Follow Us




Info Tala Kamis, 19 Oktober 2017


Operator Web: Putri Dan Janet

·        Bupati Hadiri Wisuda VI Politeknik Negeri Tanah Laut
·        Dies Natalis VIII Dan Wisuda VI DIII Politeknik Negeri Tanah Laut
·        Polisi Ringkus Pencuri Aki Truk Dan Baterai Tower Hp
·        Benua Raya Kampung KB Yang ke 10
·        3 Jabatan Kapolsek Bergerak
·        Banua Raya Kini Kampung KB


Bupati Hadiri Wisuda VI Politeknik Negeri Tanah Laut

Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah menghadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis VIII dan Wisuda VI Diploma III Tahun Akademik 2016/2017 Politeknik Negeri Tanah Laut, di Balairung Tuntung Pandang, Rabu (18/10). Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah sebagai Dewan Penyantun Politeknik Tanah Laut mengatakan, masa depan Tanah Laut ini kedepan ada pada generasi yang saat ini menuntut ilmu di Poltek Tanah Laut.
“Untuk memajukannya tidak hanya Sumber Daya Alam (SDA) saja, namun yang lebih penting adalah, sumber daya manusia,” ujarnya.
Menurut Bupati dengan SDM yang baik dan profesional, maka generasi di daerah itu harus siap bersaing agar menjadi negara maju. “Saya berharap ketika selesai pendidikan, tidak hanya menikmati proses, namun harus bisa berkompetensi, bersaing serta mampu melihat peluang di masa depan,” terangnya. Lebih lanjut dia mengemukakan, dipilihnya Tanah Laut masuk dalam 14 kabupaten se – Indonesia menjadi kawasan strategis nasional, tentunya menjadi peluang bagi lulusan Poltek Tanah Laut, “Untuk itu kita mempersiapkan SDM Tanah Laut agar mampu bersaing dengan daerah lainnya. Ini menjadi kewajiban kita bersama,” ucapnya. Bupati pun berpesan kepada wisudawan untuk tidak terlena apabila ada yang memuji dan jangan tumbang apabila ada yang mencaci. “Mental diperkuat, percaya diri harus besar,” demikian tandasnya.

Sumber : AP


Dies Natalis VIII Dan Wisuda VI DIII Politeknik Negeri Tanah Laut

Pada Sidang Senat Terbuka Dies Natalis VIII dan Wisuda VI Diploma III Tahun Akademik 2016/2017 Politeknik Negeri Tanah Laut, Rabu (18/10) kemarin bertempat di Balairung Tuntung Pandang, di ikuti sebanyak 120 orang wisudawan dengan 4 jurusan yang ada di Politeknik Tala.
Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah sebagai dewan penyantun Politeknik Tanah Laut begitu menekankan kepada wisudawan.
Bupati mengatakan, masa depan Tanah Laut ini ada pada kalian, untuk memajukannya tidak hanya SDA, tapi yang lebih penting SDMnya harsus maju. SDMnya harus siap bersaing agar menjadi negara maju.
“Saya berharap ketika selesai pendidikan, tidak hanya menikmati proses, namun harus bisa berkompetensi, bersaing, serta mampu melihat peluang di masa depan, terlebih lagi sekarang ini di pilihnya Kabupaten Tanah Laut yang masuk dalam 14 kabupaten se – Indonesia menjadi kawasan strategis nasional. Hal ini menjadi peluang, kerenanya mempersiapkan SDM Tanah Laut agar mampu bersaing dengan daerah lainnya menjadi kewajiban bersama,” ucap Bupati.
Mengakhiri arahannya Bambang berpesan kepada wisudawan agar jangan terlena, apabila ada yang memuji, dan saat ada yang mencaci jangan jadi tumbang, mental di perkuat, percaya diri harus besar.
Pada Dies Natalis VIII dan Wisuda VI DIII Politeknik Negeri Tanah Laut tersebut di hadiri pula staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Drs. Wing Ariansyah, Ketua DPRD Ahmad Yani, Forkopimda, dan Ketua MUI Tanah Laut.

Kamis, 19 Okt 2017
Sumber : Bazz

Polisi Ringkus Pencuri Aki Truk Dan Baterai Tower Hp

Polsek kintap dan polsek panyipatan tekah berhasil mengamankan barang bukti curian berniali jutaan rupiah berikut para pelakunya. Dari hasil operasi yang dilakukan, ada 8 buah baterai untuk tower Hp, dimana 1 buah baterai tersebut harganya di perkirakan Rp 75 juta, yang KTPnya di wilayah Kecamatan Panyipatan. Di amankan pula aki truk ukuran besar sebanyak 4 buah, dan 11 buah aki ukuran kecil yang diambil dari perusahaan di wilayah Kecamatan Kintap.
Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Rabu (18/10) kemarin di dampingi Kasat Reskrim AKP Alfian Tri Permadi dan Kapolsek Kintap AKP Bayu Putro di Polres Tala mengatakan, pencurian aki truk di PT. RPM di Kecamatan Kintap pelakunya ada 4 orang, dan berhasildi amankan 3 orang A, R, dan M kesemuanya warga Desa Kintapura Kecamatan Kintap, sementara pelaku satunya atas nama U masih dalam pengejaran.
Modusnya terang Kapolres, pada saat truk parkir di garasi perusahaan, maka para pelaku melepas akinya. Masing – masing pelaku ada tugas, ada yang sebagai pengawas, melepas dan mengumpulkan aki ke penadah untuk di jual dengan harga Rp 1 juta per aki, dan hasil penjualan aki pun mereka bagi 4 orang.
“Sementara memang hanya murni untuk mereka jual, dan tidak ada sindikat jaringan penadah aki – aki truk ini,” kata kapolres.
Para pelaku pencuri aki ini di kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Sementara itu pelaku A dalam penuturannya yang tugasnya mengumpulkan aki mengatakan, bahwa baru sekali ini melakukannya, dan uang hasil jualan aki hanya untuk belanja keperluan rumah sehari – hari, termasuk untuk biaya adik sekolah.
“Akinya di jual ke penjual besi rongsokan,” katanya.
Kerugian perusahaan terhadap aki – aki yang di curi tersebut mencapai belasan juta rupiah.
Sementara itu pelaku pencurian baterai tower Hp di wilayah Polsek Panyipatan telah berhasil mengamankan satu orang pelaku atas nama U, dan 2 pelaku lainnya R dan T dalam pengejaran.
Aksi pencurian baterai tower Hp ini terang Kapolres Tala di dampingi Kapolsek Panyipatan IPTU Sidik Prayitno, berawal adanya anggota Polsek Panyipatan Brigadir Aulia yang mendapat laporan dari warga bahwa alarm di tower Hp yang berada di Desa Batu Mulya berbunyi, sekitar pukul 23.00 WITA di penghujung bulan September lalu, bunyi alarm itu menandakan telah terjadinya kehilangan barang di dalam kawasan tower Hp. Polisi yang mendapat laporan segera bergerak, dan di dekat TKP ada sebuah mobil avanza warna putih yang mencurigakan, setelah di cros cek lebih dekat mobil tersebut kabur. Dalam aksi kaburnya mobil pun tidak tahu kondisi medan saat melintas di Desa Bumi Asih, mobil mengalami slip dan menabrak sebuah pohon.
Benar saja, di dalam mobil tersebut ada pelaku, namun dapat melarikan diri pelakunya.
Ada sebuah Hp yang tertinggal di dalam mobil, dan setelah di hubungi ke salah satu nomor yang ada, dan di pancing lewat sms, maka usaha itu berhasil setelah polisi juga menggunakan mobil yang sama. Pelaku J pun berhasil di tangkap karena sempat kabur, polisi berinisiatif menggunakan mobil yang sama, maka pelaku percaya dengan sms dari hp yang tertinggal dalam mobil.  J pun mendatangi mobil dan langsung di tangkap. Barang bukti 8 buah baterai tower Hp yang di kalkulasi seharga Rp 150 juta.
Sementara pelaku R dan U rekan J masih dalam pengejaran.
Barang bukti yang diamankan dari aksi pencurian baterai Hp ini berupa 1 unit mobil rental avanza veloz warna putih DA 1673 AQ milik Yuniar Novita Sari warga jalan Gatot Subroto Komplek A Yani II nomor 22 Rt 24 Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timut, Banjarmasin, satu set kunci pas, 1 gunting kabel besar, 1 pahat gagang kayu, 1 tang, 1 linggis, 1 cap stempel bentuk kotak warna hitam bertuliskan PT. Windu Nafa Indu Lestari, 1 karung plastik, 1 buku nota, dan 1 tas berisi beras dan cabe.
Pelaku J mengaku, yang mengajari cara mengambil baterai tower Hp itu adalah U yang kabur, dan mobil urusan R yang menyewanya, masalah menjual baterai tersebut tidak tahu kemana, karena hanya sebatas tenaga mengangkatnya saja, dan baru kali ini melakukan hal tersebut. J pun di jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Kamis, 19 Okt 2017
Sumber : Bazz

Benua Raya Kampung KB Yang ke 10

Program Pemerintah yang fokus pada program Keluarga Berencana (KB) tehadap kawasan atau desa-desa untuk dijadikan kampung KB, kini di Kabupaten Tanah Laut sendiri telah ada sebanyak 10 desa yang telah di tetapkan sebagai kampung KB.
Masing-masing per kecamatan telah di tetapkan 1 desa sebagai kampung KB, dan untuk pencanangan kampung KB yang ke 10, Rabu (18/10) kemarin di tetapkan Desa Benua Raya Kecamatan Bati-Bati sebagai kampung KB oleh bupati Tala Bambang Alamsyah.
Bupati Tala menekankan kepada masayarakat desa bahwa program kampung KB juga sangat penting dalam rangka untuk menekan ledakan penduduk, jadi jangan hanya tahu soal KTP semata, ujarnya.
“Anak-anak jangan sampai tidak sekolah di desa ini, apalagi sekarang Pemkab Tanah Laut sudah punya Politeknik Negeri, maka manfaatkan perguruan tersebut untuk pendidikan anak-anak,”kata Bupati.
Di kesempatan itu Bupati juga menginformasikan tentang keberadaan rumah sakit yang kini tengah di bangun. Di rumah sakit terbesar di Kalsel itu, saat ini sudah ada lebih dari 30 orang dokter spesialis yang telah di sekolahkan oleh Pemkab dan siap melayani masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.
Bupati juga mengingatkan kepada semua kepala desa di Kecamatan Bati-Bati bahwa Pemerintah Pusat dan daerah telah menganggarkan anggaran cukup besar ke desa, gunakan itu dengan tepat dan sesuai saran apa-apa yang menjadi  kebutuhan desa. Desa Benua Raya sendiri saat memiliki aset objek wisata berupa kerbau rawa, manfaatkan objek tersebut untuk perkembangan desa di sektor kepariwisataan dan hal itu merupakan peluang besar untuk kemajuan desa.
Kepala dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan Anak (DPKB3A) Lutffity Uyun usai pencangan kampung KB Desa Benua Raya kemarin menjelaskan, bahwa banyak kriteria-kriteria untuk penentuan kampung KB, akan tetapi yang utama adalah menyangkut capaian KB yang rendah atau biasa disebut Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), seperti apakan penggunaan alat KB inpalan, Medis Operesi Wanita (MOW) dan Medis Operasi Pria (MOP) nya di temukan di sebuah kawasan penduduk, karena kecenderungan di masyarakat lebih kenal menggunakan jenis KB suntik dan Pil.
“Kepadatan penduduk di Desa Benua Raya yang mencapai 1.800 lebih dengan KK 754, dan capaian MKJP yang rendah, dan kebanyakan KB suntik serta KB Pil menjadi tolak ukur, dan maksud dari kampung KB ini melihat pada capaian yang rendah terhadap penggunaan KB lain, sehingga outputnya di harapakan dapat menggunakan KB lain selain suntik dan Pil juga tertarik ikut KB inplan, MOW atau MOP,” terangnya.
Di Desa Benua Raya sendiri tambah Uyun, pasangan usai subur sebanyak 745 orang, dan yang ikut dalam KB aktif sebanyak 542 akseptor.
Di contohkan seperti halnya kampung KB di desa Tebing Siring Kecamatan Bajuin, pasca di tetapkan nya kampung KB di desa tersebut ada 8 orang warga yang ikut dalam program MOP, dan untuk melakukan MOP tersebut akan dilakukan pada saat penetapan kampung KB yang ke 11 di Desa Gunung Melati Kecamatan Batu Ampar, sementara proses MOP nya menggunakan pelayanan operasi mobile milik provinsi Kalsel, kata Uyun pula
Sementara itu salah seorang akseptor KB Implan Hj. Karlina warga Desa Benua Raya mengungkapkan kalau dirinya sudah 9 tahun ikut KB inpan ini, dan tidak ada ikut KB lain seperti suntik atau Pil.
“Alhamdulillah dengan ikut KB inplan  tidak terlalu repot, dan selama 3 tahun sekali dilakukan pergantian inplan, di samping program untuk punya anak bisa di atur walau kini sudah punya 4 orang anak,” ungkapnya.

Kamis, 19 Okt 2017
Sumber : Bazz

3 Jabatan Kapolsek Bergerak

Mutasi di jajaran Polres Tanah Laut, Rabu (18/10) kemari di gedung Satya Brata Polres Tala, oleh Kapolres Tala AKBP Sektot Adi Dharmawan yang melakukan proses serah terima jabatan (Sertijab) kepada tiga Kapolsek  tersebut, berlangsung dan terjadi pergantian serta pergeseran jabatan Kapolsek yakni Kapolsek Bati-Bati, Tambang Ulang dan Jorong.
Jabatan Kapolsek Jorong yang semula di jabat AKP Budi Prasetyo, SH,Sik ia hijrah sebagai Kanit 1 Silidik Subditgakkum Ditpolair Polda Kalsel, dan di gantikan oleh Iptu Matnur pun balik kanan ke Kabupaten Tanah Laut saat mutasi beberapa waktu yang lalu sebagai Panit 2 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel, karena ia sendiri pernah menjabat sebagai Kapolsek Pelaihari kota.
Perwira lainnya Kapolsek Bati-Bati yang di jabat Iptu M.Rizky Frenandez, ia harus hijrah ke wilayah Hulu Sungai Selatan (HSS) sebagai Kapolsek Sungai Raya, dan Rizky di gantikan Iptu Sufian Noor mantan Kapolsek Tambang Ulang yang hanya bergeser kurang lebih 2 kilometer dari kantor Polsek Tambang Ulang ke kantor Polsek Bati-Bati sebagai Kapolseknya.
Selanjutnya pengisian jabtan Kapolsek Tambang Ulang, merupakan orang yang belum lama bergabung di jajaran Polres Tala pada unit Reskrim era Kasat Reskrim Akp Ade Papa Rihi yang pindah sebagia Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, yakni Iptu Syarwanie Pasha, SH karena sebelumnya lama bertugas di kota marabahan, Kabupaten Barito Kuala.
Setelah bergabung di jajaran polres Tala, Iptu Syarwanie yang usianya di bilang muda ini pun menempati habatan sebagai Kanitidik 2 Satreskrim di bawah komando Kasat Reskrim AKP Alfin Tri Permadi, dan kini karier pekerjaan Iptu Syarwanie yang merupakan asli orang pelihari dan tinggal di Sarang Halang, Kelurahan Sarang Halang dengan fisik tinggi dan badan cukup ideal dan gemuk yang sedang ini plus gemar bersepeda, kini mendapat jabatan dan amanah sebagai Kapolsek Tambang Ulang.
Iptu Syarwanie jebolan SMA Negeri Pelaihari tahun 1996 pun tidak tebayang kalau dirinya dulu bisa menjadi seorang anggota Polisi. Sejak awal lulus sekolah, ia pun mendapaftarkan diri untuk ikut masuk UMPTN di Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin kala itu dan memilih jurusan Hukum.
Namun niat untuk menjadi seorang ahli hukum pun belum bis di raih, selanjutnya mencoba mendaftarkan diri sebagai anggota polisi kala itu di Banjarmasin.
Kandas menjadi ahli hukum tidak membuatnya tidak surut semangat, dan lebih mungkin garis hidupnya sebagai anggota Polisi hingga akhir hayat. Soal ilmu hukum yang menjadi impiannya pun bisa dilakukan dengan ikut perkuliahan Sabtu dan Minggu.
“Selamat bertugas bagi yang mendapat kepercayaan memgang jabatan, dan kedepankan profesionalisme kerja, ucap Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan saat dalam arahannya di mutasi perwira tersebut.
Pada proses sertijab tersebut juga turut di hadiri perwira di jajaran Polres liannya serta para Kapolres-Kapolres lainnya.

Kamis, 19 Okt 2017
Sumber : Bazz

Benua Raya Kini Kampung KB

PELAIHARI – Desa Benua Raya di Kecamatan Bati-Bati dicanangkan oleh Bupati Tanah Laut (Tala) H Bambang Alamsyah sebagai Kampung Keluarga Berencana (KKB) guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui program KB, Jumat (22/9).
Turut hadir Kepala BKKBN Provinsi Kalsel dr Ina Agustina, Kepala Dinas P2KBP3A Tala Hj Lutfiati Uyun, Asisten II Bidang Ekobangkesran Ir Nor Hidayati, Camat Bati-Bati Hasjuddin, dan tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Ina mengatakan, pihaknya melakukan pencanangan KKB  di Desa Benua Raya agar dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
Sementara itu, Bambang Alamsyah menyapaikan bahwa pelaksanakan pencanangan Kampung KB ini untuk mengenal program-program dan peralatan KB.
Berkaitan dengan itu, Bambang juga memberikan kejutan. Jalan-jalan yang belum di aspal, terlebih menuju sekolah akan diperlicin dengan aspal. Sehingga anak-anak saat menuju sekolah tidak ada lagi kendala. “Mohon pak camat, jalan di sini tahun depan jalan di sini sudah di aspal,”ucapnya.
Bambang juga berharap, anak-anak yang ada di desa ini untuk terus menuntut ilmu, dan jangan ada yang putus sekolah. Ia tidak ingin generasi emas di Tala tidak mendapatkan pengetahuan sejak dini.


Sumber : Radar Banjarmasin
Info Tala Kamis, 19 Oktober 2017 Info Tala Kamis, 19 Oktober 2017 Reviewed by Unknown on 10:45 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.