Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
- BANGGA MASUK PELATIHAN BLK DARIPADA MENGHARAP CPNS
BANGGA MASUK PELATIHAN BLK DARIPADA MENGHARAP CPNS
INFO TALA - Bupati Tala
Laut H.Sukamta cukup bangga dengan ikutnya pemuda dan pemudi Tanah Laut untuk
mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), dari pada mengharap ikut
sebagai CPNS yang belum tentu bisa terwujud. Dengan ikut pelatihan maka Tanah
Laut akan banyak punya calon pengusaha-pengusaha muda, demikian di sampaikan
bupati Tala ada saat membuka pelatihan berbasis kompetensi angkatan ke VI tahun
2018 kejuruan di aula gedung BLK,Rabu (12/10) kemarin. "Bangga dengan
pemuda ikut pelatihan, dan terkait tenaga kerja sesui dengan 7 program unggulan
bupati yakni menyiapkan 500 tenaga kerja dilatih setiap tahun dan siap pakai.
Untuk itu mulai sekarang siapkan diri, dan saya akan liat potensi pemuda Tala
untuk masuk dunia kerja, terlebih dengan adanya kawasan industri Jorong yang
itu menjadi peluang besar, maka dari itu sependapat pemuda di Tala tidak jadi
penonton di daerahnya,"kata bupati.
368 orang telah mengikuti paket pelatihan
dari 1-3 dan paket ke 4 ini di ikuti 112 orang jadi di total 480 orang pencari
kerja yang telah di latih tahun ini dengan target 500 orang yang di latih pada
tahun 2018. Materi yang di berikan selama pelatihan yakni jurusan juru las,
teknisi pendingin AC split, pembuatan pupuk organik, operator basic office,
pembuatan roti, operator menjahit pakaian dasar. Kemudian juga bantuan program
pelatihan tahun 2018 kejuruan operator basic office. Di kesempatan itu di
kukuhkan dan di lantik DPC Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI)
Kabupaten Tanah Laut periode 2018-2023 oleh ketua HILLSI Kalsel Hj. Wahidah,SE.
Sementara itu, Masturi kepala Dinas Tenaga Kerja dan
Perindustrian Tala melaporkan, ada sebanyak 400-an pencari kerja yang telah di
latih BLK. Inshaa allah target 500 pekerja siap kerja. Ada 19 Lembaga Pelatihan
Kerja (LPK) namun hanya 12 saja yang aktif dan sisanya perlu pembinaan
penguatan kelembagaan.
Di Dinas sendiri tambah Masturi, ada 3
program pelatihan yakni berbasis kompetensi, bebasis kewirausahaan dan bebasis
kemasyarakatan. Semua sudah di selesaikan, mereka juga aktif dalam kegiatan
Manunggal Tutung Pandang dengan menciptakan usaha-usaha baru di masyarakat
menemui warga sebagai memotivasi berwira usaha ke warga. "Disnaker punya
program pemagangan. Dari 50 peserta yang ikut di 4 perusahaan, dapat direkrut
sebanyak 27 orang, sisanya masuk dalam waiting list perusahaan yang
sewaktu-waktu perusahaan tidak kesulitan lagi merekrut
kekurangannya,"jelas Masturi.
Kepala BBPLK Bekasi Hj.Helmiati Basri yang
hadir dalam pembukaan pelatihan menyebutkan, permasalahan memperkuat lembaga,
SMD, instruktur dan tenaga latih, sarana dan prasarana pelatihan, diservikasi
program kejuruannya. Masih banyak yang memilih jurusan komputer (IT), padahal jurusan lain masih banyak di butuhkan
dalam pasar kerja."Saat ini sedang hadapi era digital, contoh dulu ada pak
pos yang antar surat ke rumah, sekarang mungkin cukup lewat SMS atau WA. Diakui
kebutuhan industri yang butuh tehnologi maka itu harus bisa di penuhi khususnya
dalam IT,"kata Helmiati.
Helmiati juga meminta ke Pemerintah Daerah
untuk perhatikan kondisi-kondisi BLK, tahun depan adalah tahun peningkatan SDM
sesuai dengan arahan Presiden RI. Jangan jadi penonton di daerah sendiri,
siapkan tenaga kerja, karena sudah keliling memperhatikan BLK yang minim
perhatian Pemdanya, ada bahkan gedung BLK yang di jadikan kandang sapi, tidak
semua bagus dan mewah tapi yang penting perawatan. Kementerian Ketenaga Kerjaan
akan bangun 1.000 BLK se Indonesia sebagai persiapan skill, jangan lantas
ketika tenaga kerja Cina datang ke Indonesia malah marah-marah, lihat skill
mereka dengan orang pribumi yang memang harus di latih skillnya. Selain itu
terhadap instruktur juga perlu upgradeting agar ilmunya tidak itu-itu saja.
Kamis, 18 Okt 2018
INFO TALA KAMIS,18 OKTEBER 2018
Reviewed by Unknown
on
6:25 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
6:25 PM
Rating:



No comments: