Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
- KOLABORASI LEWAT GOWES KAMTIBMAS
- · JABATAN BUPATI TETAP GIAT MAIN BOLA
- · 50 PESERTA BAHAS KONTIJENSI RESIKO KORBAN BANJIR
- · PERUSAHAAN DIHARAPKAN KARYAWANNYA DIISI MAHASISWA POLTEK
- · TURUN KEDESA LAKUKAN PEMBINAAN KEUANGAN DESA
- · THREE IN ONE DIHARI APEL KESAKTIAN PANCASILA
- · TIM LAN SAMBANGI 4 LEMBAGA DI TALA
- · BUPATI BERI PENEKANAN KEPENGURUS PKK DAN HIMPAUDI
- · 37 ORANG TERIMA BANSOS TERENCANA
KOLABORASI LEWAT GOWES KAMTIBMAS
INFO TALA - Sebagai
Wujud sinergitas TNI dan Polri, khususmya bagi Polres Tanah Laut dan Kodim 1009
Pelaihari kolaborasi melaksanakan gowes bersama. Gowes bersama bertajuk Gowes
Kamtibmas Koordinasi Sinergitas antara TNI dan Polri. Gowes bersama tersebut
dalam rangka pengamanan Pemilihan Legislatif dan Presiden dan wakil Presiden
Tahun 2019, dengan Tema “Untuk Tanah Laut Kondusif, TNI dan Polri Siap Amankan
Pemilu Tahun 2019” , Minggu (30/9) kemarin.
Dalam
gowes tersebut di ikuti Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan dan
Dandim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto, para pejabat utama
Polres Tanah Laut, para Kapolsek, pejabat Kodim 1009 Pelaihari serta perwakilan
anggota dari TNI dan Polri Polres Tanah Laut.
Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan
mengatakan, bersepeda ria sebagai sarana mempererat kekeluargaan dan tali silaturahmi
antara TNI dan Polri. “Diharapkan adanya kegiatan TNI dan Polri semakin kompak
dalam berbagai hal, khususnya dalam menghadapi pengamanan Pemilihan Legislatif
dan Presiden dan wakil Presiden 2019, khususnya di Kabupaten Tanah Laut dapat
berjalan dengan aman, lancar," kata
Kapolres.
Para goweser bersama tersebut menempuh
jarak sekitar 15 km, yang di awali dengan start di kantor Polres Tanah Laut
kemudian menuju Jalan Beramban Raya, Lok Sarapang tembus Jalan Mantiwah Desa
Telaga di Kecamatan dan istirahat di sebuah warung pecel Desa Telaga. Istirahat
selesai di teruskan melewati Jalur Gunung Katunun tembus Kelurahan Karang Jawa
dan di akhiri dengan Finish di kantor Kodim 1009 Pelaihari.
JABATAN BUPATI TETAP GIAT MAIN BOLA
INFO TALA - Di
tengah-tengah kesibukanya sebagai bupati Tanah Laut, H.Sukamta,M.AP masih bisa
menyisihkan waktunya untuk bergabung dalan Tim All Star Tanah Laut. All star yang meladeni Hamas FC Bati-Bati
dalam pertandimgan persahabatan sepak bola di lapangan sepak bola Desa
Bati-Bati (Belakang kantor Kecamatan Bati-Bati), pada Jum, at (28/9) pekan
tadi, dalam sepak bola persahabatan, tim All star yang di dalamnya bupati Tala
H. Sukamta, M.AP ikut bermain harus imbang dengan skor 3:3, dan di babak ke dua bupati Tala
H.Sukamta yang mengenakan kaos nomor punggung 9 warna merah berupaya dengan
segala kemampuan tenaga untuk bisa memainkan si kulit bundar guna menembus gawang
musuh.
Di babak pertama bupati Tala memang belum
main, dan ikut terjun merumput di lapangan pada pada babak keduanya. Gol-gol di
babak pertama memang lebih dulu banyak di cetak oleh pemain Hamas Bati-Bati,
namun gol-gol tersebut dapat di balas All Star, bahkan di menit-menit terakhir
di babak kedua,Bupati Tala mampu menciptakan gol penyeimbang hingga skor
bertahan sampai usai pertandingan skor 3:3.
Kerja samaa antar tim, baik itu Hamas FC
Bati-Bati maupun All Star saling berupaya membobol gawang masing-masing.
Ekseibisi ini pun mendapat sambutan warga sekitar yang turun langsung
menyaksikan ke piawaian kedua kesebelasan dalam memainkan si kulit bundar.
Di babak pertama, All star memang
awalnya tertinggal skor oleh Hamas FC Bati-Bati dengan skor 3:2. Merasa
tertinggal, maka All star di bawah pelatihnyanya Gandik mencoba untuk bangkit,
hingga akhirnya bisa menyamakan posisi
skor menjadi 3:3 sampai akhir permainan.
Insiden terjatuhnya dari salah satu pemain
All star yakni menimpa pemain atas nama Subli dengan nomor punggung 8 pun
mewarnai suasana permainan. Ia di ganjal keras oleh pemain Hamas FC Bati-Bati
di dalam kotak finalti gawang Hamas FC Bati-Bati. Peluang itulah menjadi kesempatan tendangan bebas oleh All star di
memanfaatkan bola yang tidak jauh dari gawang Hamas FC Bati-Bati. H.Sukamta
dengan nomor punggung 9 mampu membobol gawang Hamas FC Bati-Bati.
Sementara pemain All star yang tersungkur
Subli pun beberapa saat harus di evakuasi keluar lapangan karena cidera ringan
yang ia alami pada bagian kaki kananya. Namun untungnya kondisi cidera Subli
tidak parah. Waktu terus berjalan, M.Nasir wasit yang memimpin jalanya permainan
itupun meniupkan peliut panjang sebagai pertanda berakhirnya eksebisi antata
All star Tala bersama Hamas FC Bati-Bati dan dengan skor imbang 3:3.
50 PESERTA BAHAS KONTIJENSI RESIKO KORBAN BANJIR
INFO TALA - Secara
geografis kondisi Kabupaten Tanah Laut menjadi ancaman bagi serangan banjir.
pengalaman dari tahun ke tahun serangan banjir acap kali melanda di beberapa
kecamatan seperti Kecamatan Pelaihaei, Jorong, Kintap, Kurau, dan Bumi Makmur.
Prediksi di bulan Oktober sampai Januari mendatang curah hujan akan tinggi,
sehingga hal tersebut menjadi ancaman di sejumlah kecamatan yang setiap tahun
menjadi langganan banjir, dan yang di khawatirkan adalah banjir bandang yang
tanpa di prediksi datangnya.
Banjir bandang bahkan pernah menghanyutkan
sebuah rumah di Kecamatan Bajuin pada 2 tahun silam. Derasnya hantaman air
sungai kala itu menyebabkan sebuah rumah terhanyut. Mengantisipasi ancaman
banjir bandang tersebut, terutama yang menyangkut keselamatan jiwa warga yang
menjadi korban banjir, maka di butuhkan penanganan yang terkomando untuk
memberikan penanganan korban banjir atau meminimalisir korban.
Terkait itu selama 5 hari dari
tanggal 24 sampai 28 September 2018 lalu di lakukan Work Shop Penyusunan
Rencana Kontijensi Menghadapi Bencana Banjir Kabupaten Tanah Laut 2018 yang di
gelar di salah satu aula hotel di kota Pelaihari.
Ujang Dede Lesmana, selaku anggota Pokja
rencana kontijensi pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat di
sela-sela work shop mengatakan, out put yang di inginkan dari work shop agar
Kabupaten Tanah Laut punya rencana kontijensi apabila terjadi banjir di
waktu-waktu yang akan datang, walau pun berharap tidak terjadi bencana akan
tetapi sedia payung sebelum hujan itu lebih baik. Kemudian outputnya lagi bisa
menentukan langkah apa untuk bisa mengantisipasi bencana banjir, kemudian juga
bagaimana relawan itu juga bisa berlatih materi apa yang bisa di lakukan atas
kondisi bencana di daerah ini.
Lebih lanjut ia menambahkan, untuk proses
menentukan bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut, di situ harus mengumpulkan
ancaman bencananya itu apa saja dan harus ada urutannya, sehingga bencana
kontijensi yang urgen itu banjir seumpamanya, karena biasanya berdasarkan
pengalaman dan masukan dari BMKG di bulan Januari sudah mulai banjir.
Para pelaku atau stake holder bencana
seperti Pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha menjadi harapan
untuk saling bahu membahu untuk mengurangi resiko bencana dan mengurangi resiko
terutama menyangkut korban manusia. "Berharap peserta work shop punya
sebuah forum dengan nama Forum Pengurangan Resiko Becana (FPRB), sehingga apa
yang sudah di bangun lewat work shop terkoordinasi dan kerjasama bisa di
bangun, sehingga lebih praktis dan sesuai dengan langkah-langkah manajemen yang
baik untuk mengurangi resiko bencana,"jelasnya.
Melihat pada lambangnya dari BNPB yang
berbentuk segi tiga, hal tersebut menggambarkan adanya kerjasama 3 sektor yakni
pemerintah, masyarakat dan swasta dan siapa pun dari 3 sektor ini bisa untuk
jadi pemimpin. Work shop yang di ikuti 50 peserta dari unsur TNI, Polri, KPH
provinsi Kalsel, Basarnas Kalsel, SKPD terkait,
para camat se Tala, beberapa kades yang di tunjuk karena lokasi desa
yang sering mendapat serangan banjir, Orari, Tagana Tala, RC 113, LSM
Lingkungan Hidup, Pramuka, Politeknik Tala, Sekda Tala serta BPBD Tala.
Sementara itu Edwin Sihol salah seorang
peserta dari relawan Respon Cepat (RC) 113 Tanah Laut merasa sangat banyak
manfaat yang di dapat melalui kegiatan work shop tersebut. "Apa yang belum
pernah di dapat akhirnya bisa di dapat lewat work shop, mulai perencanaan,
tindakan, alhamdulillah semua di dapat, terlebih ada tim dari koordinasi di
semua instansi dan kemudian tim tersebut akan di tuangkan dalam Peraturan
Bupati (Perbup) dalam tim work terhadap bencana banjir kedepan,"kata
Edwin.
Ia menambahkan, materi yang di dapat yakni
tentang skenario, dampak, peralatan
perlengkapan (logistik) hingga cara opearsional di lapangan. Pasca work shop
selanjutnya di susun uji lapang atau simulasi, hal tersebut sangat penting jika
sewaktu-waktu terjadi bencana sehingga bisa di implementasikan bersama-sama di
samping mensinkronkan dengan teori yang telah di dapat selama work shop.
PERUSAHAAN DIHARAPKAN KARYAWANNYA DIISI MAHASISWA POLTEK
INFO TALA - Bupati Tala
H.Sukamta,M.AP berharap sejumlah perusahaan di Kabupaten Tanah Laut di
karyawannya di isi oleh mahasiswa Politeknik Tanah Laut, demikian di utarakan
bupati Tala pada malam ramah tamah Dies Natalis ke IX Politeknik Negeri Tanah
Laut bertempat di gedung Balairung Tuntung Pandang Pelaihari pada Jum'at (28/9)
pekan tadi.
Bupati menambahkan, pendirian Politeknik
Negeri ini sudah sangat menguras tenaga pikiran para pendirinya, tentunya
selama 9 tahun berkiprah di Kabupaten Tanah Laut telah banyak kemajuan dan
prestasi yang di berikan. "Semoga
terus berlanjut dan lebih besar lagi. Kabupaten Tanah Laut di rasa sangat mampu
untuk mengembangkan kampus ini menjadi lebih besar lagi. Ini jadi tantangan
bagi semua, dan sebagai tindak lanjutnya berharap perusahaan-perusaahan yang
ada di Tanah Laut dapat di isi oleh lulusan Politala, dan kompetensinya akan
terus di tingkatkan agar dapat terus bersaing.
Di malam ramah tamah juga di isi dengan
tari-tarian, serta kesenian khas Banjar berupa Madihin yang di sajikan oleh
Hendra bersaudara yang juga anak kandung dari pemadihin ternama Kalsel almarhum
John Tralala. Di kesempatan itu juga di
berikan hadiah kepada mahasiswa yang menang dalam berbagai lomba yang di gelar
Politeknik Negeri Pelaihari seperti lomba futsal, mobile legend, fotography,
akustik, mengaji, fashion show.
Pada malam dies natalis juga turut di
hadiri ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut, Hj Nurul Hikmah, Dewan pembina
Politeknik Negeri Tanah Laut Drs.H.Adriansyah, Direktur Politeknik Negeri Tanah
Laut Hj Mufidah dan para pendiri Politeknik Negeri Tanah Laut.
TURUN KEDESA LAKUKAN PEMBINAAN KEUANGAN DESA
INFO TALA - Kecenderungan
bagi aparat di level pemerintahan desa terkadang masih ragu atau mungkin tidak
paham dalam mengelola dana desa atau biasa di sebut Alokasi Dana Desa (ADD)
atau ada pula yang menyebutnya Anggaran Dana Desa yang telah di gelontorkan ke
desa-desa melalui sistem transfer ke kepala desa dari Pemerintah Daerah maupun
Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat, sehingga berujung tidak optimalnya dana
desa tersebut membawa manfaat bagi warga desa, padahal di desa itu sendiri
sangat memerlukan adanya sebuah pembangunan yang membawa kemajuan desa serta
manfaat bagi warga desa itu sendiri. Beberapa kasus-kasus yang menyeret oknum
kades karena di duga manfaatkan dana desa untuk keperluan pribadi berujung pada
persoalan hukum lantaran tidak bisa mempertanggung jawabkannya.
Sejauh mana pengelolaan keuangan desa,
apakah para aparatur di tingkat desa sudah paham atau belum,
Sutarno,S.Kep.Ners.MM, Camat Kintap ini bersama jajarannya seperti Sekretaris
Camat (Sekcam), Kasi Tata Pemerintahan serta Kasi PMD turun ke desa-desa yang
ada di wilayah kerjanya. Hal itu dilakukan sebagai kegiatan rutin dalam rangka
penekanan dan pembinaan masalah penggunaan keuangan desa agar sesuai
kaidah-kaidah dan SOP yang berlaku.
Jum'at (28/9) pekan tadi, Camat Kintap
Sutarno mengatakan, turun ke semua desa yang jumlahnya 14 desa juga
menyesuaikan kesibukan di kantor kecamatan. "Saat berada di sebuah desa
maka langkah pembinaan di berikan kepada aparat di desa-desa, dan hasilnya
selama turun ke desa alhamdulillah di desa sudah paham akan pengelolaan
keuangan desa,"kata Sutarno.
Ia menambahkan, jika ada pengelola
keuangan yang masih belum pahan maka di sarankan untuk konsultasi ke Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tanah Laut atau ke
Inspektorat agar kelak tidak menimbulkan masalah.
Kegiatan turun ke desa tersebut akan terus
dilakukan sampai akhir tahun, dan desa yang paling jauh di kunjungi yakni Desa
Salaman dan Desa Riam Adungan plus dengan kondisi jalan yang berbatu dan jarak
tempuh kurang lebih 25 km dari ibukota Kecamatan Kintap. Namun, bagaimanapun
kondisinya sebuah desa yang di kunjungi menjadi tanggung jawab moral bagi Camat
Kintap selaku pembina desa-desa.
Camat Kintap Sutarno mengatakan pula,
dalam melakukan pembinaan terhadap pengelolaan keuangan desa juga di lihat yang
berkaitan langsung dengan penggunaan dana desa jika itu di gunakan untuk
kegiatan fisik atau fasilitas publik di desa seperi drainase, jalan-jalan desa
serta bangunan sekolah untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) contohnya di Desa
Sebamban Baru. "langkah turun ke desa ini memang tidak terjawdal akan
tetapi pasti dilakukan, dan selain itu saat turun ke desa sekaligus juga
inspeksi mendadak (Sidak) untuk melihat kinerja staf-staf di desa,"tutup
Camat Kintap.
THREE IN ONE DIHARI APEL KESAKTIAN PANCASILA
INFO TALA - Momentum
hari Kesaktian Pancasila tahun 2018 di isi langsung dengan 3 kegiatan sekaligus
yakni penggalangan dana untuk korban gempa dan tsunami di Kota Palu, ikarar
damai Pemilu Legislatif oleh para ketua-ketua parpol peserta Pemilu Legislatif
serta upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila Tahun 2018, Senin (1/10)
kemarin di halaman kantor bupati Tala Jalan A.Syairani Pelaihari.
Dalam upacara tersebut di ikuti peserta
baik dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar SLTP dan SLTA dan anggota TNI
Polri. Dalam kesempataan itu PMI Kabupaten Tanah Laut melaksanakan donasi
secara sukarela kepeserta upacara meminta sumbangan sukarela untuk korban
bencana alam di Palu dan Donggala yang mendapat musibah gempa dan tsunami. Dana
yang terkumpul tersebut berjumlah Rp 8.650.000.000.
Selanjutnya sebelum upacara dilaksanakan
di gelar penandatanganan Deklarasi Damai 16 partai politik peserta pemilu tahun
2018 dalam mewujudkan pemilu yang langsung jujur, rahasia aman, sejuk tertib
damai dan tanpa hoax. Kemudian di serahkan pula SK kenaikan pangkat kepada PNS
dari golongan I sampai dengan golongan IV sebanyak 395 orang ASN yang di terimakan
secara simbolis.
TIM LAN SAMBANGI 4 LEMBAGA DI TALA
INFO TALA - Utusan Tim
Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI selama 4 hari melakukan kunjungan ke
beberapa unit pelayanan publik di Kabupaten Tanah Laut yakni Rumah Sakit
H.Boejasin Pelaihari, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil),
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanah Laut.
Sementara instansi lainnya yang di kunjungi juga yakni kantor Polres Tanah Laut
terkait dengan pelayanan SIM dan SKCK.
Seperti halnya kunjungan ke DPMPTSP, belum
lana tadi, utusan LAN yakni Fani Heru Wismono dan Kemal Hidayah turut di
dampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Drs.Syahrian Nurdin dan kabag organisasi
Setda Tala Drs.H.Tajuddin Noor Effendi,M.Si. Kedatangan mereka pun di sambut
Plt kepala DPMPTSP Muslih Febrin Yuzar.
Dari awal tim LAN tiba di kantor DPMPTSP,
beberapa sudut ruangan yang ada di kantor sebagai pusatnya perijinan berbagai
hal ini di cermati mereka. Mulai dari ruang tunggu pemohon perijinan, ruang
tunggu bagi penderita difabel yang ada kursi rodanya, ruang khusus bagi ibu
menyusui sampai ke toilet pun tidak luput dari pengamatan mereka. Fasilitas
lainnya juga kini di sediakan adalah sarana untuk bermain bagi anak-anak,
karena siapa tahu saat pemohon perijinan tengah menunggu proses perijinan
selesai dan membawa anak, maka untuk menghindari rasa jenuh anak di siapkan
tempat bermain.
Usai melakukan pertemuan di ruang kepala
DPMPTSP, Fani Heru Siswono utusan LAN RI mengatakan, kerja kami yang di utus
LAN memang berbagi dengan kabupaten lainnya di Kalsel yang rata-rata 2 orang. Ia
menjelaskan, kedatangan ke daerah dalam rangka evaluasi kegiatan pelayanan
publik di Kalimantan, khususnya di Kabupaten Tanah Laut, dan kegiatan ini
berlaku di seluruh Indonesia.
Apakah akan di berikan reward bagi lembaga
yang telah di kunjungi ?. "evaluasi pelayanan publik kaitannya bukan
dengan reward, akan tetapi ingin mengetahui seberapa jauh sudah kondisi
pelayanan publik di seluruh Indonesia khususnya di Kabupaten Tanah Laut, dan
itu nanti tindak lanjutnya adalah adanya indek pelayanan publik sebagai salah
satu instrumen pemerintah menjelaskan di dunia internasional pada bidang
pelayanan publik berjalan dengan baik. Kedalam juga dilakukan perbaikan secara
menyeluruh, jadi di tiap-tiap daerah ada skema-skema untuk perbaikan," bebernya.
Usai pertemuan di ruang kepala DPMPTSP
dilakukan penandatangan berita acara kunjungan tim LAN dan Plt kepala DPMPTSP
Muslih Febrin Yuzar yang di saksikan Sekda Tala. DPMPTSP Kabupaten Tanah Laut sendiri saat ini
menangani sebanyak 82 macam ijin dan 36 buah non ijin.
BUPATI BERI PENEKANAN KEPENGURUS PKK DAN HIMPAUDI
INFO TALA - Bupati Tanah
Laut H.Sukamta,M.AP mengatakan, Ibu-ibu yang tergabung dalam Himpaudi untuk
terus diskusi dengan pengurus PKK Kabupaten Tanah Laut, bagaimana memberikan
pendidikan pada anak usia dini. Membangun anak yang berkakater, punya
peradaban, sikap sopan santun yang semua harus di mulai dari usia dini,
demikian di sampaikan bupati di hadapan pengurus PKK Kabuaten Tanah Laut dan
kecamatan, Senin(1/10) kemarin di gedung Balairung Tuntung Pandang pada
Pelantikan Keanggotaan TP PKK Kabupaten Tanah Laut periode 2018-2023 dan
sekaligus dilakukan penobatan bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kepada Hj.
Nurul Hikmah Sukamta.
"Mendidik anak itu dengan rasa dan
hati bukan sekedar kerja keras dan akal saja, ini yang kadang kurang di sadari.
Bagaimann anak punya karakter, etika moral yang baik jauh lebih sulit dari
membangun anak yang cerdas. Mendidik dengan hati dan rasa akan tertanamm dalam
hati anak, sementara mendidik dengan akal hanya akan berada di akal
semata,"kata bupati. Bupati Tala H.Sukamta juga meminta kepada SKPD untuk
memberikan dukungan kepada PKK, sehingga
kegiatan atau program PKK bisa mencapai sasran secara tepat.
Di hadapan PKK kabupaten dan kecamatan,
Bupati juga selanjutnya memberikan gambaran mengenai PKK. Persoalan dasar
di setiap desa pasti beda, kegiatan PKK
Kabupaten dan kecamatan beragam sesuai dengan persoalan yang di hadapi. Saling
terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak masih saja sering
terjadi. Trend menunjukan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bahkan ada
yang di luar nalar sebagai orang yang normal. Contohnya ayah kandung menghamili
anak kandungnya sendiri. Itu jelas sudah merupakan kejahatan yang jauh lebih
sadis. Kemudian juga terkait maraknya pernikahan dini yang sering terjadi di
lingkungan masyarakat, maka hal tersebut jangan sampai ada anak Tanah Laut yang
menikah sebelum waktunya. Secara kesehatan anak remaja yang siap untuk di
nikahkan itu berusia 20 tahun baik untuk kesehatan fisik maupun mental.
Sementara itu, ketua TP PKK Tala Hj. Nurul
Hikmah Sukamta berharap kedepannya, ibu-ibu yang duduk di kepengurusan PKK dapat mendorong
organisasi PKK menjadi lebih maju. "Semoga kita bisa bekerjasama dengan
baik sehingga PKK Kabupaten Tala semakin maju dan jaya," harapnya.
Pada penobatan bunda PAUD, bupati Tala memasangkan kain slempang kepada
Hj.Nurul Hikmah Sukamta. Di kesempatan itu pula sekaligus dilakukan tiup lilin
di atas kue ulang tahun karena isteri wakil bupati Tala Yati Octaviana Abdi
Rahman bertepatan merayakan ulang tahunnya yang ke 41.
Turut berhadir wakil Ketua II TP PKK Tala
Hj. Ayie Syahrian Nurdin, Ketua DPRD Tala Hariyanto, Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan Tala Abdillah M.Pd, Forkopimda Tala serta para anggota PKK se
Kabupaten Tanah Laut berikut para camat-camat.
Data dari Dinas Pengendalian Penduduk,
Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A)
Kabupaten Tanah Laut untuk angka pernikahan dini sebanyak 80 perkawinan untuk
tahun 2017 di bawah usia 18 tahun. Sementara untuk tahun 2017 kasus Kekerasan
Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebanyak 30 kasus, dan di tahun 2018 sampai dengan
bulan Agustus sebanyak 18 kasus.
37 ORANG TERIMA BANSOS TERENCANA
INFO TALA - Sebanyak 37
irang warga di Desa Gunung Melati Kecamatan Batu Ampar menerima bantuan Sosial
Terencana tahun 2018. Bantuan di serahkan langsung oleh Bupati Tanah Laut H.
Sukamta,M.AP bertempat di kantor Kepala Desa Gunung Melati Kecamatan Batu
Ampar, Senin (1/10) kemarin.
Bantuan di serahkan tersebut, masing
masing mendapatkan uang di rekening tabungan sebesar Rp 3.600.000 selama setahun. Bupati Tala H.Sukamta,M.AP
berpesan agar dana yang telah di terima untuk merpergunakannya dengan
sebaik-baiknya. Apabila di belanjakan, usahakan belanja di desa saja. Jadi bisa
membantu perputaran perekomian di kampung. "Doakan agar Pemerintah Kabupaten Tanah
Laut bisa terus membantu kesejahteraan masyarakat,"kata bupati.
Bansos terencana merupakan program dari
Dinas Sosial Tala untuk warga jompo. Untuk warga di Desa Gunung Melati
seyogiaya ada 40 orang warga jompo yang menerima, akan tetapi 2 orang meninggal
dan 1 orang lagi tidak ketemu alamatnya sehingga hanya 37 orang saja. Bantuan
lain dari Dinsos Tala berupa bantuan sembako serta warga dengan kecacatan berat
(Disabilatas).
Selain itu ada program bedah rumah tidak
layak huni Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sebanyak 113 orang,
dimana target sebanyak 147 orang. Hal tersebut lantaran asa yang meninggal
dunia dan alamat beda atau tidak ada tempat.
INFO TALA SELASA 02 OKTOBER 2018
Reviewed by Unknown
on
6:44 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
6:44 PM
Rating:



No comments: