Follow Us




Info Tala Kamis, 12 Oktober 2017


Operator Web: Putri Dan Janet

·       Kasus Orang Tua Murid Aniaya Guru, Pelaku Tak Terima Lantaran Anaknya Di Pukul Sapu Lidi
·       2 Hektar Lahan Bakal Tumbuh Jagung
·       Desa Pandan Sari Pilot Project BPJS Ketenagakerjaan



Kasus Orang Tua Murid Aniaya Guru
Pelaku Tak Terima Lantaran Anaknya Di Pukul Sapu Lidi

Masih ingat kasus pengaiayaan orang tua murid atas nama Mawarti warga jalan datu daim Rt 10 Kecamatan Pelaihari di SDN Pelaihari 7, pada tanggal 4 Oktober 2017 lalu, sekitar pukul 08.00 WITA, lantaran tidak terima anaknya di perlakukan oleh oknum guru atas nama Suprihatin, namun Suprihatin mengalami luka – luka di lenngan tangan kirinya hingga mengalami pendarahan.
Rabu (11/10) kemarin di hadapan awak media dan sejumlah perwira di Polres Tala pelaku mengaku tidak terima kalau anaknya di pukul di kepala oleh oknum guru tersebut, hanya karena tidak memakai sepatu. Pelaku lainnya atas nama Hidayanti dengan alamat yang sama pun kini menjalani pemeriksaan di unit reskrim Polres Tala.
Wakapolres Tala Kompol Iwan Hidayat di dampingi Kasat Reskrim Polres Tala AKP Alfian Tri Permadi dan Kabag Ops Kompol Fauzan Arianto kepada awak media mengatakan, modusnya karena Mawarti sakit hati anaknya pernah di duga di pukul oleh Suprihatin, dimana saat itu korban Suprihatin hendak masuk ke sekolahnya sudah di tunggu oleh kedua tersangka, dan langsung dilakukan pengeroyokan.
Iwan menambahkan, dalam pengeroyokan pelaku menggunakan helm milik korban sebagai alat pukul hingga mengalami pecah, dan tangan korban yang yang di cengkram oleh kedua pelaku mengeluarkan darah, karena memang korban mengidap penyakit diabetes, kulitnya sensitif, jadi saat di cengkram agak keras langsung mengeluarkan darah.
“Di minta kepada para guru untuk bisa mematuhi kaidah – kaidah pendidikan, begitu pula dengan orang tua murid yang sudah menitipkan anak di sekolah untuk juga menggunakan etika kepada guru sebagai orang yang di percaya memberikan pendidikan, sudah barang tentu harus saling hormat menghormati, kasus semacam ini baru pertama kalinya di laporkan, dan pasca kejadian itu sempat kita tempatkan anggota Polsek Pelaihari untuk ngepam di sekolah, namun Alhamdulillah tidak ada lagi hal demikian terjadi lagi,” tutup Iwan.
Sementara itu, tanpa ragu – ragu mawarti melontarkan bahwa memang sering anaknya di pukul di kepala, telinga di jewer, selain itu tidak di perkenankan belajar karena tidak  bisa menebus buku, dan tidak pakai sepatu, dan yang tidaki terima di pukul di kepala dengan sapu lidi itu, ujarnya.
“Kita sekolahkan anak supaya pintar, masa di pukul sapu lidi di kepala, sejak 3 hari saya tanya ke kepala sekolah, tapi tidak ketemu, pas ketemu guru saya tanya baik-baik, kenapa anak saya di pukul dengan sapu di kepala, dan tidak tahu kalau di tangannya ada luka, kalau helm pecah saya akui menjatuhkannya,” keluhnya.
Kedua pelaku di kenakan pasal 170 dan hukuman paling lama 7 tahun penjara.

Kamis : 12 Okt 2017
Sumber : Bazz



2 Hektar Lahan Bakal Tumbuh Jagung

Wakil bupati Tala H Sukamta, Rabu (11/10) kemarin menemui warga di Desa Kandangan Lama Kecamatan Panyipatan, dan dalam kunjungan tersebut Sukamta melakukan penanaman perdana jagung.
Dalam tanam perdana tersebut, Sukamta turut di dampingi oleh kades Kandangan Lama Ideransyah.
Kades Kandangan Lama pun menyambut hangat kegiatan taman perdana jagung. Ia menyampaikan, nantinya jalan usaha tani di siini akan di bangun sehingga para petani tidak kesulitan untuk mengangkat hasil usaha taninya.
Sementara itu Sukamta menilai, warga Desa Kandangan Lama sudah maju karena warga di sini rajin dalam bertani.
Sukamta juga menyampaikan, kalau apa yg kita tanam ini akan mendapat hasil yang baik. Kita juga harus rajin bertani sehingga mendapatkan hasil yang baik dan mendapatkan hasil sesuai yang kita inginkan, harapnya.

Kamis : 12 Okt 2017
Sumber : Bazz


Desa Pandan Sari Pilot Project BPJS Ketenagakerjaan

Gerakan Desa Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di resmikan oleh Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah, Rabu (11/10) kemarin di gedung Balairung Tuntung Pandang, dan dalam program ini Desa Pandan Sari di jadikan percontohan yang telah menjalankan program ini.
Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis mengatakan, jaminan sosial juga berfungsi sebagai pencegahan kemiskinan. Selain itu, BPJS Ketenagakerjan juga bertujuan untuk menjamin hati tua para tenaga kerja. Manfaat lain BPJS ketenagakerjaan juga yaitu ketenagakerjaan juga bisa digunakan untuk meminimalkan penegluaran.
“Kami telah memiliki 48 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan,”terangnya.
Di kesempatan ini pula, bupati Tala Bambang Alamsyah mengatakan, kita harus memperhatikan apa yang harus kita persiapkan untuk masa yang akan datang.
“Saya minta kepada par camat agar bisa mensosialisasikan dan bisa bekerja sama dengan baik untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai BPJS ketenagakerjaan,” harap Bambang.
Di akhir acara turut dilakukan penandatanganan MoU antara Kepala Cabang BPJS dengan Kepala Desa Pandan Sari Kecamatan Kintap. Selain itu dalam kesempatan ini juga turut dilakukan penyerahan Papan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Sertifikat dan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan serta Cinderamata.
Dilanjutkan dengan penyerahan santunan jaminan kecelakaan kerja (JKK) kepada Ruswida Ahli Waris (Alm) Hasrullah Eks Karyawan PT. Darma Henwa sejumlah Rp 121.59.000 dan santunan jaminan kematian (JKM) kepada Siti Asiah Ahli Waris (Alm) Tomy Ardianto Eks Karyawan PT. Smart sejumlah Rp 24.000.000. Kabupaten Tala pun mendapatkan penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan atas dukungan pemkab Tala dalam pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Tala, dan di lanjutkan dengan dengan penyerahan cinderamata berupa kain sasirangan dari pemkab Tala kepada Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis.
Sementara itu Syamhani kepala desa Pandan Sari mengatakan, pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Pandan Sari cukup berkembang, dan menyikapi program BPJS di sadari bahwa suatu saat dalan bekerja mendapati musibah, itulah makanya di siapkan segala seseuatunya.
“Berharap bagi desa-desa lainnya juga bisa mengikuti warganya dalam program BPJS, 40 persen warga Desa Padan Sari adalah petani, sebagiannya karyawan swasta di perusahaan, dan masuk dalam program BPJS baru selama 3 bulan,” jelasnya.
Di kegiatan lounching Desa Sadar BPJS ini juga di siapkan pelayanan untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Turut berhadir anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan eko Darwanto, kepala Divisi Perluasan Kepesertaan BPJS Ketenegakerjaan Heru Prayitno, kepala Pemasaran Kantor Wilayah Kalimantan BPJS Ketenagakerjaan Suparwi, kepala Kantor Cabang Banjarmasin BPJS Ketenagakerjaan Ramadhan Sayo, Forkopimda Tala, para kepala Desa, serta para pejabat di lingkup Pemkab Tala.

Kamis, 12 Okt 2017

Sumber : Bazz
Info Tala Kamis, 12 Oktober 2017 Info Tala Kamis, 12 Oktober 2017 Reviewed by Unknown on 6:58 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.