Operator Web: Putri Dan Janet
·
Lestarikan
Olahraga Tradisional
·
Pawai IKBPA
Berjalan Meriah
·
Difasilitasi
BKLH, Hasan Terima Beasiswa Dari Arutmin
·
Konsep
Penempatan Pedagang Ditata
Lestarikan Olahraga Tradisional
PELAIHARI – Usai melaksanakan kegiatan olahraga
tradisional atau Tradisional Sport Festival 217, Dinas Pemuda dan Olahraga
Kabupaten Tanah Laut (Tala) melaksanakan malam ramah tamah sekaligus pembagian
hadiah kepada para pemenang di Balairung Tuntung Pandang Kota Pelaihari, Senin
malam (23/10).
Adapun
Tradisional Sport Festival yang memperebutkan hadiah total Rp 48 juta ini
meliputi lomba balogo, bagasing, panco, enggrang, kuntau, nakiak dan sumpit,
dengan jumlah peserta 2001 orang.
Turut hadir di
acara ini, Bupati Tala Bambang Alamsyah, perwakilan Forkopimda Tala, pimpinan
SOPD, dan para peserta lomba.
Dalam kesempatan
tersebut, Bambang memberikan campa atau alat pemukul logo secara gratis, namun
terlebih dahulu harus mampu menjawab kuis dengan pertanyaan yang dilontarkan.
Seperti nama pantai, gunung atau nama kecamatan di Tala.
Usai memberikan
kuis, Bambang mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tala agar bangga dengan
permainan tradisional seperti yang diperlombakan. “Permainan balogo Cuma ada di
Kalsel, ini yang harus menjadi kebanggaan,” ucapnya.
Olahraga
tradisional yang dimainkan ini, banyak mengandung filosofi. Seperti permainan
balogo, mata hati dan otak harus sinkron. Sebab, jika tidak dilakukan
kemungkinan besar akan gagal. Sehingga logo saat di pukul menggunakan campa
tidak tepat sasaran logo lawan.
Tidak itu saja,
lomba enggrang juga membutuhkan konsentrasi penuh untuk menjaga keseimbangan
diri.
Untuk itu, semua
pihak terus menjaga tradisi dan mempertahankan permainan tradisional yang
dimiliki. Sehingga kemajuan yang ada tidak melupakan jati diri daerah itu
sendiri.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Pawai IKBPA Berjalan Meriah
PELAIHARI – Ikatan Keluarga Besar Pesantren Al
Falah (IKBPA) Kabupaten Tala menggelar pawai warna – warni Muharam 5 di Islamic
Center Al Manar Kota Pelaihari, akhir pekan tadi.
Ada 63 sekolah dan
TPA se Kabupaten Tala dengan total peserta 2559 orang, mengikuti pawai warna –
warni ini. Turut hadir juga Asisten III Bidang Administrasi Umum Nurtumai Irian
Bari, dan pihak IKPBA Kabupaten Tala.
Nurtumai Irian
Bahri merasa bangga dengan kegiatan pawai taaruf ini, karena merupakan salah
satu usaha menumbuhkembangkan nilai – nilai keagamaan generasi muda sejak dini,
agar lebih mencintai islam serta dapat tercipta kehidupan yang harmonis,
kepedulian dan rasa solidaritas.
Tak lupa juga,
dirinya mengajak untuk sama – sama berdoa agar Tala selalu dalam lindungan dan
mendapat keberkahan dan bisa menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera dan
religius.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Difasilitasi BKLH, Hasan Terima Beasiswa Arutmin
Sebagai wujud
untuk memberikan suport kepada M.Wildy Lufhi Hasan Mulyadi atau yang kerap di
sapa Hasan, siswa yang duduk di kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2
Tala, kelahiran Pelaihari, 8 Agustus 2006 yang sudah membawa nama harum
Kabupaten Tanah Laut bahkan Kalsel beberapa kali di ajang dai cilik tingkat
nasional, Selasa (24/10) kemarin, yang di fasilitasi LSM BKLH Tala yang perduli
dengan prestasi Hasan, maka Hasan pun mendapatkan beasiswa dari PT. Arutmin
Indonesia Mine Asma-Asam Kecamatan Jorong. Bersama kedua orang tuanya Mulyadi
dan Laila Alfisah, Hasan pun begitu senang mendapatkan beasiswa dari perusahaan
tambang batubara tersebut.
Penyerahan
beasiswa dari PT. Arutmin Indonesia kepada Hasan di serahkan langsung oleh
M.Amin selaku Comunity Development Officer (CDO) PT. Arutmin Indonesia Mine
Asam-Asam yang turut di saksikan kedua orang tua Hasan dan karyawan perusahaan.
Amin mengatakan,
program pemberian bantuan beasiswa ini sudah merupakan program perusahaan, dan
yang baru-baru tadi kepada 130 siswa SD, SMP dan SMA di 8 desa sekitar wilayah
tambang.
“di bidang CSR
ada beberapa bidang seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, infranstruktur dan
seni budaya, dan di akhir tahun ini sudah perencanaan program kembali. Untuk
Hasan sendiri di beri support karena berprestasi dan Hasan merupakan salah satu
aset Kabupaten Tanah Laut yang patut di dukung dan di bina sebagai generasi
penerus,”terang Amin.
Sementara itu
direktur BKLH Tala yang juga ketua Fatayat provinsi Kalsel Marlina,Sag
bersyukur karena PT. Arutmin Indonesia tambang Asam-Asam yang sudah perduli
kepada Hasan hafiz Indonesia dengan memberikan beasiswa sekolahnya.
“Berharap juga
jangan hanya Arutmin yang membantu, akan tetapi juga ada perhatian dari pihak
lain, karena Hasan sudah beberapa kali mengharumkan nama Tala maupun Kalsel di
kancah nasional. Di bidang keagamaan pun patut di beri bonus atau perhatian
yang besar pula, terlebih dengan usia Hasan yang masih dini ini, maka akhlak
generasi penerus Kabupaten Tanah Laut patut di bentengi dengan akhlak yang kuat
seiring dengan motto dari Tala yang maju berlandaskan nilai-nilai agama,”ungkap
Marliana.
Hasan masih
harus konsentrasi penuh di bulan depan, pasalnya ia dari tanggal 7 sampai 11
November 2017 harus mengikuti Internasioanl Shariah Economic Festival (ISEF) di
kota Surabaya, Jawa Timur, dan Hasan sendiri mewakili kawasan timur Indonesia.
Rabu,
25 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Konsep Penempatan Pedagang Ditata
Kini keberadaan
taman Kijang Kencana yang berada di jalan Pancasila atau tepat berada di depan
rumah dinas bupati Tala tengah di renovasi sedemikian rupa agar terlihat
menarik, cantik dan indah.
Di kawasan taman
tersebut memang menjadi tempatnya sejumlah pedagang makanan dan minuman, dan
konsep kedepannya setelah renovasi taman yang menelan anggaran Rp 1.615.600.000
dari APBN Tahun 2017 itu selesai, maka semua pedagang yang ada di tempatkan
atau di tata pada satu titik khusus di bagian belakang taman, serta tidak di
perkenankan lagi berjualan di sisi kanan atau kiri dari taman.
Arif, Kepala
Bidang (Kabid) Tala Kota pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan
Lingkungan Hidup (DPRKPH), Selasa (24/10) kemarin mengatakan, konsep kedepan
dan yang sekarang tengah di kerjakan renovasi fokusnya memang untuk Ruang
Terbuka Hijau (RTH), atau ruang public, makanya di desain terbuka dan
sedemikian rupa agar masyarakat bisa menggunakan untuk bersantai bersama
keluarga d RTH.
Sementara menyangkut pedagang yang ada di
lokasi taman itu terang Arif, waktu awal pelaksanaan pekerjaan renovasi sudah
sepakat.
“sudah 3 kali
melakukan rapat dengan pedagang dan penanggung jawab pengelola pedangan di
sana, dan yang terdata pedagang sebanyak 30 orang. Mereka di olahkan tempatnya
tersendiri, di desain sedemikain rupa agar tertata rapi dan penempatannya di
bagian belakang dari taman, sehingga tidak tekesan kumuh,” jelasnya.
Keberadaan taman
Kijang Kencana memang menjadi tujuan alternatif warga Pelaihari. Tidak semata
hanya warga lokal, di taman itu sendiri selalu menjadi persinggahan di saat
orang telah melakukan kunjungan ke objek wisata pantai untuk makan atau sekedar
minum.
Menu sajian makanan yang di suguhkan pun
beragam, sebut saja mulai dari Nasi Sop, Nasi Soto, Rawon, Gado-Gado, dan untuk
minum pun juice buah pun beraneka macam pula. Dengan harga standar untuk
menyenangkan perut tidak salah jika taman Kijang Kencana Tempatnya.
Rabu,
25 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Info Tala Rabu, 25 Oktober 2017
Reviewed by Unknown
on
7:37 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
7:37 PM
Rating:



No comments: