Follow Us




INFO TALA KAMIS, 4 OKTOBER 2018


Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto


  • ·         PROGRAM KOTA TANPA KUMUH DIMULAI
  • ·         TUMPUKAN SAMPAH DEPAN KANTOR UPT DISDIKBUD
  • ·         KEBAKARAN LAHAN MEREMBET KERUMAH
  • ·         HAMZAH DIBERIKAN PEMBINAAN POLSEK BATI-BATI
  • ·         KABEL TEMBAGA PJU MARAK DICURI
  • ·         STAKE HOLDER SEPAKAT DEKLARASI NETRALITAS
  • ·         PENDOPO PSHT DIRESMIKAN PLUS PAGELARAN WAYANG KULIT
  • ·         CUKUP REKOMENDASI DARI KETUA DANA PINJAMAN DAPAT DIPROSES
  • ·         SDN ANGSAU 4 SASARAN PENCANANGAN BULAN KESEHATAN GIGI


PROGRAM KOTA TANPA KUMUH DIMULAI
     INFO TALA - Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di mulai, Selasa (2/10) kemarin Bupati Tanah Laut H. Sukamta melakukan peletakan batu pertama program Kota Tanpa Kumuh di Kabupaten Tanah Laut, dengan lokasi yang di pilih yakni di RT 14 kelurahan Pelaihari atau berada di Jalan yang dekat dengan Danau Bom atau biasa di sebut orang Jalan Ujung Brock karena jalan tersebut sudah ada sejak jaman penjajahan Belandan.
     Program Kotaku merupakan program dari Direktorat Jendral (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumah Rakyat untuk mempercepat penanganan permukinan kumuh di Indonesia dan mendukung gerakan "100-0-100" yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukinan kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak.
     Program ini merupakan tahun ke 2 di dapat Kabupaten Tanah Laut, setelah tahun 2017 lalu  Tanah Laut mendapat dana sebesar Rp 500 juta rupiah, pada tahun 2018 ini mendapatkan dana sebesar Rp 1,5 milyar. Program di Kota Pelaihari ini dilaksanakan oleh BKM Gawi Manuntung.
     Bupati Tanah Laut H.Sukmta mengatakan, kegiatan ini tentunya sejalan dengan program Pemkab Tanah Laut, di mana Kota di Tata, Desa dibina.  "Berharap program ini dapat membuat kota Pelaihari semakin nyaman untuk di tempati. Drainese dapat berfungsi sebagai mana fungsinya. Air dapat mengalir melalui drainase, sehingga kedepannya tidak terjadi permasalahan lagi. Mari bersama-sama kita dukung program ini, kita kerjakan, awasi dan evaluasi bersama. Acara peletakan batu pertama turu di hadiri pimpinan SKPD terkait, camat dan lurah Kecamatan Pelaihari.

TUMPUKAN SAMPAH DEPAN KANTOR UPT DISDIKBUD
     INFO TALA - Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menumpuk di atas trotoar Jalan A.Yani Angsau tepatnya berada persis di depan kantor UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Hal itu menyusul lantaran tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
     Selasa (2/10) kemarin sekitar pukul 10.55 wita tumpukan sampah-sampah rumah tangga tersebut masih menggunung dan menutupi trotoar tersebut. Pada jam itu belum ada pengangkutan dari petugas yang berwenang dalam urusan sampah, akan tetapi kurang lebih 15 menit setelahnya pengambilan foto, sampah pun sudah di angkut oleh petugas kebersihan.
     Jali,warga setempat mengatakan sudah beberapa hari tumpukan sampah itu di biarkan, sehingga membuat pemandangan pun jadi kurang nyaman belum lagi menimbulkan aroma kurang sedap. "Awalnya memang ada TPS sebanyak 2 buah di sekitar tumpukan sampah tersebut. 1 di dekat pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara, 1 nya lagi di dekat jembatan kecil, namun lantaran TPSnya rusak, maka tidak ada lagi dan warga sekitar pun bingung kemana mau buang sampah," ucapnya.
     Arief Setyawan,ST Kepala bidang tata kota dan kebersihan pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut di konfirmasi mengatakan, memang awalnya ada sebuah warung  makan buka dan merasa terganggu karena ada bak sampah dekat warungnya, padahal bak sampah itu pun sudah lebih dahulu ada sebelum warung tersebut hadir. Ada sedikit miskomunikasi antara pedagang dengan UPT Disdikbud, maka kami mengalah saja agar sementara di bangunkan bak sampah kembali sementara warga membuang sampah di tempat semula dekat pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara, namun nyatanya malah ada tumpukan sampah di berpindah ke depan kantor UPT Disdikbud.
     "Langkah koordinasi dengan RT setempat pun dilakukan, dan sepakat bahwa bak sampah di bangunkan di dekat pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara yang berada di samping kiri dari kantor UPT Disdikbud karena memang awalnya bak sampah ada di lokasi tersebut, hanya saja mengalami kerusakan, entah di rusak atau rusak dengan sendirinya,"jelas Arief.
     Pasukan kebersihan yang kini di miliki bidang tata kota dan kebersiham ada sebanyak 187 orang, dimana petugas kontrol TPS untuk memastikan kalau ada sampah yang berserakan di luar tempat di sekitar tempat sampah.

KEBAKARAN LAHAN MEREMBET KERUMAH
     INFO TALA - Kebakaran lahan yang terjadi di Jalan A.Yani Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang, Selasa (2/10) kemarin sekitar pukul 12.00 wita telah merembet ke salah satu rumah warga yani Arbain, di Rt 06 Desa Gunung Raja.
     Informasi di dapat dari relawan Respon Cepat (RC) 113 Tala,  Edwin Sihol mengatakan, saat itu keluarga Arbain sedang tidak di rumah sementara di sekitar rumahnya yang terdapat tanaman bondong mengering tengah terbakar. Api berusaha di padamkan warga dengan menggunakan ranting pohon, sebagian ada yang menggunakam ember untuk menyiramkan air sambil menunggu unit pemadam kebakaran tiba dilokasi. Namun karena rumah Arbain dari kayu, maka api pun cepat membakar dan membesar, sehingga upaya pemadaman oleh warga belum berhasil, disamping rembetan api yang sebelumnya membakar lahan bondong juga cepat menjalar.
     Segenap arus lalu lintas pun sempat mengalami kemacetan, karena posisi rumah Arbain berada di pinggir jalan raya berikut asap tebal yang menutup pandangan pengguna jalan raya. Besarnya kobaran api setinggi pohon pun membuat suhu kian panas, dan pengendara lebih menghentikan kendaraannya dari radius kurang lebih 200 meter mengingat suhu yang cukup panas, di tambah dengan panasnya terik matahari saat itu.
     Beberapa saat unit pemadam pun tiba dan bersama warga saling bahu membahu memadamkan api setelah unit pemadam kebkaran dari Sat Pol PP dan Damkat Tala, BPK Arisa, dan Emergency RC 113 Tala, Manggala Agni, dan BPBD Tala tiba dilokasi.
     Api dapat di padamkan, walau pun rumah Arbain sudah habis tak bersisa. Proses pembahasan pun dilakukan oleh unit pemadam agar tidak ada lagi riak-riak api kecil di sekitar lahan yang terbakar maupun di puing-puing rumah Arbain. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran rumah Arbain tersebut, namun Arbain mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

HAMZAH DIBERIKAN PEMBINAAN POLSEK BATI-BATI
     INFO TALA - Polsek Bati-Bati mengamankan 1 orang warga setempat yang merupakan pemilik lahan, yang sebagian lahannya terbakar namun merembet kelahan lain, dan ia pun di mintai keterangan serta di klarifikasi oleh Unit reskrim Polsek Bati-Bati, Selasa (2/10) kemarin.
     Kapolsek Bati-Bati Iptu Matnur,SH.MH di konfirmasi mengatakan, awalnya sekitar pukul 14.00 wita mendatangi lokasi karhutla untuk melakukan pemadaman serta lokalisir karhutla agar tidak meluas, melakukan koordinasi dengan BPBD Tala pos Bati-Bati untuk segera kelokasi karhutla. Memberikan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) kepada warga sekitar agar berperan aktif mencegah karhutla dan dilarang melakukan karhutla di lahan bondong Rt 01 Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati bersama anggota Koramil Bati-Bati.
     Kapolsek Bati-Bati menambahkan, warga Desa Pandahan atas nama Hamzah (54) karena di duga sebagai pemilik sebagian lahan yang terbakar. Karhutla terjadi di lahan bondong (kosong) yang merembet kelahan milik Hamzah, untuk melokalisir api merembet ke lahan dan rumahnya dan yang bersangkutan membakar rumput di lahannya. Hamzah di duga sebagai pemilik sebagian lahan yang terbakar. Langkah melakukan klarifikasi dan interogasi oleh unit Reskrim Polsek Bati-Bati terhadap yang bersangkutan dengan hasil memang ada melakukan pembakaran lahan miliknya dengan ukuran baru sekitar 1x1 meter persegi, dengan tujuan untuk mencegah lahan miliknya terbakar karena dekat dengan rumah yang bersangkutan.
     "Lahan yang terbakar kurang lebih 2 hektar dan belum di ketahui pemiliknya yang berbatasan dengan lahan Hamzah, dan yang bersangkutan membuat surat pernyataan dengan di ketahui oleh kades Pandahan. Hal ini di harapkan akan menjadi pelajaran bagi masyarakat lainnya untuk tidak sembarangan membakar-bakar lahan,"tutup Kapolsek Bati-Bati.

KABEL TEMBAGA PJU MARAK DICURI
     INFO TALA - Aksi pencurian terhadap kabel-kabel berbahan tembaga untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur Gunung Kayangan mulai marak, al hasil lampu-lampu penerang jalan pun tidak bisa berfungsi sebagai mana mestinya.
     Kabid tata kota dan kebersihan pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKWLH) Kabupaten Tanah Laut Arief Setyawan,ST Rabu (3/10) kemarin mengatakan, kabel-kabel berbahan tembaga yang di tanam dalam tanah itu di duga kuat di curi, karena di lihat dari hasil potongan kabel nampak seperti menggunakan alat potong kabel.
     "PJU di wilayah Gunung Kayangan mulai dari jalur masuk dari arah Banjarmasin hingga sampai patung sapi banyak yang mati, kabel bawah tanah dari tembaga hilang, begitu pula kabel-kabel PJU di Jalan Hutan Kota juga sebagian hilang termasuk PJU di daerah  Sarang Halang mati sebelumnya dan kini sudah dilakukan perbaikan, jadi kalau ada warga yang komplain kenapa lampu-lampu jalan tidak menyala,maka begitulah kondisinya,"kata Arief.
     Solsui untuk tidak kembali di curi orang, pada kabel-kabel tersebut di pindah keatas agar supaya aman, karena kalau kabel berada di bawah tanah rawan hilang kembali, ucap Arief pula. Tidak menyalanya sejumlah lampu-lampu jalan tersebut adanya laporan dari petugas PJU. Petugas PJU sendiri wajibnya memakai baju lapangan khusus. Di khawatirkan para pencuri kabel-kabel tersebut menggunakan seragam yang mungkin mirip dengan seragam PJU yang memang dari DPRKPLH, jadi bila warga melihat dan mengira petugas PJU tengah berada di tiang-tiang lampu penerang jalan tidak ada salahnya menayakan apakah benar petugas dari DPRKPLH atau kalau perlu memotonya.
     "Dari pengalaman pagi di benahi  akan tetapi pada sore hari kabel-kabel berbahan tembaga tersebut sudah hilang dan sendiri terputus secraa rapi,"tutup Arief. Tidak semata ulah tangan-tangan terampil dalam memutus kabel-kabel tembaga untuk lampu jalan umum, di dalam kota sendiri seperti kursi yang berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga mengalami nasib yang sama dengan kabel tembaga, begitu pula ikut merembet ke kembang-kembang juga terkesan habis di cabut.

STAKE HOLDER SEPAKAT DEKLARASI NETRALITAS
     INFO TALA - Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan video confrence (Vicon) di kantor Polres Tala beberapa waktu lalu bersama Kapolri, Panglima TNI, Kemenkopolhumkam, Bawaslu RI, KPU RI dan stake holder lainnya dari gedung Pusdalsis Mabes Polri pada jelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019, berikut dengan uraian rawan dan gangguan, maka oleh segenap stake holder di Kabupaten Tanah Laut, Rabu (3/10) kemarin di gedung Balairung Tuntung Pandang, melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Wakil Presiden.
     Dalam kesempatan tersebut turut dilaksanakan penandatanganan deklarasi netralitas penyelenggara, pengawasan dan pengamanan pemilu legislatif dan presiden dan wakil presiden tahun 2019 di Kabupaten Tanah Laut yang di tandatangani oleh Sekda Tala H.Syahrian Nurdin, Staf KPUD Tala, Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Dandim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto yang di saksikan oleh Bupati Tala H. Sukamta.
     Bupati Tala H. Sukamta berharap kepada tiga pilar di masyarakat agar bersikap netral dalam pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden, lebih berperan aktif dan senantiasa bahu membahu dengan seluruh lapisan masyarakat guna menciptakan situasi KAMTIBNAS yang kondusif, selalu menjaga dan memelihara toleransi, saling harga menghargai setiap perbedaan setiap upaya mencegah terjadinya konflik sosial di masyarakat. Turut berhadir pula para Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa se Kabupaten Tanah Laut.

PENDOPO PSHT DIRESMIKAN PLUS PAGELARAN WAYANG KULIT
     INFO TALA - Bupati Tanah Laut H. Sukamta resmikan Pendopo Jati Roso PSHT di Desa Martadah Baru, Kecamatan Tambang Ulang,  Selasa (2/10) malam kemarin. Acara peresmian tersebut  juga di rangkai dengan pertunjukan wayang kulit dan tasyakuran warga baru PSHT serta dalam rangka memperingati bulan Muharram 1440 H.
     Ketua Cabang PSHT Tala Darmin S.Sos menyampaikan bahwa pada tanggal 28 September 2018 di Desa Kuringkit Kecamatan Panyipatan kemarin telah di sahkan para warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate, namun ada 3 yang belum melaksanakan pengesahan untuk menjadi warga PSHT. "Inshaa Allah nanti mereka yang 3 orang ini akan ikut pengesahan di Kabuaten Balangan dan Kabupaten Tabalong," jelasnya.
     Dikesempatan tersebut Bupati Tala H.Sukamta menyampaikan bahwa pendopo nantinya menjadi pusat latihan PSHT Desa Martadah Baru, berharap PSHT terus bisa berkembang luas untuk bisa membina generasi muda dalam kegiatan-kegiatan positif karena di dalam PSHT membina mental, sikap dan membangun karakter para warganya.
     "Selama ini dalam berbagai kejuaraan, PSHT banyak menyumbang atlet-atletnya yang berprestasi," ucap bupati. Turut berhadir pula Camat Tambang Ulang Ferhad Nurullah, Kepala Desa Martadah Baru Slamet Prayitno, Ketua Cabang PSHT Tala Darmin S.Sos, Kapolsek Tambang Ulang Iptu Sarwani Pasha serta para warga PSHT Desa Martadah Baru.

CUKUP REKOMENDASI DARI KETUA DANA PINJAMAN DAPAT DIPROSES
     INFO TALA - Program pinjaman tanpa agunan dan bunga 0,4 persen dari bank BTN cabang Banjarmasin yang di gelontorkan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) memang menjadi salah satu rangsangan agar usaha kecil rakyat dapat berkembang, sehingga hal tersebut membuat antusiasnya para PKL untuk berburu program tersebut. Namun tidak selamanya harapan bagi PKL itu terwujud karena pihak perbankan punya aturan bahwa salah satunya pemohon harus mempunyai Akta Nikah. Sementara PKL di duga banyak nikah siri yang jelas tidak ada memiliki akte nikah.
     Organisasi yang menaungi para PKL yakni Uber Rezeki, kini telah memiliki anggotanya sebanyak 564 orang. Ketua organisasi PKL Uber Rezeki Masroni, Rabu (3/10) kemarin mengatakan, pada dasarnya anggota PKL Uber Rezeki sangat antusias pada program bank BTN dengan pinjaman tanpa agunan dan bunga 0,4 persen, karena hal itu di bawah dana Kredit Usaha Rakyat (KUR).
     Kendala yang di hadapi sekarang sambung Masroni, adanya persyaratan atau aturan dari bank BTN cabang Banjarmasin yang mengharuskan PKL punya akta nikah walau cuma fotokopinya saja. Terhadap Kendala tersebut dapat di terima oleh pihak perbankan sepanjang anggota PKL terdata di dalam organisasi Uber Rezeki, maka dengan memiliki rekomendasi dari ketua proses peminjaman dana dapat teratasi.
     Awalnya hal itu terungkap saat sosialisasi terkait pinjaman tanpa agunan dari pihak bank BTN cabang Banjarmasin baru-baru tadi di aula salah satu hotel di kota Pelaihari bersama bupati Tala H. Sukamta dan pimpinan cabang Bank BTN Cabang Banjarmasin M. Amin Sholeh, SE Ak.
     Kendala lainnya terang Masroni, anggota banyak yang sudah punya pinjaman di dana KUR lain, sementara salah satu syarat pinjaman bank BTN adalah tidak menerima calon nasabah yang sudah ada pinjaman untuk modal usaha di bank lain. Namun demikian yang penting bukan dana KUR dan yang penting recordnya bagus.
     "Alhamdulillah dengan adanya rekomendasi dari ketua organisasi, yang awalnya menjadi satu kendala bagi PKL kini dapat teratasi. Disamping itu dengan adanya surat keteranga dari masing-masing kepala desa pihak perbankan bisa menerima.
     Dalam mengembangkan usaha PKL, organisasi Uber Rezeki terus melakukan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan dan animo masyarakat begitu besar atas program ini. Untuk menghindari lonjakan anggota maka sementara waktu di close (tutup) untuk proses rekrut ke anggotaan karena kini sudah terdata sebanyak 564 PKL yang masuk dalam organisasi Uber Rezeki Tala yang menyebar di seluruh kecamatan.  "Sementara di tutup dulu biar yang ada bisa di eksiskan dulu, anggota juga di berikan kartu anggota yang berlaku selama 5 tahun,"jelas Masroni pula.
     Program pinjaman tanpa agunan sendiri sebagai bentuk kepedulian pihak perbankan terhadap PKL di Kabupaten Tanah Laut dalam rangka pengembangan usaha. Adanya pinjaman kredit ke PKL tanpa agunan dan dengan bunga yang sangat ringan yaitu 0,4 persen setahun atau kurang lebih Rp 60.000 dalam satu tahun. Sementara besarnya pinjaman ke PKL berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 5  juta.
     Sementara itu bupati Tala H.Sukamta saat di konfirmasi mengenai dan untuk PKL ini mengatakan, dalam wacana kedepan Pemkab akan menjalin kerjasama dengan perbankan untuk pengembangan usaha PKL, dimana tehnisnya melalui Dina Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan memberikan rekomendasi kepda PKL yang layak dapat pinjaman. Semua itu merupakan langkah atau bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Tala untuk membantu PKL, karena hal yang sering menjadi kendala PKL adalah pada permodalan usaha. Langkah lainnya kata bupati Tala, saat sosialisasi baru-baru tadi bersama pihak bank BTN bersama ketua organisasi PKL Uber Rezeki perlunya ada even-even dalam rangka meningkatkan omzet PKL.

SDN ANGSAU 4 SASARAN PENCANANGAN BULAN KESEHATAN GIGI
     INFO TALA - Pencanangan bulan kesehatan gigi nasional 2018 di Kabupaten Tanah Laut di pusatkan di SDN Angsau 4 Jalan Datu Insad, Rabu (3/10) kemarin. Pencanangan tersebut dilakukan bupati Tala H.Sukamta yang di wakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Zainal Abidin.
     Menurut ketua PDGI KabupatenTanah Laut Drg. Budi Rohyat, tahun ini untuk pertama kalinya Kabupaten Tanah Laut di tunjuk untuk melaksanakan kegiatan bulan gigi nasional yang hanya dilaksanakan 40 cabang di Indonesia. Hal ini merupakan hal yang membanggakan terutama PDGI Tala yang terhitung baru berdiri.
     Sementara itu staf ahli  bidang ekonomi dan keuangan Zainal Abidin menyambut gembira dengan kegiatan bulan kesehatan gigi nasional di Tala. Semoga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi mulut. Banyak penyakit berawal dari gigi dan mulut, oleh karenanya penting untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut keluarga kita, terutama anak-anak, harus di ajarkan sejak dini untuk merawat kesehatan gigi dan mulut.
     Kegiatan di hadiri Forkopimda, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Sekolah Angsau 4 dan  Anggota PDGI perwakilan se kalimantan Selatan.
INFO TALA KAMIS, 4 OKTOBER 2018 INFO TALA KAMIS, 4 OKTOBER 2018 Reviewed by Unknown on 8:34 PM Rating: 5

1 comment:

  1. Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.

    Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.

    Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.

    Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut

    ReplyDelete

ads 728x90 B
Powered by Blogger.