Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
KEMPO TALA RAIH JUARA UMUM
- · PERGANTIAN KEPALA RUTAN PELAIHARI KELAS 2B
- · PRODUK UKKM DAN PLANNING INDUSTRI JORONG NAMPANG DI KALSEL EXPO
- · TETAP EKSIS DITENGAH PRODUK BATU RINGAN PABRIKAN
- · CACING DI DAGING IKAN HARUAN TERNYATA PARASIT
- · KEMPO TALA RAIH JUARA UMUM
- · PLN ALAMI OVER VOLTAGE RUMAH WARGA NYARIS TERBAKAR
- · DIDUGA GAS ELPIJI BOCOR, RUMAH SARINO HABIS TERBAKAR
PERGANTIAN KEPALA
RUTAN PELAIHARI KELAS 2B
INFO TALA - Pucuk
pimpinan kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pelaihari kelas 2B terjadi
pergantian. Semula hanya statusnya Pelaksana Tugas (Plt) kepala Rutan kelas 2B
di pegang oleh Agus Sarwoko,SH maka ia selanjutnya mendapat amanah menjabat
tugas baru sebagai kepala Lapas Sukamiskin di Bandung, dan pucuk pimpinan
kepala Rutan Pelaihari kelas 2B yang baru di jabat oleh Budi Suharto,
A.Md,IP,s,SH.
Prosesi serah terima jabatan
kepala Rutan Pelaihari kelas 2B,Sabtu (1/9) pekan tadi di aula Pengayoman Rutan
kelas 2B Pelaihari. Diawali dengan penandatanganan serah terima jabatan antara
pejabat lama dengan yang baru di hadapan kepala kantor wilayah Kemenkum HAM
Kalsel Perdinan Siagian, SH. Pejabat kepala Rutan Pelaihari kelas 2B yang lama
Agus Sarwoko mengatakan, selama 1 bulan bertugas tentu banyak kenangan walau
hanya sebentar. Saat ini warga binaan di Rutan Pelaihari kelas 2B sebanyak 399
orang,dengan petugas sebanyak 57 orang.
"Alhamdulillah ada mendapat
tambahan petugas baru sebanyak 23 orang,"katanya.
Sementara itu kepala Rutan
Pelaihari kelas 2B yang baru Budi Suharto, A.Md,IP,s,SH menyampaikan sedikit
perjalanan karierya di lingkungan Rumah Tahanan di beberapa daerah di Indonesia.
Terkait dengan tugas kata Budi, tugas awalnya di Papua Manokwari selama 14
tahun, kemudian mutasi ke Sumbawa Besar selama 1 tahun. Di lanjutkan mutasi ke
daerah Ambarawa Jawa Tengah, di Lapas Bekasi selama 3 tahun, dan ke Balai
Kemasyarakatan di daerah Bukit Tinggi Sumatera selama 1,5 tahun,serta kini di
Rutan Pelaihari kelas 2B Pelaihari.
"Mohon ijin sebagai orang
baru mohon dukungan dan arahan kepada senior dalam rangka tugas selama di Rutan
Pelaihari kelas 2B, serta wellcome terhadap kritikan dan saran yang membangun
demi majunya Rutan Pelaihari kelas 2B,"kata Budi. Di kesempatan itu turut
berhadir Asisten II Ir.Noor Hidayat mewakili Pemkab Tanah Laut.
Noor Hidayat mengatakan, Pemkab
Tanah Laut berharap kerjasama yang terjalin selama ini untuk terus di
tingkatkan,dan semoga amanah serta membawa kemajuan dalam mengemban tugas di
Rutan Pelaihari kelas 2B. Ditempat yang sama kepala kantor wilayah (Kanwil)
Kementerian Hukum dan HAM Kalsel Perdinan Siagian, SH menekankan bahwa mutasi
sudah merupakan regulasi dari pemerintah, sehingga tidak ada istilah kenapa dan
ada apa,semua sudah melalui test asesement dan lain sebagainya.
"Seperti halnya tugas baru
ke Lapas Sukamiskin karena ada peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT),maka
perlu segera dilakukan pengisian jabatan kepala rutannya,"kata Perdinan.
Perdinan juga menegaskan, kepada
Budi sebagai kepala Rutan Pelaihari kelas 2B untuk menjalin dengan stake
holder, tidak bisa kerja sendiri saat ada kejadian dan butuh bantuan. Perdinan
juga memaparkan tentang kondisi Lapas Banjarmasin yang sudah over kapasitas
bahkan nomor 1 se Indonesia yang hampir di huni 3.000 orang, dengan kondisi
demikian jangan sampai terjadi insiden seperti di Pekanbaru dan Jambi yang
kisruh di lapas. Pada Lapas Banjarmasin sendiri 60 persen warga binaanya adalah
kasus narkoba yang lebih banyak pengedar dari pada pemakai. Pengeder sendiri
hanya di lapisan masyarakat bawah,sehingga yang namanya darurat narkoba memang
sudah sangat megkhawatirkan karena semakin hari semakin banyak di temukan.
"Lakukan pembinaan dan bukan
pembinasaan karena namanya juga warga binaan agar kelak ketika bebas mereka
mendapat keyakinan dan di terima serta membaur dengan masyarakat"tutup
Perdinan. Sertijab juga di hadiri unsur
Forkopimda Tanah Laut, serta segenap Sipir Rutan Pelaihari kelas 2B.
PRODUK UKKM DAN PLANNING INDUSTRI JORONG
NAMPANG DI KALSEL EXPO
INFO
TALA - Kabupaten Tanah Laut menampilkan produk-produk Usaha Kecil Menengah
(UKM) asli buatan warga Tanah Laut di ajang Pameran Nasional Produk Unggulan
lewat Kalsel Expo 2108 yang di buka oleh Gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor, Jum'at (31/8) malam
pekan tadi di halaman kantor Walikota Banjarbaru.
Sekretaris Daerah Drs.Syahrian
Nurdin selaku Ketua tim promosi Kabupaten Tanah Laut,Sabtu (1/9) pekan tadi
mengatakan, berharap dari kegiatan tersebut bisa memanfaatkan promosi produk
unggulan UKM di Tala kepada masyarakat di Kalsel. Ia menambahkan, di satu sisi
bisa banyak belajar dari kabupaten lain tentang kemajuan dan pengembangan, serta
inovasi yang bisa di terapkan, bahkan kalau memungkinkan ada kerjasama dengan
pihak lain.
"Terkait pengembangan
industri di Tala seperti kawasan Jorong berharap banyak pihak yang menyokong
guna kedepannya memutar perekonomian di Tala,"kata Sekda.
Kalsel Expo kali ini merupakan
yang ke 18 di gelar dan yang ikut berpartisipasi ada sebanyak 256 peserta atau
stand terdiri dari instansi pemerintahan, BUMN dan instansi swasta. Penjabat
Bupati Tala Siswansyah yang turut berhadir pada pembukaan mengatakan,Kalsel
Expo 2018 adalah kesempatan untuk menampilkan produk unggulan khas daerah
Kabupaten Tanah Laut,sehingga kedepannya produk khas daerah akan dapat
meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Tala.
"Saya harap kesempatan ini
dapat di manfaatkan dengan sebaik-baiknya," harap Siswansyah.
Produk unggulan yang di pajang di
stand Kabupaten Tanah Laut baik makanan yakni yang terbuat dari bahan lokal
seperti umbi, jagung, pisang,buah naga dan lainnya yang telah di kemas menjadi
makanan ringan. Sementara untuk non makanan seperti kain Sasirangan,kaos
Sasirangan, dan hasil kerajinan anyaman berbahan Purun seperti tas, serta hasil
kerajinan lainnya dari kerang laut yang kesemuanya di persembahkan oleh Dewan
Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanah Laut. Yang lebih
menonjol di stand Tala di adanya maket pelabuhan industri Jorong di Kecamatan
Jorong yang sekarang dalam tahap pengerjaan.
Gelaran Kalsel expo 2018 sendiri
akan berakhir sampai tanggal 4 September 2018. Turut menghadiri acara pembukaan
tersebut Forkopimda Kalsel, Ketua TP PKK Kalsel Hj. Raudhatul Jannah Sahbirin
Noor, Ketua DWP Provinsi Kalsel Hj Isma Jauharianti, para Kepala Daerah
Kabupaten/Kota se Kalimantan Selatan,para pejabat di lingkup Provinsi Kalsel
dan pimpinan perusahaan yang ikut andil dalam Kalsel Expo 2018.
TETAP EKSIS DITENGAH PRODUK BATU RINGAN
PABRIKAN
INFO TALA - Produk batu
bata dari tanah masih eksis di tengah-tengah adanya produk pabrikan berupa batu
bata ringan. Kegiatan produksi batu bata tanah yang di produksi warga Tran
Telaga Desa Karang Taruna Rt 13 Kelurahan Karang Taruna masih terus berjalan,
bahkan produksi batu bata semakin di tingkatkan atau di tambah mengingat dalam
beberapa bulan lagi keperluan batu bata akan banyak karena keperluan untuk
proyek Pemkab Tanah Laut.
Purnama, pemilik salah satu usaha
pembuatan batu bata tanah di Desa Telaga,Jum'at (31/8) pekan tadi menuturkan,
untuk harga per biji batu batau sebesarbRp 500 dan iti untuk wilayaj Pelaihari
kota, selebihnya harga di tentukan jarak, dan jarak terjauh seperti ke Palangkaraya
sebesar Rp 750 per biji. Diakui Purnama, saat banyak pesanan batu bata jika
sudah mulai proyek pemerintah daerah, dan itu di pastikan membeli batu bata
sebanyak 10.000 biji.
Usaha pembuatan batu bata oleh
Purnama sudah berjalan kurang lebih 10 tahun atau sejak masih bujangan. Ia kini
memiliki 8 orang karyawan. Untuk menghasilkan batu bata yang kuat mkandi
butuhkan proses pembakaran, dan itu memerlukan waktu selama 4 hari dengan batu
bata sebanyak 30.000 biji dalam sekali bakar. Hadirnya batu bata ringan
pabrikan, diakui Purnama menjadi kompetitornya namun tidak akan mundur dan
tetap terus memproduksi batu bata tanah karena batu bata tanah masih di gunakan
untuk bagian dinding lantai dasar.
Pembuatan bata di Desa Telaga
sendiri tecatat ada sebanyak 30
rumah,namun di antara satu sama lainnya berkompetsi secara sehat.
Masing-masing ada pelanggan khusus. Bagi Purnama paling minim 10.000 bij batu
bata ke pelanggan khusus. Dalam pembuatan batu bata,1 orang karyawan
memprodukai batu bata sebanyak 10.000 biji.
Mereka bekerja dari pukul 08.00 wita sampai ke pukul 15.00 wita. Proses
pencetakan batu bata sendiri ada cetakan khusus berisi 10 buah ruang cetak batu
bata yang terbuat dari kayu.
CACING DI DAGING IKAN HARUAN TERNYATA PARASIT
INFO TALA - Temuan cacing di dalam daging
ikan Haruan (Gabus) di Desa Kandangnlan
Lama yang sempat menghebohkan warga,hingga sampai ke medsos ternyata cacing
tersebut berjenis Parasit. Dari hasil pengujian Balai Perikanan Budidaya Tawar
Mandiangin Kabupaten Banjar terhadap sampel ikan Haruan yang ada cacingnya
nomor: 1-141/ LHU/BPBAT/-M/VIII/2018 tertanggal 29 Agustus 2018 menyebutkan
hasil uji (Tes result) pada sampel ikan Haruan yang masih hidup maupun terhadap
ikam Gabus yang kering adalah jenis parasut.
Plt kepala Dinas Ketahanan Pangan
dan Perikananan Tala Rizayadi,Jum'at (31/8) pekan tadi mengatakan, sekedar
informasi bahwa cacing yang ada pada ikan Gabus di Desa Kandangan Lama termasuk
jenis Camallanus sp atau Nematoda yang disebut Cacing Parasit dan Gilig. Jenis
cacing tersebut biasnya menyerang pada usus dan pencernaan ikan dan ukurannya maksimal 1 cm dan ia hidup bebas di perairan dan di
makan oleh ikan.
"kalau toh di masak
dengan suhu di atas 55 derajat Celsium dalam waktu 1 menit,maka cacing akan mati dan aman untuk
di konsumsi,kalau di asap atau di garam masih berpeluang aktif
(hidup),"katanya.
INFO
TALA - Dunia olahraga di Kabupaten Tanah Laut kembali menorehkan tinta emas
dan membawa nama harum Bumi Tuntung Pandang melalui ajang Kejuaraan Kempo
Walikota Banjarmasin Cup se Kalimantan Selatan dan Tengah,atlet Kempo Tala
menyabet 8 medali emas, 6 perak dan 3 perunggu serta Trophi bergilir di ajang
yang di gelar dari tanggal 30 Agustus sampai 2 September 2018 lalu yang di
gelar di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarmasin.
Kelas yang di ikuti yakni dari
putra kelas Randori atau fight kelas berat 45 kg, 50 kg, 55 kg, 60 kg ,65 kg, 70 kg dan 70 kg keatas.
Sementara dari puteri Randori dari kelas 42 kg, 45 kg ,48 kg, 51 kg, 54 kg, 57
kg, dan 57 kg keatas. Tidak semata unggul di kelas fight, pada kelas Embu atau
seni juga meraih posisi yang terbaik.
Perolehan medali emas mampu di
sabet di kelas 60 kg dan 70 kg putra dan putri kelas 45 kg, 48 kg, 51 kg ,54 kg
dan 57 kg keatas. 1 medali emas di kelas
Embu beregu putri, kemudian mendali perak untuk putra kelas 45 kg, 50 kg.Putri
kelas 42 kg dan 57 kg. Perolehan di kelas Embu pasangan putra Kyu Kenshi dan
Embu pasangan campuran Kyu Kenshi.
Di bawah binaan M.Yusuf.AR,
jauh-jaun hari Kempo Tanah Laut sebelum bertanding mempersiapkan diri dengan
melakukan pemusatan pelatihan di ponpes Ubudiyah Bati-Bati dan SMA 1 Bati-Bati.
Dengan pelatih sebanyak 4 orang, atlet Kempo di gembleng agar dapat memberikan
hasil sesuai dengan harapan.
Sementara itu, Hefni salah
seorang atlet Kempo Tala, Minggu (2/9) kemarin menuturkan, untuk lawan tanding
yang diakui cukup berat yakni dari Banjarmasin dan Banjarbaru,tapi
alhamdulillah semua dapat di tumbangkan, ujarnya. Guna kesiapan di tahun depan
kata Hefni, persiapan jelas harus lebih matang karena mengikuti Kejurnas
Prapon, serta Kejuaraan Nasional Kalimantan yang bakal di gelar di Kalimantan
Timur.
"Semoga dukungan dana dari
Koni Tala pun tentunya dapat teriring saat menuju Kaltim di tahun
depan,"harapnya.
Untuk di ketahui bahwa Hefni
sendiri juga merupakan pelatih dan official tim Kempo Tala. Berbicara di ajang
Porprov di Kabupaten Banjar maupun di Kabupaten Tabalong beberapa waktu laku,
ia salah satu penyumbang medali emas di kelas Randori putra 45 kg dan Embu.
Berbekal prestasi di dua event Poprpov itulah, Hefni harus mempersiapkan diri guna
menghadapi Kejurnas Prapon. Bersama para pelatihnya M.Yusuf.AR, Nurhadi,
Khairil Ikhwan, Thoyyibah dan Sutarso terus mengasah diri agar bisa kembali
mencapai target kemenangan di Kejurnas Prapon.
PLN ALAMI OVER VOLTAGE RUMAH WARGA NYARIS
TERBAKAR
INFO TALA - Sabtu malam (1/9) kemarin sekitar pukul 20.00 wita
suasana di Desa Gunung Melati Kecamatan Batu Ampar gelap gulita. Penerangan
lampu dari PLN pun terhenti hingga sampai hari Minggu siang (2/9).
Pemadaman listrik menyusul adanya
over voltage (kelebihan tegangan) di jaringan PLN di desa tersebut, sehingga
harus dilakukan pergantian trafo.Akan tetapi dampak dari over voltage tersebut
merusak peralatan elektronik warga di beberapa RT Desa Gunung Melati. Fatalanya
lagi, alat ukur listrik Kwh meter dengan sistem pulsa pun ikut hangus
terbakar,bahkan kabel jaringan di tiang listrik turut terbakar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak di
inginkan petugas PLN yang turun malam itu langsung memutus jaringan dari tiang
listrik ke rumah warga.
Kondisi demikian memang sangat
membahayakan rumah warga, bahkan ada rumah warga yang terbakar pada bagian
pengaman arus listrik hingga membuat bangunan tembok rumah terlihat habis
terbakar, bayangkan jika rumah warga dari kayu yang terpasang alat pengaman
arus tinggi listrik tersebut hangus terbakar, maka di pastikan rumah pun ikut
terbakar. Namun untungnya tidak ada insiden kebakaran rumah warga, hanya saja
sejumlah peralatan elektronik warga mengalami kerusakan.
Diutarakan Lasito warga Desa
Gunung Melati Rt 11, Minggu (2/9) kemarin, awalnya memang listrik padam
kemudian menyala kembali sekitar pukul 20.00 wita dan kurang lebih 10 menit
saat listrik menyala, tiba-tiba ada sebagian rumah yang mengalami penurunan
daya, lampu-lampu rumah tidak terang, akan tetapi sebaliknya ada beberapa rumah
warga yang justru cahaya lampu bertambah terang akan tetapi tidak lama lampu
rumah meledak, begitu pula terdengar suara ledakan di bagian alat ukur listrik
(Kwh) hingga meleleh karena ada pula di sertai dengan api.
"Pada malam itu juga pihak
PLN, kontraktor dan warga dengan di saksikan pihak Polsek Batu Ampar sepakat kalau
kerusakan barang-barang elektronik warga menjadi tanggung jawab PLN dan
kontraktor,dan akan di data secara detail siapa-siapa warga yang barang
elektroniknya rusak,"kata Lasito.
Hal senada di utarakan Sarukan
warga di Rt 11 Desa Gunung Melati, saat itu ia sedang nonton televisi bersama
keluarga, tiba-tiba dari televisinya berbunyi suara ledakan plus keluar
asap,maka di pastikan televisi rusak akibat arus listrik yang nampkanya terlalu
tinggi.
"Sontak kaget karena
tiba-tiba ada suara ledakan di televisi, dan barang elektronik yang lain
seperti lemari es, reciever parabola dan lampu rumah rusak semua,"katanya.
Atas kondisi demikian petugas PLN
langsung melakukan perbaikan di bagian trafo PLN yang berada di depan balai
desa setempat. Beberapa petugas melakukan pergantian pada trafo yang di duga
menjadi penyebab terjadinya over voltage dan mengganti dengan trafo baru. Proses
pergantian trafo pun dapat di tuntaskan, namun sebelum di hidupkan kembali arus
listrik,para petugas PLN melakukan cros cek ke rumah-rumah warga, utamanya yang
mengalami kebakaran pada alat ukur listrik (Kwh) hingga sampai pemutusan
sementara. Terhadap Kwh yan…
DIDUGA GAS ELPIJI BOCOR, RUMAH SARINO HABIS
TERBAKAR
INFO TALA - Peristiwa
kebakaran yang terjadi pada hari Minggu (2/9) sekitar pukul 06.45 wita di waduk
Desa Banua Tengah Kecamatan Takisung, di duga karena gas elpiji yang mengalami
kebocoran, sehingga saat ada percikan api langsung membesar dan mwmbakar se isi
rumah yang di huni oleh Sarino.
Informasi di himpun menyebutkan,
kobaran api yang terjadi di pagi hari itu membuat kaget warga sekitar dan
berupaya dengan perlatan yang ada untuk memadamkan kobaran api. Akan tetapi api
begitu cepat membesar dan membakar dalam sekejap bangunan rumah Sarino yang
terbuat dari kayu. Disamping itu pula lantaran bocoran gas elpiji 3 kg yang di
duga menjadi pemicu membesarnya api. Sarino tidak sempat untuk menguarkan
barang-barang dalam rumah, bahkan sebuah sepeda motor Suzuki Thunder miliknya
pun ikut terbakar. Petugas pemadam dari
Pos unit Damkar Desa Ranggang yang tiba di lokasi kebakaran melakukan
pendinginan kepada puing-puing yang terbakar agar api benar-benar padam. Akibat
kebakaran Sarino menderita kerugian jutaan rupiah.
Beberapa jam pasca kebakaran,
relawan Respon Cepat (RC) 113 Tala
langsung bergerak memberikan bantuan kepada Sarino. Bantuan yang di berikan
berupa pakaian yang masih layak pakai, sembako dan peralatan memasak, kata
koordinator RC 113 Tala Edwin Sihol.
INFO TALA SENIN 3 SEPTEMBER 2018
Reviewed by Unknown
on
7:19 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
7:19 PM
Rating:



No comments: