Follow Us




Info Tala Senin 25 September 2017

Operator Web: Hikmah Dan Maylany
  • PENCANANGAN KAMPUNG KB DI TEBING SIRING

  • Kodim Ajak Publik Nonbar G 30 S PKI 

PENCANANGAN KAMPUNG KB DI TEBING SIRING
Kampung KB dicanangkan di Desa Tebing Siring Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut. BKKBN yang ada di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KB3A) bekerjasama dengan pihak Kecamatan Bajuin dan pihak Desa Tebing Siring mencanangkan Kampung KB ini di Dusun Tebing Siring Tiga, Jum’at (22/09/2017). Kegiatan ini dimaksudkan menekan ledekan jumlah penduduk, serta meningkatkan kualitas hidup di masyarakat Kabupaten Tanah Laut. Hadir dalam acara tersebut, Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST, Sekda Drs. H Syahrian Nordin.M.Si, dan Kelapa Dinas P2KBP3A Lutfiati Uyun.M.PD serta SKPD lainnya dan Camat Bajuin, tidak lupa panitia penyelenggara di Desa Tebing Siring yaitu Joko Pitoyo dan Ratusan masyarakat Desa Tebing Siring hadir dalam pencanangan Kampung KB ini.
Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah ST mengatakan pelaksanaan Kampung KB yang dilaksanakan di Desa Tebing Siring ini sesuai dengan pogram pemerintah Kabupaten Tanah Laut agar bisa mengenalkan kepada masyarakat tentang program Pengendalian penduduk dan program – program KB, yang sangat baik untuk masyarakat Kabupaten Tanah Laut. “Pencanangan Kampung KB di Desa Tebing Siring, masyarakatnya pun sangat menyambut antusias sekali, ia pun berharap, yang mana kedepannya akan berdampak untuk kesejahteraan masyarakat dan kita lihat keinginan masyarakatnya disini ingin maju,” ungkapnya, Sementara itu Kepala Dinas P2KBP3A Lutfiati Uyun.M.Pd mengatakan Program Pencanangan Kampung KB di laksanakan di Tebing Siring karena capaian dari KB jangka panjangnya masih termasuk rendah. ‘Dalam Program Kampung KB ini, pihak P2KBP3A sendiri bersinegi dengan SKPD yang lain, ia melihat masih banyak kekurangan termasuk Posyandu adapun hal lainnya seperti anak sekolah masih ada anak yang sekolah ada juga ynag tidak sekolah,”katanya. Menurutnya setelah pencanangan Kampung KB ini, Pihak P2KBP3A meliaht apa yang harus di perbuat kedepannya buat masyarakat di Desa Tebing Siring. Ia melihat masih ada kekurangan terkait pembangunan infrastruktur seperti Drainase yang ada belum ada dibangun dengan tidak ada Drainase akan berdampang pada saat hujan air akan masuk kerumah yang akibatnya akan mengganggu rumah tangga. “Dalam satu keluarga masih ada mempunyai anak lebih dari tiga orang, sedangakan pasangan masa subur itu di usai 98 tahun. Melihat saat ini masih banyak masyarakat menggunakan KB jenis PIL dan KB jenis Suntik, sedangkan KB Jangka Panjang sudah menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang berupa spiral (IUD) atau medis operatif pia (MOP),”jelasnya.
Pihak P2KBP3A Tanah laut sendiri berharap setelah dicanangkan Kampung KB di Desa Tebing Siring, SKPD terkait bisa menindak lanjuti. Sepeti halnya, jalan masuk ke tebing siring tiga serta pembangunan Drainase dan anak – anak yang putus sekolah. “Kepada para kader atau kepala Kepala Desa Tebing Siring sendiri, sudah mengganggarkan buat sekolah anak – anak yang tidak sekolah padahal Pemerintah sendiri sudah mengganggarkan buat sekolah anak – anak gratis bebas dari bayaran. Kalaupun jangkauanya kesekolahan ini jauh, masih bisa alternative lain melalui Program Sekolah Paket,” ucapnya.

 Sumber : AP
Kodim Ajak Publik Nonbar G 30 S PKI

Masi ingat film sejarah hitam bangsa ini, dimana Pancasila sbagai ideologi bangsa, saat itu tengah di obok-obok oleh Partai Komunis Indonesia ( PKI ), atau yang dikenal dengan sebutan Gerakan 30 September (G 30 S) PKI , hingga pada akhirnya sejumlah penjabat TNI pun menjadi sasaran di bunuh dan di buang ke dalam lubang sumur yang di kenal dengan sebutan “Lubang Buaya”.
Film karya garapan sutradara Arifin C Noor sekitar tahun 1980-an itu kembali di putar di halaman kantor Kodim 1009 Pelaihari, Sabtu (23/9) malam. Namun banyak sensor pada film tersebut, dan hanya berdurasi kurang lebih 1 jam sementara kalau film aslinya durasi bisa sampai 3 jam.
Pemutaran film G 30 S PKI di motori oleh Kodim 1009 Pelaihari, dan segenap mayarakat, anggota pramuka, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota DPRD Tala termasuk keluarga besar Kodim 1009 pun membaur bersama ikut nonton film.
Tiddak kurang dari ratusan orang berkumpul memadati halam kantor Kodim 1009
Pelaihari, hingga sampai membludak dan penonton pun harus ambil posisi duduk di pos penjagaan Kodim, mengingat halamn Kodim juga tidak terlalu luas.
Seyogianya pemutaran film tersebut dilakukan di lapangan sepak bola, namun pada saat yang bersamaan, lapangan sepak bila Dalas Hangit Kodim di gunakan untuk perkemahan Saka Wira Kartika, sehingga layar lebar pun di alihkan di depan teras utama kantor Kodim 1009 Pelaihari.
Lagu Indonesia Raya pun di nyanyikan bersama-sama sbagai pembukaan nonton bareng.
Sebelum pemutaran film berlangsung, Dandim 1009 Pelaihari Letkol Infantri Joseph DD Surbakti mengatakan, tentang peristiwa sejrah Gerakan 30 September PKI ini untuk memberikan gambaran dan pembelajaran bagi anak-anak sekolah dan anak-anak muda yang mungkin belum menonton film ini, dan khusus bagi anak-anak pelajar yang tidak lagi mempelajari sejarah tentang G 30 S PKI ini di buku-buku pelajarannya .
“tujuan pemutaran film ini untuk meningkatkan kembali bahwa bangsa Indonesia memiliki sejarah kelam tentang bagaimana Pancasila sbagai ideologi negara terancam dengan ideologi lain yakni kominis, dan harus bersyukur bahwa akhirnya negara tetap mampu membrantas ideologi lain khususnya kominis dan Pancasila tetap bisa menjadi pegangan ideologi sampai sekarang , di samping perintah langsung dari Panglima TNI AD Jendral Gatot Nurmantyo,” jelas Dandim
Dandim menambahkan nasionalisme kepada anak-anak bangsa khusus di Tanah Laut, program Be;a Negara di kampus maupun sekolah dan Keperamukaan yang telah berjalan .
Sementara itu Bilda Ariyani salah seorang mahasiswi Politeknik Tanah Laut usai menonton film tersebut mengaku baru kaliini ia nonton G 30 S PKI sampai selesai, karena sebelumnya juga sudah pernah namun tidak tuntas menonton.
Mengenai film tersebut ia mengatakan , jadi mengetahui bagaimna perjuanagn para pahlawan di masa lalu, akan tetapi dalam tayangan film memang banyak di sensor utamanya terhadap adegan pembunuhan dengan senjata, baik di mesjid maupun di rumah , dan itu menggambarkan betapa kejamnya memperlakukan orang ataupun petinggi TNI di jaman itu.
“harapan sekarang kepada TNI lebih tebal rasa nasionalisme dan patriotismenya, semoga tidak ada lagi yang tergambar dalam film tersebut, bak pemelencengan maupun pembrontakan,” ungkap mahasiswi Politenik ini .
Usai nonton bareng, di tutup denga di kumndangkan sholawat yang di pimpin salah seorang tokoh agama, menyanyikan bersama-sam lagu Padamu Negeri , Kodim 1009 Pelaihari.
Nonton bareng film G 30 S PKI sendiri akan terus di lakukan oleh Kodim 1009 Pelaihari di kecamatan lain hingga sampai tanggal 30 September 2017

Senin 25 Sept 2017
Sumber : Bazz


Info Tala Senin 25 September 2017 Info Tala Senin 25 September 2017 Reviewed by Unknown on 7:08 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.