Follow Us




INFO TALA SELASA 23 OKTOBER 2018

Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto


  • ·         6 RUMAH DITERJANG PUTING BELIUNG
  • ·         MUHAMMADIYAH SIAPKAN KADER BERKUALITAS
  • ·         MABUK SAMBIL ACUNGKAN CANGKUL
  • ·         SAHBIRIN NOOR LEPAS 5.000 LEBIH GOWESER KOMBES
  • ·         PEDAGANG MINTA PORTAL BESI DIBUKA
  • ·         PARA SANTRI PADATI HALAMAN KANTOR BUPATI
  • ·         EMBUNG BAKAL DIBAGUN DIDESA SUNGAI BAKAR


6 RUMAH DITERJANG PUTING BELIUNG
     INFO TALA - Hujan deras yang turun di kota Pelaihari pada Minggu (21/10) kemarin sekitar pukul 15.30 wita di sertai angin kencang membawa imbas hingga ke Kecamatan Bumi Makmur. Akibat hujan yang di sertai angin kencang (Puting Beliung) menyebabkan 6 buah rumah di Jalan Pembangunan Rt 8 Desa Sungai Rasau Kecamatan Bumi Mamkur mengalami kerusakan.
     Aulia Arief Dayani, S.Sos selaku Kasi Kemasyarakatan pada kantor Kecamatan Bumi Makmur menyebutkan, 1 rumah warga bahkan roboh oleh kuatnya angin puting beliung, kemudian  1 tiang listrik juga nyaris roboh, namun untungnya petugas dari PLN segera tiba di lokasi guna  melakukuan perbaikan tiang listrik tersebut, dan sementara dalam perbaikan listrik di Kecamatan Kurau dan Bumi Mamkur pun padam. Ke 6 rumah yang rusak akibat angin puting beliung tersebut yakni rumah Anto, Asbulah, Huldi, Anwar, Jaliah, dan Muslih kesemuanya berada di Rt 8.
     Dari ke 6 rumah warga, yang agak parah kerusakannya yakni rumah Anto dan Asbulah, dimana atap rumahnya terangkat, sementara yang lainnya mengalami rusak ringan pada bagian atap yang terbuka.  Di rumah Jaliah di bagian depan rumahnya sebuah bangunan bekas warung yang sudah kosong mengalami roboh.
     Warga setempat pun saling melakukan pengecekan rumahnya masing-masing, siapa tahu ada yang rusak. Tidak ada korban jiwa dalam musibah angin puting beliung ini, namun korban mengalami kerugian jutaan rupiah. Atas kerusakan ringan rumah warga, oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sektor Kurau membantu warga dengan memasangkan terpal di bagian atap rumah yang hilang terbawa angin.
MUHAMMADIYAH SIAPKAN KADER BERKUALITAS
     INFO TALA - Peningkatan SDM patut dilakukan agar generasi mendatang siap bersaing, dan bagi keluarga Besar Muhammadiyah Kabupaten Tanah Laut merasakan bahwa peningkatan SDM bagi kader-kadernya sudah harus mulai sekarang.
    Sejalan itu, Jum 'at (19/10) pekan tadi di SDN Muhammadiyah Desa Panggung Kecamatan Pelaihari di gelar Baitul Arqam. Sebuah kegiatan selama 3 hari dalam rangka penyiapan bagi kader-kader Muhammadiyah agar kedepan dapat menjadi kader yang berkualiats, baik dari segi agama maupun dalam kehidupan sosial di masyarakat era sekarang dan mendatang.
      Ketua DPC Muhammadiyah Tala Ahmad Khairin selepas membuka Baitul Arqam mengatakan, melalui program penguatan kader Muhammadiyah kelak menjadi harapan dan yang menjadi pekerjaan pokok di semua cabang di seluruh kecamatan menjadi kader di organisasi masing-masing yang terus dinamis. "Program Baitul Arqam bisa dilakukan dalam satu peridode (5 tahun) sekali. Karena melihat usaha yang telah banyak dilakukan atau kader Muhammadiyah yang melibatkan diri seperti di rumah sakit, mesjid, dan perguruan tinggi,"kata Khairin.
      Dalam kegiatan Baitul Arqam di hadiri pula dari kepengurusan Muhammadiyah provinsi Kalsel dan dari Muhammadiyah pusat. Seperti di utarakan Alfian sekretaris Muhammadiyah provinsi Kalsel, prinsip Muhammadiyah dimana-mana tumbuh dan berkembang, menumbuhkan komitmen untuk memperjuangkan islam meluaui Muhammadiyah.
   "Sebuah proses menumbuhkan ideoalogi, akan muncul kader terlatih dan militan, karena  pengkaderan bukanlah sebuah proses yang instan dan tidak pernah kenal kata berhenti. Muhammadiyah di Tala salah satu proses pengkaderan yang muncul,"kata Alpian. Dalam rangka penyiapan kader yang berkualitas lewat kegiatan Baitul Arqam menghadirkan instruktur dari DPP Muhammadiyah Pusat Irfan Islami sebagai pemateri.
   Irfan Islami mengatakan, prinsip Muhammadiyah dimana-mana tumbuh dan berkembang. Pengkaderan sebagai sarana untuk menumbuhkan komitmen guna memperjuangkan islam melalui Muhammadiyah. "Forum inilah menyamakan visi yang akan membawa manfaat bagi masyarakat,  yakin perkembangan besar akan terjadi, atai dalam bahasa lainnya sudah on the track untuk berkembang.
    Sementara itu bagi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Tala memberikan apresasi tersendiri kepada jajaran Muhammadiyah Tala. Anton Kuswoyo, salah seorang anggota FKUB Tala mengatakan, FKUB melihat aktivistas Muhammadiyah sangat bagus, unsur kepemudaannya juga berjalan dan yang baru-baru tadi mereka juga ikut peduli dengan melakukan penggalangan dana untuk Palu.
MABUK SAMBIL ACUNGKAN CANGKUL
     INFO TALA - Ulah Satri Yadi warga Desa Bajuin  Rt 05 Rw 02 Kecamatan Bajuin ini di bilang nekat, ia yang di duga dalam kondisi mabuk berat mengamuk sambil mengacung-acungkan sebuah cangkul di tengah-tengah pemukiman warga di Kelurahan Sarang, Jum'at (1/10) kemarin sekitr pukul 23.00 wita, terpaksa harus di tindak tegas warga, dan menyerahkannya ke pihak yang berwajib.
   Aipda Agung Rahmad Wijaya,SH anggota Reskrim Polres Tala yang berada di TKP dan menghandel peristiwa tersebut menyebutkan, anggota Sat reskrim Polres Tanah Laut dan anggota Polsek Pelaihari kota telah mengamankan Satri Yadi, karena mendapat laporan dari warga kalau ulahnya cukup membahayakan orang. Ia yang mengayun-ayunkan cangkul sambil mengancam warga. Mungkin karena warga kesal dengan ulahnya, maka warga pun mencoba untuk menaklukan Satri Yadi. Warga pun berhasil menaklukan aksi Satri Yadi yang memainkan cangkul tersebut walau ia sempat melawan.
     Satri Yadi sendiri sedikit mengalami luka di bagian kepala lantaran warga di buat kesal, namun lukanya tidak terlalu parah. Warga pun menyerahkan Satri Yadi ke Polisi yang tiba di lokasi keributan tersebut. "Sebelumnya Satri Yadi di larikan ke rumah sakit terlebih dahulu untuk perawatan luka-lukanya,"kata Aipda Agung.
      Cerita tentang Satri Yadi ini pun ternyata ramai menjadi perbincangan di tempat ia tinggal di Desa Bajuin.  Di utarakan SJ warga setempat, Satri Yadi atau orang lebih mengenal namanya dengan sebutan Sadri memang ada sedikit mengalami gangguan kejiwaan, dan kadang sering terdengar suka berkelahi di mana-mana.
     Satri Yadi alias Sadri sendiri awalnya punya istri dan 2 orang anak, akan tetapi karena adanya gangguan kejiwaan maka istri dan anaknya pun meninggalkan Sadri. Konon pula cerita dari warga bahwa awalnya ia dulunya juga berkebun, juga sebagai pengepul sayur-sayuran ke petani-petani, akan tetapi kini Sadri tidak ada kegiatan lagi. "Ya kalau setahu saya warga juga sudah ada yang peduli termasuk perangkat desa sekarang, termasuk membawanya ke rumah sakit jiwa Sambang Lihum di Kabupaten Banjar beberapa tahun lalu karena kondisinya semacam ada tekanan batin, sehingga kadang-kadang bisa di katakan kumat pasti melakukan hal-hal kurang nyaman bagi warga,"jelas SJ.
     Ia menambahkan, kurang lebih 1 minggu lewat, Sadri kumat lagi dengan tingkah laku bahkan sampai ke wilayah Kecamatan Kurau dan gunung Kayangan kluyuran serta pernah bikin onar di simpang Desa Bajuin (Simpang PDAM). Sementara waktu Satri Yadi alias Sadri di amankan di Polres Tala guna proses lebih lanjut. Soal ia di nyatakan ada gangguan jiwa atau tidak, penyidik Polres Tala pun masih menunggu hasil keputusan dari lembaga resmi spesial untuk gangguan kejiwaan.
SAHBIRIN NOOR LEPAS 5.000 LEBIH GOWESER KOMBES
     INFO TALA - Komunitas Bersepeda Sehat (Kombes) Tanah Laut menggelar bersepeda gunung dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda tahun 2018, Minggu (21/10) kemarin dengan mengambil garis start dan finish di Jalan Pancasila depan Balairung Tuntung Pandang atau rumah dinas bupati Tala.
     Mengambil tema "Tanah Laut Cross Country Bersama Kombes Kita Bahagia 3", tercatat lebih daei 5.000 goweser dari berbagai komunitas sepeda gunung di Kalsel dan luar Kalsel ambil bagian dalam kegiatan tersebut, goweser di lepas gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor yang di dampingi bupati Tala H.Sukamta serta forkopimda Tala.
       Pagi pukul 07.00 wita, gubernur Kalsel mengangkat bendera star untuk selanjutnya para goweser harus menjelajah rute sejauh kurang lebih 30 km. Keberangkatan peserta pun di bagi 3 kali keberangkatan, mengingat peserta di perkirakan mencapai 5.000 lebih peserta baik dari Kalsel, Kalteng, Kaltim dan ada pula dari Jakarta. Para goweser harus melewati jalan aspal, bebatun, jalan setapak, perkebunan karet, kebun kelapa sawit, areal persawahan, perkampungan hingga kembali ke jalur finish yang di fokuskan di halaman Gor Berseri Pelaihari.
       Ketua Komunitas Bersepeda Sehat (Kombes) Tala AKBP Endang Agustina selepas biker di lepas gubernur Kalsel mengatakan, kegiatan gowes sebagai perayaan ulang tahun Kombes sendiri yang ke 3 tahun dan sekaligus menyambut peringatan hari Sumpah Pemuda tahun 2018.
     "Track di buat variatif, tiap tahun pasti beda tidak terlalu menyiksa tapi cukup menantang. Itulah panorama Tala, dan melihat animo peserta,maka di tahun-tahun depan di tingkatkan lagi dan berharap Tanah Laut akan melahirkan goweser nasional,"kata Endang. Panitia pelaksana gowes Kombes menyediakan hadiah utama 2 unit sepeda motor matic, 60 unit sepeda gunung. Namun ada 1 sepeda gunung yang menjadi hadiah agak spesial, pasalnya harga sepeda gunung tersebut di atas Rp 10 juta.
       Baik bupati Tala H.Sukamta, Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan,Dandim Kodim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto, Kasat Lantas Polres Tala AKP Lalu Ryan ikut pula membaur bersama para biker dalam melewati jalur-jalur yang telah di siapkan. Tidak terpancar rasa lelah dari bupati Tala H.Sukamta saat mengayuh sepeda bersama Dandim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Bagus Budi Adrianto di jalan aspal tanjakan di Desa BumI Jaya karena memang bersepeda sudah menjadi kebiasaan, bahkan acap kali saat tidak ada kesibukan selalu bersepeda ke desa-desa sambil melihat keadaan apa yang perlu di benahi di desa.
     Di bawah cuaca yang mendung namun tidak hujan, para goweser merasakan nyaman melintasi jalur-jalur, apalagi saat melintasi jalur perkebunan karet dengan suasana yang sejuk. Belum lagi saat melintasi jalur yang nampak jelas pegunumgan semakin memanjakan mata para goweser dengan pemandangan yang indah. Cuaca akhirnya panas namun para goweser dapat melintasi seluruh jalur (Full Track) dan kembali menuju halaman Gor Berseri Pelaihari guna istirahat dan siap-siap mendapatkan hadiah yang sudah di siapkan.
     Goweser yang beruntung mendapat masing-masing sepeda motor yakni atas nama Zulpuadin dari Pelaihari dan Irfan dari kota Barabai. Hadiah dari gubernur Kalsel berupa uang sebesar Rp 2,5 juta juga di berikan bagi komunitas yang terbanyak anggota komunitasnya yakni dari komunitas PP grup Bati-Bati sebanyak 39 anggotanya, dan dari Semarang komunitas Demit serta Kalteng komunitas paling jauh.
PEDAGANG MINTA PORTAL BESI DIBUKA
     INFO TALA - Para pedagang di pasar Tapandang Berseri atau biasa di sebut Pasar Parabola Pelaihari (Depan kantor Polres Tala) yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Tapandang Berseri Pelaihari meminta pihak yang berwenang soal pasar untuk membuka portal besi yang selama ini tertutup selama hampir kurang lebih 2 tahun. Plang besi yang awalnya di pasang Dinas Perhubungan setelah adanya koordinasi dengan pihak Satlantas Polres Tala di samping kanan dari pagar Bank Kalsel dengan alasan sering terjadinya kecelakaan lalu lintas.
        Dari analisa yang telah dilakukan Dinas Perhubungan, kebanyakan masyarakat yang datang naik kendaraan dari arah Jalan A.Yani (samping kanan Polres Tala) acap kali selalu memotong lewat gerbang pasar di dekat pagar Bank Kalsel tersebut, sehingga tidak jarang terjadi kecelakaan lalu lintas atau pertemuan dengan arus kendaraan yang datang dari Jalan Kemakmuran.
       Sejalan itu, Jum'at (19/10) pekan tadi para pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Pasar Tapandang Berseri menggelar rapat bersama pihak Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan,  Sat Pol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan di aula Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan dan Satlantas Polres Tala dalam hal ini Kasat Lantas AKP Lalu Ryan. Rapat koordinasi di pimpin kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan Tala H.M.Raffiki Effendi. Selama kurang lebih 1 jam rapat koordinasi di gelar, baik para pedagang maupun dari pihak dinas terkait terjadi dialog. Usai memimpin rapat, kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan H. M. Raffiki Effendi dalam keterangan persnya mengatakan, dalam rapat fokusnya permohonan minta di buka kembali plang tersebut, maka dinas mempertemukan bersama stake holder lain, dengan adanya permohonan ini jelas nanti ada rekayasa arus lalu lintas, dan rekayasa dari pihak Satlantas Polres Tala dan iti pun di kaji kembali.  "Dan rakayasa sendiri terkait dengan adanya Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, oleh karena itu salah satu pasal yakni 273, apa bila di lokasi tersebut terjadi kecelakaan maka pihak Satlantas meminta siapa yang bertanggung jawab, dan hal inilah yang masih harus di kaji kembali oleh pedagang,"kata Raffiki.
     Ia menambahkan, jika memang rekomendasinya harus di tutup maka di tutup, jika di buka pun pegang kuncinya bukan di Dinas Koperasi,Usaha Kecil dan Perdagangan, yang pasti harus ada siapa yang bertanggung jawab. Di tempat yang sama, Andreas Evony kepala Dinas Perhubungan Tala usai rapat menjelaskan, hal ini tentu pasti akan ada rapat lanjutan guna memfinalisasi apakah plang besi itu di buka atau di tutup, karena tadi dalam rapat hanya penyampaian saran dan pendapat secara tehnis.
     Menyangkut arus lalu lintasnya tambah Andreas, semakin tahun kan semakin ramai, kemudian juga merupakan akses jalan nasional yang melintas di kota Pelaihari tentunya angkutan-angkutan umum berbadan besar, bertonase berat akan melintas di sana sehingga sangat rawan. Untuk itulah itu menjadi hal yang sangat krusial jika di buka harus ada rekayasa serta safety keselamatan yang optimal baik dari Dinas Perhubungan sendiri melalui alat-alat keselamatan, juga nanti ada petugas penjamin bahwa rekayasa tersebut benar-benar dilaksanakan. "Dishub sendiri sudah menyampaikan semua rekayasa-rekayasa tersebut, tinggal juga kami menunggu jawaban dari yang memohon, baik dari Satlantas dan pertimbangan dari kawan-kawan di Dinas Koperasi,Usaha Kecil dan Perdagangan,"kata Andreas.
   Sementara itu, H.Naufal sekretaris Asosiasi Pedagang Pasar Tapandang Berseri Pelaihari mengungkapkan, intinya apa yang kami bawa menyangkut masalah pasar ini kepada pihak yang terkait untuk di bukanya pintu masuk pasar yang kini tertutup plang besi. "kami juga minta di tata dan di benahi masalah perparkiran, karena di situ pada setiap jam lain-lain yang pegang parkir, kemudian juga lepas dari Perda soal pungutan parkir, roda dua hanya Rp 1.000 tapi di lapangan Rp 2.000. Bila pembeli memindah motornya ke toko lain, juga di minta bayar parkir kembali,"kata Naufal.
       Terkait adanya penutupan pintu masuk tersebut diakui terjadinya penurunan penjualan pedagang, disamping memang terjadi penurunan daya beli masyarakat secara global, di tambah pula dengan di tutupnya pintu masuk tersebut yang juga membawa dampak penurunan income pedagang. Menyikapi masalah pintu masuk masih akan ada rapat lanjutan untuk melahirkan solusi yang terbaik khsusunya para pedagang.
PARA SANTRI PADATI HALAMAN KANTOR BUPATI
     INFO TALA - Senin,(22/10) kemarin halaman kantor bupati Tala nampak memutih oleh peserta upacara. Kalau biasanya setiap hari Senin waktu untuk apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) maka kemarin apel gabungan ASN di gantikan oleh para santriawan dan santriwati, untuk dilakukan apel memperingati hari santri.
      Sebanyak kurang lebih 1.500 orang santri dan santriwati se Kabupaten Tanah Laut, dengan seluruh petugas dari merupakan santri perwakilan dari Ponpes se Tanah Laut. Bahkan pengibaran bendera pun dari para santri yang mengenakan pakaian muslim. Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan ikrar santri dalam rangka mewujudkan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman damai dan sejuk di Kabupaten Tanah Laut. Di serahkan pula penghargaan kepada santri berprestasi yakni Hendri Saputra dari Pondok Pesantren Modern "An Najah Putra" Desa Bingkulu Kecamatan Tambang Ulang yang meraih juara 1 tanding putera pada National Open Tournament Pencak Silat Tugu Muda Campionship 1 Tahun 2018 di Semarang Jawa Tengah pada 1 sampai 2 September 2018, Juara 1 pada kejuaran Tapak Suci Terbuka "Mudirul Ma'had Nurul Amin Muhammadiyah Open Tournament II Tahun 2018 tingkat daerah Kalimantan Selatan pada 17-19 Agustus 2018, dan Juara 1 sekaligus pesilat terbaik pada kejuaraan Tapak Suci Region Championship Open 2018 di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin Tingkat Region Kalimantan pada 1-4 Februari 2018.
    Bupati Tala H.Sukamta mengatakan, hari santri merupakan wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat islam, khususnya bagi kalangan kaum santri. Peringatan tahun 2018 mengusung tema " Bersama Santri Damailah Negeri" Isu tersebut di angkat sebagai respon bangsa Indonesia yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan, seperti maraknya Hoaks, ujaran kebencian, Polarisasi simpatisan, Politik propoganda, kekerasan hingga terorisme. "Tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun dan kepada siapapun. Tunjukkan bagaimana santri dalam menjadi pioner,"kata bupati.
     Selepas apel dilaksanakan pawai para santri keliling kota Pelaihari dalam menyemarakkan hari santri ke 4. Pada apel hari santri di hadiri pula wakil bupati Tanah Laut Abdi Rahman, Forkopimda Tanah Laut, Sekretaris Daerah Tanah Laut, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Laut, dan Pimpinan SKPD Tanah Laut.
EMBUNG BAKAL DIBAGUN DIDESA SUNGAI BAKAR
     INFO TALA - Guna keperluan para petani di Desa Sungai Bakar Kecamatan Bajuiin, maka Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Tanah Laut bersama DPUPRP provinsi Kalsel telah melakukan survei terkait akan di bangunnya embung beberapa waktu lalu. Namun kabarnya, rencana pembangunan embung itu berada dalam kawasan obek wisata, sehingga di butuhkan sebuah koordinasi yang matang dengan Dinas Pariwisata agar ketika sudah mulai di kerjakan tidak memunculkan masalah atau ada pihak-pihak yang di rugikan.
     Kepala bidang (Kabid) sumber daya air, Totom Wahyudi pada DPUPRP Tala, Senin (22/10) kemarin mengatakan, terhadap pembangunan embung tersebut memerlukan luasan  lahan 5 hektar dan dengan kedalamnya antara 4 sampai 5 meter. "Namun tentunya sebelum memulai pengerjaan dalam hal ini Pemkab Tanah Laut melalui DPUPRP di minta untuk menclearkan lokasinya dulu, baru nanti setelah clear, maka di tahun 2019 bisa di anggarkan, kalau detil desainnya memang belum tahu persis karena yang memegang adalah Balai, dan nanti kalau sudah tidak masalah dengan lahanya akan di ekpose perihal rencana kegiatan tersebut, "kata Totom.
     Totom menambahkan, ancar-ancar anggaranya kurang lebih Rp 25 milyar karena di situ juga akan di lengkapi dengan fasilitas umum (Fasum). Keberadaan embung yang tengah di wacanakan untuk di bangun kedepannya akan menjadi keperluan buat air baku bagi PDAM selain juga untuk wisata air, persawahan dan perkebunan sekitar dengan cakupan luasan 100 hektar sawah maupun kebun warga setempat.
     Survie yang telah dilakukan bersama DPUPRP untuk pembangunan embung kabarnya tidak jauh dari lokasi wisata air terjun Bajuin. Itu juga salah satu yang harus di konsultasikan dengan Dinas Pariwisiata, apakah lahan itu masuk dalam kawasan wisata atau tidak, apakah lahan itu aset pariwisata atau bukan, dan barangkali juga banyak pihak yang harus di koordinasikan seperti Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tanah Laut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tala, Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda, Bappeda, Camat, Kades, PU tata ruang, serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), imbuh Totom pula.
     Sementara itu kepala Dinas Pariwisata Ahmad Khairin di konfirmasi mengatakan, memang ada di hubungi terkait soal tersebut dan masih akan dilakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak dalam waktu dekat.

INFO TALA SELASA 23 OKTOBER 2018 INFO TALA SELASA 23 OKTOBER 2018 Reviewed by Unknown on 7:24 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.