Follow Us




INFO TALA JUM'AT 20 SEPTEMBER 2018

Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto

  • ·         DESA ORGANIK HASILKAN SAYURAN TANPA GUNAKAN BAHAN KIMIA
  • ·         BUPATI DAN WAKIL SIAP DI "SARIKI"
  • ·         PAD TOWER TELEKOMUNIKASI LEBIHI TARGET
  • ·         TOHIR NYARIS DIHAKIMI MASSA LIMA KALI
  • ·         WTP MENKEU BERI PLAKAT LIMA KALI WTP MENKEU BERI PLAKAT
  • ·         LIMA KALI WTP MENKEU BERI PLAKAT
  • ·         CIPTAKAN LAPANGAN KERJA BARU
  • ·         RUMAH SAKIT DAN PELABUHAN JADI PRIORITAS KERJA



DESA ORGANIK HASILKAN SAYURAN TANPA GUNAKAN BAHAN KIMIA
     INFO TALA - Desa Telaga Kecamatan Pelaihari satu-satunya desa di Kabupaten Tanah Laut penerima program dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI berupa "Desa Organik". Program tahun 2018 ini lebih menekankan pada produksi sayur-sayuran yang nol menggunakan bahan-bahan kimia sehingga aman untuk di konsumsi manusia. Di Desa Telaga, salah satu kelompok tani yakni Poktan Jakasuma dan poktan ini pun melakukan kerjasama dengan poktan Maporina (Masyarakat Pecinta Organik Indonesia) dalam menjalankan program desa organik.
     Mahyudi, salah satu petani dari poktan Jakasuma yang dapat penghargaan dari Kementerian Pertanian yang di serahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo tahun 2016 lalu atas penghargaan sebagai petani pelopor, penggerak dan inovator saat hari pangan sedunia yang di pusatkan di Boyolali Jateng mengungkapkan atas program desa organik tersebut.
     Kamis (20/9) kemarin Mahyudi mengatakan, program desa organik unggulannya bahwa petani menerapkan petani organik,  dalam artian tanpa pupuk kimia, tanpa pestisida jadi menggunakan Pesnab (Pestisida Nabati) dari kotoran hewan ternak. Di situ ada peternak, dan tanaman Repogia (tanaman bunga-bungaan). Desa Telaga merupakan lahan pertanian seluas 595 ha, dengan asumsi dapat memproduksi 1 ton padi hektar.
     Guna mendukung program desa organik kata Mahyudi pula, sudah di siapkan lahan, mulai tanam sayuran holtikultura (bayem, kangkung, sawi, tomat, terong, lombok) dan menggunakan pupuk kompos kandang dan pupuk hayati (pupuk yang ada mikroba penyubur tanah) dan tidak boleh menggunkan pupuk urea.  "lahan terbentang yang sudah di tanami seluas 4 sampai 6 hektar dan sudah memproduksi sayuran, "katanya.
     Ada makna lain program desa organik  ?. Program tersebut bagaimana mengubah mineset petani yang tidak selalu ketergantungan dengan menggunakan bahan-bahan kimia terhadap tanaman sayur-sayuran. Penggunaan bahan kimia pada tanaman sayuran memang di nilai cepat dan bagus hasilnya, akan tetapi endapan bahan kimia yang masih menempel di sayur pada akhirnya masuk kedalam tubuh manusia selaku konsumen, dapat di bayangkan efeknya bakal memunculkan berbagai macam penyakit.
     Mahyuni menambahkan, hasil akhir dari program desa organik menghasilkan produk pertanian yang aman di konsumsi masyarakat yang bebas dari bahan kimia. Sementara pangsa pasar produk sayuran dari Desa Telaga hanya sebatas di Pelaihari atau lokal. Tahapan untuk progran desa organik awalnya melakukan pengairan, sistem perpipaan  dan diakui anggarannya besar, termasuk membuat embung kecil sendiri guna keperluan air. Lahan seluas 6 hektar yang sudah di garap dan di tanami tanaman holtikultura sudah berjalan dan menghasilkan produk sayuran tanpa bahan kimia. Dalam program desa organik juga perlu tanaman rumput untuk makanan ternak sapi.
     Akan Terjadi Integrated Farming (pertanian terpadu), artinya yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, perikanan,  kehutanan dan ilmu  lainnya dalam satu lahan sehingga dapat meningkatkan produksi lahan. Dapat di ambil contoh memelihara sapi, air susunya dapat di minum, kororannya dapat di jadikan pupuk dan biogas. Biogas dapat di pakai bahan bakar dan kotoran dapat di pakai untuk pupuk pada tanaman. 
     "Sementara pangsa pasar produk sayuran masih lokal. Ada wacana memang sampai tembus ke supermarket, tapi tetap di utamakan konsumen lokal kalau sudah banyak demand (permintaan) baru bisa melebar. Saran ke Pemkab agar kepada pemilik retail yang ada di Kabupaten Tanah Laut yang cukup banyak maka melalui dinas terkait bisa di siapkan tempat khusus hasil pertanian non kimia dari petani Tala di supermarket atau mini market, namun juga harus di barengi rekomendasi aman di konsumsi,"tutup Mahyudi.

BUPATI DAN WAKIL SIAP DI "SARIKI"
     INFO TALA - Bupati Tanah Laut H.Sukamta dan wakil bupati Abdi Rahman dengan lantang bersuara "kami siap di sariki (dimarahi. red)" dimana kalimat tersebut di suarakan di hadapan ratusan pasang telinga saat menyampaikan sedikit sambutannya, Rabu (19/9) kemarin saat berada di teras kantornya.
     Kalimat itu bagi bupati dan wakil bupati yang baru di lantik gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin periode 2018 sampai 2023 merupakan kalimat untuk memberi motivasi bagi bupati dan wakil bupati dalam memimpin Kabupaten Tanah Laut selama 5 tahun.  Dalam penyampaian sedikit sambutan di teras kantornya, turut di hadiri mantan wakil bupati Tala Drs.H.Atmari yang dulu berpasangan dengan bupati dua periode yakni Drs.H.Adriansyah atau di sapa Aad. Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN), sejumlah komunitas dan para tim suksesnya dulu pun ikut menyimak apa yang di sampaikan bupati dan wakil bupati sebelum memasuki ruang kerja di lantai dua.
     Lantas apa makna kalimat siap di sariki tersebut ?. Bagi mantan crroser Tala kenamaan yang pernah jaya di tingkat nasional, H.Iriansyah,S.sos atau H.Ian saat hadir di kantor bupati Tala menilai bahwa makna kalimat itu merupakan teguran bagi bupati dan wakil bupati, karena jika mereka salah dalam bekerja maka siapapun boleh menegurnya atau memperingatkan, namun bukan lantas marah-marah.
     "sama halnya dengan siap menerima saran dan kritikan yang membangun, hanya saja di ubah dalam kalimat lain yakni "Disariki", padahal dengan kalimat tersebut mengandung makna bahwa pemerintahan yang akuntabel selalu mendengarkan saran dan kritikan,"kata H.Ian.
     Ia menambahkan, sosok H.Sukamta siapa yang tidak kenal, di ajak begadang sambil diskusi sampai pagi hari pun acap kali ia lakukan, semua bertujuan untuk arah pembenahan jalannya roda pembangunan di Kabupaten Tanah Laut di bidang apa saja. Bahkan di ajak menginap di rumah warga saja mau, sepanjang memang tidak ada kesibukan. Berharap di duet kepemimpinan mereka Kabupaten Tanah Laut akan dapat lebih maju dan berkembang dan sejajar dengan daerah-daerah lain yang sudah maju.
     Sementara itu, bupati Tanah Laut H.Sukamta kepada wartawan sebelum ia bersama wakilnya Abdi Rahman melakukan konvoi tidak menepis apa yang sudah ia sampaikan dengan kalimat "Disariki". Memang kami berdua punya komitmen yang telah tercantum dalam 7 program unggulan yakni kredit tanpa agunan dan bunga 0 persen untuk pertanian, nelayan, perikanan, UMKM dan lainnya, peningkatan alokasi dana pembangunan desa sebesar 50 persen, kemudian kegiatan keagamaan dan sosial di setiap kecamatan di alokasikan Rp 1 milyar, pelatihan tenaga kerja minimal 500 orang per tahun, pelayanan kesehatan oleh dokter paramedic langsung kerumah secara gratis, peningkatan pengaspalan minimal 85 persen untuk jalan kabupaten,dan menginap bersama masyarakat di 135 desa atau kelurahan selama masa jabatan.
     Bupati H.Sukamta juga tetap akan menggenjot program nasional yang ada di Kabupaten Tanah Laut seperti pengembangan kawasan industri di Kecamatan Jorong. Program nasional itu jelas sangat penting bagi Indonesia secara umum dan tentunya membawa dampak positif bagi daerah.  Bupati dan wakil bupati juga siap untuk menuntaskan pembangunan rumah sakit H.Boejasin di Kelurahan Sarang Halang yang sedang di bangun oleh kontraktor PT. Pembangunan Perumahan (PP) persero, dan di upayakan pada tahun 2019 mendatang rumah sakit tersebut sudah bisa di operasikan.

PAD TOWER TELEKOMUNIKASI LEBIHI TARGET
     INFO TALA - Jika selama ini anda menggunakan telpon seluler jelaslah tidak lepas dari adanya tower-tower pancakar langit yang tidak lain adalah sarana penunjang vital bagi pengguna telpon seluler. Keberadaan tower-tower tersebut tidak semata hanya berdiri tegak dan menjulang tinggi, namun bagi Pemkab Tanah Laut menghasilkan sebuah pendapatan bagi daerah lewat retribusi bagi tower-tower tersebut.
     Sukartin, kepala bidang (kabid) pendapatan lain-lain, retreibusi daerah dan pelaporan Sukartin,Kamis (20/9) kemarin mengatakan, target retribusi untuk tower telekomunikasi sebesar Rp 408.000.000 murni dan di APBD perubahan target sebesar Rp 449.814.000 untuk tahun 2018 ini. Sementara di tahun 2017 lalu target juga masih sama.  "Sebelum APBD perubahan ada sebanyak 100 buah tower karena masih menggunakan Perda sebelum perubahan, dan setelah perubahan Perda ada sebanyak 183 tower, di mana awalnya hanya ada 163 tower di tahun 2017"jelas Sukartin.
     Ia menjelaskan, pada tahun 2017 lalu target retrebusi dari tower sebesar Rp 175.000.000 dan telah melampui target dengan realisasi sebesar Rp 400.654.000.
     Sementara terhitung dari bulan Januari sampai September 2018 ini penerimaan retribusi tower masih 0 rupiah, hal ini karena perusahaan owner tower biasanya melakukan pembayaran retribusi menjelang akhir tahun,ujarnya.
     Sementara itu Mulyadi, S.sos Kasi Pengelola Saluran Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Tala secara tehnis menjelaskan, persyaratan pemasangan tower sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 66 tahun 2017 tentang penataan dan pembangunan menara telekomunikasi di Tanah Laut pada pasal 16 persyaratan administrasi dan teknis. Untuk administrasi ada 13 item, dan teknis 3 item.
     Di jelaskannya, bila tinggi tower 60 meter maka jarak bebas bangunan 2 tapak kaki dari bangunan terdekat, dan di bawah 60 meter maka jarak bebas bangunan 1 tapak kaki. Persetujuan warga juga mutlak di perlukan yakni 125 persen persetujuan masyarakat sekitar untuk ketinggian 60 meter. Di pasal 16 dari Perbup tersebut di katakan mengacu pada SNI atau standar baku yang berlaku secara Internasional serta tertuang dalam bentuk dokumen teknis yang mendapatkan rekomendasi dari dinas teknis, maka gambar rencana teknis bangunan menara meliputi situasi denah, rencana pondasi dalam skala 1:100, tampak potongan dan detail serta perhitungan struktur. Kemudian spesifikasi tehnis pondasi menara meliputi data penyelidikan tanah, jenis pondasi, jumlah titik pondasi, dan termasuk geoteknik tanah. Selanjutnya spesifikasi teknik struktur atas menara, meliputi beban tetap (beban sendiri dan beban tambahan), beban sementara (angin dan gempa), beban khusus, beban maksimum menara yang di ijinkan, sistem konstruksi, ketinggian menara, dan proteksi terhadap petir.
     Mendirikan tower telekomunikasi jelas ada syarat administrasi lain yang harus di penuhi yakni surat permohonan, foto copy KTP pemohon, surat keterangan tata ruang, foto copy akte pendirian perusahaan, rekomendasi camat dan kepala desa, surat keterangan tanah (sporadik atau sertifikat), surat keterangan tidak keberatan dari sebelah menyebelah (radius setinggi menara plus 25 persen), surat kelayakan konstruksi sesuai SNI, surat pernyataan jaminan tower atau jaminan asuransi, surat pernyataan jaminan bersedia membayar retribusi pengendalian menara telekomunikasi setiap tahun, surat pernyataan bersedia menjadi menara bersama, surat pernyataan bersedia membongkar menara apabila sudah tidak di pergunkan lagi, gambar desain dan sondir tanah.

TOHIR NYARIS DIHAKIMI MASSA
     INFO TALA - Aksi Tohir (28) warga Desa Anjir Km 14 Kecamatan Anjir Serapat Kabupaten Batola yang kepergok warga karena mencuri di rumah korban atas nama Asnita (35) Jalan Ambawang Bajingah Rt 015/001 Kelurahan Sarang Halang pada Senin (17/9) lalu sekita pukul 11.00 wita, dimana ia masuk ke dalam rumah korban yang dalam keadan kosong dengan cara mencungkil pintu belakang rumah.
     Pelaku yang berhasil masuk kedalam rumah dan menggasak sejumlah barang-barang milil korban yang berada di dalam kamar. Sejumlah barang-barang milik korban yang di ambil yakni 1 buah Hp, 1 buah jam tangan, dan 1 kalung emas 75 karat yang di total kerugian korban sebesar Rp 6 juta.
     Rian, salah seorang warga setempat menuturkan, saat itu pas kebetulan lagi di rumah tiba-tiba ada mendengar teriakan maling, spontan saja langsung keluar rumah dan melihat sesorang keluar dari rumah korban yang jaraknya tidak terlalu jauh.
     "melihat pelaku yang memiliki rambut kriting dan panjang itu cukup membuat kesal warga lainnya yang juga berdatangan karena ada teriakan maling dari korban,"katanya. Warga yang kesal dengan pelaku pun mencoba mendekat, dan nyaris di amuk massa, akan tetapi dapat di cegah dan menyerahkan pelaku kepada pihak yang berwajib.
     Korban belum bisa di konfirmasi karena juga masih dalam penanganan pihak Polsek Pelaihari kota, akan tetapi Informasi di himpun menyebutkan, karena saat pelaku melakukan aksinya di ketahui korban yang saat itu pulang kerumah sehabis mengantar anaknya ke sekolah. Korban pun teriak maling, dan spontan saja warga sekitar kaget serta berusaha mengejar pelaku. Pelaku akhirnya dapat di tangkap dan menjadi bulan-bulanan warga. Pelaku pun akhirnya di serahkan ke Polsek Pelaihari kota.   Pelaku di jerat pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun.

LIMA KALI WTP MENKEU BERI PLAKAT
     INFO TALA - Karena pengelolaan keuangan Kabupaten Tanah Laut berjalan baik hingga sampai mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 5 kali, maka oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani memberikan penghargaan berupa plakat kepada Bupati Tala H.Sukamta, Kamis ( 20/9) kemarin bertempat di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan Jalan Senen Raya nomor 1 Jakarta dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018. Tema dalam rakernas yakni Pengelolaan Keuangan Negara yang sehat untuk Indonesia yang kuat. Penyerahan penghargaan berupa plakat yang di serahkan langsung oleh Menteri Keuangan dan hanya di berikan kepada penerima opini WTP 5 kali berturut-turut untuk laporan keuangan Tahun 2013 - 2017 salah satunya adalah Pemerintah Daerah KabupatenTanah Laut. penghargaan lain berupa piagam kepada Kementerian atau Lembaga dan Pemerintah Daerah lainnya yang memperoleh Opini WTP atas Laporan Keuangan (LK) Tahun 2017.
     Laporan di sampaikan Direktur Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto, menyampaikan rakernas di adakan untuk memperkuat akuntabilitas dan menata pemerintahan yang baik dan meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan yang baik. Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan, bahwa setiap pengelolaan keuangan terus mengalami perbaikan. "Berharap pimpinan daerah bisa surplus devisa,"kata Sri Mulyani.
     Bupati Tanah Laut H.Sukamta sehari setelah di lantik oleh gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor bertolak menghadiri rakernas  tersebut.  Bupati Tala menyampaikan, bahwa dalam rakernas dan dengan mendapatkan plakat penghargaan ibu Menteri Keuangan,maka proses untuk mempertahankan WTP 5 kali berturut-turut, selanjutnya ini menjadi peyemangat dan menjadikan inspirasi dalam mentata keuangan menjadi lebih baik dan juga perlu meningkatkan pemahaman.
     Bupati menambahkan, setelah Kabupaten Tanah Laut mendapatkan WTP itu bukanlah pekerjaan yang sudah selesai, padahal itu belum selesai. Laporan keuangan yang di serahkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setelah WTP bisa di tindak lanjuti  dan pasti terdapat temuan-temuan, dan itu bisa menjadi masukkan dalam penyusunan anggaran agar bisa menjadi acuan yang perlu di koreksi kegiatan. mana yang perlu dikurangi dan kegiatan mana yang perlu di tambah artinya laporan yang di serahkan BPK harus menjadi input dalam penyusunan anggaran.
     Bupati Tala H.Sukamta secara khusus mengatakan, WTP merupakan cerminan atas pengelolaan keuangan yang baik, dan penekanan kepada setiap SKPD agar senantiasa meningkatkan tertib tata kelola keuangan. Kemudian setiap SKPD harus disiplin. Disiplin dalam artian dalam pencatatan setiap transaksi, dan juga disiplin dalam menyampaikan laporan keuangan. "Diakui, temuan berulang dan audit BPK akan jadi bahan evaluasi dalam penganggaran tahun berikutnya,"kata Bupati.
     Dalam rakernas juga turut di hadiri sejumlah menteri lainnya seperti Menteri Perdagangan dan Perindustrian, Menteri Kesehatan, para pejabat Kementerian Keuangan, seluruh Bupati dan Walikota atau yang mewakili se Indonesia yang menerima penghargaan. Sementara SKPD Badan Pengelolaan,  Keuangan dan Aser Daerah (BPKAD) dari Kabupaten Tanah Laut yang mendampingi.

TEMBAKAN SALVO IRINGI IPTU NANDANG MENGHADAP SANG KHALIQ
     INFO TALA - Duka mendalam bagi jajaran Polres Tala atas meninggalnya Iptu Nandang Purnawan, S.sos NRP 66040559 dengan jabatan Kapolsek Takisung yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas di Jalan A. Yani Km 10 Sungai Lakum Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar pada Senin malam (17/9) lalu sekitar pukul 21.00 wita bersama sebuah truk tanki, hingga akhirnya Iptu Nandang mengalami luka serius dan menjalani masa koma di ruang ICU Bhayangkata Banjarmasin. Perjuangan di masa koma dan berujung pada maut yang menjemput nyawa Iptu Nandang, Rabu (19/9) siang sekitar pukul 140.wita Iptu Nandang pun menghembuskan napas terakhirnya.
     Kamis, (20/9) pukul 13.30 wita di iringi dengan tembakan salvo, jenazah Iptu Nandang di makamkan di pemakaman Muslimin Desa Takisung Kecamatan Takisung. Dalam upacara pemakamam secara kedinasan Polri dan proses pemakamann di pimpin langsung oleh Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan sebagai inspektur upacaranya.
     Peserta upacara pemakaman secara kedinasan Polri turut di hadiri Pamen Polres Tala, Pama,  Pers Polres Tala,  serta Bhayangkari Polres Tala.
     Di awali dengan laporan komandan upacara, pembacaan riwayat hidup almarhum oleh Perwira Polres Tanah Laut, pembacaan apel Persada oleh Irup, penurunan jenazah ke liang lahat (di iringi tembakan salvo), upacara keagamaan, penaburan bunga, penimbunan liang lahat secara simbolis, peletakan karangan bunga, sambutan oleh Irup,sambutan oeh keluarga almarhum serta penghormatan terakhir. Dalam upacara pemakaman Iptu Nandang juga turut di saksikan warga setempat. Kapolres Tala pun ikut mengangkat keranda menuju liang lahat.
    Selaku pimpinan sangat kehilangan sosok almarhum yang sangat terasa perannya dalam pengamanan Pillkada bupati dan wakil bupati 2018 belum lama tadi, dan bagaimana almarhum bila menjalin komunikasi yang baik dengan tim Sukses, Paslon, KPU, dan Panwaslu, kata Kapolres dalam sambutannya.  Kapolres menambahkan, pihak keluarga untuk senantiasa mendo'akan agar almarhum di ampuni dosa-dosanya dan di terima amal ibadahnya serta semoga khusnul kotimah. Kesan ke almarhum yang baik secara pribadi maupun kedinasan.
    Sementara secara khusus Kapolres Tala secara khusus mengatakan, almarhum merupakan sosok polisi yang baik, humanis, berintegritas dan memiliki kinerja yang baik. "terkait adanya musibah kecelakaan tersebut berpesan kepada anggota atau masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara terutama roda dua, patuhi peraturan lalu lintas, jangan paksakan diri mengendarai jika kondisi badan kurang fit, dan yang utama jangan lupa untuk berdo'a sebelum melakukan perjalanan,"ucap Kapolres.
    Sementara untuk mengisi jabatan Kapolsek Takisung, Polres Tala telah menunjuk Kasi Tipol (Teknologi Informasi Polri) Iptu H.Sunarto sebagai Pjs Kapolsek Takisung.  Almarhum Iptu Nandang meninggalkan istri Ipda Norlaila anggota Polres Tala yang juga menjabat Kaur Mintu Shabara Polres Tala serta 3 orang anaknya M.Fajar Eka Putra (23), Muhammad Najiulah Akbar (20) yang kini anggota Polri, dan Fitria Najwa Kumala (11). Selamat jalan Iptu Nandang Purnawan, semoga Allah SWT menerima amal kebaikanmu.

CIPTAKAN LAPNGAN KERJA BARU
     INFO TALA – Salh satu tokoh masyarakat KabupatenTanah Laut ( Tala ) Iriasnyah sapaan akrabnya H Ian, terkait kepemimpinan baru di Kanupaten Tala umtuk lima tahun akan datang, menyampaikan harapannya melalui wartawan koran ini, Rabu ( 19/9 ) tadi. “ Kami berharap pasangan pemimpinan baru Tala mampu meberikan kesejahteraan masyrakat dan menciptakan lapangan pekerjaan baru,” ujar H ian yang dikenal sebagai pengusaha ini.
     Tidak hanya pembangunan Infrasturuktur yang dibangun masa kepemimipinan Bupati dan Wakil Bupati periedo 2018 – 2023, namun ke depan dengan berkembangnya kawasan industri dapat menyerap tenaga kerja baru. H Ian mengatakan, terwujudnya pembangunan pelabuhan laut dan kawansan industri di kabupaten Tala, tentu sangat berkaitan dengan pembangunan Kalimantan Selatan.
     Seiring pada bulan Oktober 2018 ada peletakan batu pertama oembanguan kawasan industri Tala. “ Jika terwujudnya tentunya banyak menyerap tenaga kerja,” ungkapnya. Selain itu, sebut dia, pihaknya juga berharap dalam program kerja 100 hari Bupati Sukamta dan Wakil Bupati Tala Abdi Rahman dpat memberikan pelayanan kepada masyrakat 1 x 24 jam, seperti kerusakan jalan dan yang lain.
“ Apabila ada laporan kerusakan jalan atau keluhan masyrakat lainnya, maka harus segera disikapi untuk diperbaiki,” ungkapnya.
     Semua itu dapat diwujudkan, karena sosok Sukamta dan Abdi Rahman sudah dikenal sebagai sosok pemimpin yang bertanggung jawab, terlenih juga sangat bermasyarakat. Sehingga masyarakat kecil pun tidak ada jarak dengan sosok kedua pemimpin baru Tala ini. ( ard/by/bin )

RUMAH SAKIT DAN PELABUHAN JADI PRIORITAS KERJA
     INFO TALA –  t ahun 2019 mendatang keberdaan Rumah Sakit Haji Boejasin tipe B di kelurahan Sarang Halang Kecamatan Pelaihari, akan ditargetkan dapat dimanfaatkan, hal ini disampaikan olaeh Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta didampingi Wakil Bupati Abdi Rahman, Rabu (19/9).
    Pihaknya akan terus melanutkan pembangunan yang sudah berjalan, karena keberadaan rumah sakit ini sangat dibutuhkan masyarakat. Unutuk itu, rumah akit tetap menjadi salah satu prioritas pembangunan dalam kepemimpinannya. “ Tahun ini pembangunan ini selesai, dan sebagian peralatan medis masuk, insay allah 2019 sudah dapt digunakan,” ungkapnya.
    Sukamta menjelaskan, tidak hanya pembangunan rumah sakit yang dilanjutkan, pihaknya juga melanjutkan pembangunan pelabuhan yang merupakan kawasan strategis nasional. Dan pihaknya sudak melakukan upaya-upaya dukungan, untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan ini ke Pemerintah pusat. “Kami sebulum dilantik sudah bekerja,” ungkapnya.
Tentu, semua yang dilakukan ini sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui bidang kesehatan dan juga industri, karena dengan peralatan yang baik, pengobatan tidak perlu lagi ke rumah sakit diluar wilayah Tala. (ard/by/bin)


INFO TALA JUM'AT 20 SEPTEMBER 2018 INFO TALA JUM'AT 20 SEPTEMBER 2018 Reviewed by Unknown on 7:16 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.