Follow Us




INFO TALA Senin 29 Maret 2017





  •  Jabatan Sekretaris DPRD Tanah Laut Ter5banyak Diminati Pelamar JPT
  •  OGOH-OGOH GAMBARAN MENGHILANGKAN EGOIS DIRI

Jabatan Sekretaris DPRD Tanah Laut Ter5banyak Diminati Pelamar JPT

Aparatur sipil Negara (ASN) di Kabupaten TanahLaut antusia mendaftarkan dirinya untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi (JPT) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten TanahLaut. Informasi dihimpun, dari delapan jabatan pimpinan tinggi yang kosong, ternyata jabatan Sekretaris DPRD Tanah Laut yang paling banyak pendaftarnya.
 Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tanah Laut, Husien Irianta, mengakui ada tujuan pendaftaran untuk jabatan Sekretaris DPRD TanahLaut.”Dari Tujuh Pendaftar, dua dari Kalangan Sekwan dan selebihnya dari luar lingkungan Sekwan.
  Ketujuh pendaftar itu harus mendapatkan persetujuan dari unsur pimpinan di DPRD Tanah Laut,”katanya, Selasa (28/3/2017). Husein mengaku tujuh jabatan pimpinan tinggi sudah terpenuhi empat pendaftar. Dari empat itu satu akan tereleminasi karena hanya 3 pendaftar yang diajukan kepada kepala daerah untuk dipilih .(AP)

OGOH-OGOH GAMBARAN MENGHILANGKAN EGOIS DIRI

Menjelang hari raya Nyepi tahun baru saka 1939 tahun 2017 ini bagi umat Hindu, dilakukan kegiatan adat berupa Ogoh-Ogoh. Kegiatan adat tersebut sebagai gambaran rasa egois, dendam dan keangkara murkaan yang ada didalam diri manusia, untuk selanjutnya Ogoh-Ogoh yang diwujudakan dengan sebuah patung yang seram itu dibakar, dengan maksud dan tujuannya agar rasa yang tidaK baik dalam diri manusia itu dapat sirna.
Itulah upacara  adat Ogoh-Ogoh yang dilakukan masyarakat minoritas Hindu di Desa Sebamban Baru Kecamatan Kintap, senin (27/3) kemarin, dan dalam memulai upacara  adat itu dibuka oleh wakil Bupati Tala H Sukamta.
Tidak itu saja, pasca upacara adat Ogoh-Ogoh  selanjutnya sebagai media intropeksi diri manusia itu sendiri, jati diri manusia itu seperti apa, untuk lebih mensyukuri apa yang di beriakn sang pencipta (sang Hyang widi), serta mendekatkan diri dengan Hyang Widi, dengan harapan di tahun-tahun berikutnya kehidupan manusia jauh lebih baik lagi.
Sebelumnya, dilakukan upacara di pantai dengan maksud gambaran bahwa air laut adalah sumber penghidupan bagi alam, dan selanjutnya menghanyutkan hal-hal atau sifat jelek dengan harapan ala mini netral dan bersih dan aman untuk kehidupan manusia.
Di jelaskan Ida bagus Swastika selaku tokoh adat masyarakat Hindu Bali Desa Sebamban Baru, setalah alam bersih (netral), di desa, rumah dan didalam diri manusia sudah bersih, barulah merayakan hari raya Nyepi.
“yang utama sekali api di dalam diri yang harus di matikan, maka ada moment tidak boleh bekerja, sambil didalam rumah intropeksi diri, tidak boleh berpesta dan bepergian “ jelasnya.
Patung raksasa yang sebagai gambaran sifat-sifat manusia yang tidak baik itu, selanjutnya di arak keliling kampong sekitar. Warga setempat pun tumpah ruah menyaksikan upacara adat Hindu tersebut.
Ogah-Ogah tersebut di buat dua buah, dimana ada yang di arak untuk ukuran orang dewasa dan ada yang untuk anak-anak. Dalam satu patung Ogoh –Ogoh sendiri harus di gotong lebih dari 10 orang.
Sebelum Ogoh-Ogoh di arak keliling kampong, Wakil Bupati H Sukamta merasa sangat bangga dengan masyarakat di sini.


INFO TALA Senin 29 Maret 2017 INFO TALA Senin 29 Maret 2017 Reviewed by Unknown on 7:59 PM Rating: 5
ads 728x90 B
Powered by Blogger.