Follow Us




INFO TALA Kamis 19 January 2017

  • Perbaikan Tali Tugboat, ABK Jatuh Kelaut
  • Sapi Peternak Milik Hotel
  • Geram Dampak Laporan Pungutan Parkir Di Orchid Park
  • Akun FB Polisi Ganteng, Ternyata Menipu
  • Bakunci Memiliki Mesin Pengolahan Sampah (RB)
  • Hotel Ternak Mulai Beroperasi (RB)
  • Anak Muda Diminta Kreatif (RB)



Perbaikan Tali Tugboat, ABK Jatuh Kelaut
 Kecelakaan di perairan Kabupaten Tanah Laut terjadi pada hari Rabu (18/1) sekitar pukul 12:10 wita. Terjadi laka di perairan ini dimana Anak Kapal (ABK) terjatuhh kelaut.
ABK tersebut melakukan perbaikan tali yang menyangkut pada kaal TB Indomarina Satu, BG Eti 3005. Lokasi terceburnya ABK tersebut  pada koordinat 359 560 s 155 08 009 E pada perairan pantai Asam-Asam Kecamatan Jorong. Kasat Polair Plores Tala, Iptu Dading Kalbu Adie,ST saat di konfirmasi, Rabu (18/1) kemarin mengatakan, Korban jatuh di haluan kanan depan tagbout pada saat memperbaiki tali yang menyangkut pada dampra kapal yang terlilit, korban terpeleset dan terjatuh. Melihat adanya ABK yang terjatuh Nahkoda berusaha menolong korban dengan melempar life bouy tetapi tidak sampai, akhirnya korban tenggelam di karenakan korban tidak bisa berenang.
”Korban di ketahui bernama Yakobis Ola Barap (29) warga jalan Baru 1 Rt 8 Kelurahan Makmur Mulia Kecamatan  Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, di mana di kapal twrsebut ia menjabat sebagai juru mudi TB. Indomarin satuu,” terang Dading. Beberapa saksi seperti Syahril warga dari padang  Lampe dan Salmin selaku Nahkoda TB. Indomarina satu BG Eti 3005 warga dari karang Anyar Rt 6 Rw 01 Kelurahan Karang Anyar Jawa Tengah tengah di mintai keterangan.
“Terhadap Abk yang terjatuh  itu, masih dilakukan pencarian oleh SAR dan Rescue dari PT. Arutmin Site Asam-Asam,” kata Kasat Polair input Dading.

Kamis,19 Jan 2017

Sapi Peternak Milik Hotel
Para peternak sapi di Kabupaten Tanah Laut kini mendapat fasilitas baru yakni hotel ternak sapi. Setelah menyandang Tipe A, pasar sapi di Kelurahan Sarang Halang kini terus melakukan pembenahan.                                              
Pasar hewan yang cukup lama berdiri ini telah memiliki hotel sap, demikian di sampaikan oleh Kepala Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Ir Suharyo, Rabu (18/1).
Fasilitas layaknya sebuah Hotel segala kebutuhan makan, minum ternak disediakan, lanjutnya.                                                          
Haryo menambahkan ,hotel ini akan segera dioperasionalkan, terlebih pengguna hotel ternak sudah menggandeng pihak  ketiga pihak yakni PT. Astra bidang Perkebunan dan perternakan, karna perusahaan tersebut meiliki 600 ekor sapi potong, sehinngga akan mampu menginapkan 40 ekor sapinya di hotel tersebut. Walaupun belum ditentukan besaran retrebusi, pihaknya akan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan, karena ini memiliki landasan hukum yang kuat untuk mendapatkan pemasukan bagi kas daerah.                                                                                                                     
“dengan adanya hotel sapi ini, akan berdampak kepada para pedagang dan peternak yang datang dari jauh untuk menginapkan  sapinya di hotel sapi, sebab pedagang sapi ini datang dari luar wilayah Tanah Laut. Tidak saja , juga berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terang surhayo pula.                                                                                                           Kegiatan pada pasar sapi ini sendiri pada setiap hari Senin Ada sebanyak 250 ekor sapi keluar dari pasar tersebut dan ini tentu menjadi salah satu potensi yang di miliki oleh Pemkab Tala.

Kamis, 19 Jan 201

Geram Dampak Laporan Pungutan Parkir Di Orchid Park
Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut cukup di buat geram, lantaran dilokasi Ruang Teduh Hijau (RTH) Orchid Prak yang berlokasi di sekitar kawasan perkantoran Pemkab Tanah Laut untuk parkir pengunjung di laporkan ada orang yang tidak bertanggung jawab melakukan pungutan parkir kepada sepeda motor.                                                  Adanya laporan tersebut, Andreas Evoni bersma jajaranya dan Sat Pol PP, Selasa malam (17/1) kemarin sekitar pukul 20.10 wita  langsung melakukan sidak ke lokasi RTH dimaksud.
Dalam pemantauan itu, memang nampak sejumlah muda-mudi tengah berada di RTH. Sementara itu di pemandangan lainnya tempat parkir sepeda motor memang berada di bahu jalan , dimana jalan tersebut  bernama jalan Hutan kota dan di jalan itu menjadi lintasan rumah dinas  Dandim 1009 Pelaihari, rumah dinas Sekertaris Daerah (Sekda), aula dinas kesehatan .
Adres Evoni mengatakan memang kami  ada laporan pungutan parkir, padahal kami belum menentukan lokasi RTH sebagai kawasan parkir.
“laporan yang kami terima, orang yang tidak bertanggung jawab itu melakukan pungutan parkir pada saat sore  hari, dan fatalnya lagi karcis pungutan parkir menggunakan karcis bekas pada saat hari jadi Tala ke-51 tahun 2016 lalu yang di pusatkan dihalaman Prestasi Kencana Rp 2000 rupiah,” ungkapnya.
Pengelola RTH dalam hal ini Dinas PU dan pemukiman , untuk sementara waktu meminjam lahan aula dan
 Halaman  Dinas Kesehatan untuk parkir.                                                 Untuk mencegah terjadinya pungutan parkir yang tidak resmi, maka kami memasang anggota untuk melakukan pemantauan di saat-saat RTH ramai di kunjungi. Selain itu keberadaan pedagang agar dapat terlihat rapi , kepada pedagang juga di minta untuk menjaga kebersihan usai berdagang, jika mengabaikan kebersihan maka dilarang berjualan di RTH. Konsep pembangunan RTH kedepannya menjadi satu tempat untuk bersantai keluarga , namun sayangnya tidak di barengi dengan sebuah lokasi parkir kendaraan yang memdai.

Kamis, 19 Jan 2017

Akun FB Polisi Ganteng, Ternyata Menipu
Pengguna jejaring sosial Facebook kali ini berhasil menipu salah seorang wanita yang juga berprofesi sebagai salah seorang guru SD di pelaihari sebut saja FD, ia tertipu sebesar Rp 3 juta rupiah karena saat berkenalan lewat facebook dengan akun yang  bernama AP mengaku seorang anggota Polisi dari Kabupaten Kerinci provinsi Jambi . wajah pada akun AP terlihat sosok pemuda anggota polisi yang ganteng . AP mengaku orang kalimantan Barat dan bertugas di provinsi Jambi.
Kejadian ini baru saja terjadi, pada minggu kedua di bulan januari 2017,  hari Kamis (12/1)lalu.                                                 
Awalnya, SD, Rabu (18/1) kemarin bercerita , awalnya memang hanya kenal di Facebook. Ngomong-ngomong panjang lebar akhrinya AP mengajak Nikah, hal itu saya anggap serius, karena memang ia membuka diri dan menceritakan kondisi keluarga dan tempat ia bertugas.                                                             “ia minta kirimkan uang sebesar Rp 1,5 juta dengan alasan untuk membeli tiket pesawat terbang dari Jambi menuju Jakarta, dan di teruskan terbang ke Banjarmasin , saya pun transfer uang  melalui bank BRI sebesar itu,” katanya.                                                                                                   Setelah AP sampai Jakarta memang ia  ada menghubungi saya. Namun beberapa jam kemudian AP menelpon saya kembali, dan meminta kembali uang sebesar Rp 1,5 juta dengan alasan kopernya tertukar di bandara Soekarno Hatta Jakarta, uang itu digunakan untuk mengurus koper yang tertukar , permintaan AP untuk dikirimkan uang kembali di turuti FD .
Setelah uang di dikirim FD pun bersabar menunggu kabar dari AP  karena mungkin  masih mengurus koper yang tertukar di bandara ,AP  menjanjikan datang ke Pelaihari untuk menikahi FD, FD pun sedikit berbunga-bunga karna sang polisi muda dan ganteng akan menikahinya. Setelah uang kedua saya kirim ,HP AP di hubungi tidak kurang dari 20 kali tidak di angkat
Setelah berlalu satu hari, FD kembali mencoba menghubungi AP namun yg terjadi HP AP tidak aktif hingga sore nomor HP FD tidak aktif sama sekali.
Perkenalan tidak semata hanya di Facebook melalui video call.  Laporan FD ke Reskrim Plores Tala Senin (16/1). Laporan melalui Facebook ini masih dilakukan penyelidikan  “kalau modus seperti ini memang sudah banyak , namaun belum bisa memastikan apakah betul sebagai anggota polisi atau tidak, karna korban belum pernah bertemu, untuk kasus seperti ini sebelumnya juga pernah terjadi, namun kasus yang lain mengaku sebagai pelaut,” jelasnya.  “jika  memang ada kaitannya dengan kejahatan ITE, kita koordinasi dengan polda Kalsel yang punya unit khusus untuk cyber crime,”tutup Ade.

Kamis, 19 Jan 2017 
INFO TALA Kamis 19 January 2017 INFO TALA Kamis 19 January 2017 Reviewed by Unknown on 10:12 PM Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.