Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
·
WABUP
BERI JEMPOL KINERJA POLRES HSU
·
MIN 9,
SATU – SATUNYA MADRASAH DI LOMBA SEKOLAH SEHAT
·
SAHRUJANI
: APARAT DESA WAJIB MELEK REGULASI
WABUP
BERI JEMPOL KINERJA POLRES HSU
INFO TALA – Hasil kegiatan
operasi Antik Intan 2018 yang berlangsung sejak tanggal 26 Juli sampai dengan 8
Agustus 2018 tadi, di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara ( HSU ), berhasil menangkap 22 tersangka 12
diantaranya kasus Narkotika. Kegiatan konfrensi pers yang dipusatkan di halaman
Polres setempat itu, selain dihadiri Kapolres Hulu Sungai Utara ( HSU ) juga
dihadiri Wabup H Husaini abdi teramsuk Dandim 1001 Amuntai Letkol Cpn Sundoro
Agug Nugroho dan ketua DPRD H Sahrujani.
Wabup H Husairi Abdi dalam penyampaian,
mengucapkan terima kasih kejajaran Polres yang telah menangkap pelaku kejahatan
baik itu dalam kasus narkotika dan pidana umum dalam ops Antik Intan 2018. “
saya hanya mengimbau masyarakat untuk bisa menjadi polisi untuk dirinya sendiri
dan lebih waspada. Seperti seruan bapak kapolres ( Agus Sudaryatno ),” sampai Husairi
di sela – selakan konferensi pers sekitar 11.30 Wita kemarin.
Sebwlumnya, Kapolres HSU AKBP Agus
Sudaryatno SIK menjelaskan bahwa dalam kasus baik narkotika dan pidum ( pidana
umum ) baik oencurian serta pembunuhan sebanyak 22 tersangka. “ Alhamdulillah
TO ( target Operasi ) 2 capaian 100 persen dan 7 non TO dari 4 target Operasi,”
kata Alumnus Akpol 1998 tersebut.
Keberhasilan
nin kata perwiara menengah itu, tak lepas dari komitmen jajarannya dalam
memberikan rasa aman bgi warga, dan tentu kerjasama baik dari warga
tertentunya, tandasnya. ( mar / yn / bin
)
MIN 9, SATU – SATUNYA MADRASAH DI LOMBA SEKOLAH SEHAT
INFO TALA – Madrasah Ibtidaiyah
Negeri ( MIN ) 9 Hulu sungai Utara ( HSU ) mengikuti Lomba sekolah sehat
Kabupaten HSU tahun 2018. Kegiatan penilaian digelar selasa ( 14 / 8 ) tadi.
Hadir tim juri yakni dari Dinas Pendidikan, Kesehatan, Kantor Pemegang dan
bagian dari Kesda Setda HSU.
Diketahui Lomba sekolah sehat terdiri
dari 8 sekolah / madrasah yang ada di HSU, dimana MIN 9 Hulu Sungai Utara
menjdi Madrasah yang satu – satunya terpilih mengikuti Lomba sekolah sehat dari
88 Madrasah yang ada di Wilayah ini. Kepala Madrasah Hj Khairiati mengatakan
penerapan sekolah sehat ini terwujud karena banyaknya kerjasama yang dijalin
antara pihak madrasah dengan piahak lainnya. Diantaranya pihak Pemerintah Desa
harus yang mendukung baik dari segi moril dan materil. “Hrapan kami sekolah ini
lolos untuk mewakili HSU ke limba sekolah sehat tingkal Provinsi Kalsel,” harapannya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepda pihak
kecamatan Amuntai Tengah dan PKM yang banyak berkontobusi dalam pembinaan
sekolah ini, tambahnya.
Trainer sekolah guru Indonesia yaitu
Ades Marsela menyampaikan dalam pelaksanaan pelatihan dokter kecil, penerapan
alam di madrasah ni membantu mensinergikan orangtua dan madrasah dalam
pelaksanaan pendidikan yang kebih baik. “ Secara keseluruhan MIN 9 Desa harus harus
mendapat apresiasi dari TIM penilai lomba sekolah sehat. Sebab tim melihat
madrasah ini mempunyai komitemen tinggi terhadap kesehatan lingkungan dan
peserta didik,” ungkapnya. (mar/yn/bin)
SAHRUJANI: APARAT DESA WAJIB MELEK REGULASI
INFO TALA – Ketua DPRD
Kabupaten Hulu Sunagi Utara (HSU) H Sahrujani mendukung positif kegiatan bimtekbagi
Kepala Desa dan BPD (Badan permusyawaratan Desa). Mengingat desa ujung tombak
sistem dari pemerintahan. Kegiatan bimtek merupakan langkah tepat dalam rangka
meningkatkan lapasitas aparatur pemerintah desa dalam menjalinkan fungsinya. “Aparatur
pemerintah desa wajib melek tentang regulasi yang memang mengatur tentang
pemerintahan desa itu sendiri,” kata jani sapaan akrabnya ditengah bimtek
penataan dan Administrasi pemerintahan desa dari HSU di hotel Jayakarta,
Jakarta rabu(8/8) tadi.
Saat ini sambungnya, pemerintah yang
membangun desa yang mengalokasikan dana desa ratusan juta hingga miliaran
rupiah setiap tahun baik kegunaan infrastuktur dan pemberdayaan masyarakat
desa. “Penguanaan dana desa ada aturan, ada ketentuan yang harus ditaati. Agar
pelaksanaannya tepat sasaran dan bisa dipertanggung jawabkansetiap alokasinya,”
katanya dengan nada mengingatkan. Saat ini masih kata tokoh pemuda Amuntai ini,
membangun desa harus dilakukan oleh orang desa itu sendiri. “Adanya dan desa
mampu menjawab kebutuhan desa. Jadi marilah kita perkuat kemampuan kita supaya
dan desa ini benar – benar bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat kita,”
ajaknya. Kembali ke daerah, jangan hanya buah tangan dibawa, pengetahuan dan
pemahan tentang peraturan harus lebih utama dan diaplikasikan, pesannya. Pada
kegiatan itu, Kades dan BPD di berikan materi dari pagi sampai malam. Salah
satu materi diberikan terkait peran fungsi BPD bersama pemdes. (mar/yn/bin)
INFO TALA KAMIS 16 AGUSTUS 2018
Reviewed by Unknown
on
10:45 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
10:45 PM
Rating:



No comments: