Operator Web: Putri Dan Janet
·
KNPI Tanah Laut Laksanakan Napak Tilas
·
Ribuan Pegowes Ikut Kombes Part 2
·
Operasional SDN Kayu Abang 2 Tutup Total
·
Pengurus IPHI Dikukuhkan
·
Donor Darah
& Pentas Seni Tutup Semarak Hut SMP Negeri 3 Pelaihari
·
Harus Berani
Bersatu
·
GOW Gelar
Sunatan Masal
·
Gunung Melati
Dicanangkan
KNPI Tanah Laut
Laksanakan Napak Tilas
Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia
(KNPI) Kabupaten Tanah Laut melaksanakan napak tilas pahlawan Batakan. Kegiatan
ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda diikuti
ratusan peserta dari puluhan regu dari pelajar setingkat SLTA sederajat se
Kabupaten Tanah Laut.
Turut berhadir Kepala Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah Kabupaten Tanah Laut Ahmad Nizar mewakili Bupati Tanah Laut yang melepas
regu napak tilas tersebut didampingi Kasatres Narkotika Polres Tanah Laut AKP
Aris Munandar serta perwakilan dari unsur OKP di halaman Gedung Pemuda Jalan
Datu Insyad Sabtu 27 Oktober 2017. Rute napak tilas menuju pemakaman dan tugu
Pahlawan Batakan di Desa Batakan dan Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan.
Ketua DPD KNPI Tanah Laut, Sahruji dalam keterangan pers
nya ajang pentas seni peserta napak tilas kali ini ada yang berbeda dari
kegiatan napak tilas tahun sebelumnya. Ia menjelaskan pentas seni itu ajang
kebolehan dan kemampuan setiap regu peserta napak tilas dihadapan peserta dan
panitia pelaksanaan. Kegiatan lainnya tetap melaksanakan kegiatan upacara dan
kegiatan membersihkan pantai Batakan . khususnya pentas seni tidak hanya
memeriahkan kegiatan napak tilas, juga memberikan semangat kebersamaan
sekaligus hiburan peserta.
Tidak sedikit kaki peserta yang melepuh menempuh rute
napak tilas pahlawan Batakan, bejalan kaki sekitar 35 kilometer. “kami minta
setiap regu menunggu rekannya berjalan. Tidak boleh meninggalkan kecuali harus
di evakuasi dengan mobil ambulans,” katanya. Sahruji, berharap kegiatan napak
tilas memotivasi peserta dan meneladani semangat pahlawan Batakan. Pahalawan
lokal tercatat dalam sejarah nasional Indonesia. Antusias peserta napak tilas
tinggi. Itu mencapai 200 pelajar meskipun agenda kegiatan napak tilas pahlawan
Batakan itu jadwalnya dimajukan pada Oktober yang bertepatan dengan peringatan
Hari Sumpah Pemuda,”katanya.
Menurut Sahruji pula Kabupaten Tanah Laut ini menjadi tuan
rumah pelaksana kegiatan napak tilas tingkat provinsi Kalsel. Sehingga peserta
napak tilas di Tanah Laut yang memiliki nilai tinggi berhak ikut dalam kegiatan
napak tilas di tingkat provinsi Kalsel,”katanya
Sumber : AP
Ribuan Pegowes Ikut
Kombes Part 2
Di prediksi di atas tiga ribuan peserta pencinta sepeda
atau 200 klub sepeda ambil bagian dalam kegiatan yang di selenggarakan oleh
Komunitas Bersepeda Sehat (Kombes) Tanah Laut, Minggu (29/10) kemarin di
lapangan terbuka depan Komplek Permata
Jingga Pelaihari, yang bertajuk “Bersama Kombes Kita Bahagia Part 2,” para
peserta di lepas Wakapolda Kalsel Kombes Nasri.
Peserta mulai dari Kalteng, Kaltim dan Kalsel selanjutnya
harus melewati fun dan ekstrem, baik di pegunungan, sungai dan perkebunan ,
atau track yang harus di lalui sejauh 33 km.
Pembina Kombes Tala Endang Agustin dalam keterangan persnya mengatakan,
kegiatan ini merupakan rutin tahunan dari Kombes.
“Kombes berusaha memberikan hal yang terbaik kepada
peserta kali ini, dan jalur-jalur yang di siapkan di harapkan akan dapat memberikan
kesan kepada peserta ketika kelak sudah pulang ke rumah, bahwa jalur jalur di
Tanah Laut memang luar biasa, di samping sekaligus memperingati hari sumpah
pemuda tahun 2017” terang Endang.
Panitia pelaksana menyediakan 2 unit sepeda motor sebagai
hadiah utama, 40 buah sepeda gunung dan door prize lainnya.
Kalur yang membawa kesan bagi para pegowes yakni di turunan
gunung Susu. Sebuah turunan yang curam di sebuah perbukitan dengan kemiringan
hampir 45 derajat, di butuhkan ekstra konsentrasi para pegowes, dan kondisi rem
sepeda yang harus stabil, karena saat meluncur maka kecepatan sepeda mampu
meleset antara 40 sampai 60 km per jam. Usai meluncur track turunan di gunung
Susu, peserta di siapkan sajian buah semangka dan ubi rebus plus air mineral
sebagai pelepas dahaga, serta mendapatkan kaos kegiatan.
Sementara itu salah seorang peserta Oki Permana terkesima
dengan jalur yang di siapkan panitia.
“Tanjakan atau turunan Susu tidak bisa di lawan,
menantang dan luar biasa, sampai-sampai agak gemetar saat menuruni lereng
gunung Susu, bahkan lewat sungai juga ada dengan kedalam hampir sepinggang orang
dewasa,”ungkapnya.
Dalam kegiatan juga ikut serta wakil bupati Tala H
Sukamta, ketua DPRD Tala Ahmad Yani Kapolres Tala Akbp Sentot Adi Dharmawan.
Senin, 30 Okt 2017
Sumber : Bazz
Operasional SDN
Kayu Abang 2 Tutup Total
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut menutup total
operasional SDN Kayu Abang 2 Yng berada di Dusun Tambak Sari Mulya Desa Kayu
Abang Rt 5 Kecamatan Tambang Ulang. Hal ini menyusul karena tidak ada lagi
murid yang mendaftar di sekolah tersebut.
Embrionya, sekolah tersebut awalnya memang di peruntukan
bagi warga transmigran yang telah
menetap sejak rahun 1992 lalu, namun seiring dengan pindahnya warga
transmigran, maka membawa efek berkurangnya pula siswa, sementara bagi warga
lokal memilih sekolah lain seperti SDN Kayu Abang 1 yang lebih dekat dengan
rumah.
Dinas pendidikan dan kebudayaan resah akan kondisi
demikian, dan di tahun ajaran 2017 ini pula segala opersional SDN Kayu Abang
tutup total.
Faktor lain, kondisi pemukiman warga transmigran yang
sering di landai banjir, maka membuat warga transmigran pun lebih memilih
pindah tempat tinggal, atau bahkan ada yang pulang kembali ke daerah asalnya,
baik Jawa Barat, Tengah bahkan dari Lampung. Tidak semua warga transmigran
meninggalkan lokasi, masih ada sebagian yang bertahan.
Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Tala Abdillah,
Jum’at (27/10) pekan tadi mengatakan, memang sekolah itu sudah tidak ada lagi
murid yang mendaftar di sana. Di sekolah tersebut gurunya lengkap, namun sudah
di mutasi ke sekolah lain di kecamatan lain yang memang di rasa masih
memerlukan tenaga guru, bahkan ada salah seorang guru dari kecamatan Kintap
yang mengajar sebelumnya di SDN Kayu Abang 2, dan ia pun di mutasi ke Kecamatan
Kintap, serta ada pula yang di mutasi ke Kecamatan Kurau.
“Memang ada PNS guru yang masih menempati rumah dinas
guru di SDN Kayu Abang 1, dan di minta untuk melakukan pemantauan atau turut
melakukan pengawasan terhadap keberadaan bangunan sekolah, termasuk Unit
Pelaksana Teknis (UPT) Diknasbud untuk melakukan pengawasn pula. Sementara
menyangkut aset SDN Kayu Abang 2 masih dalam tahap konsultasi dengan pihak
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD), kalau memang nanti di mungkinkan
dan usulkan, mungkin bisa di lelang dengan harapan bisa memberikan income
kepada daerah, pendek kata tergantung pada kebijakan dan penilaian lebih
lanjut,” kata Abdillah.
Ia mengatakan, mejadi ke khawatiran juga jika lama-lama
tidak di pakai bangunan tersebut bisa hilang secara perlahan, baik itu
lantainya atau bagian bangunan lainnya. Kekhawatiran lainnya akan berdampak
negatif menjadi tempat yang di salah gunakan oleh orang-orang yang memanfaatkan
bangunan tersebut.
Dari pantauan Barito Post ke SDN Kayu Abang 2, secara
fisik bangunan sekolah masih sangat kokoh dan belum ada kerusakan di mana-mana,
termasuk dua unit rumah dinas guru pun masih berdiri kokoh. Pada lantai kelas
pun masih banyak menggunakan kayu Ulin yang masih bagus kondisinya hingga
sampai ke bagian plafonnya. Sejumlah kursi dan memang porak poranda di dalam
sebuah kelas, termasuk buku-buku pelajaran. Ada pula 2 unit rumah dinas guru
juga masih sangat layak di pakai.
Tapi kini baik bangunan kelas, kantor, rumah dinas guru,
dan sebuah tiang bendera menjadi saksi bisu dari keramaian siswanya dulu.
Sugiono, salah seorang penjaga sekolah SDN Kayu Abang 1
sebagai sekolah dari tetangga SDN Kayu Abang 2 menutukan, awalnya sekolah ini
ada seiring dengan adanya warga transmigran dan sempat memiliki siswa sebanyak
250 orang, namun seiring pindahnya warga transmigran karena faktor alam berupa
banjir yang sering menelan pemukiman transmigran, maka siswa juga mulai
berkurang.
“Memang tidak semua transmigran yang pindah, sebagian
siswa yang masih sekolah di SDN Kayu Abang 2 di sarankan untuk pindah ke SDN
Kayu Abang 1, yang jaraknya kurang lebih 1 km, dan Alhamdulillah ada sebanyak
11 orang siswa yang pindah ke SDN Kayu Abang 1,”terangnya.
Sugiono menambahkan, pasca tutupnya operasional SDN Kayu
Abang 2 itu juga menjadi satu ke khawatiran akan menjadi sebuah tempat yang di
salah gunakan oleh orang luar, utamanya pada malam hari atau bahkan siang hari.
Banyak saran dari beberapa warga yang masih berada di
sana, bagusnya bangunan SDN Kayu Abang 2 di jadikan sebuah pondok pesantren.
Sejumlah bangunan-bangunan rumah transmigran yang
letaknya tidak jauh dari SDN Kayu Abang 2 itu memang terlihat sudah kosong
beberapa buah dan kondisinya pun mulai rusak.
Senin, 30 Okt 2017
Sumber : Bazz
Pengurus IPHI Dikukuhkan
Setelah datang
melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah, para jemaah haji asal Kabupaten
Tanah Laut melangsungkan syukuran dan sekaligus membentuk pengurus wilayah
Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Tanah Laut, dan sekaligus
di kukuhkan dengan masa jabatan 2016 sampai 2021 mendatang.
Pengukuhan di
lakukan kepala Bappeda Tala Ahmad Nizar yang mewakili bupati Tala Bambang
Alamsyah, Sabtu (28/10) pekan tadi di gedung Balairung Tuntung Pandang.
IPHI Kabupaten Tanah Laut selanjutnya di
pimpin oleh KH. Mukriyunus dengan H. Bambang Alamsyah sebagai pembinanya.
IPHI ini
bertujuan mempererat persaudaraan sesama jemaah haji serta sarana berbagi ilmu.
Untuk tahun ini sendiri jemaah Kabupaten Tanah Laut yang berangkat adalah 237
orang dan balik ke tanah air sebanyak 235 orang jumlah jemaah haji, dan ada 2
orang yang meninggal di tanah suci.
Di kesempatan
tersebut Ahmad Nizar mengatakan, semoga para jemaah haji yang telah menjalankan
rukun islam yang ke 5 ini menjadi haji yang mabrur, dan dapat terus mengamalkan
perilaku – perilaku yang baik di lingkungan sekitar.
“Semoga
ibadahnya terus meningkat dan di beri kesempatan kembali ke tanah suci Mekkah,
dan untuk IPHI yang telah terbentuk bisa menjadi wadah silaturahmi para jemaah
haji, dan dapat menjadi wadah mengembangkan syiar islam,” ungkap Nizar.
Senin,
30 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Donor Darah & Pentas Seni Tutup Semarak Hut SMP Negeri
3 Pelaihari
Semarak
peringatan hari ulang tahun SMP Negeri 3 Pelaihari yang ke – 34 dan puncaknya
di buka oleh bupati Tala Bambang Alamsyah beberapa waktu yang lalau, maka dari
serangkaian kegiatan lomba – lomba yang di selenggarakan panitia ulang tahun
SMP Negeri 3 Pelaihari, di tutup dengan aksi sosial berupa donor darah.
Tercatat, ada sebanyak 30 kantong darah terkumpul oleh Palang Merah Indonesia
(PMI) cabang Tanah Laut.
Bupati sendiri
pada saat pembukaan pucak ulang tahun mengingatkan kepada guru, bahwa
pendidikan sekarang jauh lebih berat, karena era mudahnya mengakses informasi
apa saja lewat internet, untuk itu pengawasan terhadap siswa dalam mengakses
era digital sangat di perlukan untuk menambah wawasan.
Tidak semata
hanya aksi sosial dengan donor darah, pegelaran pentas seni oleh siswa dan para
alumni juga turut di tampilkan dan menutup rangkaian Hut SMP Negeri 3
Pelaihari, Kamis (26/10) pekan tadi.
Pada penutupan
yang di tutup oleh pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala, Imelda
selaku kasi Pendidikan Dasar Diknasbud Tala mengatakan, bahwa suksesnya
pelaksanaan Hut patut di acungkan jempol, dan hal tersebut juga harus di dukung
oleh Komite Sekolah.
Senin,
30 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Harus Berani Bersatu
PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) Bambang
Alamsyah menjadi pemimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 89
tahun 2017 di halaman Kantor Bupati Tala, Jum’at (27/10).
Pelaksanaan
upacara HSP ke 89 yang bertema Pemuda Indonesia Berani Bersatu, turut dihadiri
ASN, kalangan sipil, organisasi kepemudaan dan pelajar.
Bambang saat
memimpin upacara membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
Menurutnya, sekat – sekat dan batasan perbedaan yang ada seperti latar belakang
agama, suku, bahasa, dan adat istiadat yang berbeda, tidak membuat penghalang
para pemuda zaman dulu demi cita – cita besar Indonesia. “Inilah yang kita
sebut dengan berani bersatu,” jelasnya.
Harusnya, pemuda
zaman sekarang dengan berbagai kemudahan yang ada, lebih mudah untuk berkumpul,
silaturahmi dan berinteraksi sosial. Sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman,
apalagi saling membenci. “Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang
ingin memecah belah persatuan bangsa,” ungkapnya.
Pemuda harus
berani mengatakan bahwa persatuan adalah segalanya. Jauh di atas persatuan
keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan.
Sumber
: Radar Banjarmasin
GOW Gelar Sunatan Masal
PELAIHARI – Gabungan Organisasi Wanita (GOW)
Kabupaten Tanah Laut (Tala) menggelar kegiatan sunatan masal, dengan jumlah
peserta 50 anak di Desa Kali Besar, Kecamatan Kurau, Kamis (26/10).
Camat Kurau
Gusti Sofwan Hadi mengatakan, dalam agama Islam sunat ini merupakan kewajiban bagi
seorang muslim laki – laki. Selain itu juga berpengaruh baik terhadap
kesehatan. Tentu, sungguh beruntung Kecamatan Kurau, khususnya Desa Kali Besar
dan sekitarnya, mendapatkan kesempatan menjadi tempat kegiatan sosial dari GOW
Tala ini.
Sementara itu,
Ketua GOW Tala Nurul Sukamta mengatakan, kegiatan suanatan ini selain sebagai
program rutin GOW Tala, juga merupakan bentuk kepedulian dari GOW Tala terhadap
masyarakat. Mengingat kegiatan ini mengutamakan sasaran masyarakat yang kurang
mampu.
“Kami merasa
bersyukur dan bahagia dapat melakukan kegiatan sosial seperti ini untuk
masyarakat,” ucapnya.
Perlu diketahui,
pada kegiatan sunatan massal ini mendatangkan tenaga medis dari Puskesmas Kurau
sebanyak 12 orang, dengan sasaran mencapai 50 anak, terdiri dari masyarakat
Desa Kali Besar, Handil Negara dan sekitarnya. Anak – anak yang menjadi peserta
untuk disunat diberikan bingkisan.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Gunung Melati Dicanangkan
PELAIHARI – Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu
Ampar yang dicanangkan menjadi Kampung Keluarga Berencana (KB) oelh Bupati
Tanah Laut (Tala) Bambang Alamsyah, Kamis (26/10).
Turut hadir pada
pencanangan tersebut Ketua TP PKK Tala Ary Bambang Alamsyah, Kabid Pelatihan
dan Pengembangan BKKBN Provinsi Kalsel Meiratnawati, Anggota DPRD Tala Yoga P
Suhendra, Gatriwara Tala, Ketua Dharma Wanita Ayi Syahrian Nurdin, Kepala
DP2KBP3A Tala, para pimpinan SOPD dan Camat Batu Ampar Andi Mashabi, serta
masyarakat.
Bambang
menyampaikan agar semua pihak turut serta menyukseskan pelaksanaan KB sebagai
program pemerintah di desa ini, sebab program ini bertujuan untuk
menyejahterakan rakyat.
Jika dulu,
asumsi masyarakat ketika banyak anak, maka akan memiliki banyak rezeki. Hal ini
belum tentu dapat di pastikan kebenaran asumsi tersebut “Sekarang dua anak
cukup,” ucapnya.
Dengan memiliki
dua anak, maka orang tua akan lebih mudah mendidik anak menjadi berkualitas,
dan juga sukup akan sandang serta pangan. “Untuk itu, mari sukseskan program KB
ini,” tutupnya.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Info Tala Senin, 30 Oktober 2017
Reviewed by Unknown
on
8:49 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:49 PM
Rating:



No comments: