Follow Us




Info Tala jum'at 10 agustus 2018

                                         
                               Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto

  • ·         KABUPATEN GUNUNG MAS BELAJAR KE TALA
  • ·         PUSKESMAS GELAR SOSIALISASI GERMAS
  • ·         MAHASISWA KKN BUAT TPS DI TABANIO 




KABUPATEN GUNUNG MAS BELAJAR KE TALA
               INFO TALA – KabupatenTanah Laut  ( Tala ) kembali menjadi kerja ( Kunker ) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ), dan kini giliran Komisi I DPRD Gunung mas Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu ( 8/8 ). Ketua Komisi 1 DPRD Gunung Mas Helfit Tiong bersama rombongan disambut oleh Asisten II Pemkab Tal;a Nor Hidayat dan para SOPD.
                Dalam penjelasan Helfit, kedatangannya ini bermaksud ingin belajar terkait berbagai persoalan yang dihadapi oleh Daerah yang berada di Uatra Provinsi Kalteng, seperti persoalan Wisata, pertanian dan peternakan. Tidak itu saja, pihaknya juga ingin mengetahui cara melakukan dan penggunaan dan      Baznas yang ada di Kabupaten Tala ini. “ Kami ingin banyak belajar disini,” ungkapnya. Gayung bersambut pun disampaikan oleh Nor Hidayat, jika pihaknya mewakili pemerintahan Kabupaten Tala sangat senag sekali, Kabupaten Tala menajdi temapt kunker dari Kabupaten Gunung mas ini. “ Kita di sini saling bertukar pikiran dan belajar,”tuturnya 
                 Untuk itu, melaui kunker ini, pihaknya berharap, kedua Daerah ini dapat saling bertukar informasi, sehingg memberikan manfaat bagi daerah masing – masing. Dan jika ada kekurangan yang dialami masing – masing dapat saling mengisi ( ard / yn / bin )


PUSKESMAS GELAR SOSIALISAI GERMAS 
                  INFO TALA – Tim dari Pusat Kesehatan Masyarakat ( puskesmas ) Kecematan Pelaihari mengadakan kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS ) di aula Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut ( MAN ICT ), Rabu ( 8/8 ). Kegiatan ini di ikuti oleh para siswa Kelas XI ( sebelas ) dan selaku penyeluruh dari Kepala Puskesmas Kecamtan Pelaihari dr Nelly Meiliana M. Diketahui, Germas adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama – sama oleh seluruh komponen bangsa denagn kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. “ menanamkan sejak dini perilaku hidup sehat merupakan upaya preventif mencegah persebaran penyakit,” jelas Nelly.
                    Pihaknya menambahkan, Germas dapat dilakukan dengan cara melakukan  aktifitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan toilet atau kamar mandi yang bersih.        “ Tiga  kegiatan tersebut dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga, dilakukan saat ini juga, dan tidak membutuhkan biaya yang besar,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala MAN ICT Kalimantan Selatan Hilal Najmi mengungkapkan ucapan terimakasih Kepada Tim dari Puskesmas Pelaihari, kerna telah bersedia meluangkan waktu dan mengadakan sosialisasi di MAN ICT yang berisi informasi yang sangat bermanfaat tentang Germas tersebut. ( ard / yn / bin ).

MAHASISWA KKN BUAT TPS DI TABANIO
                  INFO TALA – Kini sampah di desa Tabanio Kecamatan Takisung dikelola dengan baik melalui kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) fakultas MIPA Uni versitas Lmabung Mangkurat (ULM), dengan membuat tempat pembuangan sampah (TPS) terpadu.Terbukti, kegiatan KKN ini membuat TPS untuk percontohan di RT 1 Dusun 1 Desa Tabanio ukuran 4x2 meter  dan tinggi 1,5 meter yang terletak diatas lahan hibah dari Arbaniah. Salah satu Mahasiswa KKN Adriana Haryanto menjelaskan, dirinya melakukan ini lantaran di Desa Tabanio tidak terdapat wadah atau tempat penampungan sampah untuk satu RT hingga desa. Sehingga, masyarakat lebih cenderung memilih membuang ke sungai, semak – semak, hingga membakar.
                  Hal ini disebabkan, karena tidak adanya fasilitas untuk menampung sampah di desa tersebut. Dan jika ngin membuang sampah ke tempat yang benar, masyarakat harus pergi ke kecamatan dulu dengan jarak tempuh kurang llebih 30 menit dengan jalan yang tidak mulus.         “Penumpukan sampah di area sungai dan semak – semak belukah akan menyebabkan berbagai ancaman penyakit,” jelasnya.                                                                                                                        Tentu dengan memiliki TPS sekaranag ini masyarakat setempat dapat membuang sampah dengan benar, dan ini juga memudahkan pihak pihak pengangkut truk sampah untuk memungut sampah, karena sebelumnya pihak pengangkut sampah tersebut mengambil satu persatu sampah warga di depan rumah.  .                                                                                                     “Sanagat banyak waktu yang diperlukan dengan memungut sampah setiap depan rumah, terlebih di angkut seminggu sekali,” ungkapnya.
                  Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Plt Kepal Desa Tabanio Ahda Ahtabany, karena pembuatan TPS oleh mahasiswa KKN dapat melatih warga membuang sampah ketempatnya, seiring pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran pembuatan TPS permanen pada tahun 2019 nanti. Pihaknya,juga berterima kasih, selain pembuatan TPS untuk Desa Tabanio, mahasiswa KKN FMIPA ULM juga banyak mengadakan kegiatan yang bermanfaat untuk warga, beberapa diantaranya adalah cek kesehatan gratis, sekaligus konseling terapi nonfarmakologi untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya hidup sehat, sosialisasi dan demo pembuatan pupuk dari bahan alam, sosialisasi dan demo pembuatan jamu instan dan pupur basah. (ard/yn/bin)


Info Tala jum'at 10 agustus 2018 Info Tala jum'at 10 agustus 2018 Reviewed by Unknown on 7:47 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.