- Niat Bantu, Asmawan Dan Asmawi Diduga Tewas Tersebut Tersengat Listrik
- Kpk Bertandang Ke Tala
- Taboneo Selamatan Pantai
- Pandansari Desa Sadar JSK
Niat Bantu, Asmawan Dan
Asmawi Diduga Tewas Tersebut Tersengat Listrik
Musibah kebakaran yang terjadi dirumah milik Masriah yang berada
jalan Hulu Rt 4 Desa Tabanio Kecamatan Takisung, Selasa malam (5/9) kemarin sekitar pukul 22.35 wita
menyisakan cerita lain.
Asmawan (36) dan Asmawi (32), dua orang warga setempat yang hendak menolong memadamkan api justru
mereka tewas yang diduga akibat tersengat kabel listrik yang terkoyak dan masih
aktif saat kejadian kebakaran tersebut.
Kobaran api yang besar, cukup membuat warga setempat susah untuk
memadamkan, disamping tiupan angin yang cukup kencang karena posisi
perkampungan Desa Tabanio memang berada tidak jauh dari laut.
Al hasil, dalam hitungan menit pun rumah Masriah pun habis
terbakar.
Sementara atas kedua warga yang kritis lantaran terkean setrum
listrik itu pun di evaluasi warga rumah sakit H Boejasin.
Beberapa waktu kemudian unit pemadam dari Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Tala dan unit Sat Pol PP dan Damkar dari sat pol pp
saling bekerja sam menjinakan api, dan untungnya api tidak meluas kepukiman
lainnya dilokasi tersebut.
Namun kedua warga tersebut nyawanya tidak bisa tertolong. Asmawan
meninggal dalam perjalanan saat menuju rumah sakit, dan Asmawi meninggal saat
berada di rumah sakit H Boejasin.
Untuk pemilih rumah sendiri tidak mengalami apa – apa, namun
melahan kedua warga setempat yang menjadi korban akibat terkena setrum listrik.
Akibat kebakaran kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah, dan
diduga penyebab kebakaran ini karena arus pendek listrik, kendati kini tengah
ditangani pihak Polsek Takisung.
Menyangkut dua orang warga yang menjadi korban sengatan listrik
tersebut, pada malam itu juga diambil pihak keluarganya dan dilakukan pemakaman
pada selasa kemarin didesa tabanio.
Rabu, 6 sept 2017
Sumber : bazz
KPK Bertandang Ke Tala
Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Selasa (5/9) kemarin melakukan
kunjungan ke Kabupataten Tanah Laut, dan mereka diterima langsung oleh wakil
bupati Tala H Sukamta, serta Sekretaris Daerah Syahrian Nurdin Dikantor Bupati
Tala.
Sejumlah pejabat daerah lainnya juga turut
menerima 2 orang dari KPK yang mengenakan baju batik warna coklat tersebut.
Dalam kunjungannya, mereka anggota KPK
koodinator wilayah kalsel melakukan kunjungan ke sejumlah SOPD, salah satu diantaranya
melakukan kunjungan ke kantor Unil Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa yang berada disamping
kanan kantor bupati Tala.
Sejumlah staf di ULP pun memberikan penjelasan
kepada keduanya, namun yang utama adalah bagaimana masyarakat bisa dengan mudah
mengikuti dan melengkapi syarat jika ingin ikut proses lelang atau render
proyek Pemerintah Kabupaten Tanah Laut.
Usai menerima pnjelasan, anggota KPK ini pun
mencoba untuk mengamati keberadaan kantor ULP dari setiap sudutnya.
Selesai dikantor ULP, kedua anggota KPK yang
turut didamping wakil bupati Tala dan Sekda pun menuju kantor Dinas
Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu
Satu Pintu yang letaknya juga bersebelahan dengan kantor ULP.
Kedua anggota KPK ini pun diberikan penjelasan
tentang beragam macam bentuk pelayanan yang menyangkut perijinan kepada
masyarakat.
Beberapa ruangan dikantor tersebut juga tidak
luput dari pengamatan, namun dijelaskan bahwa gedung dinas penanaman modal dan Pelayanan
Terpadu Satu Pintu (TPSP) dahulunya merupakan eks gedung DPRD tahun 1980-an
yang sudah direhab dan tidak terpakai lagi sebagai gedung DPRD.
Usai melakukan peninjauan, Chandar R selaku
coordinator KPK wilayah Kalsel mengatakan, kunjungan kpk ke kabupaten ini
adalah dalam rangka koordinasi dan supervise dibidang pencegahan yang terkait
dengan pemberantasan korupsi, yang salah satunya fungsi dari KPK itu sendiri adalah koodinasi dan supervise,
pencegahan dan monitor.
“ tentang apa yang menjadi kekurangan SOPD, hal
ini sudah dibahas dari awal dengan penjabat, namun lebih diutamakan pasca
kunjungan ke SOPD ini melakukan diskusi dan memonitor kemajuan yang
ada,”ucapnya.
Lantas apa ada yang dirasa perlu dibenahi ?
Menurut Chanda, seperti halnya di TPSP hal
tersebut sudah sangat cukup maju dan bagus, dan hasil dari kunjungan ini dibawa
ke Jakarta dan pimpinan KPK sendiri yang nantinya akan mendapatkan laporan dari
kunjungan ini, tutupnya.
Rabu, 6 sept 2017
Sumber : Bazz
Taboneo Selamatan Pantai
PELAIHARI – selamatan pantai sekaligus
pembacaan manakib syekh seman di desa taboneo,Kecamatan Takisung , berlangsung
ramai,Sabtu (2/9)
Kepala bappeda Tala H Ahmad Nizar saat
menghadiri acara ini memberikan apresiasi, sebab dengan kegiatan ini bisa
mendapatkan ilmu masalah keagamaan dengan mendengarkan perjalanan ke hidupan ulama
besar “banyak memberikan manfaat adanya kegiatan ini” . ucapnya.
Sementara itu , Wakil Bupati Tala H
Sukamta Menyampaikan, semoga dengan selamatan yang dilaksanakan , tangkapan
ikan para nelayan bisa lebih sejahtera .
Sukamta juga menyampaikan rasa terima
kasih kepada masyarakat Taboneo atas undangan yang di berikan, tentu ini
menjadi momentum masyarakat dapat bersilahturahmi dengan pemerintah daerah.
Sumber :
Radar Banjarmasin
Pandansari Desa Sadar JSK
PELAIHARI – badan
penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS) ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin
bekerja sama dengan Pemerintah Desa Pandansari dan BNI mencanangkan desa
Pandansari menjadi Desa Sadar Jaminan Ketenagakerjaan (JSK) pertama di
Kalimantan.
Dalam
acara pencanangan dan sosialisasi Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
tersebut, di hadiri Camat Kintap Sutarno, Kepala Kantor Cabang Bank BNI
Banjarbaru Taufik Hidayat dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjarmasin diwakili
kepala kantor Cabang Perintis Tala Ikmalsyah.
Pada
rangkaian acara itu juga di serahkan secara simbolis sertifikat dan kartu
peserta kepada apartur desa.
Kepala
Kantor Cabang Perintis BPJS Tala Ikmalsyah mengatakan gerakan, gerakan ini
bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan
jaminan sosial ketenagakerjaan.
Dengan
dicanangkannya Desa Pandansari menjadi Desa Sadar Jaminan Sosial
Ketenagakerjaan pertama di Kalsel, sebut dia, maka diharapkan dapat
memfasilitasi dan mampu mengajak ,serta mendorong masyarakat pekerja di desa
ini untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu
sebut dia , dapat menjadi contoh untuk desa-desa yang lain di Kalsel dan
Kabupaten Tala pada khususnya.
“inovasi
ini dilakukan untuk memudahkan layanan bagipeserta dan calon peserta dan calon
peserta BPJS Ketenagakerjaan yang akan mendaftar dan membayar iuran BPJS
Ketenagakerjaan yang akan mendaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan,
sehingga tidak perlu lagi ke bank ataupun ATM, cukup di desa itu saja”
tutupnya.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Info Tala Rabu 6 September 2017
Reviewed by Unknown
on
7:32 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
7:32 PM
Rating:


