Operator Web: Putri, Janet, dan Fitri
· ISEF Ke 4 Tahun 2017 Di Surabaya, Hasan Pejuang Cilik
Harumkan Nama Daerah
·
Dinsos Tepis
Galang Dana Untuk Ilmi
ISEF Ke 4 Tahun
2017 Di Surabaya
Hasan Pejuang Cilik
Harumkan Nama Daerah
Momentum hari Pahlawan tahun 2017 ini, sebelum
persembahan bagi anak bangsa yang mempersembahkan kepada bangsanya lewat
perjuangan dalam bentuk syair kebaikan, dalam sajian da’i cilik khususnya bagi
daerahnya, patut untuk di acungkan jempol. Ia adalah M Wildy Lutfhi Hasan
Mulyadi (11) atau bisa di sapa Hasan siswa kelas 6 MIN 2 Tala anak kedua dari
kakaknya M.Alfiyadi, dan anak dari pasangan Laila Alfisah dan Mulyadi, yang
merupakan salah satu pemenang da’i mewakili Kawasan Timur Indonesia (KTI) pada
garn final Dai cilik Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) ke-4 tahun 2017
di surabaya, Rabu, (8/11) lalu, meski Hasan hanya meraih juara 3 pada grand
final tersebut, namun merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi warga Kalsel
serta Kabupaten Tanah Laut wabil khusus.
Menurut Mulyadi ayah Hasan yang ikut mendampingi, Senin
(13/11) kemarin mengungkapkan bahwa persiapan maksimal telah dilakukan untuk
menghadapi grand final tersebut, mengenai hasil memang Hasan harus lebih banyak
belajar lagi, namun untuk penampilan Hasan sendiri sudah cukup memuaskan, momen
tersebut menjadi pengalaman yang berharga dan tambahan ilmu untuk Hasan agar
bisa lebih baik lagi.
Lebih lanjut Mulyadi berharap, agar Hasan dapat
meningkatkan kemampuannya dalam hal penyampaian materi dakwahnya, misalnya di
tambah dengan sedikit humor dan lebih rileks saja, jangan terlalu serius dalam
penyampaian, karena akan lebih mengena di ahti pendenganrnya jika di antara
humor dan rileks di sampaikan Hasan.
Atas keberhasilan Hasan menjadi juara 3 lomba Dai cilik
ini, ia mendapatkan hadiah Tropy, piagam penghargaan dan uang tunai sebesar Rp.
5000.00,
Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) merupakan salah
satu even ekonomi dan keuangan syariah terbesar dan terdepan di Indonesia yang
mengintegrasiakan pengembangan sektor keuangan dengan perekonomian sektor riil.
ISEF 2017 ini adalah even yang ke 4 kalinya yaitu sejak
tahun 2014 lalu.
Salah satu kegiatan unggulan yang di gelar adalah Shari’a Fair, yang di
dalamnya di gelar berbagai kegiatan lomba kesenian, dai cilik, duta ekonomi
syariah dan lainnya.
Berangkatnya Hasan ke kota Pahlawan sendiri tidak lepas
dari peran Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalsel Harymurty Gunawan,
via telpon, mengatakan, cukup bersyukur atas prestasi yang di bawa Hasan
kendati berada di posisi juara 3, dan menjadi juara 3 dai cilik pada ISEF 2017
tersebut.
“Meski demikian ini merupakan kebanggaan bagi kita semua
karena even ini adalah berskala Nasional, dari seluruh kawasan Indonesia ia
menjadi juara 3 , ungkapnya.
Atas prestasi Hasan ini, wakil Bupati Tala H Sukamta mengatakan, sebagai
warga Kabupaten Tanah Laut jelas sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang
di raih.
“Terlebih terima
kasih kepada Bank Indonesia Kalsel sebagai mitra, yang peduli dengan kegiatan
tersebut, prestasi yang telah dibawa Hasan jangan menjadikan Hasan puas, tetapi
justru semakin termotivasi untuk berprestasi lebih tinggi lagi dimasa
mendatang,” ungkap Sukamta.
Sukamta
berpesan, kepada anak-anak se usia Hasan semoga terpacu untuk belajar dan
meningkatkan kualitas dan kapasitas diri, sehingga akan muncul Hasan-Hasan yang
lain yang kelak akan membawa nama Tanah Laut maupun Kalsel, tutupnya.
Selasa, 14
November 2017
Sumber : Bazz
Dinsos Tepis Galang Dana Untuk Ilmi
Saat ini Ilmi
(43) warga jalan Al Fatah Matah 2 Rt 7 Kelurahan Karang Taruna yang mengidap
penyakit tumor ganas di leher kirinya, atau di klaim sebagai kanker dari
kelenjar getah bening telah menjadi keprihatinan warga Pelaihari.
Sejak di
mulainya aksi penggalangan dana oleh komunitas grup WA RC 113 Tala, sejumlah
komunitas lain pun mulai ramai melakukan aksi penggalangan dana untuk Ilmi,
baik ke lembaga – lembaga maupun di pinggir jalan raya kota Pelaihari, namun
bagi Dinas Sosial menepis ikut dalam aksi penggalangan dana untuk Ilmi.
Kepala Dinas
Sosial (Dinsos) Tala Ir. Wiyanto, Jum’at (10/11) pekan tadi menegaskan, bahwa
Dinsos sedikitpun tidak membuka peluang untuk menggalang dana.
“Tidak benar
kalau di katakan Dinsos menggalang dana, perlu untuk di ketahui bahwa Ilmi
adalah peserta BPJS Mandiri, namun Dinsos sendiri mengupayakan agar BPJS Ilmi
menjadi BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), bisa itu nanti bisa itu nanti di
biayai oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut atau Pemerintah Provinsi Kalsel,
dan Dinsos juga memfasilitasi pengajuan permohonan untuk bisa masuk dalam
Program Keluarga Harapan (PKH) di dinas terkait,” jelasnya.
Lebih lanjut
Wiyanto mengatakan, relawan Dinsos sendiri yakni Pekerja Sosial Masyarakat
(PKM), kalau ada pihak luar relawan dinsos yang melakukan penggalangan dana itu
sah – sah saja alias di perbolehkan saja, sepanjang memang jelas peruntukannya
dan dana yang di galang langsung sampai kepada yang berhak menerimanya.
“Memang ada
pihak luar yang menggalang dana dan datang ke Dinsos untuk Ilmi, begitu pula
meminta bantuan kepada wakil bupati Tala, dan wabup juga menyumbang, namun ini
bukan dari Dinsos, itu pihak luar, makanya di nama penyumbang kepala Dinsos
diberi cap Dinsos, itu sebagai pertanda sumbangan dari Dinsos yang menyumbang
dan bukan dari Dinsos yang menggalang dana,” ungkapnya.
Sementara itu
pihak luar yang di maksud Dinsos dalam menggalang dana yakni DPD Jaringan
Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Tanah Laut.
Ketua JPKP Tala
M. Noor di konfirmasi mengatakan, penggalangan dana sampai hari Kamis kami
batasi, dan penggalangan dana sendiri kepada instansi pemerintah.
“Dana terkumpul
JPKP sendiri sebesar Rp 4.100.000, dana tersebut nantinya untuk tambahan pasca
pengobatan yang rencananya hari ini Selasa Ilmi dibawa ke rumah sakit di
Banjarmasin, kata,” kata M Noor.
Sementara itu
istri Ilmi Norsiah menyebutkan, sejumlah sumbangan yang ia terima yakni berasal
dari RC 113 Tala (K3SD) Rp 2.250.000, (K3TK) Rp 1.875.000, MTC Tala Rp 2,5
juta, Badan Amil Zakat (BAZ) Tala Rp 1,5 Juta, Yayasan Waladun Sholeh (SD Plus)
Rp 800 ribu, MAN Tala Rp 1,3 juta, SDIT Assalam Pelaihari Rp 4,7 juta, SDN
Angsau 3 Rp 560 ribu, SDN Ujung Batu 2 Rp 470 ribu, Dewan Guru Karang Taruna Rp
2,6 juta, Partai Rp 2 juta, Bidan (Perorangan) Rp 1 juta, Poltek Tala Rp 650
ribu, dan tanpa nama Rp 900 ribu.
Aksi
penggalangan dana di perkirakan akan terus dilakukan sejumlah komunitas di
Kabupaten Tanah Laut.
Selasa,
14 November 2017
Sumber : Bazz
Info Tala Selasa, 14 November 2017
Reviewed by Unknown
on
6:24 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
6:24 PM
Rating:



No comments: