Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
- · 19 ORANG PETUGAS RUTAN KELAS 2B TERIMA SATYA LENCANA
- · TEMULAWAK DISULAP JADI KUE KERING
- · PENJABAT BUPATI PIMPIN APEL TERAKHIR
- · KANDANGAN LAMA TANAM PADI GOGO
- · PEMKAB AJUKAN PENAMBAHAN KUOTA ELPIJI
19 ORANG PETUGAS RUTAN KELAS 2B TERIMA SATYA LENCANA
INFO
TALA - Mereka para petugas Rumah Tahanan (Rutan) kelas 2B Pelaihari
sebanyak 19 orang, dan yang telah mengabdikan diri selama 10, 20 dan 30 tahun
bekerja di Rutan, menerima Satya Lencana, Senin (17/9) kemarin. Pemberian Satya
Lencana usai di gelarnya rapat dinas di Rutan Kelas 2B yang di rasa berbeda
dengan biasanya. Ada sebanyak 19 orang petugas yang menerima penghargaan Satya
Lencana.
Karutan Pelaihari, Budi Suharto
mengatakan, tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya merupakan salah satu
tanda penghargaan Pemerintah kepada pegawai yang telah mengabdi dengan penuh
dedikasi. “Satya Lencana Karya Satya yang di berikan adalah sebuah penghargaan
kepada petugas yang telah bekerja dan mengabdi selama 10, 20 atau 30 tahun
lebih secara terus menerus dengan menunjukkan kecakapan, kedisiplinan,
kesetiaan dan pengabdian kepada pancasila, UUD 1945 negara dan pemerintah,”kata
Budi Suharto.
Ia menambahkan, bahwa penganugerahan tanda
kehormatan di berikan kepada petugas yang dalam melaksanakan tugasnya selalu
mampu mengedepankan prinsip-prinsip kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran
dan kedisiplinan. Ini tidak berarti sebagai sebuah puncak di dalam pengabdian,
namun harus di letakkan sebagai sebuah motivasi untuk terus melangkah maju
dengan sebuah tekad agar hari ini lebih baik dari hari kemarin.
Budi Suharto berpesan bahwa penghargaan
yang di peroleh merupakan prestasi dan kecakapan yang bersangkutan untuk
menerimanya agar dapat menjadi penyemangat dan motivasi bagi rekan-rekan yang
belum mendapatkannya. Satya Lencana Karya Satya adalah bentuk penghargaan
negara kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprestasi, maka wajib di
pertahankan dan di tingkatkan kinerja agar terus menjadi yang terbaik.
TEMULAWAK DISULAP JADI KUE KERING
INFO TALA - Temulawak, buah yang kerap di jadikan bahan untuk
minuman jamu, maka di tangan TP PKK Tanah Laut Temulawak di sulap menjadi
sebuah sajian kue kering. Senin, (17/9) kemarin TP PKK Tala menggelar pelatihan
pengolahan kue kering dari temulawak di kantor Sekretariat PKK Tala.
Ketua plaksana pelatihan pengolahan kue
kering dari Temulawak Normawiyanto menjelaskan, tujuan pelatihan yaitu untuk
melaksanakan salah satu program kerja Pokja III TP PKK Tala tahun 2018 dan
meningkatkan wawasan serta pengetahuan ibu-ibu pengurus PKK dan anggota tentang
pelatihan pengolahan kue kering dari temulawak.
Peserta pada kegiatan tersebut adalah 11
orang yang terdiri dari Ketua TP PKK Kecamatan, TP PKK Kecamatan Pokja 12
orang, TP PKK Desa Binaan Kecamatan 12 orang, TP PKK Kelurahan 5 orang dan TP
PKK Kabupaten 10 orang, sementara untuk narasumber yaitu berasal dari Dinas
Ketahanan Pangan dan Perikanan Tala serta Tim Penggerak PKK Tala.
Dalam kesempatan tersebut, wakil ketua II
TP PKK Tala Hj. Ayie Syahrian Nurdin mengajak para ibu-ibu khususnya para
peserta pelatihan pengolahan kue kering dari Temulawak agar mengikuti dengan
baik kegiatan, sehingga mendapatkan manfaat yang banyak dan lebih mengetahui
mengenai pengolahan kue kering dari Temulawak. "Kedepannya kita bisa mengajak
banyak orang lebih menyukai dan mendapatkan manfaat dari Temulawak, serta
menjadi lahan pekerjaan baru untuk menyerap tenaga kerja," harapnya.
