Operator Web: Putri Dan Janet
·
Bupati
Hadiri Wisuda VI Politeknik Negeri Tanah Laut
·
Dies
Natalis VIII Dan Wisuda VI DIII Politeknik Negeri Tanah Laut
·
Polisi
Ringkus Pencuri Aki Truk Dan Baterai Tower Hp
·
Benua
Raya Kampung KB Yang ke 10
·
3
Jabatan Kapolsek Bergerak
·
Banua Raya
Kini Kampung KB
Bupati Hadiri Wisuda VI Politeknik Negeri
Tanah Laut
Bupati
Tanah Laut H Bambang Alamsyah menghadiri Sidang Senat Terbuka Dies Natalis VIII
dan Wisuda VI Diploma III Tahun Akademik 2016/2017 Politeknik Negeri Tanah
Laut, di Balairung Tuntung Pandang, Rabu (18/10). Bupati Tanah Laut H Bambang
Alamsyah sebagai Dewan Penyantun Politeknik Tanah Laut mengatakan, masa depan
Tanah Laut ini kedepan ada pada generasi yang saat ini menuntut ilmu di Poltek
Tanah Laut.
“Untuk memajukannya
tidak hanya Sumber Daya Alam (SDA) saja, namun yang lebih penting adalah,
sumber daya manusia,” ujarnya.
Menurut
Bupati dengan SDM yang baik dan profesional, maka generasi di daerah itu harus
siap bersaing agar menjadi negara maju. “Saya berharap ketika selesai
pendidikan, tidak hanya menikmati proses, namun harus bisa berkompetensi,
bersaing serta mampu melihat peluang di masa depan,” terangnya. Lebih lanjut
dia mengemukakan, dipilihnya Tanah Laut masuk dalam 14 kabupaten se – Indonesia
menjadi kawasan strategis nasional, tentunya menjadi peluang bagi lulusan
Poltek Tanah Laut, “Untuk itu kita mempersiapkan SDM Tanah Laut agar mampu
bersaing dengan daerah lainnya. Ini menjadi kewajiban kita bersama,” ucapnya.
Bupati pun berpesan kepada wisudawan untuk tidak terlena apabila ada yang
memuji dan jangan tumbang apabila ada yang mencaci. “Mental diperkuat, percaya
diri harus besar,” demikian tandasnya.
Sumber
: AP
Dies Natalis VIII Dan Wisuda VI DIII Politeknik
Negeri Tanah Laut
Pada Sidang
Senat Terbuka Dies Natalis VIII dan Wisuda VI Diploma III Tahun Akademik
2016/2017 Politeknik Negeri Tanah Laut, Rabu (18/10) kemarin bertempat di
Balairung Tuntung Pandang, di ikuti sebanyak 120 orang wisudawan dengan 4
jurusan yang ada di Politeknik Tala.
Bupati Tanah
Laut Bambang Alamsyah sebagai dewan penyantun Politeknik Tanah Laut begitu
menekankan kepada wisudawan.
Bupati mengatakan,
masa depan Tanah Laut ini ada pada kalian, untuk memajukannya tidak hanya SDA,
tapi yang lebih penting SDMnya harsus maju. SDMnya harus siap bersaing agar
menjadi negara maju.
“Saya
berharap ketika selesai pendidikan, tidak hanya menikmati proses, namun harus
bisa berkompetensi, bersaing, serta mampu melihat peluang di masa depan,
terlebih lagi sekarang ini di pilihnya Kabupaten Tanah Laut yang masuk dalam 14
kabupaten se – Indonesia menjadi kawasan strategis nasional. Hal ini menjadi
peluang, kerenanya mempersiapkan SDM Tanah Laut agar mampu bersaing dengan
daerah lainnya menjadi kewajiban bersama,” ucap Bupati.
Mengakhiri
arahannya Bambang berpesan kepada wisudawan agar jangan terlena, apabila ada
yang memuji, dan saat ada yang mencaci jangan jadi tumbang, mental di perkuat,
percaya diri harus besar.
Pada Dies
Natalis VIII dan Wisuda VI DIII Politeknik Negeri Tanah Laut tersebut di hadiri
pula staf ahli bidang kemasyarakatan dan SDM Drs. Wing Ariansyah, Ketua DPRD
Ahmad Yani, Forkopimda, dan Ketua MUI Tanah Laut.
Kamis,
19 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Polisi Ringkus Pencuri Aki Truk Dan
Baterai Tower Hp
Polsek
kintap dan polsek panyipatan tekah berhasil mengamankan barang bukti curian
berniali jutaan rupiah berikut para pelakunya. Dari hasil operasi yang
dilakukan, ada 8 buah baterai untuk tower Hp, dimana 1 buah baterai tersebut
harganya di perkirakan Rp 75 juta, yang KTPnya di wilayah Kecamatan Panyipatan.
Di amankan pula aki truk ukuran besar sebanyak 4 buah, dan 11 buah aki ukuran
kecil yang diambil dari perusahaan di wilayah Kecamatan Kintap.
Kapolres
Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Rabu (18/10) kemarin di dampingi Kasat Reskrim
AKP Alfian Tri Permadi dan Kapolsek Kintap AKP Bayu Putro di Polres Tala
mengatakan, pencurian aki truk di PT. RPM di Kecamatan Kintap pelakunya ada 4
orang, dan berhasildi amankan 3 orang A, R, dan M kesemuanya warga Desa Kintapura
Kecamatan Kintap, sementara pelaku satunya atas nama U masih dalam pengejaran.
Modusnya
terang Kapolres, pada saat truk parkir di garasi perusahaan, maka para pelaku
melepas akinya. Masing – masing pelaku ada tugas, ada yang sebagai pengawas,
melepas dan mengumpulkan aki ke penadah untuk di jual dengan harga Rp 1 juta
per aki, dan hasil penjualan aki pun mereka bagi 4 orang.
“Sementara
memang hanya murni untuk mereka jual, dan tidak ada sindikat jaringan penadah
aki – aki truk ini,” kata kapolres.
Para
pelaku pencuri aki ini di kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun
penjara.
Sementara
itu pelaku A dalam penuturannya yang tugasnya mengumpulkan aki mengatakan,
bahwa baru sekali ini melakukannya, dan uang hasil jualan aki hanya untuk
belanja keperluan rumah sehari – hari, termasuk untuk biaya adik sekolah.
“Akinya
di jual ke penjual besi rongsokan,” katanya.
Kerugian
perusahaan terhadap aki – aki yang di curi tersebut mencapai belasan juta
rupiah.
Sementara
itu pelaku pencurian baterai tower Hp di wilayah Polsek Panyipatan telah
berhasil mengamankan satu orang pelaku atas nama U, dan 2 pelaku lainnya R dan
T dalam pengejaran.
Aksi
pencurian baterai tower Hp ini terang Kapolres Tala di dampingi Kapolsek
Panyipatan IPTU Sidik Prayitno, berawal adanya anggota Polsek Panyipatan
Brigadir Aulia yang mendapat laporan dari warga bahwa alarm di tower Hp yang
berada di Desa Batu Mulya berbunyi, sekitar pukul 23.00 WITA di penghujung
bulan September lalu, bunyi alarm itu menandakan telah terjadinya kehilangan
barang di dalam kawasan tower Hp. Polisi yang mendapat laporan segera bergerak,
dan di dekat TKP ada sebuah mobil avanza warna putih yang mencurigakan, setelah
di cros cek lebih dekat mobil tersebut kabur. Dalam aksi kaburnya mobil pun
tidak tahu kondisi medan saat melintas di Desa Bumi Asih, mobil mengalami slip
dan menabrak sebuah pohon.
Benar
saja, di dalam mobil tersebut ada pelaku, namun dapat melarikan diri pelakunya.
Ada sebuah Hp
yang tertinggal di dalam mobil, dan setelah di hubungi ke salah satu nomor yang
ada, dan di pancing lewat sms, maka usaha itu berhasil setelah polisi juga
menggunakan mobil yang sama. Pelaku J pun berhasil di tangkap karena sempat
kabur, polisi berinisiatif menggunakan mobil yang sama, maka pelaku percaya
dengan sms dari hp yang tertinggal dalam mobil.
J pun mendatangi mobil dan langsung di tangkap. Barang bukti 8 buah
baterai tower Hp yang di kalkulasi seharga Rp 150 juta.
Sementara
pelaku R dan U rekan J masih dalam pengejaran.
Barang
bukti yang diamankan dari aksi pencurian baterai Hp ini berupa 1 unit mobil
rental avanza veloz warna putih DA 1673 AQ milik Yuniar Novita Sari warga jalan
Gatot Subroto Komplek A Yani II nomor 22 Rt 24 Kelurahan Pengambangan,
Kecamatan Banjarmasin Timut, Banjarmasin, satu set kunci pas, 1 gunting kabel
besar, 1 pahat gagang kayu, 1 tang, 1 linggis, 1 cap stempel bentuk kotak warna
hitam bertuliskan PT. Windu Nafa Indu Lestari, 1 karung plastik, 1 buku nota,
dan 1 tas berisi beras dan cabe.
Pelaku J
mengaku, yang mengajari cara mengambil baterai tower Hp itu adalah U yang
kabur, dan mobil urusan R yang menyewanya, masalah menjual baterai tersebut
tidak tahu kemana, karena hanya sebatas tenaga mengangkatnya saja, dan baru
kali ini melakukan hal tersebut. J pun di jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 5
tahun penjara.
Kamis,
19 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Benua Raya Kampung KB Yang ke 10
Program
Pemerintah yang fokus pada program Keluarga Berencana (KB) tehadap kawasan atau
desa-desa untuk dijadikan kampung KB, kini di Kabupaten Tanah Laut sendiri
telah ada sebanyak 10 desa yang telah di tetapkan sebagai kampung KB.
Masing-masing
per kecamatan telah di tetapkan 1 desa sebagai kampung KB, dan untuk
pencanangan kampung KB yang ke 10, Rabu (18/10) kemarin di tetapkan Desa Benua
Raya Kecamatan Bati-Bati sebagai kampung KB oleh bupati Tala Bambang Alamsyah.
Bupati Tala
menekankan kepada masayarakat desa bahwa program kampung KB juga sangat penting
dalam rangka untuk menekan ledakan penduduk, jadi jangan hanya tahu soal KTP
semata, ujarnya.
“Anak-anak
jangan sampai tidak sekolah di desa ini, apalagi sekarang Pemkab Tanah Laut
sudah punya Politeknik Negeri, maka manfaatkan perguruan tersebut untuk
pendidikan anak-anak,”kata Bupati.
Di
kesempatan itu Bupati juga menginformasikan tentang keberadaan rumah sakit yang
kini tengah di bangun. Di rumah sakit terbesar di Kalsel itu, saat ini sudah
ada lebih dari 30 orang dokter spesialis yang telah di sekolahkan oleh Pemkab
dan siap melayani masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.
Bupati
juga mengingatkan kepada semua kepala desa di Kecamatan Bati-Bati bahwa
Pemerintah Pusat dan daerah telah menganggarkan anggaran cukup besar ke desa,
gunakan itu dengan tepat dan sesuai saran apa-apa yang menjadi kebutuhan desa. Desa Benua Raya sendiri saat
memiliki aset objek wisata berupa kerbau rawa, manfaatkan objek tersebut untuk
perkembangan desa di sektor kepariwisataan dan hal itu merupakan peluang besar
untuk kemajuan desa.
Kepala
dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPKB3A) Lutffity Uyun
usai pencangan kampung KB Desa Benua Raya kemarin menjelaskan, bahwa banyak
kriteria-kriteria untuk penentuan kampung KB, akan tetapi yang utama adalah
menyangkut capaian KB yang rendah atau biasa disebut Metode Kontrasepsi Jangka
Panjang (MKJP), seperti apakan penggunaan alat KB inpalan, Medis Operesi Wanita
(MOW) dan Medis Operasi Pria (MOP) nya di temukan di sebuah kawasan penduduk,
karena kecenderungan di masyarakat lebih kenal menggunakan jenis KB suntik dan
Pil.
“Kepadatan
penduduk di Desa Benua Raya yang mencapai 1.800 lebih dengan KK 754, dan
capaian MKJP yang rendah, dan kebanyakan KB suntik serta KB Pil menjadi tolak
ukur, dan maksud dari kampung KB ini melihat pada capaian yang rendah terhadap
penggunaan KB lain, sehingga outputnya di harapakan dapat menggunakan KB lain
selain suntik dan Pil juga tertarik ikut KB inplan, MOW atau MOP,” terangnya.
Di Desa
Benua Raya sendiri tambah Uyun, pasangan usai subur sebanyak 745 orang, dan
yang ikut dalam KB aktif sebanyak 542 akseptor.
Di
contohkan seperti halnya kampung KB di desa Tebing Siring Kecamatan Bajuin,
pasca di tetapkan nya kampung KB di desa tersebut ada 8 orang warga yang ikut
dalam program MOP, dan untuk melakukan MOP tersebut akan dilakukan pada saat
penetapan kampung KB yang ke 11 di Desa Gunung Melati Kecamatan Batu Ampar,
sementara proses MOP nya menggunakan pelayanan operasi mobile milik provinsi
Kalsel, kata Uyun pula
Sementara
itu salah seorang akseptor KB Implan Hj. Karlina warga Desa Benua Raya
mengungkapkan kalau dirinya sudah 9 tahun ikut KB inpan ini, dan tidak ada ikut
KB lain seperti suntik atau Pil.
“Alhamdulillah
dengan ikut KB inplan tidak terlalu
repot, dan selama 3 tahun sekali dilakukan pergantian inplan, di samping
program untuk punya anak bisa di atur walau kini sudah punya 4 orang anak,”
ungkapnya.
Kamis,
19 Okt 2017
Sumber
: Bazz
3 Jabatan Kapolsek Bergerak
Mutasi
di jajaran Polres Tanah Laut, Rabu (18/10) kemari di gedung Satya Brata Polres
Tala, oleh Kapolres Tala AKBP Sektot Adi Dharmawan yang melakukan proses serah
terima jabatan (Sertijab) kepada tiga Kapolsek tersebut, berlangsung dan terjadi pergantian
serta pergeseran jabatan Kapolsek yakni Kapolsek Bati-Bati, Tambang Ulang dan
Jorong.
Jabatan
Kapolsek Jorong yang semula di jabat AKP Budi Prasetyo, SH,Sik ia hijrah
sebagai Kanit 1 Silidik Subditgakkum Ditpolair Polda Kalsel, dan di gantikan
oleh Iptu Matnur pun balik kanan ke Kabupaten Tanah Laut saat mutasi beberapa
waktu yang lalu sebagai Panit 2 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel,
karena ia sendiri pernah menjabat sebagai Kapolsek Pelaihari kota.
Perwira
lainnya Kapolsek Bati-Bati yang di jabat Iptu M.Rizky Frenandez, ia harus
hijrah ke wilayah Hulu Sungai Selatan (HSS) sebagai Kapolsek Sungai Raya, dan
Rizky di gantikan Iptu Sufian Noor mantan Kapolsek Tambang Ulang yang hanya
bergeser kurang lebih 2 kilometer dari kantor Polsek Tambang Ulang ke kantor
Polsek Bati-Bati sebagai Kapolseknya.
Selanjutnya
pengisian jabtan Kapolsek Tambang Ulang, merupakan orang yang belum lama
bergabung di jajaran Polres Tala pada unit Reskrim era Kasat Reskrim Akp Ade
Papa Rihi yang pindah sebagia Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, yakni Iptu
Syarwanie Pasha, SH karena sebelumnya lama bertugas di kota marabahan,
Kabupaten Barito Kuala.
Setelah
bergabung di jajaran polres Tala, Iptu Syarwanie yang usianya di bilang muda
ini pun menempati habatan sebagai Kanitidik 2 Satreskrim di bawah komando Kasat
Reskrim AKP Alfin Tri Permadi, dan kini karier pekerjaan Iptu Syarwanie yang
merupakan asli orang pelihari dan tinggal di Sarang Halang, Kelurahan Sarang
Halang dengan fisik tinggi dan badan cukup ideal dan gemuk yang sedang ini plus
gemar bersepeda, kini mendapat jabatan dan amanah sebagai Kapolsek Tambang
Ulang.
Iptu
Syarwanie jebolan SMA Negeri Pelaihari tahun 1996 pun tidak tebayang kalau
dirinya dulu bisa menjadi seorang anggota Polisi. Sejak awal lulus sekolah, ia
pun mendapaftarkan diri untuk ikut masuk UMPTN di Universitas Lambung Mangkurat
(Unlam) Banjarmasin kala itu dan memilih jurusan Hukum.
Namun
niat untuk menjadi seorang ahli hukum pun belum bis di raih, selanjutnya
mencoba mendaftarkan diri sebagai anggota polisi kala itu di Banjarmasin.
Kandas
menjadi ahli hukum tidak membuatnya tidak surut semangat, dan lebih mungkin
garis hidupnya sebagai anggota Polisi hingga akhir hayat. Soal ilmu hukum yang
menjadi impiannya pun bisa dilakukan dengan ikut perkuliahan Sabtu dan Minggu.
“Selamat
bertugas bagi yang mendapat kepercayaan memgang jabatan, dan kedepankan
profesionalisme kerja, ucap Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan saat dalam
arahannya di mutasi perwira tersebut.
Pada
proses sertijab tersebut juga turut di hadiri perwira di jajaran Polres liannya
serta para Kapolres-Kapolres lainnya.
Kamis,
19 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Benua Raya Kini Kampung KB
PELAIHARI – Desa Benua Raya
di Kecamatan Bati-Bati dicanangkan oleh Bupati Tanah Laut (Tala) H Bambang
Alamsyah sebagai Kampung Keluarga Berencana (KKB) guna meningkatkan
kesejahteraan ekonomi melalui program KB, Jumat (22/9).
Turut hadir
Kepala BKKBN Provinsi Kalsel dr Ina Agustina, Kepala Dinas P2KBP3A Tala Hj
Lutfiati Uyun, Asisten II Bidang Ekobangkesran Ir Nor Hidayati, Camat Bati-Bati
Hasjuddin, dan tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Ina mengatakan,
pihaknya melakukan pencanangan KKB di
Desa Benua Raya agar dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
Sementara
itu, Bambang Alamsyah menyapaikan bahwa pelaksanakan pencanangan Kampung KB ini
untuk mengenal program-program dan peralatan KB.
Berkaitan
dengan itu, Bambang juga memberikan kejutan. Jalan-jalan yang belum di aspal,
terlebih menuju sekolah akan diperlicin dengan aspal. Sehingga anak-anak saat
menuju sekolah tidak ada lagi kendala. “Mohon pak camat, jalan di sini tahun
depan jalan di sini sudah di aspal,”ucapnya.
Bambang juga
berharap, anak-anak yang ada di desa ini untuk terus menuntut ilmu, dan jangan
ada yang putus sekolah. Ia tidak ingin generasi emas di Tala tidak mendapatkan
pengetahuan sejak dini.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Info Tala Kamis, 19 Oktober 2017
Reviewed by Unknown
on
10:45 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
10:45 PM
Rating:



No comments: