Follow Us




INFO TALA Rabu 1 Maret 2017



  •  SELEKSI PASKIBRAKA KABUPATEN TANAH LAUT 2017
  •  DPPKBP3A Dapat Mobil Khusus
  •  Retail Modern Menjamur

SELEKSI PASKIBRAKA KABUPATEN TANAH LAUT 2017

Rekruitmen untuk menjadi Anggota Paskibraka Kabupaten Tanah Laut Tahun 2017 sudah dimulai dilaksanakan. Pada hari ini, Selasa (28/02/2017), dilaksanakan seleksi berupa wawancara yang dilaksanakan di Gedung SKB Pelaihari. Sebanyak 120 orang yang terdaftar mengikuti seleksi Anggota Paskibraka Kabupaten Tanah Laut Tahun 2017 ini. Para peserta akan mengikuti berbagai tahapan seleksi yang nantinya akan ditentukan sebanyak 30 orang peserta.
Sulaeman Kasi Pengembangan Pemuda di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Laut menyebutkan dalam seleksi ini Ada beberapa tes yang harus dilalui oleh peserta yakni tes Wawancara ,tes tinggi badan,tes tensi darah dan tes Berat Badan. "Peserta harusnya ada 160 peserta hari ini namun sebagian tidak datang yang datang pesertanya hari ini ada 120 peserta di 35 sekolah SLTA sekabupaten Tanah Laut yang mana nantinya akan di tes oleh 10 Juri. Besok hari Rabu akan dilanjutkan tes fisik dilaksanakan di depan Kantor Dispora Tanah Laut. Dan hari kamis penentuan tahap akhir," kata Sulaeman Kasi pengembangan Pemuda Dispora.
Sebagaimana pantauan Tuntung Pandang Fm di lokasi pelaksanaan seleksi hari ini, Selasa (28/02/2017), peserta seleksi Anggota Paskibraka sedang dilakukan uji pengetahuan umum oleh salah seorang penguji dari unsur kepolisian dari Polres Tanah Laut. Peserta diuji tentang pengetahuan seputar Kabupaten Tanah Laut dari 11 Kecamatan termasuk juga obyek wisata. Aiptu Afianoor, salah seorang penguji kepada Tuntung Pandang FM mengatakan selain pengetahuan seputar Tanah Laut, peserta juga diuji kemampuan perundang-undangan."Diuji juga pengetahuan Undang Undang tentang Bela Negara," tuturnya. Salah satu peserta Paskibraka Tanah Laut usai diuji pengetahuan umum mengatakan kepada Tuntung Pandang FM tentang materi uji yang diterimanya. "Tadi saya diuji masalah pengetahuan umum,seperti Pancasila dan kemudian mata uang dan undang undang bela negara," kata M. mulyadi dari SMA 1 Jorong Klas 11.(AP)

DPPKBP3A Dapat Mobil Khusus

Untuk kelancaran tugas di bidang perempuan dan anak, Dinas pengendalian penduduk, Keluarga berencana, Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (DPPKBP3A) mendapat bantuan mobil operasional khusus.
Kepala DPPKBP3A Lutfiaty Uyun, Selasa (28/2) kemarin mengatakan, mobil tersebut memang secara khusus di peruntukkan untuk menangani masalah kekerasan yang terdiri pada Perempuan dan Anak dari Kementrian PPPA.
Ia menmabhakan, dengan mobil operasional tersebut selanjutnya di gunakan untuk melayani masyarakat dan sekaligus di gunakan untuk kegiatan penyulahan tentang KB, di samping penanganan perempuan dan anak.
“dalam sebulan sekali biasanya mobil di operasionalkan, atau biasanya pada saat kegiatan kemanunggalan atau biasa di sebut Manunggal Tuntung Pandang, namun tidak semata itu, dalam sepekan pun bisa digunakan,”jelas Uyun.
Kegunaan mobil itu juga sekaligus untuk kegiatan konsuling, seperti ketika ada seorang anak yang mengalami kekerasan, maka bisa dilakukan konsuling di dalam mobil. Selain untuk konsuling anak, juga digunakan untuk psikoterapi bagi perempuan yang mendapatkan tindakan kekerasan, dimana saat ini di DPPKBP3A ada sebanyak 4 orang tenaga psikologisnya. Pada mobil juga layaknya mobil ambulan yang di lengkapi dengan tilam dan peralatan medis.
Lebih lanjut Uyun menambahkan, sampai pada bulan Februari ini ada 4 kasus yang menyangkut kepada kekerasan terhadap anak, ungkapnya.

Rabu, 1 Maret 2017


Retail Modern Menjamur
Bak Jamur di musim penghujan yang tumbuh dimana-mana, sejumlah retail (pasar swalayan) di kota pelaihari hingga sampai ke beberapa kecamatan mulai tumbuh, seiring dengan perkembangan daerah. Efek yang menjadi ke Khawatirkan, keberadaan retail-retail ini mematikan usaha warung rakyat yang  sudah bertahun-tahun.
Benarkah keberadaan retail ini mematikan warung-warung rakyat?                                                        Menurut Yudrianoor selaku perdagangan pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan perdagangan, Selasa (28/2) kemarin mengatakan, sejak tahun 2015 lalu dengan telah masuknya pasar global, tentunya hal itu sudah bisa diterima, dan keberadaan retail itu jelas mengukuti, namun mereka tidak mematikan warung-warung rakyat, karena sudah melalui berbagai survey, di samping itu nilai pilihan kepada masyarakat unutk berbelanja.
“diretail-retail tersebut telah ada kerjasama dengan masyarakata, dimana masyarakat bisa memasuki produk-produk UKM nya, dengan membuka space untuk UKM, da nada retail yang menyiapkan sajian makanan rakyat seperti bakso dan sate di halaman retail, sehingga ada keseimbangannya,”jelasnya.
Untuk di Kabupaten Tanah Laut sendiri, tidak ada batasan untuk hadirnya retail, akan tetapi diberi jarak radius 500 meter dari warung masyarakat atau pasar tradisional. Berdirinya retail sendiri juga atas adanya tim lintas sektor dari pemkab Tanah Laut.
Retail-retail tersebut jelas Yudrianoor sasaran konsumennya adalah orang yang mampir saat melakukan       perjalanan, makanya posisinya di pinggir jalan yang di nilai strategis. Menyangkut jam tayang retail sendiri itu terserah mereka boleh 24 jam tergantung kemampuan, karena karyawan retail ada sebanyak 6 oarang yang terdiri dari dua shif yakni shif pagi dan malam.
“mengijinkan adanya retail sudah penuh pertimbangan, karena ada tim lintas sector yang melakukan survey, di samping itu keberadaan retail juga telah di atur dalam perda nomor 5 tahun 2016 tentang penataan dan pembinaan pasar rakyat, dan toko swalayan,”katanya             
Semetara itu, Khairin salah seorang pedagang yang memiliki took di jalan Pancasila pelihari mengatakan, tidak masalah dengan adanya retail namanya juga persaingan dagang, cuman untuk skop Kabupaten Tanah Laut retail-retail yang sudah ada ini cukuplah tidak perlu ditambah lagi.
“jangan sampai masyarakat kecil yang juga berdagang mengalami penurunan penjualan, dam masalah harga cukup bersaing, akan tetapi hanya kalah tempat dan desain, tapi inilah kondisinya masyarakat sudah cerdas untuk melakukan pilihan yang terbaik dan mudah dalam hal berbelanja,”ungkapnya.
Saat ini tercatat ada 27 unit retail se Kabupaten Tanah Laut, dan yang masih dalam  proses ijinnya sebanyk 13 buah.

Rabu, 1 Maret 2017                                   


INFO TALA Rabu 1 Maret 2017 INFO TALA Rabu 1 Maret 2017 Reviewed by Unknown on 10:55 PM Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.