Follow Us




INFO TALA SENIN,10 SEPTEMBER 2018






Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto




  • ·         KAPASITAS PENYULUH HADAPI REDIKALISME
  • ·         31 RAMBU LALIN BEREDAR DI DESA BUMI JAYA
  • ·         GERAKAN LALU LINTAS DIKENALKAN
  • ·         BERAPA JUMLAH PTT BAKAL TERPANTAU
  • ·         REKOR KONI SAMPAIKAN BERAGAM HAL


KAPASITAS PENYULUH HADAPI REDIKALISME

     INFO TALA - Dimotori oleh Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Kalsel bekerjasama dengan Badan Nasional Pencegahan Teroris (BNPT),Sabtu (8/9) pekan tadi di aula salah satu hotel di kota Pelaihari di gelar pertemuan para penyuluh agama se Kabupaten Tanah Laut yang terbalut dalam pertemuan bertajuk "Ayat-Ayat Damai".Sebelum memulai, para peserta yang rata-rata kalangan penyuluh agama ini membacakan ikrar penyuluh agama.
     Forum tersebut di gelar dalam rangka meningkatkan kapasitas penyuluh agama se Kabupaten Tanah Laut. Forum merupakan pencegahan terorisme di Kalsel dimana biasanya embrio paham radikalimse berasal dari desa, untuk itulah para penyuluh agama harus mampu menangkis paham radikal. Radikal menjurus kepada terorisme, pemahaman ini sangat mudah di tularkan ke orang-orang. Para nara sumber di kegiatan tersebut yakni kepala Kemenag Kalsel Drs.H.Noor Fahmi. MM,sementara nara sumber dari pusat yakni Muhammad Noor Sopian yang juga mantan napi teroris (Napiter),Dr.Taufik Hidayatillah. MA (peneliti NSEP), Salehudin,MPd (Akademis).
     Ketua FKPT Kalsel Dr.H.Ridhani Fizdie,MPd saat membuka kegiatan mengatakan, ayat-ayat damai mengutip dari ayat-ayat al qur'an yang isinya mengajurkan untuk kedamaian antar umat. Kegiatan yang dilksanakan di daerah, ada 5 kegiatan salah satunya bidang agama, budaya, ekonomi, pemuda, dan sosialisasi lewat media. "Didaerah ada mitra untuk FKPT khususnya di provinsi sebagai perpanjangan BNPT,"katanya. Dijelaskan pula, FKPT hanya sebatas pencegahan,karena merupakan program nasional adalah penguatan masyarakat di daerah melalui FKPT,dengan aparat desa di lokasi berbeda.
     Dari hasil survei tahun 2017 oleh BNPT dengan lembaga survei, untuk Kalsel berada pada tingkat sedang radikalisme. Se Indonesia, ada 5 besar di atas rata-rata kerawanan yakni di Kalimantan Utara (Kaltara). Pada penyampaian materi oleh Drs.H.Noor Pahmi,MM Kepala Kemenag provinsi Kalsel, Penyuluh berperan penting mendeteksi paham radikal. Ada ajaran-ajaran yang agak aneh di masyarakat seperti biasanya orang terlihat rajin solat berjamaah,namun sekarang malah tidak lagi, melihat gejala tersebut maka tugas dari penyuluh agama untuk melakukan bimbingan serta berkoordinasi dengan aparat keamanan.
     Sementara itu,mantan teroris Noor Sopian dalam paparannya, tanda-tanda mengarah ke radikal yakni penyimpangan yang sangat sederhana di lihat tidak mau solat berjamaah, kehadirannya tidak jauh seperti Benalu,dan yang terparah yakni meyakinkan sebuah dosa bahwa sebenarnya hal itu bukan dosa. Dalam forum tersebut selanjutnya di isi dengan dialog antara nara sumber dengan peserta. Forum juga di hadiri dari Pemkab Tanah Laut, serta unsur Forkopimda Tanah Laut.

Senin, 10 Sept 2018


31 RAMBU LALIN BEREDAR DI DESA  BUMI JAYA

     INFO TALA - Kegiatan Satgas  Preemtif Sat Lantas  Lantas Polres Tanah Laut yakni kegiatan Safety Riding berupa pemasangan rambu-rambu Lalulintas dilakukan Satlantas Polres Tala. Selain itu juga pembuatan Zebra Cross  masyarakat,Sabtu (8/9) kemarin di Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari.Dengan adanya rambu Lalulintas di harapkan akan mengerti arti rambu-rambu Lalulintas dan mematuhinya. Sedikitnya ada 31 buah rambu yang terpasang dan anggota Satlantas juga dalam pemasangan di back up anggota dari Dinas Perhubungan Tanah Laut berikut para perangkat desa setempat.
    Kasat Lantas Polres Tala AKP Lalu Ryan mengatakan, kegiatan lain berupa sosialisasi terhadap Helm bestandar SNI serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan UU demi terwujudnya Kamseltibcar lantas  di wilayah hukum Polres Tala.Melengkapi kegiatan pemasangan rambu-rambu Lalulintas dan membuat Marka Jalan berupa Zebra Cross,juga sebagai rangkaian dalam rangka Lmba Kampung Tertib Lalulintas.
Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.

Senin, 10 Sept 2018


12 GERAKAN LALU LINTAS DIKENALKAN

    INFO TALA - Giat pre emtif Satlantas Polres Tanah Laut berupa Police Go To School, yakni menuju sasaran ke SDN Bumi Jaya 1 Kecamatan Pelaihari, belum lama tadi. Personil Satlantas Polres Tala seperti Kanit Dikyasa beserta Banit Dikyasa Ipda Mulyono, Bhabinkamtibmas Desa Bumi Jaya Aiptu Sri Widodo, anggota Dikyasa Aiptu Supriyanto, dan anggota Dikyasa Brigadir Bayu. P yang bertugas melakukan program Satlantas Polres Tala ke sekolah tersebut. Sasaran giat,kata Kasatlantas Polrea Tala AKP Lalu Ryan, adalah para murid-murid dan dewan guru SDN Bumi Jaya  1 Pelaihari. Metode giatnya berupa sosialisasi kampung tertib Lalulintas dan pengenalan rambu-rambu Lalulintas, tanya jawab terkait rambu-rambu Lalulintas dan pengetahuan berlalulintas, serta pengenalan gerakan 12 gerakan Lalulintas.
     Sementara materi penyuluhan Kamseltibcarlantas yakni pengetahuan tentang UU nomor 22 tahun 2009 tentang himbauan atau larangan bagi pelajar sekolah yang belum memiliki SIM agar tidak menggunakan ranmor sendiri dan pengenalan 12 gerakan pengaturan lalu lintas. Kemudian tentang cara aman dan sehat ke sekolah di antaranya  dengan di antarkan atau di bonceng sepeda motor oleh orang tua atau orang yang sudah dewasa denga tetap menggunakan alat pelindung keselamatan yang baik dan benar (HELM SNI), saat di bonceng bersepeda motor dan atau dengan menggunakan sepeda dayung, dan terakhir saat berjalan kaki di jalan tidak bersenda gurau, tidak berjajar terlalu melebar dan saat akan menyeberang jalan biasakan untuk tengok kiri, tengok kanan  dan tengok kiri lagi setelah aman barulah menyeberang jalan. Kepada siswa juga di sosialisasi terkait rencana lomba kampung tertib Lalulintas.
     Dari materi Kamtibmas, dengan memanfaatkan waktu luang pelajar di luar jam sekolah dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat, kemudian hindari penyalahgunaan miras, obat-obat keras dan narkoba di kalangan pelajar. Tiak keluar dari lingkungan sekolah pada saat jam istirahat dan jam pulang sekolah sebelum di jemput oleh orang tua atau keluarga, atau orang yang di kenal.Kegiatan bertujuan agar pelajar nantinya dapat menjadi masyarakat yang komunikatif atau dekat dengan petugas Kepolisian serta menjadi masyarakat yang taat serta patuh hukum,disamping sebagai pelajar yang dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas, pelajar yang menjadi generasi penerus bangsa terhindar dari ancaman bahaya penyalahgunaan miras, obat-obat keras serta narkoba.

Senin, 10 Sept 2018


BERAPA JUMLAH PTT BAKAL TERPANTAU

     INFO TALA - Seiring dengan kemajuan informasi dan tehnologi, maka oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Tala berkolaborasi dengan Dinas Komumikasi dan Informatika (Diskominfo) Tala bakal membuat aplikasi "SI PTT", atau di sebut pula Sistem Informasi Pegawai Tidak Tetap. Apa itu SI PTT ?  Tony Nursofyan, S.si. MM Kasubid formasi dan pengadaan pada BPKSDM Tala, Jum'at (7/9) pekan tadi mengatakan, Program SI PTT adalah dalam hal penyedian apliskasi tenaga IT dari Diskominfo yang tujuannya ingin memetakan PTT validnya berapa, tenaganya apa saja serta mulai dari foto, SK awal dan SK akhir dapat tersaji semua di dalamnya.
     Ia menambahkan, aplikasi yang sudah masuk bagi seorang PTT nantinya punya nomor induk PTT. Hal tersebut sebagai upaya menghindari SKPD yang mengangkat PTT tanpa persetujuan BKPSDM, karena juga pada aplikasi tersebut terkunci."Jadi akan ketahuan kalau ada PTT baru yang masuk di sebuah SKPD jika melakukan rektrut,"jelas Toni. Menurut Toni, memang diakui banyak SKPD yang minta persetujuan ke BKPSDM, namun banyak pula SKPD yang tidak melaporkan SK PTT nya, padahal itu wajib dilakukan oleh SKPD melaporkan berapa jumlah PTTnya ke bupati melalui BKPSDM sebagai tembusan.
     Lounching aplikasi SI PTT memang kini tengah di persiapkan BKPSDM dan Diskominfo pada bidang E Goverment. Diskominfo selaku programer atau membuat aplikasi tentang data seluruh PTT memang masih ada penambahan permintaan dari BKPSDM Tala untuk penguncian jumlah data PTT yang di input,dan kepada SKPD lain tidak bisa menambah kecuali seijin dari BKPSDM, kata Zaki Yamani selaku kabid Penyelenggara E Government pada Diskominfo Tala.
     Ia menambahkan, aplikasi tentang SI PTT tahap awal sebelum nantinya di lounching masih dilakukan tes keamanan agar tidak ada celah atau lubang keamanan yang memungkinkan untuk Hacker masuk ke database aplikasi (Bug), dan sudah secara resmi kami serahkan, sisanya tergantung BKPSDM yang melaksanakan, sementara Diskominfo cuma bantu pengelolaan keamanan database dan server,tutupnya.

Senin, 10 Sept 2018


RAKOR KONI SAMPAIKAN BERAGAM HAL

     INFO TALA - Melalui rapat koordinasi Koni Tala, Sabtu (8/9) pekan tadi di salah satu aula hotel di kota Pelaihari, oleh ketua Koni Tala Edy Porwanto, SE menyampikan beragam hal,mulai dari dana hibah, pemberian insentif kepada atlet,hingga sampai masa jabatan kepengurusan.Rakor di hadiri para ketua cabang olahraga di bawah binaan Koni Tala dan terjadi dialog antara ketua Koni bersama pengurus masing-masing cabor. Usai memimpin rakor, ketua Koni Tala Edy Porwanto, SE mengatakan, untuk pemberian insentif kepada atelt Porprov di Kabupaten Tabalong lalu, maka itu masuk dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) karena ada masuk pula nama atlet yang bersangkutan dan hal itu merupakan pengajuan tahun 2016.
     Sementara menyangkut dana hibah di tahun 2018 sebesar Rp 2 milliar, begitu pula di tahun 2019. Struktur insentif di persiapkan untuk Porpov yang akan datang. Edy menambahkan, ada 2 poin dalam rakor yakni penggunaan dana hibah yang sudah di transfers ke Koni dari Pemkab Tanah Laut untuk selanjutnya penggunaan oleh masing-masing cabor yang telah di ajukan dengan benar dan sesuai prestasi olahraga, kategori cabor masuk unggulan, potensial dan pembinaan, pendek kata proses pencairan sama seperti tahun lalu menggunakan transfer. 
     Koni Tala dalam hal dana pembinaan telah mematok sebesar Rp 600-an juta, kemudian insentif atlet Rp 1,2 miliar, untuk pembelian peralatan serta kesekretariatan sebesar Rp 150 juta. Pembahasan lainnya menyangkut masa jabatan dengan adanya perpanjangan hingga sampai  31 Desember 2108."SK memang awal 25 Juli 2018 habis masa berlaku Koni Tala, akan tetapi oleh Ketua Umum (Ketum) Koni, maka kepengurusan Koni di perpanjang,"kata Edy. Berharap dari Pemkab untuk hibah olah raga orentasi untuk pembinaan olahraga, orientasi harus terus-menerus anggaran harus ada, seperti sudah-sudah anggaran di berikan ke cabor jangan pada saat hari H,lantas bagaimana dengan latihannya,dan nominalnya juga menyesuaikan kemampuan daerah.

INFO TALA SENIN,10 SEPTEMBER 2018 INFO TALA SENIN,10 SEPTEMBER 2018 Reviewed by Unknown on 11:45 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.