Nurida Akbari, S.Pi narasumber dari Dinas
Ketahanan Pangan dan Perikanan Tala menjelaskan selain pelatihan pengolahan kue
kering dari Temulawak, ia juga membagikan materi tentang pembuatan sirup
berbahan baku Belimbing Wuluh dan cookies kelapa jahe. Turut berhadir Ketua TP
PKK Kecamatan se Kabupaten Tanah Laut.
PENJABAT BUPATI PIMPIN APEL TERAKHIR
INFO TALA - Senin (17/9)
kemarin adalah kali terakhir penjabat bupati Tala Siswansyah memimpin jalannya
apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman kantor bupati Tala. Ia
yang mendapat amanah memegang jabatan sebagai penjabat bupati Tala,maka masa
tugasnya akan berakhir pada tanggal 20 September 2018 atau selama 2 bulan
menjabat sebagai penjabat bupati Tala sambil menunggu proses pelantikan bupati
terpilih H.Sukamta dan Abdi Rahman sebagai wakilnya periode 2018 sampai 2023
oleh guburnur Kalsel H.Sahbirin Noor, di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin
pada tanggl 20 September 2018 mendatang.
Di dahapan para ASN saat apel mengenakan
seragam Korpri, Siswanyah sekaligus juga pamit kepada segenap ASN. Kepada
segenap ASN, Siswanyah mengatakan,
kembali lagi ke Pemerintah Provinsi Kalsel setelah selama 2 bulan bertugas.
Semangat dan tugas untuk tetap dilaksanakan oleh ASN salah satunya lewat apel
gabungan. Semua harus di syukuri karena proses Pilkada berjalan aman dan
lancar. Walau singkat, tapi tugas yang di berikan di dukung segenap pejabat
daerah Kabupaten Tanah Laut,sehingga tugas tidak terasa berat. "Apa yang di alami selama tugas banyak
hal-hal atau pengalaman yang di dapat, semoga kedepannya Kabupaten Tanah Laut
dapat berkembang, karena memang daerah ini memiliki potensi yang
besar,"kata Siswansyah.
Mengakhiri sambutannya pada apel gabungan
ASN, penjabat bupati Tala Siswanyah menyampaikan pantun "Pergi solat di
subuh hari, mendengar ceramah dua kiai, rajutlah terus silaturahmi, hari Kamis
besok berakhir tugas di sini",yang selanjutnya mendapat aplaus dari
peserta apel.
PENCARI BARANG BEKAS TEMUKAN
MAYAT
INFO TALA - Sosok mayat
berjenis kelamin laki-laki yang sementara ini tidak ada identitasnya, Senin
(17/9) kemarin siang di temukan terdampar di pesisir pantai Swarangan Desa
Sungai Pandan Kecamatan Jorong sekitar pukul 12.00 wita.
Kapolsek Jorong IPTU Sufian Noor di
konfirmasi mengatakan, Ya benar ada si temukan mayat, sosok mayat laki-laki
tersebut di perkirakan berusia antara 30 sampai 45 tahun. Masyarakat yang
menemukan mayat tergeletak di pesisir pantai Swarangan pun melaporkannya ke
Polsek. Beberapa saat sambil menunggu aparat yang berwajib tiba dilokasi,
masyarakat setempat berbondong-bondong mendekati sosok mayat tersebut. Penemuan
mayat pun sudah menyebar ke medsos dengan cepatnya.
Kasat Polairud Polres Tala AKP Dading
Kalbu Adie di konfirmasi membenarkan, pada saat itu Jamal alias Rambo warga
setempat sekitar pukul 12.00 wita berjalan di pesisir pantai sungai Pandan Desa
Swarangan untuk mencari plastik bekas dan botol lalu melihat sesuatu benda yang
cukup besar dan terombang-ambing oleh gelombang pantai di pinggir pantai, dan
setelah di dekati ternyata sesosok mayat. Ia pun lantas pergi ke kampung
Swarangan untuk memberi tahu masyarakat lainnya. Mayat pun di evakuasi oleh
anggota Polsek Jorong, anggota Satpolair Polres Tala dan anggota Koramil Kodim
1009 Pelaihari yang turut di bantu warga. Mayat selanjutnya di masukan ke dalam
kantong mayat dan di bawa ke rumah sakit H.Boejasin Pelaihari.
Kondisinya masih mengenakan celana pendek
tanpa baju dan organ tubuhnya masih lengkap, hanya saja di bagian kepala
khususnya wajah sudah terkelupas, sehingga terlihat tulang tengkoraknya serta
kulit kepala yang terbuka dan masih menempel di kerangka tengkorak bagian depan
selain itu juga tidak ada sehelai rambut pun. Mayat pun di bawa ke rumah sakit
H.Boejasin Pelaihari untuk dilakukan visum. Penemuan mayat tersebut selanjutnya
di tangani pihak yang berwajib.
KANDANGAN LAMA TANAM PADI GOGO
INFO TALA – Direktorat Jendral
( Dirjen ) Tanaman Pangan pada kementerian Pertanian ( Mentan ) Gatot
Iriyansayah meminta kepada Dinas yang terkait untuk melakukan penanaman Padi
Gogo, hal ini disampaikan saat mengahdiri penanaman perdana padi Gogo di Desa “
Saya minta kepala dinas terkait untuk koordinasi dengan warga, Daerah ini
berpotensi besar untuk bisa memproduksi pangan terbesar,” Ucapnya.
Gatot menanbahkan, jalinan kerja sama
antara kementerian pertanian dan panglima TNI harus di jalankan, bahkan kalau
perlu bangunan posko pangan di desa ini. Pihaknya begitu tegas menekankan kepda
semua pihak, untuk dapat menanam padi di Desa Kandangan Lama. “Semoga tanaman
padi gogo disini berhasil,” ucapnya.
Sementra itu, Dinas Tananman Pangan Holtikultura
dan Perkebunan (Distanhorbun) Tala kini telah mengembangkan tanaman padi gogo,
dengan target lahan kering seluas 7.565 hektare di Kabupaten Tala, adapun padi
gogo yang di tanam seperti jenis Buyung (Lokal) dan situ Bergendit (Bantuan).
Kabid tanaman pangan Distanhorbun Tala Basri juga mengatakan, sebelum melakukan
penanaman bibit padi lokasi lahan harus sudah digarap sambil menunggu tibanya
musim hujan. Polanya, terang Basri untuk padi gogo di tanami pada sawah-sawah
habis panen di lahan yang masih basah untuk mengejar musim tanaman bulan
september. Pada target Nasional untuk bulan september 1,6 juta hektar, Kalsel 8
ribu hektare dan Tala 7.565 hektare.
-Tutu hadir di penanaman padi gogo ini
diantaranya, Kepala Distanhorbun Ahmad Mutadi, Dandim Kodim 1009 Pelaihari
Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto dan warga Desa Kandangan Lama Kecamatan
Payipatan melakukan tanam pedana padi gogo di lahan seluas 4,5 hektare yang
berdekatan dengan hamparan pohon kelapa sawit.(ard/yn/bin)
PEMKAB AJUKAN PENAMBAHAN KUOTA ELPIJI
INFO TALA - Pemerintah Kabupaten Tana Laut ( Tala )
melalui bagian Ekonomi terus melakukan pemantauan harag Elpiji 3 kilogram ke
berbagai Agen, hal ini disampaikan Kabag Muhammad Yuseran kepada koran ini,
Selasa ( 17/9 ). “ dua hari ini, kami baru saja memantau di agen Bati – Bati,”
Ucapnya. Pihaknya melakukan pemantauan tidak hanya persoalan harga, namun juga
dilakukan pendataan, seiring juga Pemerintah Kabupten Tanah Laut untuk
pengajuan kuota ke pertamina pusat. Agar, kebutuhan masyrakat terhadap gas
elpiji subsidi terpenuhi. “ Kami masih melakukan pendataan, dan pengajuan
langsung kepertamina Pusat,” Ungkapnya.
Pengajuan kuoat ini, didasari dengan
peningkatan manusia dan juga pengembagan ekonomi usaha masyarakat, seperti UKM,
warung kuliner dan juga usaha masyarakat lain. Hal ini memicu piahknya
melakukan pengajuan kuota elpiji. “ Mudahan mendapat perhatian pengajuan ini,’
jelasnya.Terkait persoalan harga, seiring maraknya peningkatan harga cukup
tinggi, pihaknya memantau di pangkalan masih menjual di Harga Eceran tertinggi
( HET ) seharga Rp. 19 ribu hingga 20 ribu. Dan pasokan berjalan normal.
Yuseran berharap, seiring pengajuan kuota dan mendapat respon dari pertamina
pusat, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan gas di Kabupaten Tala. ( ard/by/bin )
INFO TALA SELASA, 18 SEPTEMBER 2018
Reviewed by Unknown
on
8:38 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:38 PM
Rating:



No comments: