Follow Us




Peresmian Pembangunan RSUD di Sarang Halang Ditandai Pemecahan Kendi

 

Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST secara simbolis meresmikan pembanguan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin yang berlokasi di Areal Perumahan Pelaihari City JL A.yani KM 68 Sarang Halang, Kelurahan Sarang Halang Kecamatan Pelaihari dengan melakukan pemecahan kendi, Rabu (16/11/2016). Rencananya RSUD akan nantinya akan dibangun hingga enam lantai yang berkapasitas sekitar 400 tempat tidur dengan 50 tempat tidur kelas VIP dan 5 tempat tidur kelas VVIP. Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST usai acara kepada Pelaihari Post , Rabu (16/11/2016), mengatakan pembangunan Rumah Sakit akan berjalan kurang lebih selama dua tahun. "Jadi bila mana ini sudah mulai beroperasi bisa menyerap 300 pegawai namun itu akan bertambah dan bertambah mengingat spesialis yang sudah di persiapkan memenuhi setandar Rumah Sakit Tipe B dan tentunya secara medik pastinya ada tambahan-tambahan dari kebutuhan-kebutuhan tenaga yang lain dari mulai catering,laundry dan lainya pastinya akan ada tambahan-tambahan," ujarnya. Menurut H Bambang Alamsyah ST, kedepanya bisa membantu Rumah sakit yang ada di Banjarmasin. "Jadi bisa di tampung ke tempat Rumah Sakit Hadji Boejasin dan ini merupakan salah satu proyek besar impianya masyarakat dan mudah-mudahan ke depanya ada yang lebih besar lagi menjadikan fasilitas umum yang bisa kita bangun dan ini salah satu kemajuan pilar penting kemajuan negara yaitu Fasilitas Kesehatan dan bagaimana ini akan menjadikan tawaran bagi Investor yang akan menanam kan ketempat kita secara medis kesehatan ini sudah kita persiapkan disamping hal utamanya yaitu untuk melayani Masyarakat. Dan pembangunan Rumah Sakit ini menggunakan Anggran APBD murni Kabupaten Tanah Laut sebesar Rp 30,5 Miliyar dengan multiyas dua tahun dan tahun ini kita persiapkan kurang lebih Rp 40 Miliyar tahun depan yang besar dan penyelesaian tahun 2018 awal. Kita berharap setelah selesai pembangunan ini bisa memberikan pelayanan kepada Masyarakat lebih baik dengan urusan kesehatan lebih mudah lebih murah dan lebih nyaman bisa melayani dengan baik karena ketika berencana mendirikan RS Handji Boejasin ini kita sudah menyekolahkan dr ,spesialis sehingga apabila tahun depan sudah mulai berdiri dan jalan dr spesialisnya sudah ada sehingga nanti dr spesialis ini bisa melayani masyarakat dengan baik," jelasnya. Ditempat yang sama dari pihak PT Parembe H Mawardi, Rabu (16/11/2016) mengatakan menghibahkan lahan miliknya seluas 10 Ha untuk lahan rumah sakit. "Lahan saya cukup besar dan untuk apa setelah saya kasih ke konsultan salah satunya ini harus Meksis Project yang mana sebenarnya Kabupaten Tanah Laut daerah kaya yang sayangnya minim dengan fasilitas dan di saat itu kita yang membangun Rumah Sakitnya itu tidak mungkin dan kebetulan saat itu Tanah Laut membutuhkan lahan untuk membangun Rumah Sakit dan saya hibahkan lahan saya seluas 10 Ha," Kata H Mawardi Menurut H Mawardi dengan adanya Rumah Sakit kawasan tersebut akan terasa hidup. "Seperti yang dilihat di maket ada rencana Mall ,Sekolah dan insidensial itulah yang disebut meksis Project.Untuk insidensial nya ada salah satu claster yang sudah dikerjakan dan kemungkinan diawal tahun 2018 sudah kita bangun Mall nya ,ada beberapa tenan yang sebagai investor ada yang sudah menyatakan surat minatnya seperti Hipermart,Hitmegaplak,panwood, optik melawai dan lainya dan saya rasa dengan ada nya tenan Nasional nantinya tenan lainya juga ikut.Dan pelaihari city terbagi dengan enam klaster dan pelaihari ini kota yang sangat potensi dan total luasan lahan ini ada sekitar 40,6 ha dan kita lepaskan 10 Ha untuk Rumah Sakit," pungkasnya. Asb. |Sumber:http://www.pelpost.com/Ls/Br/?s=5iwlB6c0
Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST secara simbolis meresmikan pembanguan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin yang berlokasi di Areal Perumahan Pelaihari City JL A.yani KM 68 Sarang Halang, Kelurahan Sarang Halang Kecamatan Pelaihari dengan melakukan pemecahan kendi, Rabu (16/11/2016). Rencananya RSUD akan nantinya akan dibangun hingga enam lantai yang berkapasitas sekitar 400 tempat tidur dengan 50 tempat tidur kelas VIP dan 5 tempat tidur kelas VVIP. Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST usai acara kepada Pelaihari Post , Rabu (16/11/2016), mengatakan pembangunan Rumah Sakit akan berjalan kurang lebih selama dua tahun. "Jadi bila mana ini sudah mulai beroperasi bisa menyerap 300 pegawai namun itu akan bertambah dan bertambah mengingat spesialis yang sudah di persiapkan memenuhi setandar Rumah Sakit Tipe B dan tentunya secara medik pastinya ada tambahan-tambahan dari kebutuhan-kebutuhan tenaga yang lain dari mulai catering,laundry dan lainya pastinya akan ada tambahan-tambahan," ujarnya. Menurut H Bambang Alamsyah ST, kedepanya bisa membantu Rumah sakit yang ada di Banjarmasin. "Jadi bisa di tampung ke tempat Rumah Sakit Hadji Boejasin dan ini merupakan salah satu proyek besar impianya masyarakat dan mudah-mudahan ke depanya ada yang lebih besar lagi menjadikan fasilitas umum yang bisa kita bangun dan ini salah satu kemajuan pilar penting kemajuan negara yaitu Fasilitas Kesehatan dan bagaimana ini akan menjadikan tawaran bagi Investor yang akan menanam kan ketempat kita secara medis kesehatan ini sudah kita persiapkan disamping hal utamanya yaitu untuk melayani Masyarakat. Dan pembangunan Rumah Sakit ini menggunakan Anggran APBD murni Kabupaten Tanah Laut sebesar Rp 30,5 Miliyar dengan multiyas dua tahun dan tahun ini kita persiapkan kurang lebih Rp 40 Miliyar tahun depan yang besar dan penyelesaian tahun 2018 awal. Kita berharap setelah selesai pembangunan ini bisa memberikan pelayanan kepada Masyarakat lebih baik dengan urusan kesehatan lebih mudah lebih murah dan lebih nyaman bisa melayani dengan baik karena ketika berencana mendirikan RS Handji Boejasin ini kita sudah menyekolahkan dr ,spesialis sehingga apabila tahun depan sudah mulai berdiri dan jalan dr spesialisnya sudah ada sehingga nanti dr spesialis ini bisa melayani masyarakat dengan baik," jelasnya. Ditempat yang sama dari pihak PT Parembe H Mawardi, Rabu (16/11/2016) mengatakan menghibahkan lahan miliknya seluas 10 Ha untuk lahan rumah sakit. "Lahan saya cukup besar dan untuk apa setelah saya kasih ke konsultan salah satunya ini harus Meksis Project yang mana sebenarnya Kabupaten Tanah Laut daerah kaya yang sayangnya minim dengan fasilitas dan di saat itu kita yang membangun Rumah Sakitnya itu tidak mungkin dan kebetulan saat itu Tanah Laut membutuhkan lahan untuk membangun Rumah Sakit dan saya hibahkan lahan saya seluas 10 Ha," Kata H Mawardi Menurut H Mawardi dengan adanya Rumah Sakit kawasan tersebut akan terasa hidup. "Seperti yang dilihat di maket ada rencana Mall ,Sekolah dan insidensial itulah yang disebut meksis Project.Untuk insidensial nya ada salah satu claster yang sudah dikerjakan dan kemungkinan diawal tahun 2018 sudah kita bangun Mall nya ,ada beberapa tenan yang sebagai investor ada yang sudah menyatakan surat minatnya seperti Hipermart,Hitmegaplak,panwood, optik melawai dan lainya dan saya rasa dengan ada nya tenan Nasional nantinya tenan lainya juga ikut.Dan pelaihari city terbagi dengan enam klaster dan pelaihari ini kota yang sangat potensi dan total luasan lahan ini ada sekitar 40,6 ha dan kita lepaskan 10 Ha untuk Rumah Sakit," pungkasnya. Asb. |Sumber:http://www.pelpost.com/Ls/Br/?s=5iwlB6c0
Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST secara simbolis meresmikan pembanguan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin yang berlokasi di Areal Perumahan Pelaihari City JL A.yani KM 68 Sarang Halang, Kelurahan Sarang Halang Kecamatan Pelaihari dengan melakukan pemecahan kendi
Rabu (16/11/2016). Rencananya RSUD akan nantinya akan dibangun hingga enam lantai yang berkapasitas sekitar 400 tempat tidur dengan 50 tempat tidur kelas VIP dan 5 tempat tidur kelas VVIP. Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST usai acara kepada Pelaihari Post , Rabu (16/11/2016), mengatakan pembangunan Rumah Sakit akan berjalan kurang lebih selama dua tahun. "Jadi bila mana ini sudah mulai beroperasi bisa menyerap 300 pegawai namun itu akan bertambah dan bertambah mengingat spesialis yang sudah di persiapkan memenuhi setandar Rumah Sakit Tipe B dan tentunya secara medik pastinya ada tambahan-tambahan dari kebutuhan-kebutuhan tenaga yang lain dari mulai catering,laundry dan lainya pastinya akan ada tambahan-tambahan," ujarnya. Menurut H Bambang Alamsyah ST, kedepanya bisa membantu Rumah sakit yang ada di Banjarmasin. "Jadi bisa di tampung ke tempat Rumah Sakit Hadji Boejasin dan ini merupakan salah satu proyek besar impianya masyarakat dan mudah-mudahan ke depanya ada yang lebih besar lagi menjadikan fasilitas umum yang bisa kita bangun dan ini salah satu kemajuan pilar penting kemajuan negara yaitu Fasilitas Kesehatan dan bagaimana ini akan menjadikan tawaran bagi Investor yang akan menanam kan ketempat kita secara medis kesehatan ini sudah kita persiapkan disamping hal utamanya yaitu untuk melayani Masyarakat. Dan pembangunan Rumah Sakit ini menggunakan Anggran APBD murni Kabupaten Tanah Laut sebesar Rp 30,5 Miliyar dengan multiyas dua tahun dan tahun ini kita persiapkan kurang lebih Rp 40 Miliyar tahun depan yang besar dan penyelesaian tahun 2018 awal. Kita berharap setelah selesai pembangunan ini bisa memberikan pelayanan kepada Masyarakat lebih baik dengan urusan kesehatan lebih mudah lebih murah dan lebih nyaman bisa melayani dengan baik karena ketika berencana mendirikan RS Handji Boejasin ini kita sudah menyekolahkan dr ,spesialis sehingga apabila tahun depan sudah mulai berdiri dan jalan dr spesialisnya sudah ada sehingga nanti dr spesialis ini bisa melayani masyarakat dengan baik," jelasnya. Ditempat yang sama dari pihak PT Parembe H Mawardi, Rabu (16/11/2016) mengatakan menghibahkan lahan miliknya seluas 10 Ha untuk lahan rumah sakit. "Lahan saya cukup besar dan untuk apa setelah saya kasih ke konsultan salah satunya ini harus Meksis Project yang mana sebenarnya Kabupaten Tanah Laut daerah kaya yang sayangnya minim dengan fasilitas dan di saat itu kita yang membangun Rumah Sakitnya itu tidak mungkin dan kebetulan saat itu Tanah Laut membutuhkan lahan untuk membangun Rumah Sakit dan saya hibahkan lahan saya seluas 10 Ha," Kata H Mawardi Menurut H Mawardi dengan adanya Rumah Sakit kawasan tersebut akan terasa hidup. "Seperti yang dilihat di maket ada rencana Mall ,Sekolah dan insidensial itulah yang disebut meksis Project.Untuk insidensial nya ada salah satu claster yang sudah dikerjakan dan kemungkinan diawal tahun 2018 sudah kita bangun Mall nya ,ada beberapa tenan yang sebagai investor ada yang sudah menyatakan surat minatnya seperti Hipermart,Hitmegaplak,panwood, optik melawai dan lainya dan saya rasa dengan ada nya tenan Nasional nantinya tenan lainya juga ikut.Dan pelaihari city terbagi dengan enam klaster dan pelaihari ini kota yang sangat potensi dan total luasan lahan ini ada sekitar 40,6 ha dan kita lepaskan 10 Ha untuk Rumah Sakit," pungkasnya. Asb.

 

Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST secara simbolis meresmikan pembanguan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin yang berlokasi di Areal Perumahan Pelaihari City JL A.yani KM 68 Sarang Halang, Kelurahan Sarang Halang Kecamatan Pelaihari dengan melakukan pemecahan kendi, Rabu (16/11/2016). Rencananya RSUD akan nantinya akan dibangun hingga enam lantai yang berkapasitas sekitar 400 tempat tidur dengan 50 tempat tidur kelas VIP dan 5 tempat tidur kelas VVIP. Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST usai acara kepada Pelaihari Post , Rabu (16/11/2016), mengatakan pembangunan Rumah Sakit akan berjalan kurang lebih selama dua tahun. "Jadi bila mana ini sudah mulai beroperasi bisa menyerap 300 pegawai namun itu akan bertambah dan bertambah mengingat spesialis yang sudah di persiapkan memenuhi setandar Rumah Sakit Tipe B dan tentunya secara medik pastinya ada tambahan-tambahan dari kebutuhan-kebutuhan tenaga yang lain dari mulai catering,laundry dan lainya pastinya akan ada tambahan-tambahan," ujarnya. Menurut H Bambang Alamsyah ST, kedepanya bisa membantu Rumah sakit yang ada di Banjarmasin. "Jadi bisa di tampung ke tempat Rumah Sakit Hadji Boejasin dan ini merupakan salah satu proyek besar impianya masyarakat dan mudah-mudahan ke depanya ada yang lebih besar lagi menjadikan fasilitas umum yang bisa kita bangun dan ini salah satu kemajuan pilar penting kemajuan negara yaitu Fasilitas Kesehatan dan bagaimana ini akan menjadikan tawaran bagi Investor yang akan menanam kan ketempat kita secara medis kesehatan ini sudah kita persiapkan disamping hal utamanya yaitu untuk melayani Masyarakat. Dan pembangunan Rumah Sakit ini menggunakan Anggran APBD murni Kabupaten Tanah Laut sebesar Rp 30,5 Miliyar dengan multiyas dua tahun dan tahun ini kita persiapkan kurang lebih Rp 40 Miliyar tahun depan yang besar dan penyelesaian tahun 2018 awal. Kita berharap setelah selesai pembangunan ini bisa memberikan pelayanan kepada Masyarakat lebih baik dengan urusan kesehatan lebih mudah lebih murah dan lebih nyaman bisa melayani dengan baik karena ketika berencana mendirikan RS Handji Boejasin ini kita sudah menyekolahkan dr ,spesialis sehingga apabila tahun depan sudah mulai berdiri dan jalan dr spesialisnya sudah ada sehingga nanti dr spesialis ini bisa melayani masyarakat dengan baik," jelasnya. Ditempat yang sama dari pihak PT Parembe H Mawardi, Rabu (16/11/2016) mengatakan menghibahkan lahan miliknya seluas 10 Ha untuk lahan rumah sakit. "Lahan saya cukup besar dan untuk apa setelah saya kasih ke konsultan salah satunya ini harus Meksis Project yang mana sebenarnya Kabupaten Tanah Laut daerah kaya yang sayangnya minim dengan fasilitas dan di saat itu kita yang membangun Rumah Sakitnya itu tidak mungkin dan kebetulan saat itu Tanah Laut membutuhkan lahan untuk membangun Rumah Sakit dan saya hibahkan lahan saya seluas 10 Ha," Kata H Mawardi Menurut H Mawardi dengan adanya Rumah Sakit kawasan tersebut akan terasa hidup. "Seperti yang dilihat di maket ada rencana Mall ,Sekolah dan insidensial itulah yang disebut meksis Project.Untuk insidensial nya ada salah satu claster yang sudah dikerjakan dan kemungkinan diawal tahun 2018 sudah kita bangun Mall nya ,ada beberapa tenan yang sebagai investor ada yang sudah menyatakan surat minatnya seperti Hipermart,Hitmegaplak,panwood, optik melawai dan lainya dan saya rasa dengan ada nya tenan Nasional nantinya tenan lainya juga ikut.Dan pelaihari city terbagi dengan enam klaster dan pelaihari ini kota yang sangat potensi dan total luasan lahan ini ada sekitar 40,6 ha dan kita lepaskan 10 Ha untuk Rumah Sakit," pungkasnya. Asb. |Sumber:http://www.pelpost.com/Ls/Br/?s=5iwlB6c0
Peresmian Pembangunan RSUD di Sarang Halang Ditandai Pemecahan Kendi Peresmian Pembangunan RSUD di Sarang Halang Ditandai Pemecahan Kendi Reviewed by Unknown on 9:18 AM Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.