Ada
Program Kepentingan Nasional Di Tala
Jabatan
top di jajajan Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni Sekretaris Daerah (Sekda) kini
telah berstatus definitif, setelah sebelumnya masih berstatus Pelaksana Tugas
(Plt) yang di jabat Syahrian Nurdin, kini jabatan definitive sekda di jabat langsung
oleh Syahrian Nurdin kembali.
Prosesi
pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat tinggi pratama, Jum’at (21/4)
pecan tadi di gedung Balairung Tuntung Pandang di lakukan langsung oleh orang
nomor satu di bumi Tuntung Pandang, Bambang Alamsyah.
Tidak
hanya pengisian posisi Sekda, 12 jabatan tinggi lainnya turut terisi seperti Nur
Tumai Irian Bari menjabat asisten bidang administrasi dan umum, Taufik menjabat
Sekretaris Dewan (Sekwan) pada DPRD Tanah Laut, Andreas Evoni menjabat kepala Dinas
Perhubungan, Masturi menjabat Tenaga Kerja dan Perindustrian, Abdillah menjabat
kepala Dinas Pendidikan, Muhardin menjabat kepala Dinas Pekerjaan Umum,
Penataan Ruang dan Pertanahan, Antung menjabat sebagai kepala Dinas Penanaman
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Syahransyah menjabat staf ahli ekonomi pembangunan,
Abdullah menjabat kepala Inspektorat, Hairul Rijal menjabat kepala Perpustakaan
dan Kearsipan, dan Noor Hidayat menjabat asisten bidang ekonomi pembangunan dan
kesra.
Bupati
Tanah Laut Bambang Alamsyah menitipkan pesan kepada pejabat yang baru di lantik,
untuk lebih memahami dan turut mempercepat kerja dalam rangka mendukung program
Nasional, karena di Kabupaten Tanah Laut telah di plot program kepentingan nasional
oleh presiden RI Jokowi.
“mulai
Sekda, camat hingga DPRD harus mempunyai pemikiran untuk kemajuan daerah,
contoh sederhana di bidang kepariwisataan, yang tidak semata menjadi focus dari
Dinas Pariwisata,” ucap bupati.
Bupati
menambahkan, Tidak semata kepada yang baru di lantik ini, namun ini berlaku bagi
semua dinas-dinas, bahwa saya tidak ingin mendengar lagi kepala dinas tidak
bisa bekerja dengan bawahannya, atasi masalah sebisa mungkin, jangan sedikit-sedikit
lapor kepada bupati.
Setelah
bupati mengambil sumpah dan melantik 13 pejabat tinggi pratama, selanjutnya ada
2 jabatan yang di berikan Plt sesuai dengan SK bupati, yakni Plt Dinas Ketahanan
Pangan dan Perikanan di jabat Riyadi yang notabenya kepala Dinas Perumahan
Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, dan Plt asisten bidang pemerintahan
yang di jabat Bambang Kusdarisman yang notabenya kepala bagian Kesra SetdaTala.
Senin,
24 April 2017
Minta
Peningkatan Kesejahteraan Dan Status
Segenap
guru-guru honorer di Kabupaten Tanah Laut yang tercatat sebanyak 1.259 orang dengan
pakaian putih dan hitam tengah melakukan rapat akbar yang bisa di bilang baru pertama
kali dilakukan, dan dalam rapat akbar itu, Sabtu (22/4) kemarin di awali dengan
apel gabungan seluruh guru-guru honorer di lapangan sepak bola Pertasi Kencana Pelaihari,
mereka telah membentuk forum guru honorer se Tanah Laut yang bernama Forum
Komunikasi Pendidik Tenaga Kependidikan Honorer (FKPTKH).
Pada
apel itu, di hadiri bupati Tala Bambang Alamsyah, beserta Ketua DPRD Ahmad
Yani, kepala Dinas Pendidikan Abdilah, Ketua Dewan Pendidkan Sarnadi Abdulah, forkopimda
serta guru dan para kepala sekolah.
Melalui
ketua FKPTKH Hester Harwilah.SPd, di hadapan bupati menyampaikan beragam aspirasi
yang di bawa oleh kaum guru ini, salah satunya yang begitu menonjol yakni peningkatan
kesejahteraan guru honorer dan peningkatan status.
“kami
begitu berharap pimpinan daerah dalam hal ini bupati Tala untuk bias meningkatkan
kesejehteraan guru honorer serta adanya peningkatan status,” ucapnya yang di
sambut aplaus oleh peserta apel lainnya di lapangan.
Atas
lontaran tersebut, bupati Tala pun angkat bicara. Hal tersebut menjadi perhatian
utama, pada prinsipnya setuju saja dan memang sudah merencanakan dalam peningkatan
kesejehteraan ini, tinggal di bahas nominalnya saja.
“ada
yang bisik-bisik, guru honorer agar bias statusnya sama seperti pegawai negeri,
kami sangat mengerti bahwa itu adalah harapan besar untuk naik status jadi PNS,
dan kami sangat paham bahwa kewenangan untuk jadi PNS itu berada di pusat, dan perlu
di ketahui adanya revisi UU tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah ada
di DPR RI, ada peluang besar bagi honorer untuk bisa di upayakan menjadi PNS,
dan jelas dari Pemerintah Daerah sangat mendukung,” papar bupati.
Atas
jawaban ini, segenap guru-guru honorer pun bersorak dan memberikan aplaus.
Sementara
itu, usai apel akbar kepala Dinas Pendidikan Tala Abdillah mengatakan, bahwa dinas
tehnis sangat memberikan apresiasi terhadap rapat akbar tersebut.
Menurut
Abdilah, mereka tengah menyusun program bagi mereka sendiri, dan dalam rangka untuk
member kontribusi bagi perkembangan pendidikan di Tala.
“hal
semacam ini yang sangat di butuhkan, sebagai penyemangat lewat pertemuan akbar,
dan hal yang sangat positif sekali untuk memberikan stimulasi di intern mereka,
dan memberikan pemikiran yang konstruktif dalam rangka perkembangan pendidikan
di Tala, berharap bias bersaing dengan daerah lain di Indonesia,” paparnya.
Keinginan
besar peningkatan status dan peningkatan kesejehteraan oleh salah satu guru
honorer di SDN Sungai Jelai 2, yakniYaya, kepada Barito Post ia mengatakan, keinginan
utama yang jelas ada peningkatan kesejehteraan, karena selama ini belum mencukupi,
sehingga ada usaha sampingan berupa membuat kue, sampingan bertani, buka warung
guna membantu-bantu suami, karena jadi guru honorer banyak kegiatan tapi gajinya
sedikit, beda dengan PNS yang kerjanya sedikit tapi gajinya besar, pendek kata
tidak berlama-lama jadi guru honorer. Kerjanya sama saja seperti PNS, hal itu itupun
jika Tuhan mengijinkan.
Pelaksaan
rapat akbar guru honorer ini selanjutnya di langsungkan di gedung Sarantang Saruntung
selama 2 hari.baz
KESEJAHTERAAN DAN
STATUS- Para guru honorer di Tanah Laut meminta peningkatan
kesejahteraan dan peningkatan status dalam rapat akbar mereka.baz
INFO TALA Senin 24 April 2017
Reviewed by Unknown
on
8:59 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:59 PM
Rating:


