Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
- · PROGRAM KOTA TANPA KUMUH DIMULAI
- · TUMPUKAN SAMPAH DEPAN KANTOR UPT DISDIKBUD
- · KEBAKARAN LAHAN MEREMBET KERUMAH
- · HAMZAH DIBERIKAN PEMBINAAN POLSEK BATI-BATI
- · KABEL TEMBAGA PJU MARAK DICURI
- · STAKE HOLDER SEPAKAT DEKLARASI NETRALITAS
- · PENDOPO PSHT DIRESMIKAN PLUS PAGELARAN WAYANG KULIT
- · CUKUP REKOMENDASI DARI KETUA DANA PINJAMAN DAPAT DIPROSES
- · SDN ANGSAU 4 SASARAN PENCANANGAN BULAN KESEHATAN GIGI
PROGRAM KOTA TANPA KUMUH DIMULAI
INFO TALA - Program Kota
Tanpa Kumuh (KOTAKU) di mulai, Selasa (2/10) kemarin Bupati Tanah Laut H.
Sukamta melakukan peletakan batu pertama program Kota Tanpa Kumuh di Kabupaten
Tanah Laut, dengan lokasi yang di pilih yakni di RT 14 kelurahan Pelaihari atau
berada di Jalan yang dekat dengan Danau Bom atau biasa di sebut orang Jalan
Ujung Brock karena jalan tersebut sudah ada sejak jaman penjajahan Belandan.
Program Kotaku merupakan program dari
Direktorat Jendral (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumah
Rakyat untuk mempercepat penanganan permukinan kumuh di Indonesia dan mendukung
gerakan "100-0-100" yaitu 100 persen akses universal air minum, 0
persen permukinan kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak.
Program ini merupakan tahun ke 2 di dapat
Kabupaten Tanah Laut, setelah tahun 2017 lalu
Tanah Laut mendapat dana sebesar Rp 500 juta rupiah, pada tahun 2018 ini
mendapatkan dana sebesar Rp 1,5 milyar. Program di Kota Pelaihari ini
dilaksanakan oleh BKM Gawi Manuntung.
Bupati Tanah Laut H.Sukmta mengatakan,
kegiatan ini tentunya sejalan dengan program Pemkab Tanah Laut, di mana Kota di
Tata, Desa dibina. "Berharap
program ini dapat membuat kota Pelaihari semakin nyaman untuk di tempati.
Drainese dapat berfungsi sebagai mana fungsinya. Air dapat mengalir melalui
drainase, sehingga kedepannya tidak terjadi permasalahan lagi. Mari
bersama-sama kita dukung program ini, kita kerjakan, awasi dan evaluasi
bersama. Acara peletakan batu pertama turu di hadiri pimpinan SKPD terkait,
camat dan lurah Kecamatan Pelaihari.
TUMPUKAN SAMPAH DEPAN KANTOR UPT DISDIKBUD
INFO TALA - Tumpukan
sampah rumah tangga terlihat menumpuk di atas trotoar Jalan A.Yani Angsau
tepatnya berada persis di depan kantor UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Hal
itu menyusul lantaran tidak adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
Selasa (2/10) kemarin sekitar pukul 10.55
wita tumpukan sampah-sampah rumah tangga tersebut masih menggunung dan menutupi
trotoar tersebut. Pada jam itu belum ada pengangkutan dari petugas yang
berwenang dalam urusan sampah, akan tetapi kurang lebih 15 menit setelahnya
pengambilan foto, sampah pun sudah di angkut oleh petugas kebersihan.
Jali,warga setempat mengatakan sudah
beberapa hari tumpukan sampah itu di biarkan, sehingga membuat pemandangan pun
jadi kurang nyaman belum lagi menimbulkan aroma kurang sedap. "Awalnya
memang ada TPS sebanyak 2 buah di sekitar tumpukan sampah tersebut. 1 di dekat
pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara, 1 nya lagi di dekat jembatan kecil,
namun lantaran TPSnya rusak, maka tidak ada lagi dan warga sekitar pun bingung
kemana mau buang sampah," ucapnya.
Arief Setyawan,ST Kepala bidang tata kota
dan kebersihan pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan
Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut di konfirmasi mengatakan, memang awalnya
ada sebuah warung makan buka dan merasa
terganggu karena ada bak sampah dekat warungnya, padahal bak sampah itu pun
sudah lebih dahulu ada sebelum warung tersebut hadir. Ada sedikit miskomunikasi
antara pedagang dengan UPT Disdikbud, maka kami mengalah saja agar sementara di
bangunkan bak sampah kembali sementara warga membuang sampah di tempat semula
dekat pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara, namun nyatanya malah ada tumpukan
sampah di berpindah ke depan kantor UPT Disdikbud.
"Langkah koordinasi dengan RT
setempat pun dilakukan, dan sepakat bahwa bak sampah di bangunkan di dekat
pintu gerbang Jalan Ki Hajar Dewantara yang berada di samping kiri dari kantor
UPT Disdikbud karena memang awalnya bak sampah ada di lokasi tersebut, hanya
saja mengalami kerusakan, entah di rusak atau rusak dengan
sendirinya,"jelas Arief.
Pasukan kebersihan yang kini di miliki
bidang tata kota dan kebersiham ada sebanyak 187 orang, dimana petugas kontrol
TPS untuk memastikan kalau ada sampah yang berserakan di luar tempat di sekitar
tempat sampah.
KEBAKARAN LAHAN MEREMBET KERUMAH
INFO TALA - Kebakaran
lahan yang terjadi di Jalan A.Yani Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang,
Selasa (2/10) kemarin sekitar pukul 12.00 wita telah merembet ke salah satu
rumah warga yani Arbain, di Rt 06 Desa Gunung Raja.
Informasi di dapat dari relawan Respon
Cepat (RC) 113 Tala, Edwin Sihol
mengatakan, saat itu keluarga Arbain sedang tidak di rumah sementara di sekitar
rumahnya yang terdapat tanaman bondong mengering tengah terbakar. Api berusaha
di padamkan warga dengan menggunakan ranting pohon, sebagian ada yang
menggunakam ember untuk menyiramkan air sambil menunggu unit pemadam kebakaran
tiba dilokasi. Namun karena rumah Arbain dari kayu, maka api pun cepat membakar
dan membesar, sehingga upaya pemadaman oleh warga belum berhasil, disamping
rembetan api yang sebelumnya membakar lahan bondong juga cepat menjalar.
Segenap arus lalu lintas pun sempat mengalami
kemacetan, karena posisi rumah Arbain berada di pinggir jalan raya berikut asap
tebal yang menutup pandangan pengguna jalan raya. Besarnya kobaran api setinggi
pohon pun membuat suhu kian panas, dan pengendara lebih menghentikan
kendaraannya dari radius kurang lebih 200 meter mengingat suhu yang cukup
panas, di tambah dengan panasnya terik matahari saat itu.
Beberapa saat unit pemadam pun tiba dan
bersama warga saling bahu membahu memadamkan api setelah unit pemadam kebkaran
dari Sat Pol PP dan Damkat Tala, BPK Arisa, dan Emergency RC 113 Tala, Manggala
Agni, dan BPBD Tala tiba dilokasi.
Api dapat di padamkan, walau pun rumah
Arbain sudah habis tak bersisa. Proses pembahasan pun dilakukan oleh unit
pemadam agar tidak ada lagi riak-riak api kecil di sekitar lahan yang terbakar
maupun di puing-puing rumah Arbain. Tidak ada korban jiwa dalam musibah
kebakaran rumah Arbain tersebut, namun Arbain mengalami kerugian puluhan juta
rupiah.
HAMZAH DIBERIKAN PEMBINAAN POLSEK BATI-BATI
INFO TALA - Polsek
Bati-Bati mengamankan 1 orang warga setempat yang merupakan pemilik lahan, yang
sebagian lahannya terbakar namun merembet kelahan lain, dan ia pun di mintai
keterangan serta di klarifikasi oleh Unit reskrim Polsek Bati-Bati, Selasa
(2/10) kemarin.
Kapolsek Bati-Bati Iptu Matnur,SH.MH di
konfirmasi mengatakan, awalnya sekitar pukul 14.00 wita mendatangi lokasi
karhutla untuk melakukan pemadaman serta lokalisir karhutla agar tidak meluas,
melakukan koordinasi dengan BPBD Tala pos Bati-Bati untuk segera kelokasi
karhutla. Memberikan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) kepada warga sekitar
agar berperan aktif mencegah karhutla dan dilarang melakukan karhutla di lahan
bondong Rt 01 Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati bersama anggota Koramil
Bati-Bati.
Kapolsek Bati-Bati menambahkan, warga Desa
Pandahan atas nama Hamzah (54) karena di duga sebagai pemilik sebagian lahan
yang terbakar. Karhutla terjadi di lahan bondong (kosong) yang merembet kelahan
milik Hamzah, untuk melokalisir api merembet ke lahan dan rumahnya dan yang
bersangkutan membakar rumput di lahannya. Hamzah di duga sebagai pemilik
sebagian lahan yang terbakar. Langkah melakukan klarifikasi dan interogasi oleh
unit Reskrim Polsek Bati-Bati terhadap yang bersangkutan dengan hasil memang
ada melakukan pembakaran lahan miliknya dengan ukuran baru sekitar 1x1 meter persegi,
dengan tujuan untuk mencegah lahan miliknya terbakar karena dekat dengan rumah
yang bersangkutan.
"Lahan yang terbakar kurang lebih 2
hektar dan belum di ketahui pemiliknya yang berbatasan dengan lahan Hamzah, dan
yang bersangkutan membuat surat pernyataan dengan di ketahui oleh kades
Pandahan. Hal ini di harapkan akan menjadi pelajaran bagi masyarakat lainnya
untuk tidak sembarangan membakar-bakar lahan,"tutup Kapolsek Bati-Bati.
KABEL TEMBAGA PJU MARAK DICURI
INFO TALA - Aksi
pencurian terhadap kabel-kabel berbahan tembaga untuk Penerangan Jalan Umum
(PJU) di jalur Gunung Kayangan mulai marak, al hasil lampu-lampu penerang jalan
pun tidak bisa berfungsi sebagai mana mestinya.
Kabid tata kota dan kebersihan pada Dinas
Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKWLH) Kabupaten
Tanah Laut Arief Setyawan,ST Rabu (3/10) kemarin mengatakan, kabel-kabel
berbahan tembaga yang di tanam dalam tanah itu di duga kuat di curi, karena di
lihat dari hasil potongan kabel nampak seperti menggunakan alat potong kabel.
"PJU di wilayah Gunung Kayangan mulai
dari jalur masuk dari arah Banjarmasin hingga sampai patung sapi banyak yang
mati, kabel bawah tanah dari tembaga hilang, begitu pula kabel-kabel PJU di
Jalan Hutan Kota juga sebagian hilang termasuk PJU di daerah Sarang Halang mati sebelumnya dan kini sudah
dilakukan perbaikan, jadi kalau ada warga yang komplain kenapa lampu-lampu
jalan tidak menyala,maka begitulah kondisinya,"kata Arief.
Solsui untuk tidak kembali di curi orang,
pada kabel-kabel tersebut di pindah keatas agar supaya aman, karena kalau kabel
berada di bawah tanah rawan hilang kembali, ucap Arief pula. Tidak menyalanya
sejumlah lampu-lampu jalan tersebut adanya laporan dari petugas PJU. Petugas
PJU sendiri wajibnya memakai baju lapangan khusus. Di khawatirkan para pencuri
kabel-kabel tersebut menggunakan seragam yang mungkin mirip dengan seragam PJU
yang memang dari DPRKPLH, jadi bila warga melihat dan mengira petugas PJU
tengah berada di tiang-tiang lampu penerang jalan tidak ada salahnya menayakan
apakah benar petugas dari DPRKPLH atau kalau perlu memotonya.
"Dari pengalaman pagi di benahi akan tetapi pada sore hari kabel-kabel
berbahan tembaga tersebut sudah hilang dan sendiri terputus secraa
rapi,"tutup Arief. Tidak semata ulah tangan-tangan terampil dalam memutus
kabel-kabel tembaga untuk lampu jalan umum, di dalam kota sendiri seperti kursi
yang berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga mengalami nasib yang sama dengan
kabel tembaga, begitu pula ikut merembet ke kembang-kembang juga terkesan habis
di cabut.
STAKE HOLDER SEPAKAT DEKLARASI NETRALITAS
INFO TALA - Sebagai tindak lanjut dari
pelaksanaan video confrence (Vicon) di kantor Polres Tala beberapa waktu lalu
bersama Kapolri, Panglima TNI, Kemenkopolhumkam, Bawaslu RI, KPU RI dan stake
holder lainnya dari gedung Pusdalsis Mabes Polri pada jelang Pemilu Legislatif
dan Pemilu Presiden 2019, berikut dengan uraian rawan dan gangguan, maka oleh
segenap stake holder di Kabupaten Tanah Laut, Rabu (3/10) kemarin di gedung
Balairung Tuntung Pandang, melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka Pemilu
Legislatif dan Pemilu Presiden Wakil Presiden.
Dalam kesempatan
tersebut turut dilaksanakan penandatanganan deklarasi netralitas penyelenggara,
pengawasan dan pengamanan pemilu legislatif dan presiden dan wakil presiden
tahun 2019 di Kabupaten Tanah Laut yang di tandatangani oleh Sekda Tala
H.Syahrian Nurdin, Staf KPUD Tala, Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Dandim
1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto yang di saksikan oleh
Bupati Tala H. Sukamta.
Bupati Tala H.
Sukamta berharap kepada tiga pilar di masyarakat agar bersikap netral dalam
pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden dan wakil presiden, lebih
berperan aktif dan senantiasa bahu membahu dengan seluruh lapisan masyarakat
guna menciptakan situasi KAMTIBNAS yang kondusif, selalu menjaga dan memelihara
toleransi, saling harga menghargai setiap perbedaan setiap upaya mencegah
terjadinya konflik sosial di masyarakat. Turut berhadir pula para Babinsa,
Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa se Kabupaten Tanah Laut.
PENDOPO PSHT DIRESMIKAN PLUS PAGELARAN WAYANG KULIT
INFO TALA - Bupati Tanah
Laut H. Sukamta resmikan Pendopo Jati Roso PSHT di Desa Martadah Baru,
Kecamatan Tambang Ulang, Selasa (2/10)
malam kemarin. Acara peresmian tersebut
juga di rangkai dengan pertunjukan wayang kulit dan tasyakuran warga
baru PSHT serta dalam rangka memperingati bulan Muharram 1440 H.
Ketua Cabang PSHT Tala Darmin S.Sos
menyampaikan bahwa pada tanggal 28 September 2018 di Desa Kuringkit Kecamatan
Panyipatan kemarin telah di sahkan para warga baru Persaudaraan Setia Hati
Terate, namun ada 3 yang belum melaksanakan pengesahan untuk menjadi warga
PSHT. "Inshaa Allah nanti mereka yang 3 orang ini akan ikut pengesahan di
Kabuaten Balangan dan Kabupaten Tabalong," jelasnya.
Dikesempatan tersebut Bupati Tala
H.Sukamta menyampaikan bahwa pendopo nantinya menjadi pusat latihan PSHT Desa
Martadah Baru, berharap PSHT terus bisa berkembang luas untuk bisa membina
generasi muda dalam kegiatan-kegiatan positif karena di dalam PSHT membina
mental, sikap dan membangun karakter para warganya.
"Selama ini dalam berbagai kejuaraan,
PSHT banyak menyumbang atlet-atletnya yang berprestasi," ucap bupati. Turut
berhadir pula Camat Tambang Ulang Ferhad Nurullah, Kepala Desa Martadah Baru
Slamet Prayitno, Ketua Cabang PSHT Tala Darmin S.Sos, Kapolsek Tambang Ulang
Iptu Sarwani Pasha serta para warga PSHT Desa Martadah Baru.
CUKUP REKOMENDASI DARI KETUA DANA PINJAMAN DAPAT DIPROSES
INFO TALA - Program
pinjaman tanpa agunan dan bunga 0,4 persen dari bank BTN cabang Banjarmasin
yang di gelontorkan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) memang menjadi salah satu
rangsangan agar usaha kecil rakyat dapat berkembang, sehingga hal tersebut
membuat antusiasnya para PKL untuk berburu program tersebut. Namun tidak
selamanya harapan bagi PKL itu terwujud karena pihak perbankan punya aturan
bahwa salah satunya pemohon harus mempunyai Akta Nikah. Sementara PKL di duga
banyak nikah siri yang jelas tidak ada memiliki akte nikah.
Organisasi yang menaungi para PKL yakni
Uber Rezeki, kini telah memiliki anggotanya sebanyak 564 orang. Ketua
organisasi PKL Uber Rezeki Masroni, Rabu (3/10) kemarin mengatakan, pada
dasarnya anggota PKL Uber Rezeki sangat antusias pada program bank BTN dengan
pinjaman tanpa agunan dan bunga 0,4 persen, karena hal itu di bawah dana Kredit
Usaha Rakyat (KUR).
Kendala yang di hadapi sekarang sambung
Masroni, adanya persyaratan atau aturan dari bank BTN cabang Banjarmasin yang
mengharuskan PKL punya akta nikah walau cuma fotokopinya saja. Terhadap Kendala
tersebut dapat di terima oleh pihak perbankan sepanjang anggota PKL terdata di
dalam organisasi Uber Rezeki, maka dengan memiliki rekomendasi dari ketua
proses peminjaman dana dapat teratasi.
Awalnya hal itu terungkap saat sosialisasi
terkait pinjaman tanpa agunan dari pihak bank BTN cabang Banjarmasin baru-baru
tadi di aula salah satu hotel di kota Pelaihari bersama bupati Tala H. Sukamta
dan pimpinan cabang Bank BTN Cabang Banjarmasin M. Amin Sholeh, SE Ak.
Kendala lainnya terang Masroni, anggota
banyak yang sudah punya pinjaman di dana KUR lain, sementara salah satu syarat
pinjaman bank BTN adalah tidak menerima calon nasabah yang sudah ada pinjaman
untuk modal usaha di bank lain. Namun demikian yang penting bukan dana KUR dan
yang penting recordnya bagus.
"Alhamdulillah dengan adanya
rekomendasi dari ketua organisasi, yang awalnya menjadi satu kendala bagi PKL
kini dapat teratasi. Disamping itu dengan adanya surat keteranga dari
masing-masing kepala desa pihak perbankan bisa menerima.
Dalam mengembangkan usaha PKL, organisasi
Uber Rezeki terus melakukan sosialisasi ke kecamatan-kecamatan dan animo
masyarakat begitu besar atas program ini. Untuk menghindari lonjakan anggota
maka sementara waktu di close (tutup) untuk proses rekrut ke anggotaan karena
kini sudah terdata sebanyak 564 PKL yang masuk dalam organisasi Uber Rezeki
Tala yang menyebar di seluruh kecamatan.
"Sementara di tutup dulu biar yang ada bisa di eksiskan dulu,
anggota juga di berikan kartu anggota yang berlaku selama 5 tahun,"jelas
Masroni pula.
Program pinjaman tanpa agunan sendiri
sebagai bentuk kepedulian pihak perbankan terhadap PKL di Kabupaten Tanah Laut
dalam rangka pengembangan usaha. Adanya pinjaman kredit ke PKL tanpa agunan dan
dengan bunga yang sangat ringan yaitu 0,4 persen setahun atau kurang lebih Rp 60.000
dalam satu tahun. Sementara besarnya pinjaman ke PKL berkisar antara Rp 1 juta
sampai Rp 5 juta.
Sementara itu bupati Tala H.Sukamta saat
di konfirmasi mengenai dan untuk PKL ini mengatakan, dalam wacana kedepan
Pemkab akan menjalin kerjasama dengan perbankan untuk pengembangan usaha PKL,
dimana tehnisnya melalui Dina Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan memberikan
rekomendasi kepda PKL yang layak dapat pinjaman. Semua itu merupakan langkah
atau bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Tala untuk membantu PKL, karena hal
yang sering menjadi kendala PKL adalah pada permodalan usaha. Langkah lainnya
kata bupati Tala, saat sosialisasi baru-baru tadi bersama pihak bank BTN
bersama ketua organisasi PKL Uber Rezeki perlunya ada even-even dalam rangka
meningkatkan omzet PKL.
SDN ANGSAU 4 SASARAN PENCANANGAN BULAN KESEHATAN GIGI
INFO TALA - Pencanangan
bulan kesehatan gigi nasional 2018 di Kabupaten Tanah Laut di pusatkan di SDN
Angsau 4 Jalan Datu Insad, Rabu (3/10) kemarin. Pencanangan tersebut dilakukan
bupati Tala H.Sukamta yang di wakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan
Zainal Abidin.
Menurut ketua PDGI KabupatenTanah Laut
Drg. Budi Rohyat, tahun ini untuk pertama kalinya Kabupaten Tanah Laut di
tunjuk untuk melaksanakan kegiatan bulan gigi nasional yang hanya dilaksanakan
40 cabang di Indonesia. Hal ini merupakan hal yang membanggakan terutama PDGI
Tala yang terhitung baru berdiri.
Sementara itu staf ahli bidang ekonomi dan keuangan Zainal Abidin
menyambut gembira dengan kegiatan bulan kesehatan gigi nasional di Tala. Semoga
menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi mulut. Banyak penyakit
berawal dari gigi dan mulut, oleh karenanya penting untuk menjaga kesehatan
gigi dan mulut keluarga kita, terutama anak-anak, harus di ajarkan sejak dini
untuk merawat kesehatan gigi dan mulut.
Kegiatan di hadiri Forkopimda, Sekretaris
Dinas Kesehatan, Kepala Sekolah Angsau 4 dan
Anggota PDGI perwakilan se kalimantan Selatan.
INFO TALA KAMIS, 4 OKTOBER 2018
Reviewed by Unknown
on
8:34 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:34 PM
Rating:



Saya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
ReplyDeleteNama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut