Follow Us




INFO TALA Kamis 30 Maret 2017





  • DILARANG AMBIL LIMBAH BATU BARA, WARGA DI LIMA DESA DI KECAMATAN KINTAP DATANG I KANTOR KECAMATAN
  •  Tim Renang Raih 2 Emas
  •  Support Budaya Lokal Ketingkat Nasional
  • Akhir Mei  Pengumuman  Adipura

DILARANG AMBIL LIMBAH BATU BARA, WARGA DI LIMA DESA DI KECAMATAN KINTAP DATANG I KANTOR KECAMATAN

 Beberapa warga dari lima desa di Kecamatan Kintap mendatangi Kantor Kecamatan Kintap, senin (27/03/2017). Mereka menuntut agar bisa bekerja kembali di areal limbah batu bara di Perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Kintap. Sekitar seminggu ini mereka tidak bisa melaksanakan aktifitas untuk mengambil limbah batu bara karena dilarang oleh pihak perusahaan. Sahrun, salah satu perwakilan warga mengatakan mendatangi kantor Kecamtan kintap untuk meminta supaya bisa bekerja kembali. “Pekerjaan oleh warga ini sejak bulan 12 tahun 2016. Sebagai Warga Desa di Kecamatan Kintap yakni Desa Kintap Lama, Desa Pasir Putih, Desa Kintap Kecil, Desa Pandansari dan Desa Kintap Pura sedangkan yang bekerja dilimbah batu bara hamper ribuan orang. Namun dengan hal ini tidak di perbolehkan oleh pihak perusahaan saat ini dengan alas an yang belum di mengerti oleh masyarakat.
Menurut Sahrun, warga ini sebelum  bekerja ke limbah batu bara kebanyakan bekerja di perusahaan sawit.”setelah berhenti di perusahaan sawit warga beralih profesi mencari limbah batu bara dengan cara digali bekas limbahnya dan dimasukan kedalam karung.
Limbah batu bara bisa di penuhi dan selama ini pihak warga dating kekantor Kecamatan Kintap meminta di jembati oleh pihak Kecamatan sementara dari pihak perusahaan tidak ada yang dating kekantor Kecamatan,”ucapnya.
Sementara itu Wakil Bupati Tanah Laut Drs. H Sukamta.M.AP ketika dikonfirmasi mengatakan berharap kepada pihak perusahaan yang mendapat izin baik PKB2B dan IUP untuk mengakomodir untuk bisa bekerja kembali walaupun mereka melakukannya dengan cara manual . bisa diatur oleh pihak perusahaan supaya tidak membahayakan dan bisa dibicarakan dengan cara baik-baik dimana limbah yang sudah tidak bermanfaat itu masih memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan tidak membahayakan kesehatan dan jiwa,”harapnya. (AP)

Tim Renang Raih 2 Emas

Dari arena pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), tim dari Tala khususnya di cabang olahraga renang telah meraih  2 mendali emas dan 1 perak. Kabdid kepemudaaan pada dinas pemuda dan olahraga Rudi Imtihansyah, Kamis (30/3) kemarin mengatakan, secara keseluruhan jumlah atlet dari Tala sebnyak 110 orang yang terdiri dari 80 orang atlet dan 10 ofical.
“di cabang olahraga renang, emas diraih 2 buah, dan 1 perak, melalui perenang andalan Dwi Suci Ramadhani  pada kelas 100 meter gaya bebas putri, dan gaya kupu-kupu 100 meter serta gaya bebas puteri 100 meter oleh perenang Lingzhi Zilfa Nafisah,”terang Rudi.
Tim Popda Tala sendiri setelah di lepas oleh bupati Tala selepas apel gabungan PNS di halaman kantor Bupati Tala awal pekan tadi, mengikuti cabang olahraga volley pasir, taekwondo, karate, judo, tinju, atlet dan gulat. Akan tetapi cabang olahraga yang menjadi unggulan yakni renang, karate, tinju dan gulat.
Rudi menambahkan, target tim popda Tala kali ini 3 besar, dan semboyan bagi tim Popda Tala sendiri yakni  TALA (TAkluka LAwan). Sementara hari ni Kamis 930/30 tim renang Tala masih akan mengikuti 6 nomor kelas lagi.

Kamis, 30 Maret 2017

Support Budaya Lokal Ketingkat Nasional

Untuk terus memajukan sector kepariwisataan, dinas pariwisata Kabupaten Tanah Laut terus mensuport kesenian atau buday-budaya yang ada di daerah ini. Salah satu contohnya pada saat perayaan menyambut hari raya nyepi tahun baru saka 1939 bagu umat hindu di Desa Sembambang Baru Kecamatan Kintap, Selasa 928/30 kemarin, dinas pariwisata sala hal ini bidang promosi wisata akan mencoba secara perlahan untuk lebih mempromosikan keberadaaan kesenian Ogoh-ogoh di tingkat Nasional.
Kabid promosi wisata Syahmadi pada dinas pariwisata Tala di sela-sela perayaan upacara anak ogoh-ogoh di Desa Sebamban Baru mengatakan, memang di wilayah Kecamatan Kintap ini juga kaya akan wisata pantainya seperti pantai LOVE saridan pantai Muara Kintap, namun demikian termasuk adanya kesenian ogoh-ogoh kedepannya dapat di festivalkan ketingkat nasional.
“semua barang tentu memerlukan proses dan persiapan yang matang jika ingin ogoh-ogoh tersebut berbicara di level nasional, di samping pimpinan daerah juga sangat menyetujui kesenian ini di angkat kepermukaan,”terangnya.
Menurut Syahmadi pula, sasaran kita sebenarnya adalah menjaring wisata dari wilayah Kalimantan Timur, karena kini akses dari Kaltim ke Kalsel dapat di tempuh lewat jalan darat yang melintasi Kabupaten Tanah Bumbu, sehingga jika ingin melanjutkan perjalanan ke objek wisata lain di Tala, terlebih dahulu singgah di objek wisata yang ada di Kecamatan Kintap.
Ogoh- Ogoh sebagai budaya adat masyarakat Hindu di Kecamtan Kintap, memang dalam setahun sekali dilaksanakan dan tidak sedikit biaya yang di keluarkan dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Kamis 30 maret 2017
Akhir Mei  Pengumuman  Adipura

Tim penilaian piala Adipura dari Kementerian Lingkungan hidup yang telah dating Selasa 928/3) kemarin ke Kabupaten Tanah Laut, telah menjalankan tugasnya melakukan penilaian, dan penilaian kali ini disebut dengan verifikasi, karena tidak ada lagi tahapan penilaian kedua atau p2.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan hidup (DPRKPLH) Riyadi dalam keterangan persnya kemarin menjelaskan, ada sebnyak 40 rute pemantauan titik pantau tim yang di dalamnya tercantum lokasi perkantoran 7 buah kantor , taman kota ada 3 buah , lokasi sekolah ada 7 buah, jalan protocol 8 buah, kawasan pertokoan ada 3 buah, lokasi sekolah ada 7 buah.
“sementara saat tim adipura yang melakukan pemantauan hanya mengambil sampel 9 titik yakni kantor bupati tala, jalan hutan kota, taman Mina tirta, Bank sampah di Desa tirta jaya, TPST 3R, Pasar, terminal, TPA serta sungai Tabanio,”ungkapnya.
Menurut Riyadi pula, tim adipura yang bergerak melakukan tugasnya dari pukul 09;00 witsa, alhamdulilah dapat selesai pada pukul 14;00 wita, dimana lokasi terakhir yang di pantau di aliran sungai Tabanio di Desa Pabahanan Kecamatan Pelaihari .
Di kesmpatan saaat istirahat bersama tim adipura bupati tala Bambang Alamsyah mengatakan, kami optimis setelah mendengar penjelasan dari tim penilai adipura, dan hal ini patut menjadi kebanggan atau prestise warga Tanah Laut khususnya.

Kamis, 30 maret 2017
INFO TALA Kamis 30 Maret 2017 INFO TALA Kamis 30 Maret 2017 Reviewed by Unknown on 8:05 PM Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.