- Perbaikan Tali Tugboat, ABK Jatuh Kelaut
- Sapi Peternak Milik Hotel
- Geram Dampak Laporan Pungutan Parkir Di Orchid Park
- Akun FB Polisi Ganteng, Ternyata Menipu
- Bakunci Memiliki Mesin Pengolahan Sampah (RB)
- Hotel Ternak Mulai Beroperasi (RB)
- Anak Muda Diminta Kreatif (RB)
Perbaikan Tali Tugboat, ABK Jatuh Kelaut
Kecelakaan di perairan Kabupaten Tanah Laut terjadi pada
hari Rabu (18/1) sekitar pukul 12:10 wita. Terjadi laka di perairan ini dimana
Anak Kapal (ABK) terjatuhh kelaut.
ABK tersebut melakukan perbaikan tali yang menyangkut
pada kaal TB Indomarina Satu, BG Eti 3005. Lokasi terceburnya ABK tersebut pada koordinat 359 560 s 155 08 009 E pada
perairan pantai Asam-Asam Kecamatan Jorong. Kasat Polair Plores Tala, Iptu
Dading Kalbu Adie,ST saat di konfirmasi, Rabu (18/1) kemarin mengatakan, Korban
jatuh di haluan kanan depan tagbout pada saat memperbaiki tali yang menyangkut
pada dampra kapal yang terlilit, korban terpeleset dan terjatuh. Melihat adanya
ABK yang terjatuh Nahkoda berusaha menolong korban dengan melempar life bouy
tetapi tidak sampai, akhirnya korban tenggelam di karenakan korban tidak bisa
berenang.
”Korban di ketahui bernama Yakobis Ola Barap (29) warga
jalan Baru 1 Rt 8 Kelurahan Makmur Mulia Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, di mana di
kapal twrsebut ia menjabat sebagai juru mudi TB. Indomarin satuu,” terang
Dading. Beberapa saksi seperti Syahril warga dari padang Lampe dan Salmin selaku Nahkoda TB.
Indomarina satu BG Eti 3005 warga dari karang Anyar Rt 6 Rw 01 Kelurahan Karang
Anyar Jawa Tengah tengah di mintai keterangan.
“Terhadap Abk yang terjatuh itu, masih dilakukan pencarian oleh SAR dan
Rescue dari PT. Arutmin Site Asam-Asam,” kata Kasat Polair input Dading.
Kamis,19 Jan 2017
Sapi Peternak Milik Hotel
Para peternak sapi di Kabupaten Tanah Laut kini mendapat
fasilitas baru yakni hotel ternak sapi. Setelah menyandang Tipe A, pasar sapi
di Kelurahan Sarang Halang kini terus melakukan pembenahan.
Pasar hewan yang cukup lama berdiri ini telah memiliki hotel sap,
demikian di sampaikan oleh Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Ir
Suharyo, Rabu (18/1).
Fasilitas layaknya sebuah Hotel segala kebutuhan makan,
minum ternak disediakan, lanjutnya.
Haryo menambahkan ,hotel ini akan segera dioperasionalkan, terlebih
pengguna hotel ternak sudah menggandeng pihak
ketiga pihak yakni PT. Astra bidang Perkebunan dan perternakan, karna
perusahaan tersebut meiliki 600 ekor sapi potong, sehinngga akan mampu
menginapkan 40 ekor sapinya di hotel tersebut. Walaupun belum ditentukan
besaran retrebusi, pihaknya akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU)
dengan perusahaan, karena ini memiliki landasan hukum yang kuat untuk
mendapatkan pemasukan bagi kas daerah.
“dengan adanya hotel
sapi ini, akan berdampak kepada para pedagang dan peternak yang datang dari
jauh untuk menginapkan sapinya di hotel
sapi, sebab pedagang sapi ini datang dari luar wilayah Tanah Laut. Tidak saja ,
juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terang surhayo pula.
Kegiatan pada pasar sapi ini sendiri pada setiap hari Senin Ada sebanyak
250 ekor sapi keluar dari pasar tersebut dan ini tentu menjadi salah satu
potensi yang di miliki oleh Pemkab Tala.
Kamis, 19 Jan 201
Geram Dampak Laporan Pungutan Parkir Di Orchid Park
Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut cukup di buat
geram, lantaran dilokasi Ruang Teduh Hijau (RTH) Orchid Prak yang berlokasi di
sekitar kawasan perkantoran Pemkab Tanah Laut untuk parkir pengunjung di
laporkan ada orang yang tidak bertanggung jawab melakukan pungutan parkir
kepada sepeda motor.
Adanya laporan tersebut, Andreas Evoni bersma jajaranya dan Sat Pol PP,
Selasa malam (17/1) kemarin sekitar pukul 20.10 wita langsung melakukan sidak ke lokasi RTH
dimaksud.
Dalam pemantauan itu, memang nampak sejumlah muda-mudi
tengah berada di RTH. Sementara itu di pemandangan lainnya tempat parkir sepeda
motor memang berada di bahu jalan , dimana jalan tersebut bernama jalan Hutan kota dan di jalan itu
menjadi lintasan rumah dinas Dandim 1009
Pelaihari, rumah dinas Sekertaris Daerah (Sekda), aula dinas kesehatan .
Adres Evoni mengatakan memang kami ada laporan pungutan parkir, padahal kami
belum menentukan lokasi RTH sebagai kawasan parkir.
“laporan yang kami terima, orang yang tidak bertanggung
jawab itu melakukan pungutan parkir pada saat sore hari, dan fatalnya lagi karcis pungutan
parkir menggunakan karcis bekas pada saat hari jadi Tala ke-51 tahun 2016 lalu
yang di pusatkan dihalaman Prestasi Kencana Rp 2000 rupiah,” ungkapnya.
Pengelola RTH dalam hal ini Dinas PU dan pemukiman ,
untuk sementara waktu meminjam lahan aula dan
Halaman Dinas Kesehatan untuk parkir.
Untuk mencegah terjadinya pungutan parkir yang tidak resmi, maka kami
memasang anggota untuk melakukan pemantauan di saat-saat RTH ramai di kunjungi.
Selain itu keberadaan pedagang agar dapat terlihat rapi , kepada pedagang juga
di minta untuk menjaga kebersihan usai berdagang, jika mengabaikan kebersihan
maka dilarang berjualan di RTH. Konsep pembangunan RTH kedepannya menjadi satu
tempat untuk bersantai keluarga , namun sayangnya tidak di barengi dengan
sebuah lokasi parkir kendaraan yang memdai.
Kamis, 19 Jan 2017
Akun FB Polisi Ganteng, Ternyata Menipu
Pengguna jejaring sosial Facebook kali ini berhasil
menipu salah seorang wanita yang juga berprofesi sebagai salah seorang guru SD
di pelaihari sebut saja FD, ia tertipu sebesar Rp 3 juta rupiah karena saat
berkenalan lewat facebook dengan akun yang
bernama AP mengaku seorang anggota Polisi dari Kabupaten Kerinci
provinsi Jambi . wajah pada akun AP terlihat sosok pemuda anggota polisi yang
ganteng . AP mengaku orang kalimantan Barat dan bertugas di provinsi Jambi.
Kejadian ini baru saja terjadi, pada minggu kedua di
bulan januari 2017, hari Kamis
(12/1)lalu.
Awalnya, SD,
Rabu (18/1) kemarin bercerita , awalnya memang hanya kenal di Facebook.
Ngomong-ngomong panjang lebar akhrinya AP mengajak Nikah, hal itu saya anggap
serius, karena memang ia membuka diri dan menceritakan kondisi keluarga dan
tempat ia bertugas.
“ia minta kirimkan uang sebesar Rp 1,5 juta dengan alasan untuk membeli
tiket pesawat terbang dari Jambi menuju Jakarta, dan di teruskan terbang ke
Banjarmasin , saya pun transfer uang
melalui bank BRI sebesar itu,” katanya.
Setelah AP sampai Jakarta memang ia
ada menghubungi saya. Namun beberapa jam kemudian AP menelpon saya kembali,
dan meminta kembali uang sebesar Rp 1,5 juta dengan alasan kopernya tertukar di
bandara Soekarno Hatta Jakarta, uang itu digunakan untuk mengurus koper yang
tertukar , permintaan AP untuk dikirimkan uang kembali di turuti FD .
Setelah uang di dikirim FD pun bersabar menunggu kabar
dari AP karena mungkin masih mengurus koper yang tertukar di bandara
,AP menjanjikan datang ke Pelaihari untuk
menikahi FD, FD pun sedikit berbunga-bunga karna sang polisi muda dan ganteng akan
menikahinya. Setelah uang kedua saya kirim ,HP AP di hubungi tidak kurang dari
20 kali tidak di angkat
Setelah berlalu satu hari, FD kembali mencoba menghubungi
AP namun yg terjadi HP AP tidak aktif hingga sore nomor HP FD tidak aktif sama
sekali.
Perkenalan tidak semata hanya di Facebook melalui video
call. Laporan FD ke Reskrim Plores Tala
Senin (16/1). Laporan melalui Facebook ini masih dilakukan penyelidikan “kalau modus seperti ini memang sudah banyak
, namaun belum bisa memastikan apakah betul sebagai anggota polisi atau tidak,
karna korban belum pernah bertemu, untuk kasus seperti ini sebelumnya juga
pernah terjadi, namun kasus yang lain mengaku sebagai pelaut,” jelasnya. “jika
memang ada kaitannya dengan kejahatan ITE, kita koordinasi dengan polda
Kalsel yang punya unit khusus untuk cyber crime,”tutup Ade.
Kamis, 19 Jan 2017
INFO TALA Kamis 19 January 2017
Reviewed by Unknown
on
10:12 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
10:12 PM
Rating:



