Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
- · KABUPATEN GUNUNG MAS BELAJAR KE TALA
- · PUSKESMAS GELAR SOSIALISASI GERMAS
- · MAHASISWA KKN BUAT TPS DI TABANIO
KABUPATEN GUNUNG MAS
BELAJAR KE TALA
INFO TALA – KabupatenTanah Laut
( Tala ) kembali menjadi kerja ( Kunker ) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
( DPRD ), dan kini giliran Komisi I DPRD Gunung mas Provinsi Kalimantan Tengah,
Rabu ( 8/8 ). Ketua Komisi 1 DPRD Gunung Mas Helfit Tiong bersama rombongan
disambut oleh Asisten II Pemkab Tal;a Nor Hidayat dan para SOPD.
Dalam
penjelasan Helfit, kedatangannya ini bermaksud ingin belajar terkait berbagai
persoalan yang dihadapi oleh Daerah yang berada di Uatra Provinsi Kalteng,
seperti persoalan Wisata, pertanian dan peternakan. Tidak itu saja, pihaknya juga
ingin mengetahui cara melakukan dan penggunaan dan Baznas yang ada di Kabupaten
Tala ini. “ Kami ingin banyak belajar disini,” ungkapnya. Gayung bersambut pun
disampaikan oleh Nor Hidayat, jika pihaknya mewakili pemerintahan Kabupaten
Tala sangat senag sekali, Kabupaten Tala menajdi temapt kunker dari Kabupaten
Gunung mas ini. “ Kita di sini saling bertukar pikiran dan belajar,”tuturnya
Untuk itu, melaui kunker ini,
pihaknya berharap, kedua Daerah ini dapat saling bertukar informasi, sehingg
memberikan manfaat bagi daerah masing – masing. Dan jika ada kekurangan yang
dialami masing – masing dapat saling mengisi ( ard / yn / bin )
PUSKESMAS GELAR
SOSIALISAI GERMAS
INFO TALA – Tim dari
Pusat Kesehatan Masyarakat ( puskesmas ) Kecematan Pelaihari mengadakan
kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( GERMAS ) di aula Madrasah
Aliyah Negeri Insan Cendekia Tanah Laut ( MAN ICT ), Rabu ( 8/8 ). Kegiatan ini
di ikuti oleh para siswa Kelas XI ( sebelas ) dan selaku penyeluruh dari Kepala
Puskesmas Kecamtan Pelaihari dr Nelly Meiliana M. Diketahui, Germas adalah
suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama – sama oleh
seluruh komponen bangsa denagn kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku
sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. “ menanamkan sejak dini perilaku hidup
sehat merupakan upaya preventif mencegah persebaran penyakit,” jelas Nelly.
Pihaknya menambahkan, Germas dapat dilakukan dengan cara melakukan aktifitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah,
tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin,
membersihkan lingkungan, dan menggunakan toilet atau kamar mandi yang bersih. “
Tiga kegiatan tersebut dapat dimulai
dari diri sendiri dan keluarga, dilakukan saat ini juga, dan tidak membutuhkan
biaya yang besar,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala MAN ICT Kalimantan Selatan
Hilal Najmi mengungkapkan ucapan terimakasih Kepada Tim dari Puskesmas
Pelaihari, kerna telah bersedia meluangkan waktu dan mengadakan sosialisasi di
MAN ICT yang berisi informasi yang sangat bermanfaat tentang Germas tersebut. (
ard / yn / bin ).
MAHASISWA KKN BUAT
TPS DI TABANIO
INFO TALA – Kini sampah di desa Tabanio Kecamatan Takisung dikelola
dengan baik melalui kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) fakultas MIPA Uni
versitas Lmabung Mangkurat (ULM), dengan membuat tempat pembuangan sampah (TPS)
terpadu.Terbukti, kegiatan KKN ini membuat TPS untuk percontohan di RT 1 Dusun
1 Desa Tabanio ukuran 4x2 meter dan
tinggi 1,5 meter yang terletak diatas lahan hibah dari Arbaniah. Salah satu
Mahasiswa KKN Adriana Haryanto menjelaskan, dirinya melakukan ini lantaran di
Desa Tabanio tidak terdapat wadah atau tempat penampungan sampah untuk satu RT
hingga desa. Sehingga, masyarakat lebih cenderung memilih membuang ke sungai,
semak – semak, hingga membakar.
Hal ini disebabkan, karena tidak adanya
fasilitas untuk menampung sampah di desa tersebut. Dan jika ngin membuang sampah
ke tempat yang benar, masyarakat harus pergi ke kecamatan dulu dengan jarak
tempuh kurang llebih 30 menit dengan jalan yang tidak mulus. “Penumpukan sampah di area sungai dan
semak – semak belukah akan menyebabkan berbagai ancaman penyakit,”
jelasnya.
Tentu
dengan memiliki TPS sekaranag ini masyarakat setempat dapat membuang sampah dengan
benar, dan ini juga memudahkan pihak pihak pengangkut truk sampah untuk
memungut sampah, karena sebelumnya pihak pengangkut sampah tersebut mengambil
satu persatu sampah warga di depan rumah. . “Sanagat banyak waktu
yang diperlukan dengan memungut sampah setiap depan rumah, terlebih di angkut
seminggu sekali,” ungkapnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Plt Kepal
Desa Tabanio Ahda Ahtabany, karena pembuatan TPS oleh mahasiswa KKN dapat
melatih warga membuang sampah ketempatnya, seiring pemerintah daerah sudah
menyiapkan anggaran pembuatan TPS permanen pada tahun 2019 nanti. Pihaknya,juga
berterima kasih, selain pembuatan TPS untuk Desa Tabanio, mahasiswa KKN FMIPA ULM
juga banyak mengadakan kegiatan yang bermanfaat untuk warga, beberapa
diantaranya adalah cek kesehatan gratis, sekaligus konseling terapi
nonfarmakologi untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya hidup
sehat, sosialisasi dan demo pembuatan pupuk dari bahan alam, sosialisasi dan demo
pembuatan jamu instan dan pupur basah. (ard/yn/bin)
Info Tala jum'at 10 agustus 2018
Reviewed by Unknown
on
7:47 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
7:47 PM
Rating:



No comments: