan Takisung, Kecamatan Panyipatan . Mustadi berharap, walaupun
musim kemarau yang tidak mengganggu petani padi, siklus cuaca memasuki musim
penghujan di bulan Oktober harus tepat, agar sesuai dengan perhitungan pihak
instansinya, dan petani dapat segera memasuki masa tanaman. (ard/ij/bin).
INFO TALA Selasa, 7 Agustus 2018
Reviewed by Unknown
on
8:28 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:28 PM
Rating:



No comments: