Follow Us




Info Tala Senin, 06 November 2017


Operator Web: Putri, Janet, dan Hikmah

·        DPD KNPI Berikan Reward
·        Deklarasi Damai  Jelang Pilkades
·        Terpaksa Jual Sepeda Motor Tuk Biaya Pengobatan
·        DPAD Gelar Bazar Buku Murah
·        Refleksi Napak Tilas
·        Bantuan Sosial Kembali Diserahkan



DPD KNPI Berikan Reward

DPD Kabupaten Tanah Laut memberikan sejumlah penghargaan kepada mereka yang di nilai berprestasi dalam berbagai hal, dan ada 6 kategori penilaian yang di berikan reward itu.
Pemberian anugrah reward, Sabtu (4/11) malam kemarin di gedung Balairung Tuntung Pandang, turut di hadiri bupati Tala Bambang Alamsyah.
6 kategori versi DPD KNPI Tala yakni pemuda pendidikan, pemuda ekonomi kreatif, pemuda budaya, pemuda lingkungan, pemuda kesehatan, serta anak prestasi.
Di kesempatan malam anugrah tersebut juga di berikan pin emas oleh bupati Tala Bambang Alamsyah kepada kepala Bappeda Ahmad Nizar, dan kepala Desa Pagatan Besar Samdiani atas keperduliannya terhadap lingkungan pesisir pantai berupa melestarikan tanaman Mangrov di pantai Pagatan Besar di Kecamatan Takisung, dan dalam proses tersebut Kades Pagatan Besar merangkul pihak-pihak lainnya untuk melakukan penanaman. Saat ini sudah tertanam ribuan batang mangrov di pesisir pantai Pagatan Besar.
Ketua DPD KNPI Tala Syahruji Fadhilah mengatan , penganugrahan ini berdasarkan dari hasil yang di lihat sudah barang tentu tidak sembarangan dalam memberikan penilaian.
Sementara itu bupati Tala Bambang Alamsyah mengatakan, penghargaan tentulah melihat kepada hal-hal positif yang bermanfaat.
“Saat ini pemuda harus punya pandangan lebih maju, karena sulit akan mewujudkan cita-cita tanpa pandangan, percaya diri dan keberanian. Dengan kemajuan jaman sekarang jangan hanya jadi pengekor atau pengikut, tapi jadi dari baris paling depan, dan di masa panjang kelak ketika masih muda dengan berjuta pengalaman, akan ada cerita untuk anakdan cucu,” kata Bambang.
Salah seorang penerima reward Faruq Ulum,SE yang masuk dalam kategori pemuda ekonomi ktreatif yang saat ini mengolah kuliner berupa ayam nangkring mengatakan, awal mula merilis mamang nol, dimana saat itu hanya berdua isteri jualan ayam, namun berinovasi dalam menyajiakan ayam penyet atau ayam nangkring, karena di Pelaihari masih belum begitu banyak orang jual ayam penyet.
“Kami jual dengan harga murah, pangsa pasarnya untuk kalangan menenguh kebawah, dan respon harga murah berkembang. Akan tetepi yang namanya persingan pasti ada, karena lambat laun hal serupa dari pihak lain mulai hadir di Pelaihari, namun tetap optimis usaha jualan ayam penyet atau ayam nangkring, karena kini sudah ada buka 3 cabang usaha,” ungkapnya.
Malam anugrah pemuda juga turut di hadiri dinas pendidikan dan kebudayaan Tala Abdillah, tokoh masyarakat Anang Bahran, perwakilan DPD KNPI Provinsi Kalsel, pejabat daerah lainnya.
Mereka yang mendapat reward sesuai kategori yakni Supian Hadi,SH kategori pemuda pendidikan, Faruq Ulum,SE pemuda ekonomi kreatif, Slamet Prayitno,S.pd pemuda budaya, M. Faturahman,SE pemuda lingkungan, Haduansyah,S.Kep.NS pemuda kesehatan, dan M.Lutfy Wildy Hasan anak berprestasi.

Senin, 6 Nov 2017
Sumber : Bazz

Deklarasi Damai  Jelang Pilkades

Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tanggal 15 November 2017 mendatang secara serentak di wilayah Kabupten Tanah Laut, Jum’at (3/11) kemarin, satu dari 11 kecamatan di Tanah Laut yakni Tanah Laut Kecamatan Bati-Bati tepatnya di Desa Banyu Irang, 5 pasang calon kepala desa yang bakal bertarung dalam perolehan suara terbanyak dari warga setempat yang lebih dari 2.000 pemilih tersebut, melaksanakan deklarasi di kantor balai desa setempat.
Di fasilitasi panitia pemilihan kepala desa, 5 calon kepala desa yakni Samino, Salamni. Sag, Titi Lisnani,SE, Akhmad Syarkani, dan Mujiburrahman menandatangani kesepakayan damai, berikut terhadap segala pelanggaran-pelanggaran ketiak dilakukan salah satu calon untuk bersedia di proses secara hukum.
Dalam urun rembuk mebahas tentang kesepakatan masing-masing calon pemimpin Desa Banyu Irang kedepan, turutdi hadiri Kapolsek Bati-Bati Iptu Supian Noor ,SE dan dari Babinsa setempat.
Ada bebrapa point kesepakatan yang di tanda tangani para calon di atas materai Rp 6.000, setelah sebelumnya saling memberikan saran dan masukkan tehadap kesepakatan.
Usai penandatanganan, Hairani selaku ketua panitia Piklades Banyu Irang mengtakan, Alhamdulillah para calon dapat menerima hasil kesepakatan yang telah di bahas bersama, tinggal masyarkatan di minta untuk datang ke TPS memberikan hak suranya.
“Di Desa Banyu Irang sendiri ada pemilih sebanyak 2.000-an dan sosialisasi bakal adanya Pilkades ini sudah di sampaikan berulang-ulang melalui pengeras suara di masjid, maupun di kegiatan yasinan yang rutin termasuk nanti di pasang baliho ukuran besar di kantor bali desa gambar para calon, serta baliho ukuran kecil-kecil di sudut yang strategis terlihat oleh warga,” jelasnya.
Sementara itu Kapolsek Bati-Bati Iptu Supian Noor,SE mengatakn pula, bahwa untuk proses Pilkades pihaknya akan menurunkan personil sesuai kebutuhan, dan di Kecamatan Bati-Bati sendiri ada dua yang melaksanakan Pilkades yakni Desa Banyu Irang dan Desa Nusa Indah.
“Jadi tehadap dua desa tersebut konsentarsi personil polisi juga diback up Babinsa TNI, serta berharap dalam pelaksanaan pilkades kelak tidak ada muncul gejolak di kedua desa tersebut, para calon harus siap menerima kekalahan, dan sama-sama mendukung bagi kades terpilih untk membangun desa, namun jika ada hal gugatan hendaknya di lakukan secara produser dan di tunjang dengan bukti serta data,” ungkapnya.

Senin, 6 Nov 2017
Sumber : Bazz

Terpaksa Jual Sepeda Motor Tuk Biaya Pengobatan

Ilmi (43) warga yang di Komplek Al Fatah 2 jalan Matah Rt 17 Keluruhan Karang Taruna, sudah selama 2 tahun harus menahan derita tumor ganas yang menempel di leher sebelah kirinya. Ilmi harus selama 2,5 tahun bergelut dengan tumor tersebut, dan terpaksa menjual sepeda motor untuk biaya pengobatan kemoterapi.
Kondisi daging yang menumbuh semakin membesar itu pun akhirnya mengalami pecah – pecah, sehingga darah pun harus bercucuran dan oleh sang istri Norsiah pun dengan sabar membersihkan darah yang berceceran dari tumor itu menggunakan kertas itu.
Ilmi secara fisik masih kuat berjalan, hanya saja tidak bisa menegakkan kepalanya lantaran tumor yang menempel itu terasa berat bagi ilmi.
Ditemui di rumahynya, Minggu (5/11) kemarin, ilmi yang duduk di kasur ruang tamu rumahnya bersama isteri Norsiah.
Nampak jelas, kondisi sebagaian tumornya yang sudah terlihat seperti daging yang gosong terpanggang.
Isteri Ilmi, Norsiah menceritakan, kondisi suaminya sudah selama 2,5 tahun, dan hasil diagnose dokter saat awal berobat sebelum membesar seperti sekarang dikatakana kelenjer getah bening.
“Saran dokter tidak bisa operasi karena terkena syaraf mata, dankalu di operasi benjolannya tambah menyebar, jadi harus melalui kemoterapi saja,” katanya.
Ia menambahkan, untuk proses kemo sendiri sudah sebanyak 28 kali, dan awalnya benjolan hanya sebesar telur ayam, di lakukan pengobatan alternative, herbal dan lain sebagainya juga sudah dilakukan, dan selama kurang lebih 4 bulan membesar dan mengalami pecah. Saat pecah juga sudah 2 kali masuk rumah sakit hingga darah keluar layaknya orang yang melahirkan, mandi darah di rumah sakit.
Sementara untuk biaya pengobatan dari dana sendiri, karena ikut BPJS yang iuran sebulannya Rp 125.000, ungkap Norsiah.
Akibat derita tumor ini, Ilmi tidak bisa lagi bekerja di bengkel mobil ikut orang.
“Lantaran ikut bekerja di bengkel, adalah sedikit ilmu pengetahuan, dan membuka bengkel sendiri di rumah, namun dalam perjalanannya tumor semakin membesar, padahal saat masih bisa kerja tidak peduli dengan kondisi benjolan di leher,” katanya.
Ilmi menambahkan, lama kelamaan terasa nyeri di benjolan, dan memutuskan berhenti bekerja di bengkel dan berobat. Namun, kekhawatiran akan biaya pengobatan, sementara saat ini 1 unit sepeda motor terpaksa di jual untuk biaya pengobatan.
Setelah menjalani kemoterapi 3 kali sudah mulai ada titik kesembuhan, lantas setelah melalui kemoterapi yang ke 6 kalinya tidak bisa di sembuhkan, benjolan membesar dan menjalar ke seluruh bagian leher.
“Kalau tidur terkena bantal saja sudah terasa sakit seperti di cengkram orang hingga sampai ke kepala, dan untuk makan pun sudah tidak terasa enak lagi,” keluhnya.
Ilmi dalam kondisi demikian tidak kuasa berbuat apa – apa lagi. Ilmi sendiri kini memiliki 4 orang anak yakni Sri Hartati, Nasrul, Iqbal Febrianor, dan Septiawan.
Keluarga Ilmi berharap adanya donator untuk ongkos biaya pengobatan tumor ganas tersebut biaya pengobatan saat kemoterapi di rumah Ulin Banjarmasin 2 tahun islam.
Sementara itu, kepala dinas kesehatan tala H.junaidi di konfirmasi soal ini menyatakan, bahwa memang mungkin sudah stadium lanjut, dan awal di temukan kemungkinan juga agak terlambat, dan salah satu cara harus memang kemoterapi, jelasnya.

Senin, 06 Nov 2017
Sumber : Bazz


DPAD Gelar Bazar Buku Murah

PELAIHARI – Guna meningkatkan minat baca di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Tala menggelar Bazar Buku Murah Pelaihari 2017. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Tala Bambang Alamsyah di halaman Gedung DPAD di Jalan A Syairani, Kota Pelaihari, Rabu (1/11).
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan persembahan Tari Radap Rahayu dari Sanggar Seni Galuh. Pada acara itu juga dihadiri Perwakilan Frokopimda, Kepala Bappeda Tala Ahmad Nizar, Kepala DPAD Hairul Rizal, pejabat Pemkab Tala dan para siswa SLTA.
Masih dalam rangkaian acara, turut dilakukan penyerahan buku secara simbolis oleh Kepala DPAD Hsirul Rizal kepada Bupati Tala Bambang Alamsyah. Kemudian, dilanjutkan dengan pemotongan pita untuk menandai dimulainya Bazar Buku Murah Pelaihari 2017 oleh Bambang Alamsyah.
“Kalau rajin membaca buku, maka pengetahuan kita pun bertambah,” ucap Bambang Alamsyah saat menyampaikan sambutan.
Menurutnya, begitu pentingnya buku hingga banyak untaian kata – kata mutiara tentang pentingnya buku dalam kehidupan. Untuk itu, dengan membaca buku selain wawasan semakin luas, juga akan didapat kecerdasan dalam diri masing – masing.

Sumber : Radar Banjarmasin

Refleksi Napak Tilas

PELAIHARI – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanah Laut (Tala) H Ahmad Nizar melepas 21 regu peserta Napak Tilas Pemuda Batakan di halaman Gedung Pemuda Pelaihari, Belum lama tadi.
Napak Tilas Perjuangan Pemuda Batakan ke 7 tahun 2017 tersebut diikuti 21 regu, untuk satu regu terdiri dari tujuh orang putra dan tujuh putri dari SLTA sederajat se-Kabupaten Tala.
Adapun rute napak tilas itu dimulai dari Kota Pelaihari menuju Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, dengan jarak tempuh kurang lebih 35 kilometer. “Napak tilas merupakan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda,” ujar Ahmad Nizar.
Selain itu, menurutnya, untuk mengingat perjuangan para pemuda Batakan ikut berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia dalam mengusir penjajah. “Kegiatan ini menjadi refleksi kita akan pentingnya pemuda ikut membangun kesejahteraan Indonesia,” terangnya.
Melalui kegiatan tersebut, Nizar berharap, untuk pemuda dapat berperan aktif di segala bidang, bahkan membanggakan daerah dan negara. Sehingga kesejahteraan warga Bumi Tuntung Pandang semakin meningkat.

Sumber : Radar Banjarmasin


Bantuan Sosial Kembali Diserahkan

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) Bambang Alamsyah kembali menyerahkan bantuan sosial untuk kebutuhan hidup pokok miskin jompo dan penyandang disabilitas, di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kamis (2/11).
Acara tersebut dihadiri Kepala Bappeda Tala Ahmad Nizar, perwakilan Forkopimcam Bati-Bati, perwakilan aparat Desa Banyu Irang, perwakilan Dinas Sosial Tala dan masyarakat.
Diketahui, penerimaan bantuan sosial ini untuk Kecamatan Bati-Bati ada 128 orang, sedangkan untuk Desa Banyu Irang ada 32 orang penerima bantuan sosial. Dan masing-masing orang mendapat Rp3,6 juta. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ujar Bambang Alamsyah.
Ia menjelaskan, bantuan sosial ini salah satu bentuk perhatian Pemkab Tala kepada warga miskin, jompo dan penyandang disabilitas di daerah ini, sehingga warga tersebut sedikit banyak dapat terbantu dengan adanya bantuan ini.
Selain itu, Bambang juga mengajak masyarakat Desa Banyu Irang untuk bersama – sama menjaga desa, agar tetap menjaga kedamaian dan juga meningkatkan keamanan lingkungan.


Sumber : Radar Banjarmasin
Info Tala Senin, 06 November 2017 Info Tala Senin, 06 November 2017 Reviewed by Unknown on 8:53 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.