- Dinsos Butuh Gang Simpan Paket Bantuan
- Operasi Terpadu Di KTL
- Dishub Siapkan Bis Pelajar
- MUSREMBANG KECAMATAN TAKISUNG
Dinsos
Butuh Gang Simpan Paket Bantuan
Sebagai lembaga yang mengurus bantuan di kala
terjadinya bencana, Dinas Sosial yang berwenang penuh untuk bantuan, saat ini
memerlukan sebuah tempat penyimpanan
atau gudang untuk bantuan tersebut.
Sebagai sebuah dinas baru, pecahan dari Dinas
Transmigrasi, Sosial dan tenaga kerja (Disnakertransos), saat ini dinas social
kabupaten tanah laut sementara waktu
untuk menyimpan barang –barang bantuan kepada korban bencana masih pinjam
gudang di kantor dinas tenaga kerja dan perindustrian.
Dinas sosial sendiri telah menyalurkan 50 paket
bantuan yang telah mendistribusikan bantuan kepada korban banjir badang yang
terjadi di desa bajuin dan sungai bakar di kecamatan bajuin beberapa waktu lalu
karena hal itu sangat urgen.
Kepala bidang rehabilitasi sosial dan perlindungan
jaminan sosial, siswoko jum’at (3/2) pecan tadi mengatakan, kendala kita memang
saat ini di butuhkan adanya tempat atau gudang penyimpanan barang untuk bantuan
korban bencana . untuk membangun gudang sendiri dilahan kantor dinas sosial
sudah tidak memungkinkan, karena dinas
sosial yang menempati bekas kantor ketahanan pangan lahannya mrmang pas ukuran
bangunan kantor , dan hanya tersisa halaman untuk parker kenderaan roda empat
dan roda dua.
“dengan kondisi inilah kami harus putar otak ,
dimana kira-kira yang cocok untuk memiliki gudang sendiri,”terangnya.
Ia menambahkan, paket bantuan terdiri dari matras,
selimut, peralatan rumah tangga(memasak0, pakaian, serta makanan siap saji. Ada
pula paket bantuan Balita yang terdiri dari pampers.
Perlu diketahui lanjutnya, dinas sosial lebih focus
ke korban namun bukan fisik bangunan dalam memberikan bantuan ketika pasca
bencana, dam yang urgen kemaren adalah saat bencana banjir badang di Kecamatan
Bajuin.
Selasa, 7 Feb 2017
Operasi
Terpadu Di KTL
Untuk menciptakan tertib berlalu lintas , satlantas
polres tala menggandeng dinas perhubungan dan satpo pp melakukan operasi
gabungan atau terpadu di kawasan tertib lalu lintas (KTL). Lokasi KTL sendiri
dipilih persimpangan kantor bupati tala,
dimana persimpangan tersebut mempertemukan 3 jalan yakni jalan datu insad,
jalan A Syairani dan jalan H Boejasin.
Kawasan tersebut memang terdapat rambu lalu lintas
berupa traffic light (lampu merah).
Dipilihnya jalur tersebut lantaran pada jam-jam
kesibukan pada pagi hari dan siang hari cukup padat, hal ini karena jalur
tersebut sebagai jalur untuk menuju kantor
bagi PNS dan menuju sekolah bagi siswa SLTP dan SLTA.
Petugas gabungan dari 3 lembaga ini secara rutin
bertugas melakukan pengawasan kepada
pengendara roda dua , dan selkaligus memberikan penindakan berupa tilang bagi
pengendara roda dua jika pada kenderaan mereka tidak dilengkapi dengan
kelengkapan kenderaan seperti kaca spion, atau tanpa menggunakan helm.
Kasat lantas polres tala Akp Irwan Kurniadi,S.ik,
senin (6/2) kemarin mengatakan, dikawasan persimpangan tersebut memang telah
ditetapkan sebagai kawasan tertib lalu lintas di kabupaten tanah laut, makanya
di lokasi itu disiapkan pos untuk melakukan pengawasan terhadap KTL tersebut.
“di katakana terpadu dengan melibatkan Dishub dan
Satpol PP jelas ada fungsi masing-masing, dimana jika ada pelanggaran yang
menyangkut angkutan dan KIR kenderaan maka hal itu kewenangan Dishub , dan yang
berhubungan dengan pelanggaran lalu lintas maka satlantas yang berwenang
bertindak,” jelasnya.
Penetapan KTL sementara masih di plot di
persimpangan kantor bupati Tala, dengan tujuan kedepan agar kawasan tersebut
tertib dalam berlalu lintas.
Selasa, 7 Feb 2017
Dishub
Siapkan Bis Pelajar
Dinas perhubungan kabupaten tanah laut menyiapkan
armada bagi pelajar, ada sebanyak 3 unit bis bantuan dari kementrian dalam
Negara melalui dana alikasi khusus (DAK) tahun 2016 lalu, kini 3 bis tersebut
telah parker di garasi kantor Dishub.
Kepala bidang hubungan darat Dwiyono, jum’at (3/2) pekan tadi
mengatakan bahwa kesemua bis tersebut memang di peruntukan bagi desa yang di
nilai masih, tertinggal , utamanya yang menyangkut transportasi bagi pelajar.
“tidak saja hanya untuk pelajar, namun juga bagi
masyarakat umum dengan catatan memang desa yang tertinggal, dan sejauh ini kami
koordinasi dengan Dinas pemberdayaan masyarakat dan Desa (BPMD) untuk ploting
desa yang di nilai masih tertinggal,”jelasnya.
Ia menambahkan, kesemua armada tersebut di serahkan
kepada desa sepenuhnya, baik menyangkut supirnya termasuk bahan bakarnya,
pokoknya yang menyangkut segala operasional bis karena di serahkan kedesa
sepenuhnya, dan memang armada angkutan untuk pelajar ini masih sangat
diperlukan.
3 unit bis bantuan kemendagri berwana biru ini
selanjutnya dalam waktu dekat segera di fungsikan, dan menjadi satu harapan
agar efeknya mengurangi tingkatan kecelakaan di jalan raya, khususnya bagi
pelajar.
Pada sisi lain juga mengurangi beban orang tua
siswa, karena jika selama ini untuk biaya bensin sepeda motor bagi anaknya
sudah pasti ada tambahan anggaran di rumah tangga, dengan adanya bis untuk
pelajar inilah sebagai salah satu upaya untuk mengurangi beban ekonomi
orangtua, dan mengurangi kecelakaan.
Selasa,7 Feb 2017
MUSREMBANG
KECAMATAN TAKISUNG
Pemerintahan kabupaten tanah laut mulai menggelegar
musyawarah perencanaan pembangunan
(Musrenbang) tingkat kecamatan untuk membahas program dan kegiatan tahun
2018. Musrembang di buka oleh Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Drs.
H.Noor Ifansyah mewakili bupati tanah laut. Dan ini merupakan musrenbang
kecamatan yang pertama di 2017 ini yang di laksanakan di kecamatan takisung.
Dalam sambutan bupati tanah laut yang dibacakan oleh Asisten II bidang Ekonomi
dan pembangunan menyampaikan mudah-mudahan dengan adanya musrembang ini bias
memantapkan dalam perencanaan kita dalam pembangunan tahun kedepan kepada SOPD
agar memprioritaskan kedesa yang terpencil tersebut dan jangan ada lagi hal-hal
yang penting dari desa terpencil ketinggalan. Pada tahun ini pelaksaan
musrenbang RKPD di kecamatan dilaksanakan sesuai dengan tahapan dan proses
perencanaan, diharapkan kita semua dapat mempersiapkan secara lebih baik di
tahun 2018 nanti. Dan jangan ada lagi hal-hal penting ketinggalan dan malah
diusulkan saat pembahasaan anggaran dari segi perencanaan akan berpotrnsi
melanggar aturan.
Turut berhadir dalam acara ini ketua DPRD Ahmad Yani
anggota DPRD kab tanah laut, Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan Drs.
H.Noor Ifansyah, M.pd, kepala BAPPEDA Ir. H.Akhmad Nizar, S.sos, M.Si, kepala
dinaspemberdaya masyarakat dan desa (DPMD) Drs. H. Muhammad Hanil, satuan
Organisasi Pemerintahan daerah (SOPD) se kabupaten tanah laut, Camat Takisung
Adi Wibowo, S.STP dan dari pemerintah desa yang ada di Kecamtan Takisung.
Sementara itu dalam sambutan ketua DPRD Ahmad Yani
menyampaikan kami DPRD akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah dan
jangan sampai ada program pemerintah
daerah ada hal-hal yang tidak tercapai dan bersinergi, apa yang di
programkan pemerintah dan kebutuhan masyarakat bias tercapai dam mari kita
manfaatkan musrenbang ini dengan sebaik-baiknnya
Dan dalam acara ini juga diadakan penyerahan berita
acara musrembangdes se kecamtan takisung kepada camat takisung Adi Wibowo,
S.STP yang diwakili IKKD (ikatan kerukunan kepala desa sekecamtan takisung)
oleg Gunawan Wibisono.
Dalam pertemuan ini, beberapa masukan dari peserta
yang hadir dari beberapa kepala desa mengusulkan agar pembangunan fisik
lebih ditingkatkan lagi khususnya
pembenahan dan pembuatan jalan rusak, pertanian, kelautan dan pariwisata yang
ada di Kab Tanah Laut (AP)
INFO TALA Selasa, 7 Febuari 2017
Reviewed by Unknown
on
12:34 AM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
12:34 AM
Rating:


