Operator Web: Putri, Janet, dan Hikmah
·
DPD KNPI Berikan
Reward
·
Deklarasi Damai Jelang Pilkades
·
Terpaksa Jual
Sepeda Motor Tuk Biaya Pengobatan
·
DPAD Gelar Bazar
Buku Murah
·
Refleksi Napak
Tilas
·
Bantuan Sosial
Kembali Diserahkan
DPD KNPI Berikan Reward
DPD Kabupaten
Tanah Laut memberikan sejumlah penghargaan kepada mereka yang di nilai
berprestasi dalam berbagai hal, dan ada 6 kategori penilaian yang di berikan
reward itu.
Pemberian anugrah
reward, Sabtu (4/11) malam kemarin di gedung Balairung Tuntung Pandang, turut
di hadiri bupati Tala Bambang Alamsyah.
6 kategori versi
DPD KNPI Tala yakni pemuda pendidikan, pemuda ekonomi kreatif, pemuda budaya,
pemuda lingkungan, pemuda kesehatan, serta anak prestasi.
Di kesempatan
malam anugrah tersebut juga di berikan pin emas oleh bupati Tala Bambang
Alamsyah kepada kepala Bappeda Ahmad Nizar, dan kepala Desa Pagatan Besar
Samdiani atas keperduliannya terhadap lingkungan pesisir pantai berupa
melestarikan tanaman Mangrov di pantai Pagatan Besar di Kecamatan Takisung, dan
dalam proses tersebut Kades Pagatan Besar merangkul pihak-pihak lainnya untuk
melakukan penanaman. Saat ini sudah tertanam ribuan batang mangrov di pesisir
pantai Pagatan Besar.
Ketua DPD KNPI
Tala Syahruji Fadhilah mengatan , penganugrahan ini berdasarkan dari hasil yang
di lihat sudah barang tentu tidak sembarangan dalam memberikan penilaian.
Sementara itu bupati Tala Bambang
Alamsyah mengatakan, penghargaan tentulah melihat kepada hal-hal positif yang
bermanfaat.
“Saat ini pemuda
harus punya pandangan lebih maju, karena sulit akan mewujudkan cita-cita tanpa
pandangan, percaya diri dan keberanian. Dengan kemajuan jaman sekarang jangan
hanya jadi pengekor atau pengikut, tapi jadi dari baris paling depan, dan di
masa panjang kelak ketika masih muda dengan berjuta pengalaman, akan ada cerita
untuk anakdan cucu,” kata Bambang.
Salah seorang
penerima reward Faruq Ulum,SE yang masuk dalam kategori pemuda ekonomi ktreatif
yang saat ini mengolah kuliner berupa ayam nangkring mengatakan, awal mula
merilis mamang nol, dimana saat itu hanya berdua isteri jualan ayam, namun
berinovasi dalam menyajiakan ayam penyet atau ayam nangkring, karena di Pelaihari
masih belum begitu banyak orang jual ayam penyet.
“Kami jual
dengan harga murah, pangsa pasarnya untuk kalangan menenguh kebawah, dan respon
harga murah berkembang. Akan tetepi yang namanya persingan pasti ada, karena
lambat laun hal serupa dari pihak lain mulai hadir di Pelaihari, namun tetap
optimis usaha jualan ayam penyet atau ayam nangkring, karena kini sudah ada
buka 3 cabang usaha,” ungkapnya.
Malam anugrah
pemuda juga turut di hadiri dinas pendidikan dan kebudayaan Tala Abdillah,
tokoh masyarakat Anang Bahran, perwakilan DPD KNPI Provinsi Kalsel, pejabat
daerah lainnya.
Mereka yang
mendapat reward sesuai kategori yakni Supian Hadi,SH kategori pemuda
pendidikan, Faruq Ulum,SE pemuda ekonomi kreatif, Slamet Prayitno,S.pd pemuda
budaya, M. Faturahman,SE pemuda lingkungan, Haduansyah,S.Kep.NS pemuda
kesehatan, dan M.Lutfy Wildy Hasan anak berprestasi.
Senin,
6 Nov 2017
Sumber
: Bazz
Deklarasi Damai
Jelang Pilkades
Menjelang pelaksanaan
Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tanggal 15 November 2017 mendatang secara
serentak di wilayah Kabupten Tanah Laut, Jum’at (3/11) kemarin, satu dari 11 kecamatan
di Tanah Laut yakni Tanah Laut Kecamatan Bati-Bati tepatnya di Desa Banyu
Irang, 5 pasang calon kepala desa yang bakal bertarung dalam perolehan suara
terbanyak dari warga setempat yang lebih dari 2.000 pemilih tersebut,
melaksanakan deklarasi di kantor balai desa setempat.
Di fasilitasi
panitia pemilihan kepala desa, 5 calon kepala desa yakni Samino, Salamni. Sag,
Titi Lisnani,SE, Akhmad Syarkani, dan Mujiburrahman menandatangani kesepakayan
damai, berikut terhadap segala pelanggaran-pelanggaran ketiak dilakukan salah
satu calon untuk bersedia di proses secara hukum.
Dalam urun rembuk
mebahas tentang kesepakatan masing-masing calon pemimpin Desa Banyu Irang
kedepan, turutdi hadiri Kapolsek Bati-Bati Iptu Supian Noor ,SE dan dari
Babinsa setempat.
Ada bebrapa
point kesepakatan yang di tanda tangani para calon di atas materai Rp 6.000,
setelah sebelumnya saling memberikan saran dan masukkan tehadap kesepakatan.
Usai penandatanganan,
Hairani selaku ketua panitia Piklades Banyu Irang mengtakan, Alhamdulillah para
calon dapat menerima hasil kesepakatan yang telah di bahas bersama, tinggal
masyarkatan di minta untuk datang ke TPS memberikan hak suranya.
“Di Desa Banyu
Irang sendiri ada pemilih sebanyak 2.000-an dan sosialisasi bakal adanya
Pilkades ini sudah di sampaikan berulang-ulang melalui pengeras suara di
masjid, maupun di kegiatan yasinan yang rutin termasuk nanti di pasang baliho
ukuran besar di kantor bali desa gambar para calon, serta baliho ukuran kecil-kecil
di sudut yang strategis terlihat oleh warga,” jelasnya.
Sementara itu
Kapolsek Bati-Bati Iptu Supian Noor,SE mengatakn pula, bahwa untuk proses Pilkades
pihaknya akan menurunkan personil sesuai kebutuhan, dan di Kecamatan Bati-Bati
sendiri ada dua yang melaksanakan Pilkades yakni Desa Banyu Irang dan Desa Nusa
Indah.
“Jadi tehadap dua
desa tersebut konsentarsi personil polisi juga diback up Babinsa TNI, serta
berharap dalam pelaksanaan pilkades kelak tidak ada muncul gejolak di kedua
desa tersebut, para calon harus siap menerima kekalahan, dan sama-sama
mendukung bagi kades terpilih untk membangun desa, namun jika ada hal gugatan
hendaknya di lakukan secara produser dan di tunjang dengan bukti serta data,”
ungkapnya.
Senin,
6 Nov 2017
Sumber
: Bazz
Terpaksa Jual Sepeda
Motor Tuk Biaya Pengobatan
Ilmi (43) warga yang di Komplek Al Fatah 2
jalan Matah Rt 17 Keluruhan Karang Taruna, sudah selama 2 tahun harus menahan
derita tumor ganas yang menempel di leher sebelah kirinya. Ilmi harus selama
2,5 tahun bergelut dengan tumor tersebut, dan terpaksa menjual sepeda motor
untuk biaya pengobatan kemoterapi.
Kondisi daging yang menumbuh semakin
membesar itu pun akhirnya mengalami pecah – pecah, sehingga darah pun harus
bercucuran dan oleh sang istri Norsiah pun dengan sabar membersihkan darah yang
berceceran dari tumor itu menggunakan kertas itu.
Ilmi secara fisik masih kuat berjalan,
hanya saja tidak bisa menegakkan kepalanya lantaran tumor yang menempel itu
terasa berat bagi ilmi.
Ditemui di rumahynya, Minggu (5/11) kemarin,
ilmi yang duduk di kasur ruang tamu rumahnya bersama isteri Norsiah.
Nampak jelas, kondisi sebagaian tumornya
yang sudah terlihat seperti daging yang gosong terpanggang.
Isteri Ilmi, Norsiah menceritakan, kondisi
suaminya sudah selama 2,5 tahun, dan hasil diagnose dokter saat awal berobat
sebelum membesar seperti sekarang dikatakana kelenjer getah bening.
“Saran dokter tidak bisa operasi karena
terkena syaraf mata, dankalu di operasi benjolannya tambah menyebar, jadi harus
melalui kemoterapi saja,” katanya.
Ia menambahkan, untuk proses kemo sendiri
sudah sebanyak 28 kali, dan awalnya benjolan hanya sebesar telur ayam, di
lakukan pengobatan alternative, herbal dan lain sebagainya juga sudah
dilakukan, dan selama kurang lebih 4 bulan membesar dan mengalami pecah. Saat
pecah juga sudah 2 kali masuk rumah sakit hingga darah keluar layaknya orang
yang melahirkan, mandi darah di rumah sakit.
Sementara untuk biaya pengobatan dari dana
sendiri, karena ikut BPJS yang iuran sebulannya Rp 125.000, ungkap Norsiah.
Akibat derita tumor ini, Ilmi tidak bisa
lagi bekerja di bengkel mobil ikut orang.
“Lantaran ikut bekerja di bengkel, adalah
sedikit ilmu pengetahuan, dan membuka bengkel sendiri di rumah, namun dalam
perjalanannya tumor semakin membesar, padahal saat masih bisa kerja tidak
peduli dengan kondisi benjolan di leher,” katanya.
Ilmi menambahkan, lama kelamaan terasa
nyeri di benjolan, dan memutuskan berhenti bekerja di bengkel dan berobat.
Namun, kekhawatiran akan biaya pengobatan, sementara saat ini 1 unit sepeda
motor terpaksa di jual untuk biaya pengobatan.
Setelah menjalani kemoterapi 3 kali sudah
mulai ada titik kesembuhan, lantas setelah melalui kemoterapi yang ke 6 kalinya
tidak bisa di sembuhkan, benjolan membesar dan menjalar ke seluruh bagian
leher.
“Kalau tidur terkena bantal saja sudah
terasa sakit seperti di cengkram orang hingga sampai ke kepala, dan untuk makan
pun sudah tidak terasa enak lagi,” keluhnya.
Ilmi dalam kondisi demikian tidak kuasa
berbuat apa – apa lagi. Ilmi sendiri kini memiliki 4 orang anak yakni Sri
Hartati, Nasrul, Iqbal Febrianor, dan Septiawan.
Keluarga Ilmi berharap adanya donator
untuk ongkos biaya pengobatan tumor ganas tersebut biaya pengobatan saat
kemoterapi di rumah Ulin Banjarmasin 2 tahun islam.
Sementara itu, kepala dinas kesehatan tala
H.junaidi di konfirmasi soal ini menyatakan, bahwa memang mungkin sudah stadium
lanjut, dan awal di temukan kemungkinan juga agak terlambat, dan salah satu cara
harus memang kemoterapi, jelasnya.
Senin, 06 Nov 2017
Sumber : Bazz
DPAD Gelar Bazar Buku Murah
PELAIHARI – Guna meningkatkan minat baca di
Kabupaten Tanah Laut (Tala), Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Tala
menggelar Bazar Buku Murah Pelaihari 2017. Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Tala
Bambang Alamsyah di halaman Gedung DPAD di Jalan A Syairani, Kota Pelaihari,
Rabu (1/11).
Acara pembukaan
berlangsung meriah dengan persembahan Tari Radap Rahayu dari Sanggar Seni
Galuh. Pada acara itu juga dihadiri Perwakilan Frokopimda, Kepala Bappeda Tala
Ahmad Nizar, Kepala DPAD Hairul Rizal, pejabat Pemkab Tala dan para siswa SLTA.
Masih dalam
rangkaian acara, turut dilakukan penyerahan buku secara simbolis oleh Kepala
DPAD Hsirul Rizal kepada Bupati Tala Bambang Alamsyah. Kemudian, dilanjutkan
dengan pemotongan pita untuk menandai dimulainya Bazar Buku Murah Pelaihari
2017 oleh Bambang Alamsyah.
“Kalau rajin
membaca buku, maka pengetahuan kita pun bertambah,” ucap Bambang Alamsyah saat
menyampaikan sambutan.
Menurutnya,
begitu pentingnya buku hingga banyak untaian kata – kata mutiara tentang
pentingnya buku dalam kehidupan. Untuk itu, dengan membaca buku selain wawasan
semakin luas, juga akan didapat kecerdasan dalam diri masing – masing.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Refleksi Napak Tilas
PELAIHARI – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanah Laut (Tala) H Ahmad Nizar melepas 21 regu
peserta Napak Tilas Pemuda Batakan di halaman Gedung Pemuda Pelaihari, Belum
lama tadi.
Napak Tilas
Perjuangan Pemuda Batakan ke 7 tahun 2017 tersebut diikuti 21 regu, untuk satu
regu terdiri dari tujuh orang putra dan tujuh putri dari SLTA sederajat
se-Kabupaten Tala.
Adapun rute
napak tilas itu dimulai dari Kota Pelaihari menuju Desa Batakan, Kecamatan
Panyipatan, dengan jarak tempuh kurang lebih 35 kilometer. “Napak tilas merupakan
rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda,” ujar Ahmad Nizar.
Selain itu,
menurutnya, untuk mengingat perjuangan para pemuda Batakan ikut berjuang merebut
kemerdekaan Republik Indonesia dalam mengusir penjajah. “Kegiatan ini menjadi
refleksi kita akan pentingnya pemuda ikut membangun kesejahteraan Indonesia,”
terangnya.
Melalui kegiatan
tersebut, Nizar berharap, untuk pemuda dapat berperan aktif di segala bidang, bahkan
membanggakan daerah dan negara. Sehingga kesejahteraan warga Bumi Tuntung
Pandang semakin meningkat.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Bantuan Sosial Kembali Diserahkan
PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) Bambang
Alamsyah kembali menyerahkan bantuan sosial untuk kebutuhan hidup pokok miskin
jompo dan penyandang disabilitas, di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati,
Kamis (2/11).
Acara tersebut
dihadiri Kepala Bappeda Tala Ahmad Nizar, perwakilan Forkopimcam Bati-Bati,
perwakilan aparat Desa Banyu Irang, perwakilan Dinas Sosial Tala dan
masyarakat.
Diketahui,
penerimaan bantuan sosial ini untuk Kecamatan Bati-Bati ada 128 orang, sedangkan
untuk Desa Banyu Irang ada 32 orang penerima bantuan sosial. Dan masing-masing
orang mendapat Rp3,6 juta. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ujar Bambang
Alamsyah.
Ia menjelaskan,
bantuan sosial ini salah satu bentuk perhatian Pemkab Tala kepada warga miskin,
jompo dan penyandang disabilitas di daerah ini, sehingga warga tersebut sedikit
banyak dapat terbantu dengan adanya bantuan ini.
Selain itu,
Bambang juga mengajak masyarakat Desa Banyu Irang untuk bersama – sama menjaga
desa, agar tetap menjaga kedamaian dan juga meningkatkan keamanan lingkungan.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Info Tala Senin, 06 November 2017
Reviewed by Unknown
on
8:53 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:53 PM
Rating:



No comments: