Operator Web: Putri, Janet, dan Reza
·
Tala Bakal
Miliki PLTB
·
4 Hari Sebelum
Pilkada, Jabatan Anggota KPU Berakhir
·
Orang Tua Siswa
Banjir Dapat Bantuan
·
Tenaga Bayu
Diresimikan
· · Bantuan
Korban Banjir Diserahkan
Tala Bakal Miliki PLTB
Angin atau bayu,
sebuah anugerah besar dari Allah SWT ini dapat menjadi sebuah energi yang
membawa manfaat bagi kehidupan manusia. Manfaat tersebut yakni dapat di jadikan
sumber energi listrik, dan sejalan itu Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah,
Kamis (12/10) kemarin menandai di mulainya pembangunan Pembangkit Listrik
Tenaga Bayu (PLTB) di Desa Kandangan Baru Kecamatan Panyipatan.
Pembangunan PLTB
ini di tandai dengan pemotongan pita oleh bupati Tala, di lanjutkan dengan
pemotongan tumpeng dan diserahkan kepada Direktur PT Tala Alam Baru (TAB).
Direktur PT Tala
Alam Baru Julius risli mengatakan, Kabupaten Tanah Laut yang memiliki potensi
angin cukup besar ini dapat di manfaatkan untuk kebutuhan listrik di masyarakat
yang nampaknya semakin meningkat akan kebutuhan listrik, jelasnya.
“Untuk tahap
pertama daya yang akan di hasilkan yaitu sekitar 75 megawatt dan di perkirakan
akan selesai sekitar satu setengah tahun ke depan,” paparnya.
Pemkab Tala
sangat mendukung pembangunan PLTB ini, dan akan mempersiapkan semuanya karena
ini akan menjadi kebutuhan masyarakat,” ungkap bupati Tala.
Bambang
berpesan, kepada masyarakat agar mendukung program PLTB ini, karena pembangunan
PLTB ini kedepannya akan sangat bermanfaat untuk masyarakat.
Melengkapi
ceremony kegiatan tersebut, bupati Tala berpesan Direktur PT Tala beserta
Direktur PT Tala Alam baru, Direktur PC Energi Michael Foucher, Para Kepala
SKPD Pemkab Tala serta para meninjau lokasi pembangunan PLTB yang berada di
atas pegunungan dengan menggunakan motor trail dari Komunitas MD Tala.
Turut berhadir
Ketua DPRD Tala Ahmad Yani, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik
Provinsi Kalsel H. Gusti Burhanudin, serta masyarakat setempat.
Jumat,
13 Okt 2017
Sumber
: Bazz
4 Hari Sebelum Pilkada, Jabatan Anggota KPU Berakhir
Jabatan ketua
dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanah Laut akan berakhri sebelum 4 hari
pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) di tahun 2018 mendatang,
tepatnya akhir masa jabatan ketua dan anggoata KPU ini pada tanggal 23 Juni
2018. Terhitung selama 5 tahun kabatan yang di duduki sebagai ketua dan anggota
KPU yakni sejak tanggal 23 Juni 2013 lalu.
Anggota KPU Tala
Ahmad Rozi di temui, Kamis (12/10) kemarin megatakan, kemungkinan dan juga
masih di tunggu biasanya ada surat keputusan dari KPU Pusat untuk perpanjang
masa jabatan sampai pada proses pelantikan bupati dan wakil bupati, ujarnya.
“Kita juga masih
menunggu – nunggu kalau ada keputusan perpanjang masa jabatan, dan memang waktu
4 hari sebelum pelaksanaan Pemilukada di rasa tanggung, namun jika memang di
nyatakan habis ya apa boleh buat, kalau di perpanjang pun siap juga,”
terangnya.
Informasi lain
menyebutkan, partai Nasdem Tanah Laut kabarnya hari ini Jum’at (13/10) akan
melakukan pendaftaran ke KPU, dan pendaftaran partai Nasdem ini secara serempak
di lakukan di seluruh Indonesia.
Sementara di
lain hal masih menurut Rozi, pada tahap pendaftaran parpol ke KPU telah di
mulai dari tanggal 3 sampai 16 Oktober. Partai Perindo berkasnya di kembalikan
karena tidak lengkap antara nama dan bukti dukung seperti Kartu Tanda Anggota
(KTA) dan KTP yang tidak sama, namun kepada Perindo di berikan waktu untuk
memperbaiki sampai tanggal batas waktu yang telah di tetapkan.
Parpol lain yang
sudah mendaftar yakni partai Solidaritas Indonesia (PSI), PDIP, dan PAN dan di
nyatakan lolos verifikasi. Pendaftaran parpol ini sebagai peserta pemilu,
karena syaratnya harus daftar dulu baru sebagai peserta pemilu.
Pada bulan
Februari 2018 terang Rizi, penetapan parpol sebagai peserta pemilu, baru
pengurus Daftar Calon Sementara (DCS) untuk pemilu legislatif 2019. Di bulan
Februari itu juga sekaligus penetapan parpol peserta pemilu 2018 beserta calon
bupati dan calon wakil bupatinya.
Sebagai wasit
dalam pelaksanaan pemilu kepala daerah tahun 2018 mendatang, KPU Tala telah di
berikan dana operasional hihab dari Pemkab Tanah Laut sebesar Rp 25
miliar.Tahap pencairan dana tersebut di bagi dua yakni untuk tahun 2017 ini
sebesar Rp 4 miliar, dan sisanya di cairkan tahun 2018.
Jum’at,
13 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Orang Tua Siswa Banjir Dapat Bantuan
Musibah banjir
yang terjadi sekitar 2 bulan lewat di perkebunan kelapa sawit PT. Gawi Makmur
(GMK), dan menelan korban 2 orang siswa dari SD PT .DMS Kebun Barat Desa Damit
Kecamatan Batu Ampar, yakni Naima Dea Ramadani kelas 5 dan Saira Septia
Ramadani kelas 3, Kamis (12/10) kemarin orang tua dari kedua siswa yang menjadi
korban banjir bandang tersebut mendapatkan bantuan uang dari Dinas Pendidikan
Tanah Laut, dan langsung di serahkan kepala Dinas Pendidikan Tala Abdillah di
sekolah SDS PT. DMS.
Orang tua kedua
korban masing-masing Mat Kundari orang tua dari Naima Dea Ramadani dan Junaidi
Efendi orang tua dari Saira Septia Ramadani di dampingi Efendi Simamora site
manager PT. GMK Kebun Barat menerima bantuan tersebut dan di saksikan sejumlah
guru-guru sekolah.
Kepala dinasa
pendididikan Tala Abdillah mengatakan, terhadap semua sekolah dan komponen yang
ada di perusahaan ini tentu harus lebih meningkatkan kewaspadaan terkait dengan
fenomena-fenomena alam, terutama kalau sudah terdeteksi rawan banjir bandang
maka tentu langkah-langkah antisipasi harus dilakukan.
“Disekolah harus
memahami betul kerakteristik kondisi cuaca, sehingga manakala di prediksi akan
terjadi banjir, nah ini menyangkut siswa sekolah harus di amankan, dan ketika
dalam kondisi hujan lebat jangan sampai siswa pulang tanpa ada orang tuanya, sehingga tidak
terjadi hal-hal yan tidak di inginkan,” terang Abdillah.
Bantuan kepada
kedua orang tua korban sebagai wujud simpatik dan empati dari Dinas Pendidikan
dan Karyawan, dimana segenap karyawan dengan suka rela dan ikhlas menyumbangkan
sebagian keuangannya.
SDS PT. DMS
Kebun Barat kini memiliki murid sebanyak 217 siswa, dengan 10 orang guru yang
masih bersetatus guru honor, dan rata-rata muridnya adalah anak-anak karyawan
PT. GMK.
Usai menyerahkan
bantuan kepada kedua orang tua korban, Kadisdik Tala siswa yang terseret banjir
bandang yang hanya kurang lebih 50 meter dari sekolah.
Di jelaskan oleh
Rafi’i Hamdi salah seorang guru SDS PT.DMS Kebun Barat menceritakan, saat
kejadian waktu itu ada 3 orang bersama security dan guru lainnya, ketinggian
air sudah sampai dada orang dewasa, kalau untuk siswa jelas sudah tenggelam.
Ia menambahkan,
salah satu korban sudah terapung dan yang satunya masih di dasar, dan dilakukan
pencarian sampai ke dasar, namun tidak di ketemukan, akhirnya minta bantuan
karyawan yang lain sekitar 20 orang untuk mencari, baru bisa di temukan karena
ada menyentuh kaki salah satu karyawan yang mencari.
Korban yang di
temukan dan di bawa ke akses Perusahaan, tapi harus di rujuk ke luar ke luar
atau ke puskesmas, namun juga akses jalan saat itu banjir, akhirnya sampai di
bidan Desa Damit sudah tidak bernyawa lagi.
“Kejadian banjir
bandang selama kurang kebih dari 3 jam baru air surut, bahkan siswa harus ada
yang pulang pukul 19.00 wita dan pukul 20.00 wita, sampai guru-guru harus iuran
untuk membeli membelikan makanan mie dan nasi untuk makan siswa yang tidak bisa
pulang,” katanya.
Pasca peristiwa
memilukan itu pun pihak manjemen perusahaan pun ambil tindakan. Efendi Simamora
site PT.GMK Kebun Barat mengatakan, pacsa kejadian itu ada beberapa hal yang di
rencanakan dan mudahan segera terlaksana dan ada sebagian yang sudah
dilaksanakan yakni pengamanan pagar di sekeliling sekolah, dan ada penempatan
satu orang tenaga Satpam yang secara khusus mengawasi dari pagi sampai jam
pulang sekolah, jadi kalau ada siswa yang keluar sekolah oleh Satpam di tegur.
“Sekarang lebih
fokus pada satu pintu agar Satpam mudah melakukan pengawasan, dan jika cuaca tidak
memungkinkan atau di prediksi hujan deras, maka murid di pulangkan dengan mobil
antar jemput perusahaan yang sudah di siapkan, hali ini sebagai antisipasi
terulang kembali peristiwa memilukan tersebut, dan memang ancaman banjir
bandang di sekitar sekolah selalu ada, di samping sekolah juga dekat dengan
sungai,”terangnya.
Sementara itu,
Mat Kundari orang tua dari Naima Dea Ramadani merasa bersyukur atas bantuan
yang ia dapatkan.
“Berharap
peristiwa seperti itu tidak kembali terulang, dan sangat bagus pihak perusahaan
telah melakukan langkah-langkah antisipasi,” terangnya.
Jum’at
13 Okt 2017
Sumber
: Bazz
Tenaga Bayu Diresimikan
PELAIHARI- Bupati Tanah Laut (Tala) H Bambang
Alamsyah meresmikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau
tenaga kincir angin di Desa Kandangan Baru,Kecamatan Panyipatan,Kamis (12/10).
Turut
berhadir Ketua DPRD Tala Ahmad Yani, Direktur PT Tala Alam Baru Julius Rusli, Staf Ahli Bidang
Pemerintahan Hukum dan Politik Provinsi Kalsel H Gusti Burhanudin,Direktur PC
Energi Michael Foucher, para Kepala SKPD, para pejabat Serta Masyarakat
Kecamatan Panyipatan.
Peresmian
PLTB ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah
dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, kemudian diserahkan kepada Direktur
PT Tala Alam Baru Julius Rusli.
Bambang
Mengemukakan sangat mendukung pembangunan PLTB Ini dan akan mempersiapkan
semuanya, karena ini akan menjadi kebutuhan masyarakat.
Ia
berpesan kepada masyrakat agar mendukung program PLTB ini, karena pembangunan
PLTB ini akan sangat berguna bagi masyrakat.
Sementara
itu, Direktur PT Tala Alam Baru Julius
Rusli mengatakan, alasanya memilih lokasi PLTB, lantara Tala memiliki potensi
angin yang cukup besar.“Ini yang kami manfaatkan untuk kebutuhan listrik
masyarakat sudah semakin meningkat,” jelasnya.
Untuk
Tahap Pertama daya yang dihasilkan yaitu sekitar 75 megawatt dan diperkirakan
akan selesai sekitar satu setengah tahun.Di akhir acara, Bambang Alamsyah
beserta Direktur PT Tala Alam Baru Julius Rusli, Direktur PT PC Energi Michael
Foucher, para kela SKPD Pemkab Tala, berkesempatan meninjau lokasi pembangunan
PLTB yang berada di atas perbukitan dengan menggukan motor trail dari komunitas
MD Tala.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Bantuan Korban Banjir Diserahkan
PELAIHARI- Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan
(Kadisdikbud) Kabupaten Tanah Laut (Tala) H Abdillah menyerahkan santunan
kepada orangtua korban banjir yang menewaskan dua murid di SDS PT DMS Kebun
Barat, Desa Damit, Kecamatan Batu Ampar, Kamis (12/10).
Santunan
yang diberikan kepada orangtua korban tenggelam almarhumah Dhea Ramadhani (9)
dan Septya Raisya (10) masing masing senilai Rp3 juta. Adapun uang santunan
yang diberikan kepada kedua korban berasal dari uang sombangan para karyawan
dilingkungan Dinas Kebudayaan Tala,
Sebagai bentuk kepedulian atas musibah ini.
Abdillah
menyebutkan, penyerahan santunan ini sudah lama akan diserahkan, namun
persoalan kesibukan tidak hanya dirinya saja, namun orangtua korban.Maka
penyerahan baru dapat dilakukan sekarang ini. “Besarnya santunan jangan
dipandang,namun ini sebagai bentuk kepedulian,” ucapnya.
Hal
seperti ini, juga harud dituruti pihak guru sekaligus dengan para murid, agar
sejak dini sudah mendapat pengetahuan bentuk solidaritas yang nyata terhadap
sesama. “Tidak hanya saat ada murid meninggal, saat sakit juga dianjurkan murid
berempati,” ungkapnya.
Sementara
itu, Kepala SDS PT DMS Kebun Barat, Ahmad Yani mengucapkan teriama kasih kepada
Disdikbud, yang telah memberikan santunan kepada anak muridnya.Dan Ini juga
menjadi pelajaran pihak dirinya untuk kedepan lebih memperhatikan anak muridnya
saat hujan tiba. “Mudahan ini musibah yang terakhir,” tutupnya.
Sumber
: Radar Banjarmasin
Info Tala Jum'at, 13 Oktober 2017
Reviewed by Unknown
on
8:07 PM
Rating:
Reviewed by Unknown
on
8:07 PM
Rating:



No comments: