Baru Penangkaran, Sudah Hasilkan
11,7 Ton
Sebuah
penangkaran atau pembibitan tanaman bawang merah di Desa Pemuda Kecamatan
Pelaihari seluas 1 hektar yang di kelola oleh kelompok tani Usaha Mandiri,
telah mampu menghasilkan bawang merah sebanyak 11,7 ton.
Selama
kurang lebih 60 hari lewat sejak penangkaran bawang merah ini dilakukan dan di garap
oleh Poktan Usaha Mandiri, Sabtu (22/4) pekan tadi hasil panen bawang merah di
panen bersama bupati Tala Bambang Alamsyah, serta di saksikan dari dinas
tanaman pangan, holtikultura provinsi Kalsel dan Tanah Laut, Ketua DPRD Tala
Ahmaday Yani.
Kepala
Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Tala Mustahdi di hadapan
warga dan petani setempat mengatakan, setelah melihat hasil yang telah di capai
ini, maka untuk masa tanam berikutnya tidak semata hanya berada di lahan seluas
1 hektar, namun di kembangkan menjadi 4 hektar lagi yang berada di beberapa
kecamatan.
“tahun
ini merupakan langkah awal dalam pengembangan bawang merah, dan panen ini yang
pertama, dan untuk pengembangan serupa dilakukan di Desa Ujung Batu Kecamatan
Pelaihari seluas 1 hektar, 1 hektar di Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung, dan Desa Kandangan Lama Kecamatan Panyipatan
ada 2 hektar,” katanya.
Ia
menambahkan, pada panen bawang ini selanjutnya khusus di gunakan untuk bibit,
dan prospek bawang merah di Tanah Laut cukup menjanjikan, karena bisa mencapai
11,7 ton sudah di atas rata-rata nasional, dan karena bawang merah lah sebagai
salah satu pemicu inflasi, dapat di contohkan pada saat mendekati lebaran maka
bawanglah yang mencari incaran kaum ibu-ibu, maka dari itulah di tahun inilah berharap
kebutuhan bawang merah di Tanah Laut bisa terpenuhi sendiri.
Hal
senada di utarakan bupati Tala Bambang Alamsyah, bahwa apapun kebutuhan petani
jangan segan-segan meminta kepada Pemerintah Daerah melalui dinas terkait,
karena komitmen pemerintah daerah bahwa sektor pertanian maupun perkebunan
harus meningkat setelah sektor kesehatan dan pendidikan.
“kalau
kelak ada panen lagi bupati tidak usah di undang, karena sama saja, tapi undang
ketika petani sudah hendak pergi umrah berkat hasil panen bawang merah, atau
sudah bisa beli mobil double cabin,” ucap bupati.
Sementara
itu Momo Aris ketua Poktan Usaha Mandiri yang telah menanam bawang merah kepada
Barito Post mengatakan, Alhamdulillah target dari dinas tanaman pangan,
holtikultura dan perkebunan telah terpenuhi, dan hasil panen di jadikan bibit
kembali karena ada 4 hektar lahan lagi yang siap menunggu bibit dari sini.
“pasca
panen selanjutnya di tanami bibit tomat, karena memang tidak serta merta di
tanam kembali bawang, dengan tujuan untuk menghilangkan unsur hama pada tanaman
bawang,” jelasnya.
Petani
bawang merah juga selanjutnya mendapatkan bantuan alat pembajak lahan Cultivator
sebanyak 3 unit.baz
INFO TALA Selasa 25 April 2017
Reviewed by Unknown
on
4:52 AM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
4:52 AM
Rating:


