- DILARANG AMBIL LIMBAH BATU BARA, WARGA DI LIMA DESA DI KECAMATAN KINTAP DATANG I KANTOR KECAMATAN
- Tim Renang Raih 2 Emas
- Support Budaya Lokal Ketingkat Nasional
- Akhir Mei Pengumuman Adipura
DILARANG AMBIL LIMBAH BATU BARA, WARGA DI LIMA DESA DI KECAMATAN KINTAP
DATANG I KANTOR KECAMATAN
Beberapa warga dari
lima desa di Kecamatan Kintap mendatangi Kantor Kecamatan Kintap, senin
(27/03/2017). Mereka menuntut agar bisa bekerja kembali di areal limbah batu
bara di Perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan Kintap. Sekitar seminggu ini
mereka tidak bisa melaksanakan aktifitas untuk mengambil limbah batu bara
karena dilarang oleh pihak perusahaan. Sahrun, salah satu perwakilan warga
mengatakan mendatangi kantor Kecamtan kintap untuk meminta supaya bisa bekerja
kembali. “Pekerjaan oleh warga ini sejak bulan 12 tahun 2016. Sebagai Warga
Desa di Kecamatan Kintap yakni Desa Kintap Lama, Desa Pasir Putih, Desa Kintap
Kecil, Desa Pandansari dan Desa Kintap Pura sedangkan yang bekerja dilimbah
batu bara hamper ribuan orang. Namun dengan hal ini tidak di perbolehkan oleh
pihak perusahaan saat ini dengan alas an yang belum di mengerti oleh
masyarakat.
Menurut Sahrun, warga ini sebelum bekerja ke limbah batu bara kebanyakan bekerja
di perusahaan sawit.”setelah berhenti di perusahaan sawit warga beralih profesi
mencari limbah batu bara dengan cara digali bekas limbahnya dan dimasukan
kedalam karung.
Limbah batu bara bisa di penuhi dan selama ini pihak warga
dating kekantor Kecamatan Kintap meminta di jembati oleh pihak Kecamatan
sementara dari pihak perusahaan tidak ada yang dating kekantor
Kecamatan,”ucapnya.
Sementara itu Wakil Bupati Tanah Laut Drs. H Sukamta.M.AP
ketika dikonfirmasi mengatakan berharap kepada pihak perusahaan yang mendapat
izin baik PKB2B dan IUP untuk mengakomodir untuk bisa bekerja kembali walaupun
mereka melakukannya dengan cara manual . bisa diatur oleh pihak perusahaan
supaya tidak membahayakan dan bisa dibicarakan dengan cara baik-baik dimana
limbah yang sudah tidak bermanfaat itu masih memberikan nilai ekonomi bagi
masyarakat dan tidak membahayakan kesehatan dan jiwa,”harapnya. (AP)
Tim Renang Raih 2 Emas
Dari arena pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), tim dari
Tala khususnya di cabang olahraga renang telah meraih 2 mendali emas dan 1 perak. Kabdid
kepemudaaan pada dinas pemuda dan olahraga Rudi Imtihansyah, Kamis (30/3)
kemarin mengatakan, secara keseluruhan jumlah atlet dari Tala sebnyak 110 orang
yang terdiri dari 80 orang atlet dan 10 ofical.
“di cabang olahraga renang, emas diraih 2 buah, dan 1 perak,
melalui perenang andalan Dwi Suci Ramadhani
pada kelas 100 meter gaya bebas putri, dan gaya kupu-kupu 100 meter
serta gaya bebas puteri 100 meter oleh perenang Lingzhi Zilfa Nafisah,”terang
Rudi.
Tim Popda Tala sendiri setelah di lepas oleh bupati Tala
selepas apel gabungan PNS di halaman kantor Bupati Tala awal pekan tadi,
mengikuti cabang olahraga volley pasir, taekwondo, karate, judo, tinju, atlet
dan gulat. Akan tetapi cabang olahraga yang menjadi unggulan yakni renang,
karate, tinju dan gulat.
Rudi menambahkan, target tim popda Tala kali ini 3 besar,
dan semboyan bagi tim Popda Tala sendiri yakni
TALA (TAkluka LAwan). Sementara hari ni Kamis 930/30 tim renang Tala
masih akan mengikuti 6 nomor kelas lagi.
Kamis, 30 Maret 2017
Support Budaya Lokal Ketingkat Nasional
Untuk terus memajukan sector kepariwisataan, dinas
pariwisata Kabupaten Tanah Laut terus mensuport kesenian atau buday-budaya yang
ada di daerah ini. Salah satu contohnya pada saat perayaan menyambut hari raya
nyepi tahun baru saka 1939 bagu umat hindu di Desa Sembambang Baru Kecamatan
Kintap, Selasa 928/30 kemarin, dinas pariwisata sala hal ini bidang promosi
wisata akan mencoba secara perlahan untuk lebih mempromosikan keberadaaan
kesenian Ogoh-ogoh di tingkat Nasional.
Kabid promosi wisata Syahmadi pada dinas pariwisata Tala di
sela-sela perayaan upacara anak ogoh-ogoh di Desa Sebamban Baru mengatakan,
memang di wilayah Kecamatan Kintap ini juga kaya akan wisata pantainya seperti
pantai LOVE saridan pantai Muara Kintap, namun demikian termasuk adanya kesenian
ogoh-ogoh kedepannya dapat di festivalkan ketingkat nasional.
“semua barang tentu memerlukan proses dan persiapan yang
matang jika ingin ogoh-ogoh tersebut berbicara di level nasional, di samping
pimpinan daerah juga sangat menyetujui kesenian ini di angkat
kepermukaan,”terangnya.
Menurut Syahmadi pula, sasaran kita sebenarnya adalah
menjaring wisata dari wilayah Kalimantan Timur, karena kini akses dari Kaltim
ke Kalsel dapat di tempuh lewat jalan darat yang melintasi Kabupaten Tanah
Bumbu, sehingga jika ingin melanjutkan perjalanan ke objek wisata lain di Tala,
terlebih dahulu singgah di objek wisata yang ada di Kecamatan Kintap.
Ogoh- Ogoh sebagai budaya adat masyarakat Hindu di Kecamtan
Kintap, memang dalam setahun sekali dilaksanakan dan tidak sedikit biaya yang
di keluarkan dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
Kamis 30 maret 2017
Akhir Mei Pengumuman Adipura
Tim penilaian piala Adipura dari Kementerian Lingkungan
hidup yang telah dating Selasa 928/3) kemarin ke Kabupaten Tanah Laut, telah menjalankan
tugasnya melakukan penilaian, dan penilaian kali ini disebut dengan verifikasi,
karena tidak ada lagi tahapan penilaian kedua atau p2.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan
Lingkungan hidup (DPRKPLH) Riyadi dalam keterangan persnya kemarin menjelaskan,
ada sebnyak 40 rute pemantauan titik pantau tim yang di dalamnya tercantum
lokasi perkantoran 7 buah kantor , taman kota ada 3 buah , lokasi sekolah ada 7
buah, jalan protocol 8 buah, kawasan pertokoan ada 3 buah, lokasi sekolah ada 7
buah.
“sementara saat tim adipura yang melakukan pemantauan hanya
mengambil sampel 9 titik yakni kantor bupati tala, jalan hutan kota, taman Mina
tirta, Bank sampah di Desa tirta jaya, TPST 3R, Pasar, terminal, TPA serta
sungai Tabanio,”ungkapnya.
Menurut Riyadi pula, tim adipura yang bergerak melakukan
tugasnya dari pukul 09;00 witsa, alhamdulilah dapat selesai pada pukul 14;00
wita, dimana lokasi terakhir yang di pantau di aliran sungai Tabanio di Desa
Pabahanan Kecamatan Pelaihari .
Di kesmpatan saaat istirahat bersama tim adipura bupati tala
Bambang Alamsyah mengatakan, kami optimis setelah mendengar penjelasan dari tim
penilai adipura, dan hal ini patut menjadi kebanggan atau prestise warga Tanah
Laut khususnya.
Kamis, 30 maret 2017
INFO TALA Kamis 30 Maret 2017
Reviewed by Unknown
on
8:05 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:05 PM
Rating:


