Pupuk
Langka, Mis Komunikasi
Belakangan ini petani di Desa Batu Tungku Kecamatan
Panyipatan mengeluhkan langkanya pupuk untuk tanaman, baik jagung serta padi.
Kelangkaan pupuk ini sudah berlangsung beberapa hari
yang lalu, sehingga untuk masa tanam jagung yang kedua, petani khawatir tidak
akan mendapatkan pupuk.
Menyikapi itu, Kamis (2/3) kemarin oleh wakil bupati
Tala H Sukamta bersama kepala dinas tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan
Achmad Mustahdi melakukan peninjauan langsung ke kelompok tani “Bina Tani” di
Desa Batu Tungku.
Di salah satu rumah warga, Sukamta pun berdialog
dengan anggota kelompok tani guna membahas kelangkaan pupuk , yang ternyata
setelah mendengar cerita dari petani maka kelangkaan pupuk sebenarnya tidak
ada, hanya saja faktor perlunya rencana Definitif kebutuhan Kelompok (RDKK)
yang belum di miliki kelompok tani tersebut, sehingga wajar jika pihak kios
penjual pupuk pu tidak berani mengeluarkan barang (pupuk).
Wakil bupati Tala H Sukamta usai melakukan dengar
pendapat dengan para anggota kelompok Bina Tani , dalam keterangan presnya
mengatakan, setelah dilakukan pengecekan di lapangan ternyata tidak terjadi
adanya kelangkaan pupuk, hanya saja ada masalah sedikit yakni soal distribusi
di kelompok saja, atau kesalahan pahaman
saja, yang di karenakan distribusi yang kurang merata, sehingga menimbulkan
kesalah pahaman saja
“atas kondisi tersebut sudah dapat di selesaikan dan
petani sudah diberikan penjelasan dari dinas terkait, hanya tersendat da nada
kelompok tani yang tidak kebagian saja,karena mungkin jadwalnya yang belum,
sehingga merasa pupuk jadi langka, “kata sukamta.
Ia menambakan, adanya RDKK itu merupakan syarat
mutlak bagi kelompok tani yang akan membutuhkan pupuk bersubsidi, maka di awali
harus melakukan penyusunan RDKK, termasuk perorangan, sehingga RDKK wajib di
susun melalui kelompok, kalau perorangan harus menggunakan pupuk yang non
bersubsidi.
Sementara dari data dinas tanaman pangan,
holtikultura dan perkebunan menyebutkan, bahwa sebaran sebaran pupuk di seluruh kecamatan di Kabupaten tanah laut
untuk jenis pupuk bersubsidi jenis urea sebanyak 5.436 ton, jenis pupuk
bersubsidi ZA sebanyak 337 ton, pupuk bersubsidi jenis SP-36 sebanyak 350 ton,
dan pupuk bersubsidi jenis NPK Sebanyak 7.964 ton. Kesemua sebaran pupuk
bersubsidi tersebut berlaku untuk tahun 2017.
Jum’at Maret 2017
Tala
Layak Pengembangan Bawang Merah
Kabupaten Tanah Laut ternyata sangat layak untuk
pengembangan tanaman budi daya bawang merah, dan saat ini oleh Dinas Tanaman
pangan Holtikultura dan perkebunan pada tahun ini mengembangkan budidaya tanaman bawang merah,
terbukti sudah melakukan penanaman di beberapa lokasi oleh kelompok tani.
penanaman bawang merah jenis Bima Brebes ini dilakukan, lantaran berdasarkan pengalam petani di tala, jika beberpa lokasi di Kabupaten Tanah Laut ini sangat cocok menanam budidaya bawang merah.
penanaman bawang merah jenis Bima Brebes ini dilakukan, lantaran berdasarkan pengalam petani di tala, jika beberpa lokasi di Kabupaten Tanah Laut ini sangat cocok menanam budidaya bawang merah.
“setelah di kaji ternyata sangat layakan dan cocok
untuk bercocok tanam bawang merah” jelas kadis tanaman pangan, holtikultur dan perkebunan Tanah Laut
Achamd Mustahdi, Kamis (2/3) kemarin.
Selain itu, bawang merah yang berhasil di produksi
memberikan dampak ekonomi cukup tinggi,
seiring harga bawang merah yang ada di
pasar sangat bergatung pada pegiriman dari jawa.
“apalagi gangguan faktor cuaca dengan tingginya gelombang,
maka harga bawang merah cukup tinggi,”
Untuk pengembangana
tanaman bawang merah oleh dinas terkait sudah melaksanakan penanaman
bawang merah di beberapa lokasi di antaranya Desa pemuda Kecamatan Pelaihari
dan Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung.
“tahun ini kita persiapkan lahan 25 hektar di
beberapa lokasi Kecamatan se Tala,” ungkapnya.
Mustadi juga berharap, kedepan pihaknya akan
menargetkan penanaman bawang hingga mencapai 300 hektar, sehingga bawang merah
yang di konsumsi warga tala tidak tergantung dari luar lagi.
Jum’at Maret 2017
INFO TALA Jum'at 3 Maret 2017
Reviewed by Unknown
on
11:27 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
11:27 PM
Rating:


