Follow Us




INFO TALA JUMAT 26 OKTOBER 2018


Operator Web: Muhammad Nasir Dan Joko Aprianto
  •  NOVEMBER, TALA KEMBALI KIRIM BANTUAN KE PALU
  •  BENO PENASARAN DENGAN SOTO BANJAR
  •  DESEMBER, PELTAKAN BATU PERTAMA PABRIK CPO DI TAJAU MULIA 

NOVEMBER, TALA KEMBALI KIRIM BANTUAN KE PALU
     INFO TALA - Musibah gempa dan tsunami di kota Palu provinsi Sulawesi Tengah sampai kini masih menjadi perhatian dari berbagai pihak dalam penyaluran bantuan, baik makanan, pakaian dan lain sebagainya. Bantuan kepada warga Palu yang menjadi korban bencana alam ini bahkan dari beberapa negara dunia lainnya.Kabupaten Tanah Laut, melalui beberapa lembaga kemanusiaan seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Sosial dan relawan yang tergabung dalam Respon Cepat (RC) 113 Tanah Laut saling bekerjasama dalam hal pengumpulan bantuan baik logistik maupun dalam bentuk dana.
     Di bulan November mendatang, bantuan dari masyarakat di Kabupaten Tanah Laut di jadwalkan akan kembali di kirim ke Palu.Ketua PMI cabang Tanah Laut Drs.Syahrian Nurdin, Rabu (24/10) kemarin di konfirmasi usai memimpin rapat pengiriman bantuan ke Palu mengatakan, dari hasil rapat bersama beberpa stake holder terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bagian Humas, dan PMI Tala sendiri akan kembali mengirim bantuan ke Palu."Dijadwalkan rencana keberangkatan pada tanggal 7 November 2018, masing-masing SKPD mengutus 2 orang yaitu BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, PMI Tala, Bagian Humas.
      Kalau di izinkan bupati Inshaa Allah ketua PMI dan Asisten Ekobangkesra ikut serta,"kata Syahrian Nurdin.Sementara untuk logistik yang di kirim berupa bahan makanan antara lain beras, supermi, pakaian layak pakai dan lainnya,serta uang tunai yang besarannya belum dapat di jumlahkan karena masih ada bantuan yang masuk lewat PMI. Rencana pelepasan pengiriman bantuan ke Palu sendiri atau rombongan akan di lepas bupati Tala pada apel Senin tanggal 5 November  2018.

BENO PENASARAN DENGAN SOTO BANJAR
     INFO TALA -Beno Benyamin Sekadifat salah seorang peserta Kirab Pemuda 2018 dari Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat yang masih duduk di bangku kuliah pada salah satu perguruan tinggi di Jawa Tengah jurusan Sosiologi, Kamis (25/10) kemarin menuturkan, kesan selama di Kabupaten Tanah Laut sangat bersukur dengan keadaan di sini karena salah satu dari ribuan pemuda di Papua Barat yang bisa sampai ke Tanah Laut ."Sikap ramah tamah warga Tanah Laut menjadi satu kebanggaan, bahkan awal datang ke Tala orang nomor satu yang menyambut yakni bupati Tala, belum lagi dengan beragam atraksi dari pemuda Tanah Laut yang turut menyambut,"kata Beno.
     Ia menambahkan, seperti halnya kuliner khas Kalsel memang hanya sebatas mendengar seperti Soto Banjar, namun sebelum meninggalkan Kalsel yang namanya Soto Banjar harus dan harus dapat merasakannya. Beno sendiri sudah kali kedua mengikuti program unggulan Kemenpora lewat Kirab Pemuda.Sebanyak 50 orang pemuda dan pemudi yang tergabung dalam "Kirab Pemuda 2018", menyambangi radio milik Pemkab Tala Tuntung Pandang FM di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanah Laut.
     Program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Kirab Pemuda 2018 se Indonesia telah berada di Kabupaten Tanah Laut beberapa hari dan Kabupaten Tanah Laut merupakan daerah yang ke 13 mereka kunjungi.
     Salah satu kegiatan mereka adalah talk show di radio milik Pemkab Tala Tuntung Pandang FM di lingkungan kantor Sekretariat Daerah (Setda) atau di lingkungan kantor bupati Tala. Peserta di terima Plt kepala Diskominfo Dian Wahyu Agustariah beserta segenap penyiar dan kru radio lainnya. Peserta juga di dampingi oleh  Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) provinsi Kalsel Kabid Pemberdayaan Pemuda Dra.Hj. Siti Adawiyah,MM.Selama di radio, perwakilan peserta melakukan siaran langsung di ruang siaran dan mengupas tentang budaya daerah masing-masing, mulai bahasa daerah, jumlah suku-suku, hingga sampai kuliner khas daerah yang di pandu penyiar radio.
     Program kirab pemuda 2018 terang Andang Dewanto, S.Pd selaku kepala bidang (Kabid) pemuda pada Dispora Tanah Laut, Kamis (25/10/2018) mengatakan mereka keliling dari Sabang sampai Merauke, dan untuk provinsi Kalsel titik singgahnya di Kabupaten Tanah Laut.Andang menjelaskan, kirab pemuda 2018 di bagi 2 zona. Zona 1 untuk Sabang yang jumlahnya 50 orang, terdiri dari pendamping, ada dokter, dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan dari Kepolisian, dan zona 2 untuk Merauke. Selama 73 hari para pemuda ini keliling Indonesia, dan puncak kirab pemuda akan di gelar di Jakarta.
     Di Kabupaten Tanah Laut, kegiatan awal mereka melakukan kunjungan dan mengolah kain Sasirangan ke industri kain Sasirangan di Desa Martadah Kecamatan Tambang Ulang. Di teruskan dengan pawai kirab pemuda bersama organisasi kepemudaan lainnya di Tanah Laut, melakukan talk show di radio milik Pemkab Tala. Kemudian di lanjutkan dengan penanaman pohon di pantai Batakan Kecamatan Panyipatan dan sekaligus bersih-bersih pantai. Dalam bersih-bersih pantai Batakan juga melibatkan 50 personil TNI.
     Ke 50 pemuda dan pemudi tersebut selama di Kabupaten Tanah Laut menginap di rumah-rumah warga Pelaihari. Mereka juga di libatkan dalam kegiatan rutin Pemkab Tala turun ke desa yakni Manunggal Tuntung Pandang yang di gelar di Desa Tabanio Kecamatan Takisung yang dilaksanakan pada hari Kamis (25/10/2018).
     Kegiatan lainnya selama di Kabupaten Tanah Laut senam bersama, melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) sebagai sekolah berkelas internasional dan juga melakukan dialog tentang bagaimana proses perekrutan dan fasilitas apa saja yang tersedia. Kemudian senam bersama, dan terakhir ramah tamah dengan bupati Tala dan sekaligus pelepasan Kirab Pemuda 2018.Selesai melakukan talk show di radio Pemkab Tanah Laut, peserta Kirab Pemuda 2018 bertolak ke pantai Batakan untuk melakukan penanaman pohon sebanyak kurang lebih 200 bibit pohon Mahoni dan Trambesi. Selanjutnya peserta akan melanjutkan perjalanan menuju provinsi Kalimantan Timur selepas melakukan kunjungan ke Kabupaten Tanah Laut yang berakhir tanggal 27 Oktober 2018.

DESEMBER, PELTAKAN BATU PERTAMA PABRIK CPO DI TAJAU MULIA
     INFO TALA – Terkait pendirian pabrik Crude Palm Oil ( CPO ) minyak kelapa sawit di Tala, akan ditargetkan selesai satu setengah tahun, setelah dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) dan disaksikan oleh Bupati Tala Sukamta, belum lama tadi. Direktur utama Kalimantan Agro Mandoro Samsul Bahri mengatakan, peletakan batu pertama pembangunan pabrik CPO Koperasi sawit Makmur di Desa Tajau Mulia Kecamatan Batu Ampar akan dilaksanakan pada bulan Desember 2018.
     Adapun pembangunan pabrik CPO ini berkapasitas 45 ton perjam, dibangun di lahan seluas 38,6 hektare. Menurut Samsul sapaan akrabnya nin menambahkan, pabrik CPO yang dibangun tersebut diperuntukkan bagi anggota Koperasi Sawit Makmur berjumlah sekitar 3 ribu petani, dengan luas lahan 11.700 hektare tersebar di tujuh kecamatan di Tanah Laut. “ Lahan itu tersebar di Kecamtan Bati – Bati, Batu Ampar, Jorong, Tambang Ulang, Bajuin, Takisung dan Pelaihari,” Ucapnya.
     Hampir dua tahun ini, pihaknya mencari investor utnuk pembangunan pabrik CPO di Desa Tajau Mulia, dan akhirnya ada investor dari Kabupaten Tapin menindaklanjuti dengan keinginan untuk membangun pabrik CPO. “ Kami bersyukur keinginan kami terwujud,” terangnya. Dia berharap, dengan dibangun pabrik CPO tersebut dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani sawit Tala. Perlu diketahui, sebelumnya Bupati Tala Sukamta menyaksikan MoU atau kesepakatan bersama antara PT BGM asa Kabupaten Tapin dengan Kalimantan Agro Mandiri untuk pendirian pabrik CPO.
INFO TALA JUMAT 26 OKTOBER 2018 INFO TALA JUMAT 26 OKTOBER 2018 Reviewed by Unknown on 6:47 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.