Bubur Merah Putih Tenangkan Siswa Kesurupan
Para siswa di SMP Negri 1 Pelaihari sontak menjadi
ketakutan , sehingga oleh pihak sekolah lebih awal memulangkan siswa untuk
menghindari bertambah banyaknya siswa untuk mengindari siswa yang kesurupan .
kejadian berlangsung selama kurang lebih 1 jam, Senin (16\1) kemarin sekitar
pukul 12.30 wita, disaaat siswa akan menghadapi
istirahat kedua.
Kepala sekolah SMP Negri 1 Drs.Iriansyah mengataka,
awalnya memang ada satu siswa yang diyakini agak lain dari siswa lain,
atau dalam bahasa lain memiliki pasangan
(gampiran) dari makluk alam lain.
“anak tersebut kadang-kadang mengalami pingsan, dan kita
sudah sarankan ke orang tuanya untuk dibawa pulang guna istirahat. Namun pada
hari kemaren memang ada yang tahu(Paranormal) yang bisa melihat gampiran anak tersebut,”kata Iriansyah.
Ia menambahkan, memang pada hari kemaren mau diadakan selamatan, dengan membuatkan
bubur merah dan bubur putih, namun pelaksaan selamatan gagal, sehinggadari itulah
barang kali mahluk yang dikatakann gampiran tersebut marah, sehingga membuat
siswa yang digampiri itu kesurupan disertai
teriakan-teriakan, hal itulah yang pada akhirnya menular kesiswa lain kelas 1 7F sebanyak 15 orang .
Siswa yang tidak ke surupan di kumpulkan di lapangan
upacara dan di beri arahan untuk tetap tenang,dan di pulangkan lebih awal agar
menghindari semakin banyaknya siswa yang kesurupan. “setelah di berikan bubur
merah dan bubur putih serta kopi hitam atas inisiatif guru, suasana pun dapat
tenang, karena oleh guru agama yakni Mujani dan M.Sadat mencoba membacakan doa
– doa. Bahkan salah seorang guru bahasa inggris yakni Ibu Eni pun sempat ikut
kesurupan”Jelas Iriansyah pula.
Di sekolah ini konon tidak sekali ini saja terjadi hal
demikian, di bulan Desember 2016 lalu bahkan pernah terjadi di saat ada
perkemahan pramuka pada malam hari.
Sementara itu, Bagus salah seorang siswa SMP Negeri 1
yang menjemput anaknya mengatakan ia kaget melihat anaknya mengatakan, ia kaget
kenapa pulang sekolah tidak seperti jam biasanya “anak saya ketakutan sekali,
karena mlihat dan mendengar teriakan-teriakan
siswa lain yang kesurupan, namun untungnya di pulangkan lebih awal jam
pulang sekolah,” ungkapnya.
Lokasi kelas dimana terjadinya belasan siswa kesurupan
itu berada di lantai dua, di mana Sebelum menuju kelas harus terlebih dahulu
melewati lorong anak tangga.
- Warga Dan TNI Tanam Pohon (RB)
- Bupati Apresiasi Novel Karya Penulis Bati _Bati (RB)
- Dewan Bahas Tiga Raperda (RB)
INFO TALA Selasa 17 January 2017
Reviewed by Unknown
on
10:52 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
10:52 PM
Rating:



