Follow Us




Info Tala Jum'at, 13 Oktober 2017



Operator Web: Putri, Janet, dan Reza

·         Tala Bakal Miliki PLTB
·         4 Hari Sebelum Pilkada, Jabatan Anggota KPU Berakhir
·         Orang Tua Siswa Banjir Dapat Bantuan
·         Tenaga Bayu Diresimikan

·                 ·          Bantuan Korban Banjir Diserahkan

Tala Bakal Miliki PLTB

Angin atau bayu, sebuah anugerah besar dari Allah SWT ini dapat menjadi sebuah energi yang membawa manfaat bagi kehidupan manusia. Manfaat tersebut yakni dapat di jadikan sumber energi listrik, dan sejalan itu Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah, Kamis (12/10) kemarin menandai di mulainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Kandangan Baru Kecamatan Panyipatan.
Pembangunan PLTB ini di tandai dengan pemotongan pita oleh bupati Tala, di lanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan diserahkan kepada Direktur PT Tala Alam Baru (TAB).
Direktur PT Tala Alam Baru Julius risli mengatakan, Kabupaten Tanah Laut yang memiliki potensi angin cukup besar ini dapat di manfaatkan untuk kebutuhan listrik di masyarakat yang nampaknya semakin meningkat akan kebutuhan listrik, jelasnya.
“Untuk tahap pertama daya yang akan di hasilkan yaitu sekitar 75 megawatt dan di perkirakan akan selesai sekitar satu setengah tahun ke depan,” paparnya.
Pemkab Tala sangat mendukung pembangunan PLTB ini, dan akan mempersiapkan semuanya karena ini akan menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkap bupati Tala.
Bambang berpesan, kepada masyarakat agar mendukung program PLTB ini, karena pembangunan PLTB ini kedepannya akan sangat bermanfaat untuk masyarakat.
Melengkapi ceremony kegiatan tersebut, bupati Tala berpesan Direktur PT Tala beserta Direktur PT Tala Alam baru, Direktur PC Energi Michael Foucher, Para Kepala SKPD Pemkab Tala serta para meninjau lokasi pembangunan PLTB yang berada di atas pegunungan dengan menggunakan motor trail dari Komunitas MD Tala.
Turut berhadir Ketua DPRD Tala Ahmad Yani, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Provinsi Kalsel H. Gusti Burhanudin, serta masyarakat setempat.

Jumat, 13 Okt 2017
Sumber : Bazz


4 Hari Sebelum Pilkada, Jabatan Anggota KPU Berakhir

Jabatan ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Laut akan berakhri sebelum 4 hari pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di tahun 2018 mendatang, tepatnya akhir masa jabatan ketua dan anggoata KPU ini pada tanggal 23 Juni 2018. Terhitung selama 5 tahun kabatan yang di duduki sebagai ketua dan anggota KPU yakni sejak tanggal 23 Juni 2013 lalu.
Anggota KPU Tala Ahmad Rozi di temui, Kamis (12/10) kemarin megatakan, kemungkinan dan juga masih di tunggu biasanya ada surat keputusan dari KPU Pusat untuk perpanjang masa jabatan sampai pada proses pelantikan bupati dan wakil bupati, ujarnya.
“Kita juga masih menunggu – nunggu kalau ada keputusan perpanjang masa jabatan, dan memang waktu 4 hari sebelum pelaksanaan Pemilukada di rasa tanggung, namun jika memang di nyatakan habis ya apa boleh buat, kalau di perpanjang pun siap juga,” terangnya.
Informasi lain menyebutkan, partai Nasdem Tanah Laut kabarnya hari ini Jum’at (13/10) akan melakukan pendaftaran ke KPU, dan pendaftaran partai Nasdem ini secara serempak di lakukan di seluruh Indonesia.
Sementara di lain hal masih menurut Rozi, pada tahap pendaftaran parpol ke KPU telah di mulai dari tanggal 3 sampai 16 Oktober. Partai Perindo berkasnya di kembalikan karena tidak lengkap antara nama dan bukti dukung seperti Kartu Tanda Anggota (KTA) dan KTP yang tidak sama, namun kepada Perindo di berikan waktu untuk memperbaiki sampai tanggal batas waktu yang telah di tetapkan.
Parpol lain yang sudah mendaftar yakni partai Solidaritas Indonesia (PSI), PDIP, dan PAN dan di nyatakan lolos verifikasi. Pendaftaran parpol ini sebagai peserta pemilu, karena syaratnya harus daftar dulu baru sebagai peserta pemilu.
Pada bulan Februari 2018 terang Rizi, penetapan parpol sebagai peserta pemilu, baru pengurus Daftar Calon Sementara (DCS) untuk pemilu legislatif 2019. Di bulan Februari itu juga sekaligus penetapan parpol peserta pemilu 2018 beserta calon bupati dan calon wakil bupatinya.
Sebagai wasit dalam pelaksanaan pemilu kepala daerah tahun 2018 mendatang, KPU Tala telah di berikan dana operasional hihab dari Pemkab Tanah Laut sebesar Rp 25 miliar.Tahap pencairan dana tersebut di bagi dua yakni untuk tahun 2017 ini sebesar Rp 4 miliar, dan sisanya di cairkan tahun 2018.

Jum’at, 13 Okt 2017
Sumber : Bazz

Orang Tua Siswa Banjir Dapat Bantuan

Musibah banjir yang terjadi sekitar 2 bulan lewat di perkebunan kelapa sawit PT. Gawi Makmur (GMK), dan menelan korban 2 orang siswa dari SD PT .DMS Kebun Barat Desa Damit Kecamatan Batu Ampar, yakni Naima Dea Ramadani kelas 5 dan Saira Septia Ramadani kelas 3, Kamis (12/10) kemarin orang tua dari kedua siswa yang menjadi korban banjir bandang tersebut mendapatkan bantuan uang dari Dinas Pendidikan Tanah Laut, dan langsung di serahkan kepala Dinas Pendidikan Tala Abdillah di sekolah SDS PT. DMS.
Orang tua kedua korban masing-masing Mat Kundari orang tua dari Naima Dea Ramadani dan Junaidi Efendi orang tua dari Saira Septia Ramadani di dampingi Efendi Simamora site manager PT. GMK Kebun Barat menerima bantuan tersebut dan di saksikan sejumlah guru-guru sekolah.
Kepala dinasa pendididikan Tala Abdillah mengatakan, terhadap semua sekolah dan komponen yang ada di perusahaan ini tentu harus lebih meningkatkan kewaspadaan terkait dengan fenomena-fenomena alam, terutama kalau sudah terdeteksi rawan banjir bandang maka tentu langkah-langkah antisipasi harus dilakukan.
“Disekolah harus memahami betul kerakteristik kondisi cuaca, sehingga manakala di prediksi akan terjadi banjir, nah ini menyangkut siswa sekolah harus di amankan, dan ketika dalam kondisi hujan lebat jangan sampai siswa pulang  tanpa ada orang tuanya, sehingga tidak terjadi hal-hal yan tidak di inginkan,” terang Abdillah.
Bantuan kepada kedua orang tua korban sebagai wujud simpatik dan empati dari Dinas Pendidikan dan Karyawan, dimana segenap karyawan dengan suka rela dan ikhlas menyumbangkan sebagian keuangannya.
SDS PT. DMS Kebun Barat kini memiliki murid sebanyak 217 siswa, dengan 10 orang guru yang masih bersetatus guru honor, dan rata-rata muridnya adalah anak-anak karyawan PT. GMK.
Usai menyerahkan bantuan kepada kedua orang tua korban, Kadisdik Tala siswa yang terseret banjir bandang yang hanya kurang lebih 50 meter dari sekolah.
Di jelaskan oleh Rafi’i Hamdi salah seorang guru SDS PT.DMS Kebun Barat menceritakan, saat kejadian waktu itu ada 3 orang bersama security dan guru lainnya, ketinggian air sudah sampai dada orang dewasa, kalau untuk siswa jelas sudah tenggelam.
Ia menambahkan, salah satu korban sudah terapung dan yang satunya masih di dasar, dan dilakukan pencarian sampai ke dasar, namun tidak di ketemukan, akhirnya minta bantuan karyawan yang lain sekitar 20 orang untuk mencari, baru bisa di temukan karena ada menyentuh kaki salah satu karyawan yang mencari.
Korban yang di temukan dan di bawa ke akses Perusahaan, tapi harus di rujuk ke luar ke luar atau ke puskesmas, namun juga akses jalan saat itu banjir, akhirnya sampai di bidan Desa Damit sudah tidak bernyawa lagi.
“Kejadian banjir bandang selama kurang kebih dari 3 jam baru air surut, bahkan siswa harus ada yang pulang pukul 19.00 wita dan pukul 20.00 wita, sampai guru-guru harus iuran untuk membeli membelikan makanan mie dan nasi untuk makan siswa yang tidak bisa pulang,” katanya.
Pasca peristiwa memilukan itu pun pihak manjemen perusahaan pun ambil tindakan. Efendi Simamora site PT.GMK Kebun Barat mengatakan, pacsa kejadian itu ada beberapa hal yang di rencanakan dan mudahan segera terlaksana dan ada sebagian yang sudah dilaksanakan yakni pengamanan pagar di sekeliling sekolah, dan ada penempatan satu orang tenaga Satpam yang secara khusus mengawasi dari pagi sampai jam pulang sekolah, jadi kalau ada siswa yang keluar sekolah oleh Satpam di tegur.
“Sekarang lebih fokus pada satu pintu agar Satpam mudah melakukan pengawasan, dan jika cuaca tidak memungkinkan atau di prediksi hujan deras, maka murid di pulangkan dengan mobil antar jemput perusahaan yang sudah di siapkan, hali ini sebagai antisipasi terulang kembali peristiwa memilukan tersebut, dan memang ancaman banjir bandang di sekitar sekolah selalu ada, di samping sekolah juga dekat dengan sungai,”terangnya.
Sementara itu, Mat Kundari orang tua dari Naima Dea Ramadani merasa bersyukur atas bantuan yang ia dapatkan.
“Berharap peristiwa seperti itu tidak kembali terulang, dan sangat bagus pihak perusahaan telah melakukan langkah-langkah antisipasi,” terangnya.

Jum’at 13 Okt 2017
Sumber : Bazz

Tenaga Bayu Diresimikan

PELAIHARI- Bupati Tanah Laut (Tala) H Bambang Alamsyah meresmikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau tenaga kincir angin di Desa Kandangan Baru,Kecamatan Panyipatan,Kamis (12/10).
            Turut berhadir Ketua DPRD Tala Ahmad Yani, Direktur PT  Tala Alam Baru Julius Rusli, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Provinsi Kalsel H Gusti Burhanudin,Direktur PC Energi Michael Foucher, para Kepala SKPD, para pejabat Serta Masyarakat Kecamatan Panyipatan.
            Peresmian PLTB ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, kemudian diserahkan kepada Direktur PT Tala Alam Baru Julius Rusli.
            Bambang Mengemukakan sangat mendukung pembangunan PLTB Ini dan akan mempersiapkan semuanya, karena ini akan menjadi kebutuhan masyarakat.
            Ia berpesan kepada masyrakat agar mendukung program PLTB ini, karena pembangunan PLTB ini akan sangat berguna bagi masyrakat.
            Sementara itu, Direktur PT Tala Alam Baru   Julius Rusli mengatakan, alasanya memilih lokasi PLTB, lantara Tala memiliki potensi angin yang cukup besar.“Ini yang kami manfaatkan untuk kebutuhan listrik masyarakat sudah semakin meningkat,” jelasnya.
            Untuk Tahap Pertama daya yang dihasilkan yaitu sekitar 75 megawatt dan diperkirakan akan selesai sekitar satu setengah tahun.Di akhir acara, Bambang Alamsyah beserta Direktur PT Tala Alam Baru Julius Rusli, Direktur PT PC Energi Michael Foucher, para kela SKPD Pemkab Tala, berkesempatan meninjau lokasi pembangunan PLTB yang berada di atas perbukitan dengan menggukan motor trail dari komunitas MD Tala.

Sumber : Radar Banjarmasin

Bantuan Korban Banjir Diserahkan

PELAIHARI- Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Tanah Laut (Tala) H Abdillah menyerahkan santunan kepada orangtua korban banjir yang menewaskan dua murid di SDS PT DMS Kebun Barat, Desa Damit, Kecamatan Batu Ampar, Kamis (12/10).
            Santunan yang diberikan kepada orangtua korban tenggelam almarhumah Dhea Ramadhani (9) dan Septya Raisya (10) masing masing senilai Rp3 juta. Adapun uang santunan yang diberikan kepada kedua korban berasal dari uang sombangan para karyawan dilingkungan Dinas Kebudayaan  Tala, Sebagai bentuk kepedulian atas musibah ini.
            Abdillah menyebutkan, penyerahan santunan ini sudah lama akan diserahkan, namun persoalan kesibukan tidak hanya dirinya saja, namun orangtua korban.Maka penyerahan baru dapat dilakukan sekarang ini. “Besarnya santunan jangan dipandang,namun ini sebagai bentuk kepedulian,” ucapnya.
            Hal seperti ini, juga harud dituruti pihak guru sekaligus dengan para murid, agar sejak dini sudah mendapat pengetahuan bentuk solidaritas yang nyata terhadap sesama. “Tidak hanya saat ada murid meninggal, saat sakit juga dianjurkan murid berempati,” ungkapnya.
            Sementara itu, Kepala SDS PT DMS Kebun Barat, Ahmad Yani mengucapkan teriama kasih kepada Disdikbud, yang telah memberikan santunan kepada anak muridnya.Dan Ini juga menjadi pelajaran pihak dirinya untuk kedepan lebih memperhatikan anak muridnya saat hujan tiba. “Mudahan ini musibah yang terakhir,” tutupnya.


Sumber : Radar Banjarmasin
Info Tala Jum'at, 13 Oktober 2017 Info Tala Jum'at, 13 Oktober 2017 Reviewed by Unknown on 8:07 PM Rating: 5

No comments:

ads 728x90 B
Powered by Blogger.