Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
- · KAPASITAS PENYULUH HADAPI REDIKALISME
- · 31 RAMBU LALIN BEREDAR DI DESA BUMI JAYA
- · GERAKAN LALU LINTAS DIKENALKAN
- · BERAPA JUMLAH PTT BAKAL TERPANTAU
- · REKOR KONI SAMPAIKAN BERAGAM HAL
KAPASITAS PENYULUH HADAPI REDIKALISME
INFO TALA - Dimotori
oleh Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Kalsel bekerjasama dengan Badan
Nasional Pencegahan Teroris (BNPT),Sabtu (8/9) pekan tadi di aula salah satu
hotel di kota Pelaihari di gelar pertemuan para penyuluh agama se Kabupaten
Tanah Laut yang terbalut dalam pertemuan bertajuk "Ayat-Ayat Damai".Sebelum
memulai, para peserta yang rata-rata kalangan penyuluh agama ini membacakan
ikrar penyuluh agama.
Forum tersebut di gelar dalam rangka
meningkatkan kapasitas penyuluh agama se Kabupaten Tanah Laut. Forum merupakan
pencegahan terorisme di Kalsel dimana biasanya embrio paham radikalimse berasal
dari desa, untuk itulah para penyuluh agama harus mampu menangkis paham
radikal. Radikal menjurus kepada terorisme, pemahaman ini sangat mudah di
tularkan ke orang-orang. Para nara sumber di kegiatan tersebut yakni kepala
Kemenag Kalsel Drs.H.Noor Fahmi. MM,sementara nara sumber dari pusat yakni
Muhammad Noor Sopian yang juga mantan napi teroris (Napiter),Dr.Taufik
Hidayatillah. MA (peneliti NSEP), Salehudin,MPd (Akademis).
Ketua FKPT Kalsel Dr.H.Ridhani Fizdie,MPd saat
membuka kegiatan mengatakan, ayat-ayat damai mengutip dari ayat-ayat al qur'an
yang isinya mengajurkan untuk kedamaian antar umat. Kegiatan yang dilksanakan
di daerah, ada 5 kegiatan salah satunya bidang agama, budaya, ekonomi, pemuda,
dan sosialisasi lewat media. "Didaerah ada mitra untuk FKPT khususnya di
provinsi sebagai perpanjangan BNPT,"katanya. Dijelaskan pula, FKPT hanya
sebatas pencegahan,karena merupakan program nasional adalah penguatan
masyarakat di daerah melalui FKPT,dengan aparat desa di lokasi berbeda.
Dari hasil survei tahun 2017 oleh BNPT dengan
lembaga survei, untuk Kalsel berada pada tingkat sedang radikalisme. Se
Indonesia, ada 5 besar di atas rata-rata kerawanan yakni di Kalimantan Utara
(Kaltara). Pada penyampaian materi oleh Drs.H.Noor Pahmi,MM Kepala Kemenag
provinsi Kalsel, Penyuluh berperan penting mendeteksi paham radikal. Ada
ajaran-ajaran yang agak aneh di masyarakat seperti biasanya orang terlihat
rajin solat berjamaah,namun sekarang malah tidak lagi, melihat gejala tersebut
maka tugas dari penyuluh agama untuk melakukan bimbingan serta berkoordinasi
dengan aparat keamanan.
Sementara itu,mantan teroris Noor Sopian dalam
paparannya, tanda-tanda mengarah ke radikal yakni penyimpangan yang sangat
sederhana di lihat tidak mau solat berjamaah, kehadirannya tidak jauh seperti
Benalu,dan yang terparah yakni meyakinkan sebuah dosa bahwa sebenarnya hal itu
bukan dosa. Dalam forum tersebut selanjutnya di isi dengan dialog antara nara
sumber dengan peserta. Forum juga di hadiri dari Pemkab Tanah Laut, serta unsur
Forkopimda Tanah Laut.
Senin, 10 Sept 2018
31 RAMBU LALIN BEREDAR DI DESA BUMI JAYA
INFO TALA - Kegiatan
Satgas Preemtif Sat Lantas Lantas Polres Tanah Laut yakni kegiatan
Safety Riding berupa pemasangan rambu-rambu Lalulintas dilakukan Satlantas
Polres Tala. Selain itu juga pembuatan Zebra Cross masyarakat,Sabtu (8/9) kemarin di Desa Bumi
Jaya Kecamatan Pelaihari.Dengan adanya rambu Lalulintas di harapkan akan
mengerti arti rambu-rambu Lalulintas dan mematuhinya. Sedikitnya ada 31 buah
rambu yang terpasang dan anggota Satlantas juga dalam pemasangan di back up
anggota dari Dinas Perhubungan Tanah Laut berikut para perangkat desa setempat.
Kasat Lantas Polres Tala AKP Lalu Ryan
mengatakan, kegiatan lain berupa sosialisasi terhadap Helm bestandar SNI serta
tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan UU demi terwujudnya
Kamseltibcar lantas di wilayah hukum
Polres Tala.Melengkapi kegiatan pemasangan rambu-rambu Lalulintas dan membuat
Marka Jalan berupa Zebra Cross,juga sebagai rangkaian dalam rangka Lmba Kampung
Tertib Lalulintas.
Stop Pelanggaran, Stop
Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan.
Senin, 10 Sept 2018
12 GERAKAN LALU LINTAS DIKENALKAN
INFO TALA - Giat pre
emtif Satlantas Polres Tanah Laut berupa Police Go To School, yakni menuju
sasaran ke SDN Bumi Jaya 1 Kecamatan Pelaihari, belum lama tadi. Personil
Satlantas Polres Tala seperti Kanit Dikyasa beserta Banit Dikyasa Ipda Mulyono,
Bhabinkamtibmas Desa Bumi Jaya Aiptu Sri Widodo, anggota Dikyasa Aiptu
Supriyanto, dan anggota Dikyasa Brigadir Bayu. P yang bertugas melakukan
program Satlantas Polres Tala ke sekolah tersebut. Sasaran giat,kata
Kasatlantas Polrea Tala AKP Lalu Ryan, adalah para murid-murid dan dewan guru
SDN Bumi Jaya 1 Pelaihari. Metode
giatnya berupa sosialisasi kampung tertib Lalulintas dan pengenalan rambu-rambu
Lalulintas, tanya jawab terkait rambu-rambu Lalulintas dan pengetahuan
berlalulintas, serta pengenalan gerakan 12 gerakan Lalulintas.
Sementara materi penyuluhan
Kamseltibcarlantas yakni pengetahuan tentang UU nomor 22 tahun 2009 tentang
himbauan atau larangan bagi pelajar sekolah yang belum memiliki SIM agar tidak
menggunakan ranmor sendiri dan pengenalan 12 gerakan pengaturan lalu lintas.
Kemudian tentang cara aman dan sehat ke sekolah di antaranya dengan di
antarkan atau di bonceng sepeda motor oleh orang tua atau orang yang sudah
dewasa denga tetap menggunakan alat pelindung keselamatan yang baik dan benar
(HELM SNI), saat di bonceng bersepeda motor dan atau dengan menggunakan sepeda
dayung, dan terakhir saat berjalan kaki di jalan tidak bersenda gurau, tidak
berjajar terlalu melebar dan saat akan menyeberang jalan biasakan untuk tengok
kiri, tengok kanan dan tengok kiri lagi
setelah aman barulah menyeberang jalan. Kepada siswa juga di sosialisasi
terkait rencana lomba kampung tertib Lalulintas.
Dari materi Kamtibmas, dengan memanfaatkan
waktu luang pelajar di luar jam sekolah dengan kegiatan-kegiatan positif yang
bermanfaat, kemudian hindari penyalahgunaan miras, obat-obat keras dan narkoba
di kalangan pelajar. Tiak keluar dari lingkungan sekolah pada saat jam
istirahat dan jam pulang sekolah sebelum di jemput oleh orang tua atau keluarga,
atau orang yang di kenal.Kegiatan bertujuan agar pelajar nantinya dapat menjadi
masyarakat yang komunikatif atau dekat dengan petugas Kepolisian
serta menjadi masyarakat yang taat serta patuh hukum,disamping sebagai
pelajar yang dapat menjadi pelopor keselamatan berlalulintas, pelajar yang
menjadi generasi penerus bangsa terhindar dari ancaman bahaya penyalahgunaan
miras, obat-obat keras serta narkoba.
Senin, 10 Sept 2018
BERAPA JUMLAH PTT BAKAL TERPANTAU
INFO TALA - Seiring
dengan kemajuan informasi dan tehnologi, maka oleh Badan Kepegawaian dan
Pengembangan SDM Tala berkolaborasi dengan Dinas Komumikasi dan Informatika
(Diskominfo) Tala bakal membuat aplikasi "SI PTT", atau di sebut pula
Sistem Informasi Pegawai Tidak Tetap. Apa itu SI PTT ? Tony Nursofyan, S.si. MM Kasubid formasi dan
pengadaan pada BPKSDM Tala, Jum'at (7/9) pekan tadi mengatakan, Program SI PTT
adalah dalam hal penyedian apliskasi tenaga IT dari Diskominfo yang tujuannya
ingin memetakan PTT validnya berapa, tenaganya apa saja serta mulai dari foto,
SK awal dan SK akhir dapat tersaji semua di dalamnya.
Ia menambahkan, aplikasi yang sudah masuk
bagi seorang PTT nantinya punya nomor induk PTT. Hal tersebut sebagai upaya
menghindari SKPD yang mengangkat PTT tanpa persetujuan BKPSDM, karena juga pada
aplikasi tersebut terkunci."Jadi akan ketahuan kalau ada PTT baru yang
masuk di sebuah SKPD jika melakukan rektrut,"jelas Toni. Menurut Toni,
memang diakui banyak SKPD yang minta persetujuan ke BKPSDM, namun banyak pula
SKPD yang tidak melaporkan SK PTT nya, padahal itu wajib dilakukan oleh SKPD
melaporkan berapa jumlah PTTnya ke bupati melalui BKPSDM sebagai tembusan.
Lounching aplikasi SI PTT memang kini
tengah di persiapkan BKPSDM dan Diskominfo pada bidang E Goverment. Diskominfo
selaku programer atau membuat aplikasi tentang data seluruh PTT memang masih
ada penambahan permintaan dari BKPSDM Tala untuk penguncian jumlah data PTT
yang di input,dan kepada SKPD lain tidak bisa menambah kecuali seijin dari BKPSDM,
kata Zaki Yamani selaku kabid Penyelenggara E Government pada Diskominfo Tala.
Ia menambahkan, aplikasi tentang SI PTT
tahap awal sebelum nantinya di lounching masih dilakukan tes keamanan agar
tidak ada celah atau lubang keamanan yang memungkinkan untuk Hacker masuk ke
database aplikasi (Bug), dan sudah secara resmi kami serahkan, sisanya
tergantung BKPSDM yang melaksanakan, sementara Diskominfo cuma bantu
pengelolaan keamanan database dan server,tutupnya.
Senin, 10 Sept 2018
RAKOR KONI SAMPAIKAN BERAGAM HAL
INFO TALA - Melalui rapat koordinasi Koni
Tala, Sabtu (8/9) pekan tadi di salah satu aula hotel di kota Pelaihari, oleh
ketua Koni Tala Edy Porwanto, SE menyampikan beragam hal,mulai dari dana hibah,
pemberian insentif kepada atlet,hingga sampai masa jabatan kepengurusan.Rakor
di hadiri para ketua cabang olahraga di bawah binaan Koni Tala dan terjadi
dialog antara ketua Koni bersama pengurus masing-masing cabor. Usai memimpin
rakor, ketua Koni Tala Edy Porwanto, SE mengatakan, untuk pemberian insentif
kepada atelt Porprov di Kabupaten Tabalong lalu, maka itu masuk dalam Rencana
Kerja Anggaran (RKA) karena ada masuk pula nama atlet yang bersangkutan dan hal
itu merupakan pengajuan tahun 2016.
Sementara menyangkut dana hibah di tahun
2018 sebesar Rp 2 milliar, begitu pula di tahun 2019. Struktur insentif di
persiapkan untuk Porpov yang akan datang. Edy menambahkan, ada 2 poin dalam
rakor yakni penggunaan dana hibah yang sudah di transfers ke Koni dari Pemkab
Tanah Laut untuk selanjutnya penggunaan oleh masing-masing cabor yang telah di
ajukan dengan benar dan sesuai prestasi olahraga, kategori cabor masuk
unggulan, potensial dan pembinaan, pendek kata proses pencairan sama seperti
tahun lalu menggunakan transfer.
Koni Tala dalam hal dana pembinaan telah
mematok sebesar Rp 600-an juta, kemudian insentif atlet Rp 1,2 miliar, untuk
pembelian peralatan serta kesekretariatan sebesar Rp 150 juta. Pembahasan
lainnya menyangkut masa jabatan dengan adanya perpanjangan hingga sampai 31 Desember 2108."SK memang awal 25 Juli
2018 habis masa berlaku Koni Tala, akan tetapi oleh Ketua Umum (Ketum) Koni,
maka kepengurusan Koni di perpanjang,"kata Edy. Berharap dari Pemkab untuk
hibah olah raga orentasi untuk pembinaan olahraga, orientasi harus
terus-menerus anggaran harus ada, seperti sudah-sudah anggaran di berikan ke
cabor jangan pada saat hari H,lantas bagaimana dengan latihannya,dan nominalnya
juga menyesuaikan kemampuan daerah.
INFO TALA SENIN,10 SEPTEMBER 2018
Reviewed by Unknown
on
11:45 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
11:45 PM
Rating:



No comments: