Operator Web: Hikmah Dan Maylany
BNPB Salut Komunitas Trail Peduli Api
Adriansyah, Namanya Untuk Gedung Kampus Politeknik
BNPB Salut Komunitas Trail Peduli Api
Inspektur utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bintang Susmanto, salut dengan komunitas trail yang kerap di gunakan untuk kegiatan adventure ini ternyata juga peduli dengan kondisi api, utamanya yang menyangkut kebakaran lahan.
Hal itu di ungkapkan Bintang saat melakukan kunjungan dan melakukan pengecekan terhadap segenap pasukan pemadam kebakaran, baik milik Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Laut dan pemadam dari perusahaan maupun swasta, hingga sampai di tingkat kecamatan, Senin (25/9) sore kemarin dihalaman stadion Pertasi Kencana Pelaihari.
Dalam kunjungan dan sekaligus pengecekan pasukan Damkar pejabat BNPB ini turut di dampingi bupati Tala Bambang Alamsyah, Sekda Tala Syarian Nurdin, kepala BPPD Tala M Noor serta kepala SOPD lainnya.
Tidak semata hanya pasukan Damkar, dalam hal turut membantu pemadaman api juga melibatkan peran komunitas komunikasi seperti Rapi dan Orari.
Satu persatu, pejabat BNPB ini melakukan pengecekan dan berdiolag dengan satu personil damkar yang lengkap dengan seragam Damkar, termasuk ada pula yang membawa peralatan pemadaman sederhana yang disebut Gopyok (alat pemukul api dari karet).
Ketika berada di pasukan pemadam trail, Bintang pun terkagum – kagum karena barangkali baru kali pertama ia menemukan model pemadaman api semacam ini yang menggunakan sepeda motor trail dan ridernya dilengkapi alat pemadam.
Sebagai rasa penasarannya, Bintang pun di perlihatkan cara kerja pemadaman api unit trail ini, berikut saya semprot air yang menggunakan mesin kecil portable.
Jika isi air full sebanyak 30 liter dengan berat sekitar 25 kg. Saat di semprotkan mampu sejauh 10 meter dengan bantuan mesin portable.
“Kabupaten Tanah Laut memang sudah siap menghadapi bencana, di satu sisi adanya komitmen dari bupati dengan bencana kebakaran, jika lokasi tidak bisa di jangkau mobil, maka peran dari trail itulah unit pemadam yang bisa menembus medan berat, karena memang bupati suka dengan olahraga trail ini”.kata Bintang.
Ia menambahkan, terkait Damkarnya sendiri sudah sangat siap dengan kondisi kebakaran di Tanah Laut, mereka terlihat prepemtif yang dulunya responsive, dan mengantisipasi hot spot di Tanah Laut dan Kalsel, BNPN memberikan bantuan 2 unit helikopter untuk water boombing, karena hot spot di sana sudah mulai berkurang.
Harapan kedepan BPBD tetap menggalang pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk bersama – sama menanggulangi Karhutla, di samping penanganan bencana lainnya seperti banjir, tanah longsor dan angina puting beliung, karena Tala tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, sehingga 3 fungsi seperti koordinasi, komando dan pelaksana harus sejalan.
Sementara itu bupati Tala Bambang Alamsyah soal unit pemadam trail mengatakan, memang awalnya saat touring di suatu wilayah terjadi kebakaran hutan, dan setelah komunikasi dengan pihak BPBD Tala ternyata lokasi tidak bisa di jangkau, akhirnya dari saat itulah bersama teman – teman komunitas trail yang tergabung dalam MD Trail putar otak ketemulah cara dengan memanfaatkan trail ini untuk bisa menjangkau lokasi yang sulit.
Saat ini ada 15 unit trail pemadam yang telah di lengkapi dengan tangki dan mesin portable. Komunitas peduli api dari trail ini sendiri bernama MD Fire yang di ketuai oleh bupati Tala sebagai orang yang memang hoby adventure dengan motor trail.
Anggota senior MD Fire Syamsuri mengungkapkan, trail tidak semata hanya di gunakan untuk menguji nyali saat touring, namun bagaimana kehadiran trail ini juga manfaat bagi masyarakat utamanya yang menyangkut Karhutla.
“kami langsung ke titik api jika terjadi kebakaran lahan guna membantu tugas BPBD Tala,”terangnya.
Rabu,28 Sept 2017
Sumber : Bazz
Adriansyah, Namanya Untuk Gedung Kampus Politeknik
Drs.H.Adriansyah atau yang biasa di sapa Aad yang merupakan mantan bupati Tanah Laut selama 2 periode lalu, dan sebgai salah satu tokoh yang berperan besar dalam pendirian kampus Politeknik Tanah Laut , hingga kini kampus almameter merah itu telah berstatus negeri, kini namanya di jadikan nama pada 2 buah gedung jurusan Teknik Informatika ( TI ) Di Kampus Politeknik Tanah Laut , demikian pemberian nama gedung kampus Politeknik Tanah Laut , senin (25/9) kemarin di kampus PoliteknikTanah Laut yang sekaligus di laksanakan Dies Natalies ke 8
Penandatangan prasasti dilakukan oleh Dr.Hj.Mufrida Zein selaku Dirut Politeknik Tala di damping bupati Tala Bambang Alamsyah .
Sementara itu pennadatangan pada prasasti kedua yaitu Yayasan Pendidikan Tuntung Pandang Berseri , prasasti ke tiga yaitu gedung TI dengan nama Gedung H.Adriansyah II.
Di momuntem dies natalies juga turut di laksanakan penandatangan Mou oleh bupati Tala , Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Masturi , Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tala Noor Ifansyah , Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Ahmad Mustadi , Pimpinan BNI Kantor Cabang Banjarbaru , Perwakilan PT . Cheiljedanf Feed, Perwakilan PT Darma Henwa ,Manager CV , Surya Prima Motor Prima Motor Pelaihari , Kepala Stasiun TVRI Kalsel , Jendral Manager Telkom Kalsel, Priseden Direktur PT.Bridgeston Plantation , Jendral Manager PT.Perkebunan Nusantara Kalimantan Selatan .
Kemudian di lanjutkan lagi dengan Launching Cyber Kampus serta pemotongan tumpeng oleh Bupati Tanah Laut .
“sangat mengapresiasi kepada hasil karya mahasiswa dan mahasiswi Politenik Tala , berpesan kepada para mahasiswa agar mempunyai rasa percaya diri yang besar , yang menjadi masalah adalah apabila anak muda tidak memiliki rasa percaya diri,” kata bupati kepada segenap mahasiswa .
Melengkapi kegiatan dies natalis , di gelar hasil karya para mahasiswa dengan hasil karyanya di masing-masing stand.
Rabu 27 Sept 2017
Sumber: Bazz
Info Tala Rabu 25 September 2017
Reviewed by Unknown
on
6:50 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
6:50 PM
Rating:



No comments: