- PERSUASIF, TANPA TINDAKAN TEGAS, NAMUN DIAWASI
- Gow & JBG Seminar Kesehatan Perempuan
- Tangkap ikan berujung maut
PERSUASIF,
TANPA TINDAKAN TEGAS, NAMUN DIAWASI
Seperti yang telah di jadwalkan, bahwa Pemkab tala
berupaya merapikan para PKL di sepanjang jalan masuk pasar ikan pelaihari,
jum’at (17/3) pekan tadi , satuan polisi Pamong Praja dan pemadam kebakaran,
TNI dan polri yang memback up kegiatan kantor pengelolaan pasar, melakukan
penertiban kepada PKL. Penertiban yang berjalan dengan penekanan persuasive
dari Sat Pol PP , tanpa ada memeberikan tindakan tegas sambut hangat para PKL
Bahkan dat pol pp , TNI dan Polri beserta kantor
pengelolaan pasar tiba di lokasi, para PKL ini dengan kesandaran sendiri
melepas tenda terpal mereka yang memang membentang di jalan termasuk tali-tali
pengikat terpal yang kesana kemari.
Di perkirakan ada puluhan PKL yang memajang lapak
jualan mereka, mulai dari dagangan ikan, sayur , daging ayam.
Pemerintah kabupaten tanah laut sendiri telah
menyiapkan lokasi baru (relokasi) bagi PKL ini, yakni lapak-lapak yang berada
di belakang pasar daging sapi.
Menurut Mahyudi, selaku ketua paguyuban pedagang
ikan sayur mengatakan, memang sudah jauh-jauh hari sosialisasi kepada pkl ini
dilakukan agar menepati lokasi baru yang sudah di siapkan.
‘lapak-lapak yang baru ini memang hanya berjumlah 60
buah, bagi pkl yang tidak kebagian akan di atur di sekitar lapak-lapak yang
baru tersebut,”jelasnya.
Ia menambahkan, bagi PKL untuk bisa mendapatkan
lapak baju dengan mengambil kupon yang sudah ada nomornya, dan tidak di pungut
biaya.
Pasca penertiban PKL ini, dari sat pol pp memberikan
peringatan kepada pkl, jika kelak masih ada ditemukan atau PKL kembali lagi
berada di lokasi asal, maka tindakan tegas akan diberikan, berupa pengangkutan
lapak jualan, karena terhitung sejah hari penertiban dilakukan, maka hal itu sudah menjadi waktu
penertiban dalam masa penertiban akan di tempatkan anggota Sat Pol PP, TNI dan
polri yang melakukan pengawasan pada lokasi awal penertiban
Senin, 20 maret 2017
Gow
& JBG Seminar Kesehatan Perempuan
Dari program Coorporate Social ResponsibilityCSR PT.
Jorong Barutam Grestone (JBG) dibidang kesehatan, PT. JBG menggandeng Gabungan
Organisasi wanita (GOW) kabupaten Tanah
Laut, sabtu (18/3) pekan tadi melaksanakan seminar mengenai kesehatan wanita,
yakni deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks, bersama Dr. Dwinrani
Rosmala Patriwi, Sp.B yang merupakan nara sumber dari rumah sakit Oskologi
Surabaya di gedung Sarantang Saruntung Pelaihari.
Peserta seminar tersebut di ikuti dari karyawan
PT.JBG dengan kader organisasi di bawah binaan GOW Tala.
Di paparkannya, deteksi dini kanker payudara
dilakukan melalui serangkaian test dan pemeriksaan. Tujuan skrining adalah
untuk mendeteksi sendiri kemungkinan kanker payudara sebelum mereka mulai
menimbulkan gejala.
Adanya program SADARI (PemeriksAan payu Dara
sendiRI), Sangat dianjurkan kepada wanita, mulai usia 20-an tahun. Segera
periksa ke dokter jika melihat perubahan-perubahan seperti sebuah benjolan/
pembengkakan. Iritasi kulit, nyeri.
Ia menambahkan, wanita beresiko tinggi kanker
payudara (lebih dari 205 resiko seumur hidup) harus mendapatkan pemeriksaan MRI
dan mamografi setiap tahun.
Wanita dengan tingkat resiko moderat (15-20% resiko
seumur hidup) .dalam seminar tersebut.
Para audien juga di ajak untuk melakukan senam kesehatan dan dilakukan Tanya
jawab.
Ketua GOW Kabupaten Tanah Laut Hj. Nurul Hikmah
sukamta mengatakan, sangat bersyukur dengan kegiatan ini, jadi lebih mengetahui
masalah kanker payudara dan serviks.
Seminar mengenai kesehatan kaum perempuan ini turut
mendapat apresiasi dari pihak PT JBG. Menurut Ihsan Noor selaku Mine Head PT
JBG mengatakan, dalam CSR itu ada 3 bidang yakni , kesehatan, pendidikan dan
pemberdayaan masyarakat.
“ini kali pertama dilakukan dalam seminar kesehatan
GOW tanah laut, dan pemateri di seminar ini sendiri di pilih yang berstandar
erops, sebagai nara sumber merupakan dokter khusus tentang kanker yang
pendidikannyadi Jerman terang Ihsan.”
Senin, 20 maret 2017
Tangkap
ikan berujung maut
Maksud hati ingin membawa ikan kerumah, namun malah
si penangkap ikannya yang terdengar kabar tenggelam di perairan. Minggu (19/3)
kemarin sekitar pukul 14.30 wita , salah seorang karyawan di PT . Smart Kintap
sebuah perusahaan kelapa sawit, di temukan sudah tidak bernyawa lagi. Ia
tenggelam di daerah Gosong Muara Kintap kecamtan Kintap, saat memancing ikan
dengan jarring dan terseret arus laut.
Korban diduga
tidak bisa berenang sehingga dia tenggelam.
Korban di ketahui bernama Nurfi Nusa Tonis (21)
warga dari Nusa tenggara timur (NTT) yang bekerja di sebuah perusahaan yakni
PT. Smart Kintap, yang kini tinggal di Desa Bukit Mulya Rt 13/05 Kecamatan
Kintap.
Informasi di himpun menyebutkan, saat itu korban
bersama 6 orang temannya pagi sekitar pukul 08.00 wita tengah mencari ikan
dengan menggunkan atau memasang jarring ikan daerah Gosong (alur muara) yang dekat
dengan laut Muara Kintap. Di saat korban hendak menarik jarring ikan, karena
lokasi memancing juga cukup dalam, arus laut cukup kuat, sehingga korban ikut
tertarik bersama jarring ikannya hingga tercebur ke perairan.
Atas adanya laporan telah tenggelamnya korban, oleh
pihak satpolair polres tala, bersama anggota polsek kintap, anggota marnit M.
Kintap, TNI AL serta warga sekitar melakukan upaya pencarian.
Kasat Polair Polres Tala AKP di konfirmasi
memebenarkan.
Menurut dading, posisi korban berada di koordinat S
03.54’.553” E, 155.15’201, dan korban selanjutnya dibawa kerumah duka di desa
bukit mulya kecamatan kintap.
“dijalur tersebut merupakan pintu keluar masuknya
kapal-kapal nelayan, karena memang harus dalam dan arusnya juga deras, korban
mungkin tidak memperhitungkan saat memancing ikan dengan cara memasang rimpa
(jaring ikan) . sehingga ia ikut
tertarik jarring,”terangnya.
Senin, 20 maret 2017
INFO TALA Senin 20 Maret 2017
Reviewed by Unknown
on
6:42 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
6:42 PM
Rating:


