Kementerian Perikanan dan Kelautan RI dengan
perpanjangan tangannnya di Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Perikanan dan
Kelautan, ternyata telah menenetapkan wilayah Kecamatan Takisung sebagai sebuah
kawasan yang di kembangkan menjadi wisata Mangrove.
Tanaman
mangrove sendiri kini menjadi isu internasional, dimana oleh bintang sepak bola
dunai Ronaldo yang mengkampanyekan tanaman mangrove, maka hal itu telah
dilakukan oleh masyarakat di 3 desa yang ada di KecamatanTakisung,
yakniDesaTakisung, Desa Tabanio dan Desa Pagatan Besar.Ketiga
desa di ataslah yang menjadi pilot project pengembangan wisata mangrove.
Kepala dinas perikanan dan kelautan Tala A Mustahdi, Senin (24/10) mengatakan, pengembangan mangrove di mulai tahun 2015 lalu yakni dalam kegiatan Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT).
Kepala dinas perikanan dan kelautan Tala A Mustahdi, Senin (24/10) mengatakan, pengembangan mangrove di mulai tahun 2015 lalu yakni dalam kegiatan Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT).
Dijelaskan,
dalam program PKPT tersebut sumber dana dari Kementerian Perikanan dan
Kelautandan dana kegiatan langsung di transfer kekelompok nelayan
setempat yang sudah di tunjuk dan di verifikasi, dan beragam jenis kegiatan
yang dilakukan oleh Kelompok Masyarakat Pesisir (KMP) seperti contohnya
pengadaan Global Position System (GPS), pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga
Surya (PLTS), pembangunan pos siaga pantai, rehab rumah, pembibitan mangrove,
pembangunan titian (jembatan) kayuUlin.
Pada
tahun 2016 ini, seperti halnya di Desa Pagatan Besar oleh kelompok nelayan
Sinar Bintang telah merampungkan pembuatan jalan wisata dengan ukuran 2×110 m,
pembuatan titian kayuUlin 1,4×142 m, penanaman mangrove sebanyak 6.260 batang,
serta untuk melengkapi keberadaan lokasi wisata mangrove di Desa Pagatan Besar
di tambahkan gazebo sebanyak 2 unit. Sementara untuk lokasi wisata mangrove di
Desa Tabanio oleh kelompok nelayan Harapan Baru membuat jalan wisata 5×150 m,
penambahan gazebo 8 unit, dan pembuatan kios wisata sebanyak 2 unit 2 m x12 m.
Mustahdi
menambahkan, dalam turut serta memajukan wisata mangrove juga dengan melibatkan
dan membuka seluas-luasnya kepada SKPD lain, seperti contohnya untuk perlunya
tong sampah di lokasi wisata, maka bisa oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) yang
mengatasinya, termasuk dinas PU untuk bisa mengaspalkan lokasi parkir kendaraan
dan lain sebagainya oleh SKPD mana saja yang sekiranya bisa memposisikan diri
untuk ambil peran dalam turut memajukan wisata mangrove, ungkapnya.
Keberadaan
wisata mangrove ini kendati masih baru, cukup mendapat atensi dari bupati Tala
Bambang Alamsyah. Bupati bahkan turun langsung kelokasi dan meminta kepada
jajaranya bahwa keunggulan mangrove di Tanah Lauts udah harus di kenal oleh
orang luar, dan jangan hanya berkutat pada skop kabupaten saja.
Mangrove
tidak saja hanya menjadi wisata bagi keluarga, namun mangrove juga bisa menjadi
media edukasi bagi siswa-siswa tentang manfaat dan kegunaan mangrove tersebut,
demikian kata bupati Tala yang beberapa waktu lalu melakukan kunjungan kewisata
mangrove Desa Pagatan Besar.baz
Kecamatan takisung ditetapkan zona wisata Mangrove
Reviewed by Unknown
on
5:08 AM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
5:08 AM
Rating:



No comments: