Follow Us




Info Tala Jum'at, 24 November 2017


Operator Web: Putri Dan Janet

·        Sukamta Terima Alumni Award
·        Gelar Syukuran Hari Guru
·        NU Gelar Bahtsul Masail
·        Pria ABG Kepergok Curi Isi Celengan Mesjid
·        Sang Ayah Ditemukan Tak bernyawa Disarang Burung Walet
·        Pers Sempat Dilarang Liput Hitung Ulang
·        Tergerus Arus Sungai, Oprit Menjadi Berlobang


Sukamta Terima Alumni Award

PELAIHARI – Wakil Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta mendapat penghargaan dari STIA Bina Banua Banjarmasin, sebagai alumni berprestasi. Penghargaan diserahkan Katua Yayasan Bina Banua H Gerilyansyah Basrindu, Rabu (22/11).
Sukamta merupakan alumni tahun 2015 STIA Bina Banua jurusan manajemen pembangunan. Pihak kampus menilai, Sukamta merupakan alumni yang menjadi Wakil Bupati Tala memiliki terobosan yang sangat tepat untuk kesejahteraan rakyat.
Sukamta saat ditemui merasa kaget dan tidak percaya atas penghargaan yang diberikan ini. Tentu, penghargaan ini menjadi tantangan terberat dirinya sebagai alumni.
Atas penghargaan ini, ia berharap dapat menginspirasi para alumni maupun wisudawan untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Pemberian penghargaan diharapkan juga diberikan kepada alumni lain yang telah menjaga marwah almameter, dengan meningkatkan kinerja, inovasi dan prestasi sebagai pertanggungjawaban terhadap gelar yang disandang.

Sumber : Radar Banjarmasin

Gelar Syukuran Hari Guru

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut ( Tala) Bambang Alamsyah menghadiri syukuran Hari Guru Nasional ke 72, sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Taman Bunga Mesya Gunung Makmur, Kuala Tambangan, kecamatan Takisung, Kamis (23/11).
Kegiatan yang bertema membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter ini, juga dihadiri Camat Takisung Adi Wibowo, Ketua PKK Tala Arry Suryandini Bambang Alamsyah, Forkopimcam Takisung, Kepala UPT Pendidikan Takisung Sarindi, ketua PGRI Takisung Suharto serta para guru di kecamatan ini.
Suharto mengatakan, perayaan hari guru di kecamatan Takisung dimulai dengan beberapa kegiatan, yaitu pelaksanaan pelatihan perwasitan untuk guru olahraga dari tanggal 16-18 November 2017, kemudian senam bersama semua guru beserta siswa dan pentas seni untuk guru dan siswa.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan penyerahan cendramata oleh Bambang Alamsyah kepada para guru yang telah purna bakti.
Bambang menyampaikan terima kasih kepada para guru yang telah mendidik generasi penerus bangsa. Ia berharap para guru fokus memperbaiki serta membangun apa yang menjadi keperluan masyarakat.

Sumber : Radar Banjarmasin

NU Gelar Bahtsul Masail

PELAIHARI – Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Kabupaten Tanah Laut (Tala) melaksanakan bahtsul masail (pembahasan masalah), sekaligus pengukuhan pengurus lembaga dan badan otonom NU di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Rabu (22/11).
Bahtsul masail yang digelar mengusung tema hidupkan kembali tradisi intelektual dalam membimbing dan memandu kehidupan masyarakat Tala.
Untuk pengukuhan pengurus lembaga dan badan otonom NU, diantaranya Lembaga Perekonomian NU (LPNU), Lembaga Maarif NU, Lemabaga Dakwah NU (LDNU), dan Persatuan Guru NU (PGNU). Pengukuhan dilakukan oleh Asisten I Pemkab Tala Bambang Kasudarisman.
Acara ini dihadiri perwakilan Forkopimda Tala, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Pelaihari Rusbandi, Ketua NU Tala Hasan Basri, dan Ketua MUI Tala KH Syahrani.
Bambang Kasudarisman mengatakan, bahtsul masail diharapkan mampu menjadi wadah dan mengembangkan dakwah serta syiar ilham secara luas. Sehingga memberikan konstribusi besar dalam pembangunan sikap mental masyarakat yang lebih agamis.

Sumber : Radar Banjarmasin

Pria ABG Kepergok Curi Isi Celengan Mesjid

Aksinya yang hendak mengambil uang di dalam celengan mesjid Jami At Taqwa yang berada di jalan A.Yani Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar, kepergok penjual pentol yang berjualan di tempar parkir sepeda motor, Kamis (23/11) kemarin sekitar pukul 09.00 wita.
AD (17) warga trans Telaga Kecamatan Pelaihari ini tak bisa berkutik lagi manakala ia hendak mengambil uang yang ada dalam celengan mesjid yang terbuat dari besi itu kepergok.
Celengan mesjid yang menempel di dalam ruangan mesjid dan berada di dinding dekat pintu, memang oleh pihak pengurus mesjid di pasang menempel alias tidak bisa di pindah-pindahkan.
Cara pelaku untuk mengambil uang yang ada dalam celengan tersebut dengan cara menggunakan bilah sapu lidi, yang ujungnya di beri lem perekat. Kemudian melalui lubang untuk memasukan uang itulah pelaku berusaha menempelkan lem yang ada di ujung lidi ke uang kertas. Hasilnya pelaku dapat mengambil uang kertas pecahan Rp 2.000 sebanyak 2 lembar. Namun aksinya di pergoki salah seorang penjual pentol.
Merasa ketahuan, pelaku mencoba untuk melarikan diri, namun sayang penjual pentol tersebut dari awal sudah curiga dengan ulah pelaku sehingga terlebih dahulu menghubungi pengelola mesjid. Beberapa pengurus mesjid akhirnya datang ke mesjid dengan beberapa warga setempat.
Mungkin namanya maling, maka emosi warga pun sempat memuncak hingga pelaku sempat mendapat bogem mentah dari warga, namun oleh warga segera menyerahkan ke Polsek Batu Ampar.
M.Soleh salah seorang pengurus mesjid mengatakan kalau di mesjid ini memang sudah sering kali pencurian uang celengan terjadi. Celengan lainnya ada di tempatkan di dekat tempat wudu, itupun dulu pernah di curi namun pelakunya menggunakan mobil, sehingga celengan sengaja di tutupi mobil dan oleh penumpang yang lain beraksi membongkar celengan.
“seminggu sekali celengan di buka, untuk celengan yang ada di dekat tempat wudu isinya memang agak besar yakni antara Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu, sementara untuk celengan yang ada di dalam mesjid rata-rata hanya sebesar Rp 100 ribu,” jelas Soleh.
Ia menambahkan, pintu mesjid sendiri kalau siang hari tidak pernah di kunci, maklum namanya mesjid di pinggir jalan siapa tahu ada yang ingin solat juhur atau ashar, hanya saja jika malam selepas solat isya pintu mesjid di kunci.
Pencurian isi celengan mesjid ini sendiri selanjutnya di tangani pihak Polsek Batu Ampar.
Kapolsek Batu Ampar Iptu Darso di konfirmasi membenarkan, namun atas persoalan ini sudah dilakukan mediasi antara pengurus mesjid.
“semua di selesaikan secara musyawarah antara pengurus mesjid dengan ustaz Muhdi, disamping itu kerugian juga segitu, kemudian dengan alasan pelaku masih di bawah umur,” jelas Kapolsek Batu Ampar.

Jum’at, 24 Nov 2017

Sang Ayah Ditemukan Tak bernyawa Disarang Burung Walet

Munawar (50) tahun warga dari Kandangan yang bekerja menjaga sarang burung walet di Desa Kebun Raya Kecamatan Kintap selama kurang lebih 3 bulan, Kamis (23/11) kemarin di temukan tewas di dalam ruang sarang burung walet tempat ia menjaga tempat tersebut.
Informasi di himpun menyebutkan, penemuan mayat di sarang burung walet tersebut, di ketahui saat ada salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari sarang burung walet tersebut hendak menjenguk Munawar sekitar pukul 06.00 wita, namun sontak kaget manakala melihat Munawar sudah dalam posisi telentang di lantai dasar tidak bernyawa lagi, dan langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Kintap. Beberapa warga setempat pun juga melihat lebih dekat setelah mendapat laporan ada penemuan mayat di sarang burung walet.
Pihak Polsek Kintap segera turun ke TKP untuk mengevakuasi korban, dan memasang police line di lokasi kejadian. Evakuasi jasad Munawar oleh Polisi di bantu warga setempat dan selanjutnya di bawa ke rumah sakit H. Boejasin Pelaihari guna dilakukan visum.
Agus, anak Munawar yang saat itu tengah berada di Tanjung, Kabupaten Tabalong mendapat kabar dari warga setempat yang dekat dengan tempat sarang burung walet langsung meluncur ke Kecamatan Kintap.
Sekitar pukul 20.00 wita, jasad Munawar pun tiba di kamar mayat RSU H.Boejasin, lantaran jarak yang cukup jauh dari Kecamatan Kintap menuju RSU H.Boejasin.
Agus di teras kamar mayat RSU H. Boejasin sambil ngobrol dengan beberapa awak media menuturkan, memang ayahnya baru saja bekerja sebagai penjaga sarang burung walet dan tanpa ada tidak teman lainnya untuk menjaga sarang burung walet tersebut.
“tidak ada tanda-tanda kalau sakit,” kata Agus singkat sambil menundukan kepalanya.
Agus pun meminta, pada malam itu juga jasad ayah kandungnya akan di bawa ke Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), karena di sana banyak sanak keluarganya, dan menolak untuk dilakukan otopsi pada ayahnya.
Sementara itu, menurut keterangan Anisa selaku dokter UGD RSU H. Boejasin usai melakukan visum kepada jasad Munawar saat di konfirmasi mengatakan, memang ada di temukan luka memar di bagian dada dan luka robek di kepala yang kemungkinan di duga akibat terkena benda tumpul dan keras, atau kemungkinan jatuh dari ketinggian, dan luka-luka tersebut di perkirakan terjadi hanya dalam hitungan jam saja, aka tetapi untuk memastikan apakah ada tindakan kekerasan hal itu kewenangan pihak Kepolisian.
Proses visum sendiri turut di saksikan unit Inafis Polres Tala, serta perwakilan dari Polsek Kintap.  

Jum’at, 24 Nov 2017


Pers Sempat Dilarang Liput Hitung Ulang

Awak media baik cetak maupun eletronik yang ngepos di Kabupaten Tanah Laut sempat dilarang melakukan pengambilan gambar proses perhitungan ulang Pilkades yang di laksanakan di gedung Tala futsal yang berada di dalam kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Permai, Kamis (23/11) kemarin.
Dalam proses perhitungan ulang pilkades kepada 17 desa tersebut mendapat pengamanan ekstra dari Polres Tanah Laut, karena di tetapkan 3 ring pengamanan.
Wartawan senior Zulkifli Yunus dari MNC grup pun mengutarakan kekecewaannya karena tidak di perkenankan melakukan pengambilan gambar di dalam gedung futsal yang tengah dilakukan perhitungan suara.
“sebagai awak media juga kebingungan, ketika sampai di depan gedung futsal tiba-tiba dari petugas mengatakan bahwa atas permintaan panitia hanya boleh mengambil gambar di luar ring 1, katanya akan ada release, release yang bagaimana maksudnya, karena sepengetahuan bahwa di dalam gedung tidak ada orang dari Humas Setda yang membawa camera video, tapi yang ada cuma kamera untuk foto,” keluh Zulkifli Yunus.
Ia menambahkan, memang sempat sampai di depan ring 1, namun saat hendak mengeluarkan kamera dari dalam tas, maka oleh petugas di minta keluar atas perintah dari panitia dari kabupaten, dan hanya boleh ambil gambar di luar ring 1. Sebagai seorang jurnalis tidak pernah mengalami hal demikian, di KPU saja ketika penghitungan suara semua awak media di undang, sementara yang ini hanya hitung ulang pemilihan kepala desa saja yang bermasalah, ada apa gerangan sampai awak media di batasi melakukan pengambilan gambar.
Atas kondisi demikian, ketika di konfirmasi ke Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto pun melemparkan kewenangan kepada panitia kabupaten, karena kepolisian hanya sebatas pengamanan.
Langkah konfirmasi kembali di lakukan kepada kepala M. Hanil kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, namun hal serupa juga sama, lagi-lagi melimpahkan hal itu ke panitia pelaksana.
Kekecewaan awak media pun semakin bertambah, karena terkesan saling lempar kewenangan.
Namun, setelah di tunggu-tunggu beberapa lama, akhirnya awak media di perbolehkan mengambil gambar proses perhitungan ulang di dalam gedung futsal, setelah Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto memperkenankan awak media mengambil gambar dan di beri waktu selama 15 menit.
Awak media sedikit merasa lega dengan waktu yang di berikan mengambil gambar. Beberapa awak media pun dapat masuk gedung yakni Banjarmasin Post, Barito Post, MNC, TVRI Kalsel, Duta TVdan Metro TV.
sementara itu Sekda Tala Drs.Syahrian Nurdin dalam komentarnya mengatakan, yang jelas untuk keamanan sepenuhnya di serahkan ke Polres Tala, jadi terkait dengan pertimbangan keamanan situasi dan kondisi.
“Alhamdulillah pada akhirnya awak media bisa di perkenankan melakukan pengambilan gambar,” kata Sekda pula.
Proses perhitungan ulang pasca pilkades secara serentak kepada 17 desa dapat berjalan dengan lancar.
Polres Tala juga mendapat back upu dari 30 personil dari Brimob Polda Kalsel.
Dalam perhitungan ulang tersebut terdapat panitia pemilihan di masing-masing desa, para saksi dan calon sendiri menyaksikan langsung.
Setiap orang yang hendak masuk ring 1 juga mendapat pemeriksaan dari anggota Polres Tala yang menggunakan metal detector. Korek api gas di larang di bawa masuk, termasuk HP harus di matikan. Dalam proses penghitungan ulang juga mendapat pengamanan dari Brimob Polda Kalsel yang di lengkapi persenjataan, berikut 1 unit mobil water canyon milik Polres Tala dan 1 unit mobil pemadam kebakaran di siagakan di sekitar lokasi.

Jum’at, 24 Nov 2017

Tergerus Arus Sungai, Oprit Menjadi Berlobang

Sebuah jembatan box curvet yang terletak di dekat kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala jalan Datu Insad terlihat bolong di bagian opritnya. Di duga lantaran tergerus arus sungai setempat saat hujan deras, sehingga oprit jembatan yang di uruk dengan tanah merah itu pun ikut amblas, sehingga meninggalkan lubang menganga selebar kurang lebih 1 meter, dan dengan kedalaman 1,5 meter.
Memang tidak membahayakan bagi pengguna jalan, karena posisi oprit yang runtuh itu berada agak jauh dari badan jalan raya, namun demikian sewaktu-waktu dapat menjadi masalah baru jika ada pengguna jalan yang terperosok ke dalam lubang, karena di jalur tersebut merupakan jalur yang kerap di gunakan anak sekolah, para pegawai negeri menuju ke kantor, serta masyarakat.
Jembatan tersebut semula masih menggunakan rangka kayu Ulin, namun oleh Dinas PU di rubah menjadi box curvet atau jembatan beton, dan di bangun pada tahun 2013 lalu.
Atas kondisi runtuhnya oprit jembatan, Kepala Bidang Bina Marga Myrza Fazrina,ST di konfirmasi, Kamis (23/11) kemarin mengatakan, kerusakan jembatan dalam waktu dekat segera di perbaiki, karena memang ada pemeliharaan jembatan.
“ada pemeliharaan rutin bagi semua jembatan di Kabupaten Tanah Laut yang rusak mendadak, dan sekarang masih di hitung berapa anggaran untuk perbaikan,” jelasnya.
Di sekitar jembatan sendiri turut di bangun oleh Dinas PU drainase yang menuju ke areal persawahan, sehingga kebutuhan akan air bagi lahan pertanian dapat berjalan dengan lancar.
Warga menaruh besar agar segera di lakukan perbaikan, dan janji dari dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan juga tidak butuh waktu yang lama.

Jum’at, 24 Nov 2017


Info Tala Jum'at, 24 November 2017 Info Tala Jum'at, 24 November 2017 Reviewed by Unknown on 8:01 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.