Operator Web: Putri Dan Janet
·
Aset Dilepas,
Diswisata Siapkan Destinasi Wisata Baru
·
FAD Sebagai
Pelopor Dan Pelapor Pembangunan
·
Binmas Polres
Tala Beri Arahan Ke Kades
·
Hari Santri
Diperingati
Aset Dilepas, Diswisata Siapkan Destinasi Wisata
Baru
Aset perusahaan
pertambangan PKB2B yakni PT. Jorong Barutama Gretsone (JBG) di wilayah
Kecamatan Jorong yang bakal di lepas dan di serahkan ke Pemkab Tanah Laut,
seiring dengan tutupnya oprasional pertambangan batubara yang di perkirakan
berakhir tahun 2018 mendatang, kini oleh Dinas Pariwisata Tanah Laut pun siap
jemput bola terhadap aset tersebut, dan di wacanakan di jadikan destinasi
wisata pantai batu, utamanya aset yang menyangkut kantin karyawan, gazebo serta
pelabuhan yang berada di pesisir pantai sebagai loadingnya batubara perusahaan
tersebut.
Humas eksternal
PT. JBG, Gede Widiarda beberapa waktu lalu di konfirmasi mengatakan, memang
sebelum pada akhirnya di lepas dan di serahkan ke Pemkab Tala terlebih dahulu
dilakukan pengkajian oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas
Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin terhadap kawasan yang bakal di serahkan
itu.
“Ada ulasan kurang
lebih 111 hektar yang nantinya di serahkan ke Pemkab, dan di sarankan kepada
Pemkab untuk menggandeng pihak ketiga dalam mengelola aset seperti daerah
pesisir atau lokasi pelabuhan loading batubara, kita khawatir Pemkab dalam hal
ini Dinas Pariwisata selaku leading sektornya malah tidak akan fokus, karena
pembinaan dan pengelolaan wisata lainnya juga masih dilakukan, dan akan sangat
di sayangkan jika kelak malah tidak terfokus pengelolaan aset dari PT. JBG ini.
Itulah ia perlu adanya pihak ketiga sebagai mitra kerja dan bekerjasama dengan
dinas terkait,” paparnya.
Ia menambahkan,
pelepasan aset tidak bergerak ini tidak semata hanya pada pantai, namun ada hal
lain yang saling menopang yakni adanya hutan pohon Galam, sehingga benar –
benar di butuhkan sebuah maintence yang juga harus melibatkan pihak ketiga.
Sementara itu
kepala Dinas Pariwisata Tala Akhmad Khairin, Jum’at (20/10) pekan tadi di
konfirmasi mengatakan, memang aset PT. JBG ini nampaknya sudah mereka
persiapkan sedemikian rupa, dan selanjutnya tinggal di lengkapi sarana yang ada
di sana untuk di jadikan destinasi wisata pantai baru, kata Khairin.
“Soal nanti
apakah di kerjasamakan dengan pihak ketiga, hal itu masih dilakukan penjajakan,”
kata Khairin pula.
Senin,
23 Okt 2017
Sumber
: Bazz
FAD Sebagai Pelopor Dan Pelapor Pembangunan
Forum Anak
Daerah (FAD) sebagai pelopor pembangunan menjadi harapan agar sejak dini
terbentuk. Sejalan dengan itu, Sabtu (21/10) pekan tadi bertempat di Aula BP3T
Tambang Ulang, di selenggarakan kegiatan Jambore Forum Anak Daerah (FAD) tahun
2017 dengan mengambil tema “Anak Sebagai Pelopor dan Pelapor Dalam Pembangunan”.
Kepala Dinas
P2KBP3A Luffiati Uyun, M.Pd menyampaikan, FAD adalah program dari Kementrian
Keluarga Berencana. Dengan adanya forum ini untuk membangun kebersamaan,
membentuk kepribadian anak – anak, dan semoga nantinya anak – anak menjadi
seorang pemimpin yang bisa membangun Tanah Laut.
Kegiatan dilaksanakan
selama 2 hari dan mengikuti ini berasal dari SMA, SMK, SMP se Kabupaten Tanah
Laut, dengan peserta berjumlah 100 orang. Para peserta mengikuti berbagai
kegiatan yang bisa membentuk kerjasama yang baik.
Sementara itu,
Asisten II bidang Ekokesra Ir. Noor Hidayat yang membuka kegiatan mengatakan,
selama 2 hari agar bisa saling untuk menambah ilmu dan wawasan, dan yang utama
sekali untuk membangun Tanah Laut, harus membentengi diri dengan keimanan.
Dalam acara
tersebut juga di serahkan bantuan uang sebesar Rp 2.851.000 kepada P2KBP3A
untuk warga Rohingya dari PIKR (Pusat Informasi Konseling Remaja) dari SMA 1
Jorong yang di bina oleh Sugeng selaku kepala UPT PPKB Kecamatan Jorong.
“Kami juga
berharap agar sekolah – sekolah dari kecamatan lain bisa mengikuti apa yang
kami lakukan untuk bisa membantu warga Rohingya,” kata Sugeng. Turut berhadir
dalam acara tersebut perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala, KUPT se
Kabupaten Tanah Lautm serta guru pendamping.
Senin,
23 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Binmas Polres Tala Beri Arahan Ke Kades
Dalam waktu
tidak lam lagi, sebanyak 52 desa di beberapa kecamatan bakal melaksanakan
pemilihan kepala desa, dan sejalan dengan itu unit dari Binmas Polres Tanah
Laut memberikan arahan kepada semua kepala desa se Tanah Laut belum lama tadi
di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pelaihari.
Tidak semata
hanya mendekati pilkades, banyak hal yang di sampaikan kepada kades-kades.
Dalam arahan dan
penyuluhan tersebut, Binmas Polresa Tala yang menyampaikan arahan oleh Iptu
Hadi Supanto selaku kanit Bintipmas yang juga mantan Kapolres Panyipatan ini,
juga bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanah
Laut serta bersama Dewan Pendidikan Tala yang di hadiri ketuanya langsung
Sarnadi Abdullah mantan anggota DPRD Tala.
Dalam arahan
kanit Bintipmas menyebutkan, ada 3 hal pokok yang disampaikan yakni yang
pertama tentang kewaspadaan dan kehati-hatian tentang penggunaan anggaran desa.
Dimana pemerintah pusat dan pemerintah daerah begitu besar memberikan anggaran
kepada desa, sehingga di butuhkan perencanaan yang tepat sasaran dan tepat
secara administrasi. Kedua yakni, menyangkut Pilkades yang serentak bakal
dilakukan di bulan November 2017 mendatang, dan kepada kepala desa berikut
perangkat desanya untuk sama-sama menjaga keamanan selama proses pra dan pasca
pilkades berlangsung. Dan di point ketiga, kades juga di ingatkan tentang
bahaya narkoba, terutama saat sekarang yang lagi trend adalah penggunaan obat
keras PCC.
“Kades merupakan
ujung tombak pemerintahan desa, sehingga di butuhkan sebuah kesinergian,
komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan di tingkat desa seperti
Polsek-Polsek setempat,”kata Hadi.
Senin,
23 Oktt 2017
Sumber
: Bazz
Hari Santri Diperingati
PELAIHARI – Pada upacara peringatan Hari Santri
Nasional, Bupati Tanah Laut (Tala) Bambang Alamsyah menjadi pembina upacara di
Pondok Pesantren Nurul Hijrah Kecamatan Jorong, Minggu (22/10).
Turut hadir
Kepala Bappeda Tala Ahmad Nizar, Camat Jorong Zainal Abidin, Kepala Kantor
Kementrian Agama Rusbandi, Forkopimda, para Kepala SKPD, para pejabat Pemkab
Tala, alim ulama, Banser NU serta para santri dan santriwati Ponpes Nurul
Hijrah Kecamatan Jorong.
Saat berpidato
Bambang menyampaikan bahwa saat ini merupakan waktu terbaik bagi semua pihak, untuk
memakai Hari Santri sesuai dengan perkembangan dan dinamika zaman yang
berekembang.
Meski tantangan
yang dihadapi selalu berbeda, akan tetap semangat dan integritas berbangsa dan
bernegara tidak boleh terputus. Apalagi, di tengah arus budaya populer trans
nasional yang sudah sedemikian masif ini. “Penguatan nasionalisme dan
patriotisme rakyat Indonesia sangat dibutuhkan,”ucapnya.
Pihaknya
berharap, dengan memiliki santri yang luar biasa, kedepan akan terjamin
Kabupaten tala akan memiliki pemimpin yang hebat sekaligus religius.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Info Tala Senin, 23 Oktober 2017
Reviewed by Unknown
on
8:28 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:28 PM
Rating:



No comments: